Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
01 Desember 2022

6 Penyebab Telat Haid 1 Minggu, Pertanda Apa?

Tidak selalu menandakan kehamilan
6 Penyebab Telat Haid 1 Minggu, Pertanda Apa?

Telat haid 1 minggu tidak jarang membuat kaum hawa cemas.

Bagi wanita yang tengah merencanakan kehadiran buah hati, haid yang datang tidak tepat waktu bisa menandakan kehamilan.

Tetapi bagi mereka yang tidak, telat haid 1 minggu bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga penyakit serius.

Menstruasi terlambat sebetulnya awam terjadi di dua fase kehidupan wanita, yakni pada masa awal datang bulan dan saat menopause.

Di luar itu, telat haid 1 minggu dapat dianggap sebagai hal yang tidak normal.

Ketahui penyebabnya agar dapat ditangani secara dini.

Baca Juga: 8 Obat Maag Alami, Ampuh, Mudah Ditemukan, dan Ada yang Berasal Dari Tanaman Herbal!

Apa Itu Telat Haid?

Telat Haid

Foto: Telat Haid

Telat haid merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika Moms melewatkan satu atau lebih siklus menstruasi.

Siklus menstruasi yang normal biasanya setiap 21-35 hari sekali.

Beberapa wanita mungkin memiliki siklus menstruasi setiap 23 hari sekali.

Durasi perdarahan haidnya itu sendiri rata-rata berlangsung dari dua sampai delapan hari.

Terlambat datang bulan sebenarnya masih merupakan kondisi normal.

Sebab, siklus haid tidak selalu pasti datang tepat waktu setiap bulannya.

Kadang, haid bisa lebih awal atau telat dari biasanya.

Telat haid biasanya terjadi ketika seorang wanita baru pertama kali menstruasi atau ketika mereka akan memasuki masa menopause.

Baca Juga: 10+ Manfaat Penting Ubi Ungu dan Resep Olahan yang Sehat

Penyebab Telat Haid 1 Minggu

Pil KB

Foto: Pil KB (Orami Photo Stock)

Jika mengalami telat haid 1 minggu, jangan langsung mengira dirimu hamil.

Nyatanya, penyebab terlambat datang bulan bisa sangat bervariasi. 

Berikut adalah sejumlah kemungkinan penyebab telat haid 1 minggu yang perlu kamu tahu. 

1. Penggunaan alat KB

Beberapa tipe alat kontrasepsi, seperti pil KB, KB suntik, maupun KB spiral (intrauterine device/IUD) memang kerap menimbulkan efek samping.

Salah satunya berupa haid yang tidak lancar maupun terlambat menstruasi.

Kondisi ini lazim terjadi dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan.

Namun jika merasa tidak nyaman, Moms bisa mendiskusikannya dengan dokter agar bisa menemukan alat KB yang lebih sesuai.

Haid seharusnya dapat kembali normal setelah Moms tidak lagi menggunakan alat KB yang bersangkutan.

2. Kehamilan

Kondisi hamil menjadi salah satu penyebab telat haid 1 minggu.

Namun guna memastikannya, Moms perlu melakukan pengecekan sendiri dengan test pack yang banyak tersedia di pasaran.

Saat seseorang sedang hamil, implantasi sel telur yang dibuahi akan menghasilkan produksi hormon HcG.

Hormon ini biasanya terdapat di dalam aliran darah dan dapat dideteksi dalam waktu 6-12 hari setelah pembuahan.

Oleh karena itu, jika tes kehamilan yang dilakukan setelah telat haid 1 minggu menunjukkan hasil yang negatif, dapat dijamin hampir 80% bahwa kehamilan bukanlah penyebab dari telatnya haid. 

Baca Juga: Serba-serbi Teks Deskripsi, Pengertian, Struktur, dan Contoh untuk Diajarkan ke Si Kecil

3. Kelelahan

Perempuan Kelelahan

Foto: Perempuan Kelelahan (Freepik.com/diana-grytsku)

Aktivitas fisik yang berlebihan juga dapat membuat Moms mengalami telat haid 1 minggu.

Ketika terlalu banyak kehilangan lemak tubuh, Moms bisa-bisa tidak mengalami ovulasi yang berujung pada haid yang tidak teratur.

Jika kelelahan adalah penyebab terlambatnya menstruasi, cara satu-satunya adalah mengurangi intensitas dari rutinitas dan aktivitas.

4. Hormon Prolaktin Berlebih

Tekat haid 1 dapat disebabkan oleh produksi hormon prolaktin yang tidak normal.

Hormon yang dihasilkan di kelenjar pituitari ini akan meningkat pada masa menyusui, tetapi juga bisa terjadi akibat kondisi medis tertentu, seperti penyakit ginjal, hipotiroid, dan tumor kelenjar pituitari di otak.

Peningkatan hormon prolaktin ini dapat memengaruhi kinerja hormon lain, yaitu estrogen dan progesteron yang berperan dalam proses menstruasi sehingga dapat memicu telat haid 1 minggu.

Baca Juga: Mengenal Pick Me Girl, Istilah yang Populer di Tiktok

5. Sindrom Ovarium Polikistik (Polycystic Ovary Syndrome/PCOS)

Melansir Journal of the Endocrine Society, polycystic ovary syndrome atau yang disingkat PCOS adalah suatu kelainan hormonal yang ditandai dengan adanya sejumlah kista pada ovarium. 

Pada remaja yang mengalami PCOS, proses pelepasan sel telur tidak akan bisa terjadi.

Pasalnya, indung telur wanita dengan PCOS dipenuhi oleh folikel atau gelembung-gelembung sel yang mencegah telur tersebut untuk matang dan terlepas.

Kondisi ini bisa menjadi penyebab seseorang telat haid 1 minggu, serta berefek pada kesuburan.

Walau penyebabnya belum diketahui secara pasti, diduga PCOS berhubungan dengan kondisi lain, seperti resistensi insulin dan sindrom metabolik. 

Selain memicu telat menstruasi, PCOS juga menyebabkan timbulnya gejala lain.

Contohnya adalah jerawat, tumbuhnya bulu halus di bawah wajah dan dada, penambahan berat, dan masalah kesuburan. 

6. Perimenopause Dini

Kebanyakan wanita mengalami menopause di usia 45 hingga 55 tahun.

Tapi ada sebagian wanita yang sudah memperlihatkan gejala menopause pada usia sekitar 40 tahun atau kurang.

Kondisi tersebut dinamakan perimenopause dini, dan mengindikasikan sel telur Moms mengalami penurunan kualitas maupun kuantitas.

Sebagai akibatnya, menstruasi Moms akan datang terlambat dan lama-kelamaan akan terhenti sama sekali.

Baca Juga: Cara Membuat Tape Singkong, Resep, dan Tips Anti Gagal!

Hasil Testpack Negatif Belum Tentu Menandakan Tidak Hamil

Hasil Testpack

Foto: Hasil Testpack (Ccrmivf.com)

Telat haid 1 minggu mungkin juga bisa menjadi tanda kehamilan, meskipun pemeriksaan testpack dengan urine menunjukkan hasil negatif.

Hal ini bisa terjadi karena beberapa hal, di antaranya:

  • Test kehamilan yang dilakukan terlalu dini, di mana kadar hormon kehamilan yang disebut hormon hCG di awal kehamilan masih sangat rendah, sehingga tidak terbaca
  • Kadar hormon kehamilan pada urine yang tidak mencukupi, karena Moms terlalu banyak minum, atau karena melakukan tes kehamilan di siang atau malam hari
  • Alat tes kehamilan yang digunakan rusak atau kedaluwarsa

Banyak kemungkinan yang terjadi ketika Moms mengalami telat haid 1 minggu.

Kepastian apakah Moms hamil atau sekadar mengalami terlambat menstruasi terkadang sulit untuk ditentukan.

Agar mendapatkan hasil yang akurat dan perawatan yang tepat sesuai kondisi, Moms disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6676075/
  • https://www.healthline.com/health/womens-health/why-is-my-period-late#thyroid-issues
  • https://www.nhs.uk/conditions/stopped-or-missed-periods/
  • https://www.cdc.gov/healthyweight/assessing/bmi/adult_bmi/index.html