05 Agustus 2022

3+ Contoh Bacaan Pembukaan Kultum Agar Ceramah Lebih Menarik

Pembukaan kultum ini dapat dipraktikkan saat di sekolah juga
3+ Contoh Bacaan Pembukaan Kultum Agar Ceramah Lebih Menarik

Foto: Orami Photo Stocks

Seseorang yang ingin belajar untuk berdakwah bisa memulainya dengan membawakan kultum. Selain materi, seseorang juga harus mengetahui mengenai pembukaan kultum.

Kultum sendiri adalah adalah akronim dari kuliah tujuh menit. Sesuai namanya, materi yang disajikan lebih singkat namun jelas yang disampaikan kurang lebih selama tujuh menit.

Muqaddimah atau pembuka kultum adalah salah satu unsur penting dalam sebuah ceramah. Ini akan mempengaruhi perhatian pendengar dalam sebuah majelis ceramah.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Film Islami Indonesia yang Layak Ditonton

Struktur Pembukaan Kultum

Pembukaan Kultum -1
Foto: Pembukaan Kultum -1

Foto ilustrasi doa pembuka kultum (Sumber: Muslimmaters.org/Shutterstock)

Membuka kultum bukan hal yang dapat dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yang disebut dengan struktur pembukaan ceramah.

Sebelum melihat contoh pembukaan kultum, ada baiknya untuk memahami strukturnya terlebih dahulu. Berikut adalah struktur pembukaan kultum atau ceramah sesuai dengan urutan penyampaian:

  • Salam pembuka
  • Penyampaian puji syukur
  • Perkenalan diri
  • Pengenalan topik ceramah

Selain struktur pembukaan ceramah, ada juga beberapa hal lain yang wajib kamu lakukan seperti:

Baca Juga: Yuk, Bacakan 7 Dongeng Anak Islami Ini Sebelum Si Kecil Tidur!

Contoh Bacaan Pembukaan Kultum

Pembukaan Kultum -2
Foto: Pembukaan Kultum -2 (Orami Photo Stocks)

Foto iustrasi khutbah (Sumber: thethinkingmuslim.com)

Karena berperan untuk mendapatkan perhatian dari para pendengar kajian, berikut ini adalah contoh pembukaan kultum yang dapat dipilih:

1. Pembukaan Kultum Lucu

اَلْحَمْدُللهِ الْعَزِيْزِ الْغَفُوْرِ، اَلَّذِيْ جَعَلَ فِي اْلإِسْلاَمِ الْحَنِيْفِ الْهُدَي وَالنُّوْرِ، اَللَّهُمَّ صَلِّيْ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمَرْسَلِيْنَ وَعَلَي آلِهِ الطَّيِّبِيْنَ وَأَصْحَابِهِ اْلأَخْيَارِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.

Yang saya hormati kyai beserta ibu pimpinan pondok, ustadz dan ustadzah. Yang juga saya hormati teman-teman dan seluruh hadirin yang dirahmati Allah SWT.

Semoga kita dipertemukan kembali dengan para Nabi dan Rasul dan juga orang-orang beriman di Jannah-Nya.

Dan semoga Allah memberikan kita rahmat, kesehatan, dan rezeki agar bisa segera membayar hutang. hehe.. Itupun kalau ada hutangnya ya..

Hadirin semuanya…

Jadi santri jangan gemulai

Jadi santri harus berani

Sebelum ceramah dimulai

Dengarkanlah pantunku ini

Sebelum saya memulai ceramah, izinkan saya menyampaikan pantun untuk MC tercinta:

Si akang beli baju army

Si dede bagian bayarnya

Kepada master of ceremony

Terima kasih untuk waktunya

Hadirin sekalian…

Berpisah dengan doi di waktu dhuha

Membuat rindu tak terukur

Pertama dan paling utama

Marilah kita mengucap syukur

Ucapan syukur tentu hanya kita haturkan kepada dzat Pencipta Alam Semesta, dzat Yang Maha Menguasai, dan dzat Yang Maha merajai yaitu Allah SWT yang telah memberikan banyak nikmat yang tak terhingga.

Selanjutnya salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada best of the best man fil ardhi yaitu Habibana wa Nabiyana wa Maulaana Muhammad SAW.

(Masuk materi…)

2. Pembukaan Kultum Syukur

نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

(Nahmaduhuu wa nasta’iinuhuu wa nastaghfiruhu wa na’uudzu billaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyi’aati a’maalinaa. Man yahdihillahu falaa mudhillu lahu wa man yudhlilhu falaa hadiyalah. Allahumma sholli wa sallim ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii ajma’iin. Amma ba’du)

Artinya: “Kami panjatkan segala puji pada-Nya dan kami meminta pertolongan-Nya. Seraya memohon ampun dan meminta perlindungan-Nya dari segala keburukan jiwaku dan dari kejelekan amaliahku. Barang siapa yang telah Allah tunjukkan jalan baginya, maka tiada yang bisa menyesatkannya.

Barang siapa yang telah Allah sesatkan jalannya, maka tiada yang bisa memberinya petunjuk. Ya Allah, limpahkanlah salawat dan salam bagi Muhammad SAW berserta keluarga dan sahabat-sahabatnya, semuanya.”

Bismilahirahmanirahim, kaum muslimin muslimat rahimakumullah, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena dengan nikmat-Nya, Ia masih memberikan kita kesempatan untuk hadir dalam acara mulia ini.

Semoga dalam acara mulia ini, kita semua mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT, karena Nabi Muhammad SAW telah bersabda: “Tidaklah suatu kaum yang duduk di rumah Allah mereka mempelajari Qur’an, mereka mempelajarinya, kecuali malaikat mengepakkan sayapnya.”

(Masuk materi)

Baca Juga: 9 Potret Rumah Oki Setiana Dewi, Bernuansa Islami dengan Desain Minimalis!

3. Pembukaan Kultum Ramadan

الْحَمْدُللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

(Alhamdulillahil ladzii an’amanaa bini’matil iimaan wal islaam. Wanushalli wanusallimu ‘alaa khairil anaam, sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii wasohbihi aj-ma’iin, amma ba’du)

Bapak Ibu yang dimuliakan Allah, marilah kita senantiasa meningkatkan iman dan takwa kita, salah satunya dengan selalu mensyukuri nikmat Allah serta menggunakannya untuk amal ibadah dan kebaikan.

Tak lupa salam dan salawat semoga tetap terlimpahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang senantiasa istiqomah.

Jama’ah yang dirahmati Allah, pada kesempatan kali ini saya akan membacakan sebuah kultum dengan tema: “judul” (Masuk materi…)

4. Pembukaan Kultum di Sekolah

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ ورَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ

(Alhamdulillaahil ladzii kaana bi’ibadihi khabiiran bashiraa, tabaarokal ladzii ja’ala fis samaa’i buruujaw waja’ala fiihaa sirojaw waqomarom miniira. Asyhadu an-laa ilaa ha-illallah, wa asy-hadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuluh, alladzii ba’atsahu bil haq basyiiraw wanadziiroo. Wa da’iyan ilal haqqi bi’idznihi wa sirojam muniiraa. Allahumma shalli ‘alaihi wa’alaa alihi wa shohbihi wa sallim tasliman katsiroo. Amma ba’du)

Ibu/Bapak guru yang saya hormati. Teman-teman yang saya cintai dan dicintai oleh Allah SWT.

Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT atas rahmat dan kasih sayang-Nya yang dilimpahkan kepada kita. Salawat serta salam kita curahkan kepada baginda Rasulullah SAW yang membawa umat manusia dari kejahiliyaan menuju pengabdian kepada Allah SWT.

Hadirin yang dimuliakan Allah, judul ceramah yang saya bawakan pada kesempatan ini adalah judul dan masuk materi…)

Inilah beberapa contoh pembukaan kultum yang dapat digunakan untuk menutup kegiatan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

  • https://pesantrenterbaik.com/wawasan/pembukaan-ceramah-lucu/
  • https://www.99.co/blog/indonesia/contoh-pembukaan-ceramah/
  • https://samudranesia.id/pembukaan-kultum-ramadhan/
  • https://pcinutaiwan.wordpress.com/2009/02/08/contoh-pembukaan-ceramah-beserta-artinya/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.