13 Maret 2023

10 Cara Merawat Gigi, Bisa Paka Dental Floss, Lho!

Menyikat gigi hanyalah satu dari sekian banyak cara merawat gigi

Bukan hanya kesehatan kulit seperti wajah, seseorang juga harus benar-benar memperhatikan cara merawat gigi yang baik dan benar.

Sayangnya, banyak yang berpikir bahwa merawat gigi hanya cukup dilakukan dengan menyikat gigi.

Beberapa orang yang kerap memiliki masalah gigi, seperti gigi bolong/rusak atau tidak rata, merasa masalahnya selesai ketika sudah melakukan perawatan khusus.

Misalnya, saat gigi sudah ditambal atau sudah dirapihkan dengan pemasangan behel (kawat gigi).

Padahal, mulut adalah jendela kesehatan secara keseluruhan, karena mulut dan gigi membantu seseorang mengunyah makanan dan membuat pencernaan lebih mudah.

Tidak hanya itu, gigi juga membantu berbicara dengan lancar, mengucapkan suara yang berbeda dan yang terakhir membuat senyum yang menarik dan mempertahankan bentuk wajah.

Untuk memiliki gigi yang sehat, seseorang harus melakukan perawatan seumur hidup.

Bahkan saat seseorang dikatakan sudah memiliki gigi yang bagus, cara merawat gigi serta memperhatikan kebiasaan harian masih akan terus berpengaruh.

Menurut survei 2018 di Journal of American Dental Association, 42 % orang dewasa AS di atas 30 tahun menderita periodontitis atau penyakit gusi.

Akan tetapi, efek dari tidak memperhatikan cara merawat gigi seperti itu tidak hanya terbatas pada kesehatan gigi dan gusi.

“Jika seseorang menderita penyakit periodontal, itu menciptakan lingkungan yang kurang sehat seperti jaringan gusi yang meradang, teriritasi, dan bengkak,” kata Matthew Messina, DDS,  direktur klinik Ohio State Upper Arlington Dentistry di Columbia, Ohio, sekaligus juru bicara American Dental Association (ADA).

Jadi, masalah yang dimulai di rongga mulut seseorang karena tidak memperhatikan cara merawat gigi yang baik dan benar, mungkin saja akan terkait dengan penyakit di tempat lain di tubuh.

Belum lagi ketika gigi sedang bermasalah, baru saja atau sedang menjalani perawatan khusus, cara merawat gigi setelahnya sangat berperan penting untuk kesehatan gigi di masa yang akan datang.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Anak

Cara Merawat Gigi yang Ditambal

Cara Merawat Gigi
Foto: Cara Merawat Gigi (infinitydentalnortonshores.com)

American Dental Association menunjukkan bahwa tambalan gigi membantu mengembalikan bentuk, fungsi, dan estetika gigi yang rusak atau membusuk.

Saat seseorang menambal gigi, maka dia perlu tahu cara merawat gigi yang ditambal secara khusus dalam jangka pendek dan panjang untuk memastikannya terus bekerja secara efektif.

1. Sikat dan Bersihkan dengan Benang atau Dental Floss

Cara merawat gigi dan tambalan tidak berbeda dengan cara merawat gigi pada umumnya yaitu menyikat dan membersihkan gigi dengan benang atau dental floss setiap hari dan setelah makan.

Lingkungan yang bersih dapat membantu seseorang menghindari tambalan lebih lanjut serta noda yang tidak sedap dipandang.

Selain itu, gunakan juga sikat gigi.

Jika seseorang memiliki makanan yang tersangkut di gigi, maka hal itu akan membuat gigi lainnya menjadi berlubang bahkan merusak tambalan yang ada saat ini.

Bila sedang tidak memiliki sikat gigi, mengunyah permen karet juga dapat membantu.

2. Kontrol Asupan Makanan dan Minuman Manis Serta Asam

Makanan Manis (avalondentalcare.net)
Foto: Makanan Manis (avalondentalcare.net)

Makanan dan minuman manis dan asam dapat merusak gigi dan tambalannya.

Mengontrol asupannya adalah bagian dari cara merawat gigi dan tambalan agar menghasilkan kesehatan mulut yang lebih baik.

Kerusakan gigi dapat dengan mudah terjadi di bawah tambalan yang ada.

Seiring waktu, tambalan akan rusak dan bocor secara alami, jadi penting untuk menjaga pola makan yang sehat dan kebersihan yang baik untuk mencegah pembusukan juga terjadi di bawah tambalan yang sudah ada.

Contoh makanan dan minuman manis dan asam adalah minuman ringan, permen, dan anggur.

Asupan minuman olahraga, minuman energi, dan kopi dengan tambahan gula juga harus diperhatikan jika memang ingin merawat gigi dan tambalannya.

Baca Juga: Inilah Daftar Makanan dan Minuman Penyebab Gigi Kuning

3. Gunakan Pasta Gigi dengan Fluorida

Jika Moms atau anggota keluarga Moms memiliki banyak tambalan gigi, maka mintalah dokter gigi untuk meresepkan gel atau pasta gigi berfluorida.

Fluorida dapat membantu melindungi gigi Moms dari lubang yang baru dan dapat meningkatkan kesehatan mulut secara umum.

Gel atau pasta fluorida juga membantu memperkuat enamel gigi serta meningkatkan umur tambalan gigi.

Jadi, jangan lupa untuk memasukan daftar pasta gigi atau gel ini dalam list kebutuhan sehari-hari sebagai bagian dari cara merawat gigi.

4. Hindari Obat Kumur dan Pasta Gigi yang Mengandung Alkohol

Obat Kumur (absolutedental.com)
Foto: Obat Kumur (absolutedental.com)

Cara merawat gigi dan tambalannya yang keempat adalah hindari obat kumur dan pasta gigi yang mengandung alkohol.

Bagaimana pun, bahan tersebut dapat menurunkan daya tahan tambalan atau bahkan menodainya.

Gunakan pasta gigi berwarna non-alkohol atau obat kumur untuk menghindari masalah ini.

Moms dapat menemukan pasta gigi dan obat kumur tanpa alkohol di sebagian besar toko obat atau pengecer online.

Baca Juga: Ibu Hamil Menggunakan Obat Kumur, Amankah?

5. Jangan Menggeretakkan Gigi

Jika seseorang memiliki kebiasaan buruk mengatupkan dan menggeretakkan gigi di malam hari, maka kebiasaan ini dapat merusak tambalan dan gigi.

Konsultasi atau bertanya dengan dokter bagaimana solusinya adalah jalan terbaik karena dokter akan memberikan pelindung mulut sehingga tidak menyebabkan gigi menjadi rusak karena kebiasaan ini.

Menggigit kuku, membuka botol, atau memegang benda dengan gigi juga merupakan kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi.

Karena itu, cobalah untuk menghindarinya karena itu semua adalah cara merawat gigi dan tambalan yang sangat dasar untuk dilakukan.

6. Rajin Kontrol atau Melakukan Pemeriksaan

Periksa Gigi (toothcorner.com)
Foto: Periksa Gigi (toothcorner.com)

Sudah menambal gigi yang rusak atau bolong, bukan berarti seseorang tidak perlu lagi pergi ke dokter gigi.

Cara merawat gigi yang baik adalah perawatan rutin dengan bantuan dokter.

Pemeriksaan dan pembersihan rutin merupakan bagian dari menjaga kesehatan mulut. 

Temui dokter gigi, setidaknya 2 kali setahun atau lebih sering jika memang mengalami masalah dengan gigi atau tambalan.

Baca Juga: 5 Tips Menyenangkan Agar Balita Tak Takut Ke Dokter Gigi

Cara Merawat Gigi dengan Behel atau Kawat Gigi

Behel Gigi
Foto: Behel Gigi (belmarorthodontics.com)

Seseorang yang menggunakan behel atau kawat gigi, harus tetap memperhatikan cara merawat giginya, baik memakai kawat gigi logam, kawat keramik, atau kawat gigi lingual.

Jika seseorang yang menggunakan behel merawat kawat giginya dengan benar, maka itu akan membuatnya jauh lebih nyaman dan efektif.

Beberapa cara merawat gigi harus dilakukan secara khusus apabila seseorang menggunakan behel. Misalnya,  harus selalu berusaha menyikat gigi setiap habis makan.

Jika tidak memungkinkan, maka orang yang menggunakan behel harus berkumur dengan air atau obat kumur.

Perawatan seperti ini akan membantu menghilangkan plak dan penumpukan makanan hingga seseorang bisa menggunakan sikat gigi.

7. Rajin Menyikat Gigi

Menyikat gigi adalah cara merawat gigi yang paling dasar baik memakai kawat gigi atau tidak.

Akan tetapi, hal ini menjadi sangat penting terutama saat seseorang menjalani perawatan ortodontik.

Saat seseorang memakai kawat gigi, potongan makanan dan plak akan lebih mudah terjebak di braket dan menyebabkan masalah.

Jadi, seseorang harus menggunakan sikat gigi dengan kepala yang lembut untuk mengakses area yang sulit dijangkau tersebut.

Baca Juga: 5 Cara Melatih Balita Menyikat Gigi Sendiri, Ayo Coba!

8. Sempurnakan Teknik Menyikat Gigi

Menyikat Behel (damon-orthodontics.com)
Foto: Menyikat Behel (damon-orthodontics.com)

Mulailah dengan menyikat di garis gusi gigi dan pegang sikat gigi pada sudut 45 derajat ke arah gusi.

Setelah membersihkan garis gusi, pegang sikat gigi dengan sudut ke bawah di bagian atas braket, lalu ke atas untuk membersihkan bagian bawah braket.

Meskipun pada umumnya orang hanya perlu menyikat gigi dua kali sehari, ini tidak disarankan bagi orang yang menggunakan behel.

Jika memakai kawat gigi, dokter selalu menyarankan untuk menyikat gigi setelah setiap makan.

Membawa sikat gigi dan pasta gigi di dalam tas adalah cara mudah untuk memastikan mulut tetap bersih dan gigi berkilau!

9. Floss, floss, floss!

Membersihkan gigi dengan benang gigi atau dental floss saat memakai kawat gigi bisa menjadi suatu prestasi.

Akan tetapi, menggunakan benang gigi adalah langkah atau cara merawat gigi yang tidak boleh diabaikan.

Flossing membantu menghilangkan penumpukan plak, serta partikel makanan yang lebih kecil yang tersangkut di kawat gigi atau di antara gigi.

Dental floss bisa dibeli di apotek atau farmasi terdekat.

Ingatlah untuk menggerakkannya lembut saat membersihkan gigi dengan benang atau dental floss.

Cobalah untuk tidak memberikan terlalu banyak tekanan atau melakukannya terlalu cepat karena hal tersebut dapat merusak kawat gigi, yang berarti harus kembali ke ortodontik.

10. Hindari Makanan dan Kebiasaan Tertentu

Ilustrasi Gigi dan Makanan (northlandpediatricsmiles.com)
Foto: Ilustrasi Gigi dan Makanan (northlandpediatricsmiles.com)

Sangat sedikit makanan yang benar-benar dipantang saat seseorang memakai kawat gigi.

Akan tetapi, dokter gigi biasanya tetap akan memberikan daftar makanan yang harus dihindari selama menjalani perawatan.

Apapun yang kenyal, lengket, renyah, atau keras, kemungkinan besar ada dalam daftar pantangan tersebut.

Selain itu, tipe orang yang selalu menggigit kuku atau mengunyah tutup pulpen juga harus menghentikan kebiasaan itu dengan cepat.

Jenis kebiasaan dan makanan ini dapat merusak atau membengkokkan kawat gigi, hal ini bukanlah hal yang baik.

Cara merawat gigi yang menggunakan behel juga sama dengan cara merawat gigi pada umumnya yaitu harus menghindari makanan dan minuman manis.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, makanan dan minuman manis dapat menyebabkan noda dan kerusakan di sekitar braket.

Noda ini bisa permanen dan akan terlihat lebih jelas nanti saat kawat gigi dilepas.

Baca Juga: 3 Tips Merawat Gigi Anak saat Pandemi, Jangan sampai Si Kecil Sakit Gigi!

Menjaga kebersihan gigi, meluangkan waktu untuk memastikan cara merawat gigi dilakukan sesuai dengan anjuran dokter, dan memikirkan makanan yang akan dimakan adalah langkah sederhana tetapi efektif untuk memastikan seseorang akan memiliki gigi yang sempurna.

Nah, itu dia Moms, ragam cara merawat gigi baik untuk gigi yang ditambal maupun bagi Moms yang menggunakan behel.

Yuk, rawat kesehatan gigi dengan baik agar gigi tetap sehat!

  • https://orthodonticsaustralia.org.au/caring-for-braces/
  • https://www.wikihow.com/Care-for-a-Tooth-Filling
  • http://www.ada.org/~/media/ADA/Publications/Files/patient_52.ashx
  • https://jada.ada.org/article/S0002-8177%2818%2930276-9/fulltext

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.