28 September 2022

Benarkah Paracetamol untuk Gusi Bengkak Bekerja Efektif? Ini Faktanya!

Perhatikan faktanya terlebih dulu, ya!

Sakit gusi atau gusi bengkak dapat disebabkan oleh berbagai masalah kesehatan dan gaya hidup. Cara meredakannya bisa dengan obat pengurang rasa sakit, misalnya paracetamol untuk gusi bengkak.

Obat pereda nyeri dapat bekerja lebih baik jika meminumnya lebih awal.

Namun, jangan menunggu sampai mengalami sakit yang parah.

Selain itu, pastikan penggunaan paracetamol untuk gusi bengkak sudah mematuhi rekomendasi dosis pada kemasan atau saran dari dokter.

Baca Juga: 10 Cara Merawat Gigi, Salah Satunya Menggunakan Dental Floss!

Penggunaan Paracetamol Untuk Gusi Bengkak

Paracetamol untuk gusi bengkak
Foto: Paracetamol untuk gusi bengkak (Freepik.com/stockking)

Paracetamol umumnya dikenal dengan merek Panadol.

Dikutip dari Piopio Dental New Zealand, paracetamol untuk gusi bengkak adalah obat pereda nyeri pertama yang direkomendasikan oleh klinik ini.

Paracetamol umumnya aman bagi kebanyakan orang.

Namun, harus ingat untuk tidak mengambil dosis lebih dari jumlah harian yang disarankan.

Dikutip dari 92 Dental UK, paracetamol adalah obat penghilang rasa sakit yang baik.

Namun, sebenarnya paracetamol untuk gusi bengkak bukan sesuatu yang efektif karena obat ini tidak mengurangi pembengkakan secara langsung.

Penggunaannya untuk mengurangi rasa sakit yang menyertai pembengkakan pada gusi.

Namun, faktanya obat ini dapat digunakan secara efektif bersama dengan ibuprofen atau aspirin.

Penggunaan paracetamol dari dokter biasanya menggunakan dosis 500 mg dan orang dewasa bisa minum 2 tablet (1.000 mg) sebanyak empat kali sehari.

Jadi, dosis maksimumnya 8 tablet per hari.

Tidak ada perbedaan jenis paracetamol untuk gusi bengkak atau efek penghilang rasa sakitnya.

Jadi, jika membeli merek Panadol atau merek paracetamol murah, ini dapat menghemat biaya lebih.

Baca Juga: 10+ Daftar Obat Darah Tinggi dari Herbal dan Apotek

Penggunaan Paracetamol Untuk Pereda Nyeri Lainnya

Paracetamol untuk gusi bengkak
Foto: Paracetamol untuk gusi bengkak (Freepik.com/racool-studio)

Selain penggunaan paracetamol untuk gusi bengkak, obat ini adalah obat analgesik dan antipiretik yang digunakan untuk pereda nyeri yang bersifat sementara dan demam ringan hingga sedang.

Obat ini biasanya dimasukkan sebagai bahan dalam obat flu dan pilek atau dapat digunakan sendiri secara terpisah.

Paracetamol adalah obat yang persis sama dengan asetaminofen (Tylenol).

Nama obat ini menggunakan sistem nama generik International Nonproprietary Name (INN).

Paracetamol menghambat produksi prostaglandin, yang dibuat oleh tubuh untuk mengatasi penyakit dan cedera.

Obat ini juga dianggap efektif bekerja pada jalur serotonergik, opioid, oksida nitrat, dan cannabinoid.

Paracetamol biasa diresepkan oleh dokter atau farmasi untuk:

1. Demam

Demam adalah peningkatan suhu tubuh.

Ini terjadi karena lingkungan atau karena kondisi medis yang mendasarinya.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, paracetamol adalah salah satu obat yang dianjurkan untuk menurunkan demam.

Obat ini memberikan bantuan sementara dari demam tanpa mengobati penyebab yang mendasarinya.

Baca Juga: Ascardia (Aspirin/Obat Nyeri): Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

2. Sakit Kepala

Wanita Sakit Kepala
Foto: Wanita Sakit Kepala (istockphoto.com)

Sakit kepala umum terjadi pada orang dewasa dan remaja.

Biasanya gejalanya akan berkurang dengan obat-obatan, makanan, kopi, dan istirahat sejenak.

Moms juga bisa meredakannya dengan melakukan beberapa teknik relaksasi, seperti pernapasan, meditasi, dan banyak lagi.

Untuk meredakan sakit kepala, Paracetamol adalah obat bebas yang paling banyak digunakan untuk penyakit tersebut.

3. Nyeri Otot

Nyeri otot bisa cukup menyakitkan.

Gejala nyeri otot juga dapat membatasi dalam melakukan pekerjaan sehari-hari, seperti bangun dari tempat tidur, menaiki tangga, hingga mengangkat barang.

Ini dapat terjadi karena stres, ketegangan, aktivitas fisik yang kuat, atau beberapa kondisi medis.

Paracetamol digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang pada otot.

Dokter mungkin meresepkan obat ini secara terpisah atau dalam kombinasi dengan obat lain jika rasa sakitnya lebih parah.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Dokter Gigi Makassar untuk Atasi Masalah Gigi dan Mulut

4. Kram Menstruasi

Wanita Alami Kram Menstruasi
Foto: Wanita Alami Kram Menstruasi (reverehealth.com)

Kram menstruasi (dysmenorrhea) adalah nyeri berdenyut atau kram di perut bagian bawah.

Banyak perempuan mengalami kram menstruasi sebelum dan selama periode menstruasi.

Paracetamol digunakan untuk pengobatan kram otot dan nyeri selama menstruasi benar-benar mengganggu aktivitas sehari-hari.

5. Nyeri Sendi

Nyeri sendi terjadi karena kerusakan sendi, misalnya cedera atau kondisi medis seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, bursitis, asam urat, dan keseleo.

Nyeri sendi ringan dapat diredakan dengan paracetamol.

Namun, dokter mungkin akan meresepkan obat ini bersama obat lain jika rasa sakitnya parah.

6. Sakit Gigi

Wanita Sakit Gigi
Foto: Wanita Sakit Gigi (istockphoto.com)

Sakit gigi atau gusi bengkak adalah rasa sakit yang tajam dan dirasakan di dalam atau di sekitar gigi.

Paracetamol membantu meredakan sakit gigi sampai pada batas tertentu.

Namun, sakit gigi parah tidak bisa diobati dengan paracetamol.

Paracetamol untuk gusi bengkak juga tidak akan berpengaruh besar pada meredakan peradangan.

Kunjungi dokter gigi untuk mengetahui penyebab pasti sakit gigi atau gusi bengkak yang dirasakan, ya.

7. Demam Usai Vaksinasi

Paracetamol disediakan oleh para vaksinator untuk pengobatan demam, nyeri lokal, dan pembengkakan yang muncul setelah vaksin diberikan.

Obat ini diberikan untuk mengatasi atau mengantisipasi gejala yang mungkin timbul.

Misalnya, seperti demam dan rasa sakit pada bekas suntikan.

Baca Juga: Lakukan Perawatan Gigi, Ini 6 Rekomendasi Klinik Dokter Gigi Jakarta

Jadi, itulah beberapa manfaat paracetamol dan penjelasan seputar paracetamol untuk gusi bengkak.

Moms harus ingat bahwa dokter gigi mungkin meresepkan paracetamol untuk meredakan nyeri yang terjadi pada pembengkakan gusi yang Moms alami.

Namun, ini bukanlah obat untuk mengatasi penyebab gusi bengkak tersebut.

  • https://www.piopiodental.co.nz/blog/dental-pain-relief-1
  • https://www.92dental.co.uk/blog/get-rid-of-toothache/
  • https://www.practo.com/medicine-info/paracetamol-219-api

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.