Scroll untuk melanjutkan membaca

PASCAMELAHIRKAN
28 Januari 2023

8 Penyebab ASI Berkurang, Moms Wajib Tahu dan Waspada!

Perhatikan kebiasaan sehari-hari agar tidak mengalami ASI berkurang!
8 Penyebab ASI Berkurang, Moms Wajib Tahu dan Waspada!

Salah satu masalah yang sering terjadi selama menyusui adalah produksi ASI berkurang. Lantas, apa penyebab ASI berkurang? Yuk, cari tahu!

ASI adalah asupan terbaik bagi bayi, khususnya yang berusia 0-6 bulan.

Tidak heran, setiap ibu yang baru melahirkan sangat dianjurkan untuk memberikan ASI secara eksklusif di 6 bulan pertama kehidupan Si Kecil.

Pasalnya, apabila tidak diberikan ASI, Si Kecil berisiko tinggi mengalami gangguan tumbuh kembang.

Selain itu, bayi yang tidak mendapatkan ASI juga lebih mudah sakit. Hal ini karena ASI mengandung zat antibodi, yang membuat Si Kecil terhindar dari risiko penyakit.

Namun, menyusui tak melulu berjalan dengan lancar. Ada kalanya, Moms mengalami masalah ASI berkurang.

Sebenarnya, apa penyebab ASI berkurang? Yuk, cari tahu selengkapnya agar Moms bisa lebih waspada!

Baca Juga: 7 Rekomendasi ASI Booster untuk Melancarkan Produksi ASI

Penyebab ASI Berkurang

Ada beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab ASI Moms jadi berkurang. Bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, atau dari gaya hidup yang tengah dijalani.

1. Tidak Memompa dengan Cukup

Pompa ASI
Foto: Pompa ASI (Twiniversity.com)

Sebagian besar ahli setuju bahwa penyebab ASI berkurang yang paling utama adalah karena Moms tidak menciptakan "permintaan" ASI yang cukup.

"Selama beberapa minggu pertama, menyusui delapan hingga 12 kali sehari, sekitar setiap 2 hingga 3 jam," saran Elizabeth LaFleur, R.N., perawat terdaftar, melansir Mayo Clinic.

Jadi, jika Moms membatasi seberapa sering Si Kecil menyusu, tidak memastikan 'penguncian' dengan baik, atau bayi sering tertidur saat menyusu, kemungkinan "permintaan" tersebut tidak cukup tinggi.

Hal tersebut bisa menjadi penyebab ASI berkurang, lho, Moms!

2. Masalah Pemulihan Postpartum

Persalinan di Rumah Sakit
Foto: Persalinan di Rumah Sakit (Orami Photo Stocks)

Faktor lain yang berada di luar kontrol seorang ibu yang juga dapat menjadi penyebab ASI berkurang adalah kehilangan darah.

Faktanya, perdarahan postpartum dapat berdampak negatif pada ASI. Menyebabkan produksi ASI berkurang.

Masalah ini juga dapat memengaruhi ASI awal, atau kolostrum, yang terbentuk sebelum persediaan ASI penuh dimulai.

Kehilangan banyak darah selama proses persalinan atau keadaan darurat pascapersalinan juga dapat membuat pusing.

Menurut jurnal dari Health Service Executive, berkurangnya pasokan ASI bisa disebabkan oleh prosedur operasi, operasi kelahiran secara caesar, kehilangan banyak darah.

Baca Juga: 15 Makanan untuk Ibu Menyusui yang Enak dan Menyehatkan

3. Berolahraga Secara Berlebihan

Olahraga Intensitas Tinggi
Foto: Olahraga Intensitas Tinggi

Bentuk fisik yang lebih besar membuat banyak ibu ingin cepat-cepat kembali ke ukuran tubuh semula.

Meskipun tidak ada yang salah dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat setelah melahirkan, ibu yang berolahraga secara berlebihan mungkin berisiko mengurangi persediaan ASI.

Dengan kata lain, berolahraga secara berlebihan dapat menjadi penyebab ASI berkurang.

Sebab, memotong asupan kalori membuat tubuh tidak mendapatkan apa yang dibutuhkan untuk membuat ASI.

Selain itu, jika Moms kelelahan, tubuh akan menggunakan sebagian besar sumber dayanya untuk proteksi tubuh daripada membuat makanan untuk bayi.

Oleh karena itu, jangan berolahraga secara berlebihan agar tidak menyebabkan produksi ASI berkurang.

4. Terlalu Banyak Minum Kafein

Efek Kafein pada Kopi
Foto: Efek Kafein pada Kopi

Bagi banyak ibu, mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat menjadi penyebab ASI berkurang.

Studi mencatat, beberapa ibu memerhatikan produksi susu lebih rendah, dan berhubungan dengan meningkatnya asupan kafein.

"Konsumsi kafein dalam jumlah besar dapat mengeringkan tubuh dan menurunkan produksi ASI," jelas Donna Murray, RN, BSN, perawat terdaftar, mengutip Very Well Family.

"Terlalu banyak kafein juga dapat memengaruhi bayi. Beberapa kafein akan masuk ke tubuh bayi melalui ASI dari ibu," sambungnya.

Baca Juga: 15 Buah Pelancar ASI untuk Ibu Menyusui, Dijamin Makin Deras!

5. Kadar Estrogen yang Tidak Seimbang

Menyusui Si Kecil (Orami Photo Stocks)
Foto: Menyusui Si Kecil (Orami Photo Stocks)

Ketidakseimbangan hormon estrogen dalam tubuh juga dapat menjadi penyebab ASI berkurang, lho, Moms!

Misalnya, ibu yang menderita PCOS, sindrom ovarium polikistik, sering kali memiliki estrogen lebih tinggi, sehingga tidak membuat cukup progesteron untuk menyeimbangkan.

Mengutip La Leche League International, karena PCOS adalah sindrom dan bukan penyakit, ada ragam gejala dan setiap kasusnya bisa berbeda pada setiap wanita.

Ibu dengan PCOS mungkin mengalami kesulitan untuk memproduksi susu yang cukup atau beberapanya mungkin justru menghasilkan ASI terlalu banyak.

Hasilnya, adalah suplai ASI yang rendah. Ketidakseimbangan estrogen juga dapat memengaruhi kemampuan wanita untuk hamil, karena kurangnya ovulasi.

6. Menggunakan Kontrasepsi Hormonal

Konsumsi Pil KB
Foto: Konsumsi Pil KB (Orami Photo Stock)

Banyak ibu menyusui dan minum pil KB merasa produksi ASI mereka tidak mengalami perubahan sama sekali.

Namun, pada beberapa ibu, segala bentuk kontrasepsi hormonal yang mengandung estrogen (pil, patch, atau suntikan) dapat menyebabkan penurunan produksi ASI yang signifikan.

Artinya, konsumsi jenis KB yang mengandung hormon estrogen dapat menjadi penyebab produksi ASI berkurang pada beberapa orang.

Kondisi ini biasanya lebih sering terjadi ketika sang ibu menggunakan alat kontrasepsi sebelum bayi berusia 4 bulan, tetapi bisa juga terjadi kemudian setelah KB.

Mengutip laman Parents, pilihan pil KB yang hanya mengandung progestin (berlawanan dengan progesteron dan estrogen) umumnya merupakan pilihan yang lebih baik untuk ibu menyusui.

Beberapa pilihan kontrasepsi yang mengandung progestin dan aman bagi ibu menyusui, yakni IUD Mirena, suntikan (Depo-Provera), implan (Implanon), dan pil mini.

Baca Juga: Konsumsi Pil KB untuk Ibu Menyusui, Apa Dampaknya?

7. Pengaruh Obat atau Jamu Tertentu

Minum Obat
Foto: Minum Obat (Shutter Stock)

Penyebab ASI berkurang yang berikutnya ialah karena pengaruh obat-obatan tertentu.

Misalnya, pseudoephedrine (bahan aktif dalam Sudafed dan obat flu serupa), methergine, atau bromocriptine.

Apabila Moms mendapati persediaan ASI berkurang usai meminum salah satu obat tersebut, coba tanyakan kepada dokter tentang cara alternatif yang lebih aman untuk mengatasi penyakit.

Beberapa ramuan herbal, seperti sage, peterseli, oregano, lemon balm, peppermint, dan thyme juga dapat menurunkan aliran ASI selama menyusui jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Meski demikian, Moms tetap bisa menggunakan salah satu bahan tersebut untuk memasak di rumah. Asalkan jumlahnya tidak berlebihan.

Baca Juga: Panduan Ibu Menyusui dan Memompa ASI, Penting Memilih Pompa ASI yang Berkualitas!

8. Mengalami Stres

Menyusui Bayi
Foto: Menyusui Bayi (shutterstock)

Stres, baik secara fisik, emosional, atau psikis, juga bisa menjadi penyebab ASI berkurang, lho, Moms!

Stres bisa muncul karena hal apa saja, bahkan yang sepele sekali pun. Misalnya, ketika Moms selalu merasa malu karena kurangnya privasi ketika menyusui.

Perasaan stres yang Moms alami bisa mengganggu let-down ASI sehingga Si Kecil tidak mendapatkan asupan yang cukup.

Jadi, cobalah mencari tempat menyusui yang lebih tenang sehingga Moms bisa menyusui bayi dengan nyaman.

Penyebab lain stres, seperti kecemasan, rasa sakit, kesulitan keuangan, dan masalah hubungan dengan suami atau keluarga juga dapat menyebabkan jumlah ASI yang lebih rendah.

Oleh karena itu, jika Moms mengalami sakit/nyeri yang memengaruhi ASI, coba konsumsi obat pereda nyeri sesuai petunjuk.

Jangan ragu untuk menanyakan kepada dokter apakah Moms dapat mengonsumsi Tylenol (acetaminophen) atau Motrin (ibuprofen) jika tidak memiliki obat pereda nyeri di rumah.

Selain itu, Moms bisa mengambil napas dalam-dalam saat merasa stres.

Bisa juga coba berjalan selama beberapa menit dan luangkan waktu untuk menjernihkan pikiran.

Sekiranya memiliki masalah yang berat, bicarakanlah perasaan Moms dengan seseorang yang dipercaya untuk menemukan solusinya. Tetap semangat, Moms!

Nah, itu dia beberapa penyebab produksi ASI berkurang. Stop kebiasaan-kebiasaan buruk di atas dan segera konsultasikan kepada ahlinya, ya, Moms!

  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/low-milk-supply/faq-20058148
  • https://www.hse.ie/file-library/low-milk-supply-factsheet-for-healthcare-professionals.pdf
  • https://www.llli.org/breastfeeding-with-polycystic-ovary-syndrome-pcos/
  • https://www.todaysparent.com/baby/breastfeeding/10-reasons-for-low-milk-supply-when-breastfeeding/
  • https://www.parents.com/baby/breastfeeding/breast-milk/surprising-things-that-can-affect-your-breast-milk-supply/
  • https://www.verywellfamily.com/things-decrease-breast-milk-supply-431815

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.