Kesehatan

9 Juni 2021

3 Cara Berikan Pertolongan Pertama Anak Muntah Terus, Cari Tahu Penyebabnya di Sini

Jangan panik, tetap tenang dan bijaksana dalam menyikapi kondisi ini
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Ketika anak mengalami muntah, terkadang orangtua menjadi panik dan khawatir, hingga tidak sempat memberikan pertolongan pertama anak muntah terus dengan segera. Biasanya ini dikarenakan anak baru pertama kali mengalaminya.

Meski tidak boleh panik, namun Moms tidak boleh menyalahkan diri sendiri. Panik adalah hal manusiawi. Namun, yang perlu Moms lakukan adalah berusaha untuk tetap tenang agar Moms dapat berpikir bagaimana cara memberikan pertolongan pertama anak muntah terus.

Pertolongan Pertama Anak Muntah Terus

Dalam memberikan pertolongan pertama anak muntah terus, Moms harus terlebih dahulu memahami apa penyebabnya. Dengan demikian, Moms bisa meminimalisir rasa panik dan segera tahu tindakan apa yang tepat untuk Si Kecil.

Yuk Moms kenali penyebab anak muntah terus menerus berikut ini. Semoga dapat membantu, ya!

Baca Juga: Redakan Diare dan Muntah pada Bayi dengan Makanan Ini

Penyebab Anak Muntah Terus

download.jpg

Foto: parents.com

Adalah hal yang normal bagi bayi dan anak-anak untuk terkadang muntah. Dalam kebanyakan kasus, ini tidak akan bertahan lebih dari satu hingga dua hari dan bukan merupakan tanda sesuatu yang serius.

Melansir National Health Service, penyebab paling umum dari muntah pada anak dan bayi adalah gastroenteritis.

Gastroenteritis adalah infeksi usus yang biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri, yang juga menyebabkan diare.

Namun, muntah terus-menerus dapat menyebabkan Si Kecil mengalami dehidrasi parah dan terkadang bisa menjadi tanda sesuatu yang lebih serius, seperti meningitis.

Berikut ini adalah penyebab lain dari anak mengalami muntah terus menerus yang dikutip dari Jurnal The Indian Journal of Pediatrics. Semoga bisa membantu Moms untuk memberi pertolongan pertama anak muntah terus.

1. Gastroenteritis

Gastroenteritis adalah infeksi virus atau bakteri pada usus, disebut juga flu perut. Ini adalah penyebab umum muntah pada anak-anak dan biasanya berlangsung selama beberapa hari.

Gejalanya akan mulai dirasakan 12–48 jam setelah Si Kecil terinfeksi. Tidak hanya muntah, mungkin akan ada gejala lain seperti, diare, mual, dan kram perut.

2. Alergi makanan

Alergi makanan dapat menyebabkan muntah pada anak-anak, serta gejala lainnya. Seperti timbulnya ruam kulit merah, gatal (urtikaria) dan pembengkakan pada wajah, sekitar mata, bibir, lidah atau langit-langit mulut.

Waspadai makanan yang dapat menyebabkan alergi, seperti ikan, kerang, susu sapi, kacang-kacangan, gandum, dan masih banyak lagi. Segera temui dokter untuk diagnosis jika menurut Moms Si Kecil mungkin memiliki alergi makanan.

Baca Juga: 4 Fakta Alergi Kacang pada Bayi dan Rekomendasi Turunkan Risikonya!

3. Radang Usus Buntu

operasi usus buntu

Foto: Orami Photo Stock

Radang usus buntu atau apenditis, adalah pembengkakan usus buntu yang meninumbulkan nyeri pada kantong seperti jari yang terhubung ke usus besar. Ini menyebabkan sakit perut parah yang semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Jika Si Kecil mengalami sakit perut yang semakin memburuk, hubungi dokter umum atau spesialis anak.

Dalam kebanyakan kasus radang usus buntu, usus buntu perlu diangkat dengan pembedahan sesegera mungkin.

4. Keracunan

Menelan sesuatu yang beracun secara tidak sengaja dapat menyebabkan anak muntah. Jika menurut Moms ini penyebabnya, maka segera hubungi dokter umum atau bawa Si Kecil ke bagian UGD Rumah Sakit Terdekat.

Selain itu, keracunan juga bisa datang dari makanan. Hal tersebut terjadi akibat infeksi dari bakteri yang mengontaminasi makanan. Umumnya berasal dari makanan yang kadaluarsa, pengolahannya tidak higienis, tidak dimasak hingga matang, atau tidak disimpan dengan benar.

5. Hernia atau Turun Berok

Pada bayi, kondisi hernia atau turun berok dapat menyebabkan anak muntah terus menerus, dan menangis karena kesakitan.

Hernia adalah benjolan pada tubuh yang terjadi ketika bagian dalam tubuh menekan bagian otot atau jaringan di sekitarnya yang lemah.

Jika ini penyebabnya, maka segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga: Hernia pada Bayi, Ini yang Perlu Moms Wapadai!

Mengenali berbagai penyebab ini, akan berpengaruh pada pemberian pertolongan pertama anak muntah terus .

Jenis Pertolongan Pertama Anak Muntah Terus

Muntah bisa disebabkan oleh banyak hal, paling umum adalah gastroenteritis atau flu perut. Muntah yang terus menerus dapat menyebabkan anak-anak kehilangan cairan, garam, dan mineral, jadi penting untuk memastikannya diganti.

Berikut ini adalah berbagai jenis pertolongan pertama anak muntah terus yang bisa Moms ikuti. Semoga membantu!

1. Pastikan Kebutuhan Cairan Terpenuhi

kids drinking.jpg

Foto: pinterest.com

Pertolongan pertama anak muntah terus yang pertama adalah, pastikan Si Kecil cukup minum, terutama jika dia juga mengalami diare. Ini penting untuk mencegah dehidrasi dan untuk mengganti cairan, garam, dan kalori yang hilang saat Si Kecil muntah.

Jangan berikan produk susu atau makanan padat kepada anak yang sedang muntah. Berikan air putih atau larutan elektrolit.

Mengutip Kids Health, mulailah memberikan cairan kepada anak meskipun ia sedang mual. Jika Si Kecil baru saja muntah, tunggu 30-60 menit sebelum memberikan cairan, mulailah dahulu dengan jumlah kecil.

Jika Si Kecil muntah lagi, tunggu 20–30 menit dan mulai lagi.

Baca Juga: Penyebab Muntaber pada Anak dan Cara Mencegah Dehidrasi

2. Berikan ASI dengan Frekuensi Lebih Pendek

ibu-menyusui.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bagi bayi atau balita yang masih disusui, tetaplah terus berikan ASI, namun dengan frekuensi yang diperpendek. Jika biasanya bayi menyusui satu hingga dua jam sekali, dengan frekuensi hingga 15-30 menit, maka buatlah agar menyusui sekitar 5-10 menit. Hal ini agar bayi tetap ternutrisi dan tidak dehidrasi, serta mencegah terjadinya muntah kembali.

Untuk berjaga-jaga, Moms juga bisa memompa ASI dan memberikannya pada bayi dengan sendok, cangkir, atau botol. Untuk bayi yang telah mengonsumsi susu formula, dapat terus mendapatkan formula reguler secara penuh.

Menurut Parents, selain ASI dan susu formula, pemberian pertolongan pertama anak muntah terus, dapat dengan memberikan Si Kecil salah satu dari beberapa larutan rehidrasi oral yang disiapkan secara khusus, seperti Pedialyte, Ricelyte, atau Kao Lectrolyte.

3. Hentikan Pemberian Makanan Padat

Saatnya Berhenti Menyuapi Anak, Ini Manfaat Si Kecil Makan Sendiri 4.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Pertolongan pertama anak muntah terus selanjutnya adalah berhenti memberikan makanan padat pada 24 jam pertama sejak muntah terjadi.

Sebaliknya, Moms harus rutin memberikan air minum dalam dosis sedikit tapi sering setiap lima menit. Jika anak bisa menahan rasa mual, jumlah air yang diberikan bisa Moms tingkatkan.

Jika dalam delapan jam ke depan Si kecil sudah bisa mendapat asupan cairan dan tidak dimuntahkan lagi, barulah Moms bisa kembali memberikan makanan padat. Sedangkan untuk bayi di bawah satu tahun dapat mulai diberikan makanan lembek, seperti bubur bayi atau suapan buah pisang.

Baca Juga: 11 Cara Mengatasi Muntah pada Anak Balita dengan Cepat

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengunjungi Dokter?

child.jpg

Foto: parents.com

Jika pertolongan pertama anak muntah terus tidak dapat membantu, maka segeralah mengunjungi dokter, atau saat Si Kecil mengalami kondisi berikut ini:

  • Berbagai gejala dehidrasi seperti lesu, bibir dan mulut kering, mata cekung atau memerah, rewel, frekuensi kencing berkurang hingga tidak sama sekali hingga lebih dari 6 jam.
  • Muntah disertai dengan sakit perut, sakit kepala, leher kaku, dan ruam pada kulit.
  • Bila muntah anak berwarna hijau kekuningan, terdapat darah, atau muntah terlihat seperti butiran kopi.
  • Jika bayi kurang dari 1 bulan dan muntah terus tiap kali berusaha menyusu. Atau bayi di bawah 3 bulan yang muntah berat dan/atau berlangsung terus-menerus.
  • Perut terasa keras, kembung, serta menegang dan mengendur di antara kejadian muntah.
  • Muntah terus menerus terjadi berulang dalam kurun waktu satu bulan.

Ada baiknya segera bawa ke doker jika pertolongan pertama anak muntah terus tidak berhasil dalam kurun waktu 8 jam, atau anak masih muntah dalam kurun waktu 24 jam.

4 Penyebab Anak Muntah dan Penanganannya, Jangan Langsung Panik!

Nah itu dia Moms berbagai upaya pertolongan anak muntah terus, semoga dapat membantu!

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23340985/
  • https://link.springer.com/article/10.1007/s12098-012-0959-6
  • https://www.parents.com/health/stomach-ache/vomiting/
  • https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/stomach-liver-and-gastrointestinal-tract/vomiting-in-children-and-babies#:~:text=Causes%20of%20vomiting%20in%20babies&text=These%20include%3A-,gastroenteritis,to%20swallow%20too%20much%20milk
  • https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/abdominal/Pages/treating-vomiting.aspx#:~:text=For%20the%20first%20twenty%2Dfour,120%20ml%5D%20of%20water)%2C
  • https://kidshealth.org/en/parents/vomiting-sheet.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait