Kesehatan Umum

7 Januari 2022

Ukuran Payudara Besar Sebelah, Normalkah?

Ukuran payudara berbeda bukan masalah serius, tetapi bisa jadi tanda-tanda kanker pada beberapa alasan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Payudara besar sebelah terkadang menjadi hal yang mengkhawatirkan. Namun, normalkah hal itu terjadi?

Beberapa wanita mungkin memiliki ukuran payudara besar sebelah atau berbeda. Ukuran payudara yang tidak sama atau asimetris ini bukan masalah serius yang perlu dikhawatirkan.

Menurut Mary Jane Minkin , MD, seorang profesor klinis di Departemen Obstetri, Ginekologi dan Ilmu Reproduksi di Yale Medical School di New Haven dilansir oleh The Healthy, mayoritas wanita memiliki payudara asimetris atau salah satunya berukuran kecil.

Baca Juga: 15 Manfaat Daun Seledri, Bisa Lawan Kanker dan Baik untuk Ginjal!

"Kami tidak tahu alasan mengapa hal ini terjadi. Tetapi perbedaan ukuran ini bukan hal yang mengkhawatirkan, kondisi itu hanya sedikit memberatkan bagi wanita ketika memakai bra, ”kata Dr. Minkin.

Sebenarnya perbedaan ukuran payudara kiri dan kanan yang berbeda merupakan hal alami. Tetapi, beberapa hal memang mungkin saja menyebabkan ukuran payudara kanan dan kiri berbeda pada beberapa orang.

Baca Juga:Serba-serbi Milk Blister, Jerawat Payudara yang Mengganggu Proses Menyusui

Penyebab Payudara Besar Sebelah

Ukuran Payudara Asimetris - penyebab - shutterstock.jpg

Foto: shutterstock.com

Ukuran payudara kanan dan kiri yang berbeda atau asimetris dilansir oleh American Family Physicians, terjadi ketika satu payudara memiliki ukuran, volume, posisi, atau bentuk yang berbeda dari yang lain.

Kondisi payudara besar sebelah sangat umum terjadi pada sebagian besar wanita. Ada sejumlah faktor yang bisa mengubah ukuran atau volume payudara wanita.

Baca Juga: 15 Manfaat Daun Afrika untuk Kesehatan, Bisa Mengobati Kanker Payudara

Faktor yang bisa menyebabkan ukuran payudara besar sebelah adalah:

Lebih dalam, payudara besar sebelah pun dijelaskan oleh dr. Rachmawati, Sp.B.SubBOnk, Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Onkologi yang berpraktik di RS Pondok Indah – Pondok Indah dan RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Mengenai payudaa besar sebelah, dr. Rachmawati menjelaskan kondisi sering terjadi pada usia remaja.

Baca Juga: 7+ Bahan Alami untuk Mengencangkan Payudara, Bikin Makin Percaya Diri!

Pada 25% wanita dewasa dapat terjadi beberapa level asimetri payudara. Asimetri payudara dapat terjadi karena keterbatasan pertumbuhan payudara unilateral pada masa prepubertas (seperti trauma, infeksi, dan pembedahan).

Selain itu payudara besar sebelelah pun dapat disebabkan juga oleh skoliosis atau tulang belakang yang bengkok.

Saat usia remaja sebetulnya Moms jangan terlalu khawatir apabila terdapat asimetri payudara sampai betul-betul payudaranya berkembang penuh pada usia 18 tahun.

Jaringan payudara juga bisa berubah saat wanita mengalami ovulasi. Saat itu biasanya payudara terasa lebih penuh dan sensitif.

Baca Juga: 5 Vitamin untuk Mengencangkan Payudara selain dengan Berolahraga

Ketika payudara sedang sensitif, wajar bila payudara besar sebelah. Hal itu dikarenakan payudara tumbuh dari retensi air dan aliran darah.

Namun, ukuran payudara akan kembali normal ketika memasuki siklus menstruasi. Penyebab lain dari payudara asimetris adalah suatu kondisi yang disebut juvenile hypertrophy pada payudara.

Meskipun kondisi tersebut jarang terjadi, juvenile hypertrophy dapat menyebabkan payudara besar sebelah. Kondisi ini bisa teratasi dengan operasi, tetapi tindakan itu bisa menyebabkan sejumlah masalah psikologi dan rasa tidak aman.

Remaja yang tidak percaya diri dengan kondisi asimetri payudara dapat menambahkan padding pada payudara yang ukurannya lebih kecil atau prostetik apabila perbedaan ukurannya ekstrim.

Keduanya bisa didapatkan di toko online atau offline yang menyediakan pelayanan untuk pasien pasca mastektomi.

Jika pada pengukuran rutin setiap tahun terdapat asimetri payudara dan pasien tidak puas terhadap ukuran payudaranya, pasien dapat dianjurkan untuk dilakukan augmentasi payudara untuk payudara yang lebih kecil atau reduksi payudara pada payudara yang lebih besar.

Baca Juga: Apa Penyebab dan Cara Mengatasi Benjolan Pada Payudara?

Kondisi Medis yang Memengaruhi Ukuran Payudara

Ukuran Payudara Asimetris - kondisi yang mempengaruhi - shutterstock.jpg

Foto: shutterstock.com

Adapun berbagai kondisi medis yang memengaruhi perbedaan ukuran payudara kanan dan kiri seperi yang dilansir oleh Aesthethic Surgery Journal.

1. Kehamilan

Payudara akan terlihat tidak merata selama masa kehamilan. Karena, terjadi perubahan hormon dan persiapan tubuh untuk menyusui dan membuat payudara lebih besar sehingga terkadang berbeda.

Selama menyusui, ukuran payudara bisa bervariasi, terutama jika bayi lebih memilih menyusui di satu sisi. Selama anak bisa mendapatkan ASI yang cukup dan tumbuh dengan kecepatan tetap, payudara yang tidak rata tidak perlu dikhawatirkan.

Baca Juga: Cara Mencegah Kanker Payudara, Ini 21 Makanan yang Bisa Dikonsumsi

2. Hiperplasia Duktal Atipikal

Hiperplasia duktal atipikal (ADH) adalah suatu kondisi yang terjadi akibat pertumbuhan jaringan berlebihan pada saluran ASI. ADH bukanlah kanker, tetapi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker di masa depan.

Dalam kondisi ini, ada lebih banyak sel yang melapisi saluran dari biasanya dan beberapa dari sel-sel ini memiliki bentuk serta ukuran yang tidak teratur. Kondisi ini bisa menyebabkan benjolan jinak di payudara yang memengaruhi penampilannya.

Baca Juga: 12 Masalah Kesehatan Akibat Kurang Olahraga, Bisa Picu Pertumbuhan Kanker!

3. Payudara Hipoplastik

Payudara hipoplastik juga disebut payudara terbelakang, biasanya kecil, tipis, berjarak berjauhan atau sangat tidak rata. Bagian areola juga mungkin muncul sangat besar.

Hipoplasia payudara seringkali terjadi tanpa sebab yang bisa diidentifikasi, meskipun didorong oleh hormon. Kadang-kadang kondisi ini terjadi karena cedera atau kondisi medis.

Contohnya, ada satu kasus atrofi payudara unilateral yang terjadi setelah perkembangan payudara normal akibat infeksi mononukleosis pada seorang gadis remaja.

Baca Juga: Kata Siapa Pria Tak Bisa Terkena Kanker Payudara? Kenali Gejala dan Faktor Pemicunya!

4. Juvenile Hipertrofi

Juvenile hipertrofi adalah kondisi langka yang mana satu payudara tumbuh lebih besar dari yang lain. Penyebabnya tidak diketahui, tetapi diyakini terkait dengan sensitivitas atau produksi hormon.

Menurut sebuah artikel tahun 2017, kondisi ini terjadi selama masa pubertas, seringkali mengikuti periode enam bulan pembesaran payudara yang ekstrim. Selain itu, kondisi ini juga diikuti oleh periode pertumbuhan payudara yang lambat namun berkelanjutan.

Baca Juga: 12 Masalah Kesehatan Akibat Kurang Olahraga, Bisa Picu Pertumbuhan Kanker!

Kapan Kita Harus Khawatir dengan Payudara Besar Sebelah?

Ukuran Payudara Asimetris - kapan harus khawatir - shutterstock.jpg

Foto: shutterstock.com

Sebenarnya ukuran payudara yang tidak rata atau asimetris bukan kondisi yang memprihatinkan. Sebuah penelitian menemukan bahwa asimetris payudara dapat menjadi faktor risiko kanker payudara.

Sejumlah penelitian melaporkan bahwa wanita yang ukuran payudaranya berbeda 20% berisiko tinggi terkena kanker payudara.

Tetapi, temuan ini perlu lebih banyak penelitian untuk menentukan hubungan asimetri payudara dengan risiko kanker payudara. Jika Moms melihat adanya perubahan dalam ukuran, bentuk dan/atau penampilan kedua payudara, maka Moms harus memberi tahu dokter.

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng, Pelan-pelan 8 Hal Ini Bisa Jadi Pemicu Kanker Payudara

Itulah penjelasan tentang ukuran payudara tidak rata. Perlu diingat, untuk tidak panik ketika ukuran payudara yang satu lebih besar dari yang lain.

Jadi, Moms sekarang tahu, kan, kapan harus waspada dan segera ke dokter?

  • https://academic.oup.com/asj/article/26/5/596/214444
  • https://www.aafp.org/afp/1999/1001/p1527.html
  • https://www.thehealthy.com/breast-health/uneven-breasts/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait