Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
25 Januari 2022

Apa Bedanya Tahi Lalat Normal dengan yang Berbahaya?

Tahi lalat dapat muncul sejak lahir atau saat usia lanjut
Apa Bedanya Tahi Lalat Normal dengan yang Berbahaya?

Tahi lalat hampir dimiliki setiap orang di berbagai tempat yang berbeda. Baik itu tangan, wajah, ataupun tubuh. Namun, bagaimana bentuk tahi lalat normal yang sebenarnya?

Sering dianggap normal, namun tahi lalat bisa diartikan sebagai tanda bahaya, lho. Bahkan bisa mengindikasi pada gejala kanker kulit.

Yuk, ketahui bedanya tahi lalat yang normal dengan ganas, Moms!

Bentuk Tahi Lalat Normal

arti tahi lalat normal.jpg

Foto: arti tahi lalat normal.jpg (indiatvnews.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Tahi lalat adalah bintik kecil hitam kecokelatan yang berada di permukaan kulit.

Dikenal dengan istilah melanocytic naevi, ini dibentuk oleh sel-sel melanocytes (penghasil pigmen kulit).

Bentuknya tentu beraneka macam, mulai dari datar, menonjol, halus, keras, bahkan memiliki rambut.

Melansir American Cancer Socitety, ukuran tahi lalat yang normal yakni sekitar setengah sentimeter dan sudah ada sejak lahir.

Namun, sebagian orang juga bisa memiliki tahi lalat pada saat usia 30 tahun ke atas.

Orang yang memiliki kulit cerah biasanya akan memiliki lebih banyak tahi lalat dibandingkan dengan yang berwarna lebih gelap.

Untuk kondisi yang normal, biasanya bentuk, ukuran, dan warnanya tidak mengalami perubahan.

Jika tahi lalat sejak bayi berubah ukuran yang signifikan, ini bisa pertanda dari keganasan atau kanker kulit.

Baca Juga: 8 Aktivitas Eksperimen Sederhana untuk Anak, Dapat Menstimulasi Otak Si Kecil!

Asal Mula Terbentuknya Tahi Lalat

arti tahi lalat normal dan bahaya.jpg

Foto: arti tahi lalat normal dan bahaya.jpg (satyaguru.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Tahi lalat disebabkan oleh perubahan sel-sel kulit dalam tubuh.

Mengutip dalam Mayo Clinic, ketika sel-sel di kulit (melanosit) tumbuh, ini akan keluar berkelompok atau secara bersamaan.

Kemudian, melanosit didistribusikan ke seluruh kulit dan menghasilkan melanin. Ini adalah pigmen alami yang memberi warna pada kulit.

Tahi lalat juga dapat timbul karena pengaruh lingkungan. Misalnya, seseorang akan memiliki banyak tahi lalat kecil-kecil bila sering terkena paparan sinar matahari.

Untuk sejumlah orang pun ada yang memiliki tahi lalat di mata dan tak perlu dikhawatirkan.

Jadi, setiap orang tentu akan berbeda asal muasal terbentuknya tahi lalat yang normal.

Hal yang perlu dikhawatirkan di sini apabila tahi lalat tersebut berubah dan memiliki risiko berbahaya seiring waktu.

Baca Juga: Ini Penjelasan Golongan Darah Anak Berbeda, Mudah Dipahami!

Tanda Tahi Lalat Berbahaya

tahi lalat normal dan kanker.jpg

Foto: tahi lalat normal dan kanker.jpg (healthgrades.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Meski sekilas tampak tak berbahaya, Moms juga harus sering mengecek bila ada pertumbuhan tahi lalat baru.

"Pasalnya, tahi lalat seharusnya tidak tumbuh lagi setelah melewati masa remaja," jelas dokter Desi.

Tahi lalat normal umumnya hanya memiliki 1 atau 2 warna, bukan beraneka macam. Bentuknya pun bulat atau oval dengan pinggiran rata.

Arti tahi lalat setiap anggota tubuh pun berbeda. Berikut ini adalah beberapa gejala tahi lalat yang tidak normal dan mesti diwaspadai:

  • Tahi lalat dengan warna tidak rata.
  • Tahi lalat dengan permukaan tidak rata.
  • Timbul pendarahan, rasa gatal, kemerahan, dan pembengkakan.
  • Tekstur tahi lalat kasar.
  • Ukuran membesar yang signifikan.

Tahi lalat yang normal pun bisa berubah seiring perubahan hormon saat kehamilan.

Ada juga yang memiliki gumpalan kulit berwarna merah seperti tahi lalat. Ini bukanlah tahi lalat Moms, melainkan cherry angioma.

Biasanya, akan mulai muncul di usia lanjut, baik perempuan atau laki-kaki. Pertumbuhan ini bukanlah ganas ataupun kanker.

Dilansir dari webmd.com, ini berwarna merah seperti tahi lalat karena terdiri dari kumpulan pembuluh darah kecil.

Baca Juga: Kenali Lebih Dalam Tentang Tulang Ekor Sakit, Mulai dari Penyebab Hingga Cara Mengatasinya

Cara Menghilangkan Tahi Lalat

Kenali 5 Tanda Tahi Lalat Normal dan Yang Berbahaya Pada Anak 4.jpg

Foto: Kenali 5 Tanda Tahi Lalat Normal dan Yang Berbahaya Pada Anak 4.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Kebanyakan tahi lalat tidak berbahaya bagi pemiliknya. Namun, tahi lalat yang terlalu besar atau menonjol dapat membuat seseorang tidak percaya diri.

Lantas, apakah tahi lalat bisa dihilangkan? Berikut penjelasan untuk tips menghilangkan tahi lalat:

1. Operasi

Penjelasan dari Michigan Medicine mengungkapkan bahwa operasi adalah cara utama untuk menghilangkan tahi lalat normal.

Nantinya, tahi lalat akan diratakan bentuknya dengan kulit pada umumnya.

Tahi lalat lain mungkin memiliki sel-sel yang berada di bawah kulit. Sehingga, dokter mungkin akan membuat sayatan yang lebih dalam untuk menghilangkan seluruhnya.

Setelah itu, kulit akan dijahit dan pemulihan berangsur cepat.

2. Proses Pembekuan

Tak suka dengan bentuk ataupun ukuran tahi lalat di selangkangan? Teknik pembekuan ini bisa jadi pilihan Moms.

Seorang dokter akan menyemprotkan sejumlah nitrogen cair beku pada tahi lalat.

Efek samping teknik penghilangan ini mungkin membuat kulit akan sedikit melepuh. Waktu pemulihan pun terbilang agak lebih lama.

3. Teknik Pembakaran

13 Arti Tahi Lalat Normal Berdasarkan Lokasinya di Tubuh, Ada yang Membawa Keberuntungan!

Foto: 13 Arti Tahi Lalat Normal Berdasarkan Lokasinya di Tubuh, Ada yang Membawa Keberuntungan!

Foto: Orami Photo Stocks

Teknik pembakaran pun bisa menjadi cara menghilangkan tahi lalat. Memerlukan kawat panas untuk membakar lapisan atas kulit.

Rasa panas pada proses ini untuk mencegah terjadinya perdarahan berlebihan.

Moms mungkin memerlukan lebih dari satu perawatan untuk menghilangkan tahi lalat ini.

Baca Juga: Jangan Dibuang, Ini Manfaat Minyak Jelantah untuk Keperluan Sehari-Hari

4. Menggunakan Tea Tree Oil

Minyak esensial pohon teh cukup bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Ini terkenal karena sifat antibakteri dan antiradang.

Beberapa orang mengklaim bahwa mengoleskan minyak ini beberapa kali cukup efektif, lho.

Oleskan ini sehari selama beberapa waktu akan menyebabkan tahi lalat normal menghilang.

Namun, bagi yang memiliki kulit sensitif sebaiknya hindari menggunakan tea tree oil, ya.

5. Ekstrak Lidah Buaya

Lidah buaya mengandung beragam manfaat untuk kulit.

Beberapa orang percaya bahwa bila digunakan dari waktu ke waktu, lidah buaya akan membantu menghilangkan tahi lalat.

Oleskan lidah buaya ke daerah tahi lalat dan biarkan menyusut seiring waktu.

Untuk lebih jelasnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter membedakan tahi lalat yang normal dengan yang ganas, ya!

  • https://www.cancer.org/cancer/melanoma-skin-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-and-symptoms.html
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/moles/symptoms-causes/syc-20375200#:~:text=Moles%20are%20caused%20when%20cells,gives%20your%20skin%20its%20color.
  • https://www.webmd.com/melanoma-skin-cancer/skin-sun-damage-treatment
  • https://www.uofmhealth.org/health-library/abk9606