13 Maret 2024

Pohon Keluarga: Contoh, Informasi Silsilah, dan Cara Membuat

Yuk, bikin pohon keluarga bersama Si Kecil Moms!

Membuat pohon keluarga bisa jadi tugas yang diberikan guru di sekolah untuk Si Kecil.

Ini biasanya berisi tentang silsilah dan hubungan antar keluarga.

Studi di jurnal Critical Care Nursing Clinics of North America menjelaskan, pohon keluarga dapat mendefinisikan hubungan biologis dalam keluarga.

Selain itu, pohon tersebut juga dapat menjadi catatan dalam kehidupan sebuah keluarga.

Ingin tahu cara membuat pohon keluarga untuk mengedukasi Si Kecil? Cek di bawah ini, ya!

Baca juga: 7+ Rekomendasi Mainan Edukasi Anak Terfavorit Masa Kini

Penjelasan tentang Pohon Keluarga

Pohon Keluarga
Foto: Pohon Keluarga (Freepik.com/@Freepik)

Pohon keluarga adalah visual dari hubungan keluarga antara individu dalam keluarga yang digambarkan dalam bentuk diagram atau foto-foto yang menarik.

Dalam pohon keluarga, setiap individu diwakili oleh sebuah kotak atau lingkaran yang mencakup informasi seperti nama, hubungan, dan seringkali foto.

Pohon keluarga digunakan untuk melacak silsilah keluarga, menampilkan generasi, mengidentifikasi garis keturunan, dan menggambarkan sejarah keluarga dengan cara yang mudah dipahami.

Ini adalah alat yang berguna untuk menjaga dan merayakan ikatan keluarga.

Selain itu, ini juga dapat digunakan untuk menyimpan jejak-jejak sejarah dan identitas keluarga dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Baca Juga: 10 Perbedaan Akar Dikotil dan Monokotil untuk Edukasi Anak

Isi Informasi dalam Silsilah Pohon Keluarga

Pohon Keluarga
Foto: Pohon Keluarga (Freepik.com/@bgrfx)

Menjadi sebuah metode yang digunakan untuk menampilkan hubungan keluarga, ada beberapa hal yang biasanya harus ada dalam pohon keluarga:

  1. Nama: Setiap individu dalam pohon keluarga harus memiliki nama lengkap yang jelas.
  2. Tanggal Lahir: Tanggal lahir adalah informasi penting dalam pohon keluarga. Ini membantu mengidentifikasi usia dan urutan kelahiran individu dalam keluarga.
  3. Tempat Lahir: Tempat kelahiran, seperti kota atau negara, juga perlu dicatat.
  4. Hubungan: Pohon keluarga harus mencantumkan hubungan antara individu, seperti orang tua, anak, saudara kandung, atau pasangan hidup. Ini membantu dalam visualisasi struktur keluarga.
  5. Tanggal Pernikahan: Jika ada, tanggal pernikahan antara pasangan juga harus dicatat. Ini penting dalam memahami perkawinan dan keluarga inti.
  6. Foto: Menambahkan foto individu atau keluarga dapat membuat pohon keluarga menjadi lebih pribadi dan menghidupkannya.
  7. Generasi: Memisahkan individu berdasarkan generasi dapat membuat pohon keluarga lebih mudah dibaca.
  8. Keterangan: Menambahkan keterangan atau catatan singkat tentang individu atau pasangan tertentu dalam pohon keluarga dapat memberikan konteks tambahan.
  9. Tanggal Kematian: Jika ada, tanggal kematian individu juga perlu dicatat. Ini penting untuk melacak riwayat hidup dan sejarah keluarga.

Baca Juga: Kenali Lambang Bilangan 1-10 dan Artinya untuk Edukasi Anak

Cara Membuat Pohon Keluarga untuk Edukasi Anak

Family Tree
Foto: Family Tree (Freepik.com)

Jika ingin mengilustrasikan sejarah keluarga, membuat pohon keluarga adalah salah satu cara terbaik, lho, Moms.

Berikut langkah-langkah membuat pohon keluarga untuk edukasi anak.

1. Kumpulkan Informasi tentang Keluarga

Cari informasi mengenai catatan keluarga, seperti foto atau buku harian.

Kemudian, kumpulkan menjadi kliping sesuai dengan urutan.

2. Bicara dengan Kerabat

Moms juga bisa bertanya kepada kerabat, seperti orang tua, kakek-nenek, bibi dan paman tentang kenangan mereka.

Moms bisa menyusun pertanyaan dapat membantu Moms lebih mudah mengetahui silsilah keluarga dari para kerabat, lho!

3. Letakkan di Atas Kertas

Tuliskan apa yang diketahui sehingga Moms dapat memutuskan apakah informasi kurang atau tidak.

Mulailah dengan lima generasi pertama saat akan membuat pohon keluarga.

4. Fokus dalam Mencari Informasi Keluarga

Saat ingin membuat pohon keluarga, sebaiknya Moms fokus mencari informasi keluarga inti dari generasi terbaru hingga yang lama.

Pastikan bekerja mundur dalam waktu, ya, Moms.

5. Rapikan Informasi

Setelah semua informasi terkumpul, Moms sebaiknya merapikan yang sudah ada.

Hal ini akan mempermudah Moms saat akan membuat pohon keluarga bersama Si Kecil.

6. Tambahkan Foto

Menambahkan foto dari para orang tua juga bisa Moms lakukan jika memang masih tersedia.

Hal ini akan membuat pohon keluarga yang Moms buat semakin hidup.

Ada banyak ide menarik untuk memberikan infomasi keluarga dengan family tree.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb