11 Maret 2022

Ketahui Penyebab Penyakit Trakoma yang Mudah Menular

Penyakit ini dapat mengakibatkan kebutaan

Penyebab penyakit trakoma perlu untuk diketahui demi mata yang lebih sehat.

Dilansir dari World Health Organization (WHO), trakoma adalah sebuah penyakit mata yang yang bisa membutakan.

Trakoma adalah penyakit yang menjadi masalah di 44 negara dan menyebabkan kebutaan atau masalah pengelihatan bagi 1,9 juta orang.

Yuk, ketahui penyebab penyakit trakoma dan cara pengobatannya di sini!

Baca Juga: Manfaat Acerola untuk Wajah, Bisa Mengatasi Jerawat dan Mencegah Penuaan Dini

Penyebab Penyakit Trakoma

Penyebab Penyakit Trakoma
Foto: Penyebab Penyakit Trakoma

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab penyakit trakoma adalah infeksi bakteri Chlamydia trachomatis pada mata.

Bakter itu adalah jenis yang sama dengan penyebab penyakit menular seksual chlamydia.

Penyebab penyakit trakoma bisa terjadi dari penularan.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), trakoma mudah ditularkan melalui kontak fisik.

Seseorang bisa terkena penyakit ini jika menyentuh mata tanpa dicuci terlebih dulu setelah melakukan kontak dengan cairan mata atau hidung penderita trakoma.

Tak sampai sana, benda seperti pakaian, handuk, dan sapu tangan yang dipakai penderita trakoma bisa menjadi media penularan.

Gejala Penyakit Trakoma

Penyebab Penyakit Trakoma
Foto: Penyebab Penyakit Trakoma (shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, trakoma adalah salah satu jenis penyakit yang penularannya bisa terjadi dengan cepat ketika melakukan kontak dengan penderitanya.

Ketika tertular penyakit ini, tentu akan timbul beberapa gejala trakoma.

Gejala penyakit trakoma adalah:

  • Kelopak mata bengkak
  • Lebih sensitif terhadap cahaya
  • Nyeri di mata
  • Mata dan kelopak mata terasa gatal

Keluarnya cairan dari mata yang mengandung nanah serta lendir.

Baca Juga: Jangan Abaikan Kesehatan Mata, Kenali 6 Penyebab Katarak di Usia Muda

Tahap Perkembangan Trakoma

Penyebab Penyakit Trakoma
Foto: Penyebab Penyakit Trakoma (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

WHO menjelaskan ada 5 perkembangan trakoma yang bisa terjadi. Ini dia!

1. Terjadi Peradangan Folikuler

Pada tahap pertama trakoma, akan terjadi peradangan folikuler pada mata.

Tanda dari peradangan folikular adalah munculnya folikel di mata yang bisa dilihat dengan kaca pembesar.

Folikel memiliki bentuk seperti benjolan kecil dan mengandung sel darah putih.

Lokas folikel biasanya berada di dalam kelopak mata bagian atas.

2. Perdangan Berat

Pada tahapan ini, mata akan memiliki tanda iritasi dan infeksi berat.

Biasanya mata akan terasa membengkak dan adanya penebalan kelopak mata di bagian atas.

3. Adanya Luka di Kelopak Mata Bagian Dalam

Tahap selanjutnya dari trakoma adalah adanya luka di kelopak mata bagian dalam.

Infeksi dan iritasi pada tahap selanjutnya bisa menyebabkan luka pada kelopak mata.

Lauka tersebut bisa dilihat dengan kaca pembesar dan akan terlihat sebagai garis yang berwarna putih.

Dalam tahap yang satu ini, bentuk kelopak mata bisa berubah dan menjadi terlipat ke dalam.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mata Anak agar Tetap Cemerlang

4. Trichiasis

Tahap selanjutnya dalam trakoma adalah trichiasis.

Kondisi ini terjadi ketika kelopak mata sudah berubah bentuk.

Ketika mata mengalami hal in, bulu mata akan tumbuh ke bagian dalam.

Bulu mata yang tumbuh ke bagian dalam bisa menyebabkan gesekan pada mata.

Hal ini akan membahayakan kornea.

Sebab, yang terkena gesekan bulu mata bisa mengalami iritasi dan luka.

5. Terjadinya Pengeruhan Kornea

Kornea yang iritasi karena tahap trichiasis bisa mengalami radang dan pengeruhan.

Pengeruhan kornea bisa menjadi penghalang bagi cahaya untuk masuk ke dalam mata.

Jika hal ini terjadi maka penglihatan bisa terganggu, hingga berisiko risiko terjadi kebutaan.

Pada kasus trakoma yang sudah parah, kelenjar air mata juga bisa terkena infeksi.

Jika hal ini terjadi, maka produksi air mata bisa berkurang dan mata menjadi kering.

Mata kering bisa menjadi salah satu faktor yang membuat gejala trakoma menjadi semakin parah.

Gejala trakoma akan terlihat lebih buruk pada kelopak mata bagian atas daripada bagian bawah.

Jika menduga diri terkena trakoma, segera menemui dokter agar bisa mendapat penanganan yang tepat.

Gejala trakoma yang hadir saat masih anak-anak bisa berlanjut dan mengganggu penglihatan atau kerja mata hingga dewasa.

Baca Juga: 7 Obat Mata Minus Alami dan Medis menurut Dokter Spesialis Mata

Kapan Harus ke Dokter?

Penyebab Penyakit Trakoma
Foto: Penyebab Penyakit Trakoma (foreyes.com)

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui penyebab penyakit trakoma dan gejalanya, tentu kita semakin waspada.

Jika sudah merasakan salah satu gejalanya, apa yang harus dilakukan?

Ketika sudah merasakan gejala, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Pemeriksaan bisa dilakukan jika Moms dan keluarga memiliki riwayat bepergian ke daerah yang rentan terhadap penyakit ini.

Seperti yang sudah disebutkan, trakoma adalah penyakit yang mudah menular.

Pemeriksaan diri dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi yang lebih membahayakan.

Baca Juga: Manfaat Minum Cokelat, Jaga Kesehatan Jantung dan Tingkatkan Mood!

Pengobatan Trakoma

Penyebab Penyakit Trakoma
Foto: Penyebab Penyakit Trakoma

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui penularan penyakit trakoma, penting untuk memahami pengobatannya.

Terdapat 2 metode pengobatan yang biasa dilakukan dokter.

Metode yang biasa dilakukan adalah memberikan antibiotik dan melakukan pembedahan.

Namun, agar proses penyembuhan optimal, penderita penyakit ini perlu melakukan metode pengobatan lain.

Tahap awal pengobatan biasanya dokter memberikan antibiotik berupa azithromycin, tetracycline, doxycycline, serta sulfonamide.

Namun, jika dinilai sudah parah, dokter biasanya menjalankan metode bedah agar kebutaan tidak terjadi.

Namun, jika kornea mata sudah mengeruh akibat penyakit ini, dokter biasanya menyarankan untuk menjalani operasi cangkok kornea.

Nah, itu dia Moms penyebab penyakit trakoma, gejala dan cara pengobatannya!

  • https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/trachoma
  • https://www.cdc.gov/healthywater/hygiene/disease/trachoma.html
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/trachoma/symptoms-causes/syc-20378505

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.