02 November 2023

8 Urutan Proses Kehamilan, dari Pembuahan hingga Melahirkan

Bumil wajib tahu!
8 Urutan Proses Kehamilan, dari Pembuahan hingga Melahirkan

Bagi Moms yang sedang menjalani program kehamilan, wajib tahu apa itu proses kehamilan.

Proses kehamilan ini adalah pengalaman yang luar biasa, meskipun di beberapa titik ibu hamil merasakan kelelahan.

Kehamilan bisa berbeda dari satu wanita ke wanita lain. Beberapa gejala kehamilan berlangsung dalam beberapa minggu atau bulan.

Sementara, ketidaknyamanan lainnya bersifat sementara atau tidak semua dirasakan ibu hamil.

Baca Juga: Mengenal Tanda Ovulasi Gagal dan Pembuahan Gagal

Mengenal Proses Kehamilan

Kehamilan normal biasanya berlangsung sekitar 40 minggu, dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir seorang wanita.

Agar kehamilan bisa terjadi, sperma harus bertemu dengan sel telur. Kehamilan secara resmi dimulai ketika sel telur yang telah dibuahi ditanamkan di lapisan rahim.

Diperlukan waktu hingga 2-3 minggu setelah berhubungan seks untuk kehamilan.

Ada beberapa tahapan proses kehamilan yang perlu Moms ketahui hingga janin dapat terbentuk dengan baik di dalam kandungan.

Apa saja? Berikut penjelasannya.

1. Pembuahan

Tahap Pembuahan (Orami Photo Stocks)
Foto: Tahap Pembuahan (Orami Photo Stocks)

Setiap bulan, tubuh wanita melalui siklus reproduksi atau ovulasi yang dapat berakhir dengan 1-2 cara, yakni menstruasi atau hamil.

Dalam siklus yang diakhiri dengan kehamilan, ada beberapa tahapan proses kehamilan.

Kehamilan terjadi, apabila rahim berovulasi dan ovariumnya melepaskan 1 sel telur yang matang.

Sel telur dapat dibuahi selama 12-24 jam setelah dilepaskan saat bergerak menuruni tuba falopi menuju rahim.

Jika sel telur bertemu dengan sel sperma yang telah masuk ke tuba falopi, ia bergabung menjadi 1 sel, sebuah proses yang dikenal sebagai pembuahan atau kehamilan.

Adapun tahapan proses kehamilan ini diawali dengan berhubungan intim secara rutin.

2. Pembentukan Zigot

Terbentuknya Zigot
Foto: Terbentuknya Zigot (Freepik)

Proses kehamilan berlanjut setelah pembuahan terjadi dimulai dengan sel telur berubah menjadi zigot.

Mengutip Cleveland Clinic, pada proses kehamilan ini, zigot akan berkembang menjadi embrio alias calon janin.

Zigot menempel di dinding rahim selama beberapa hari setelah proses pembuahan.

Pada masa ini, wanita mungkin mulai memasuki masa awal kehamilan dan ada kemungkinan mengalami flek kecokelatan atau perdarahan ringan selama 1–2 hari.

Ini disebut juga dengan perdarahan implantasi, tapi tidak semua wanita mengalaminya.

Banyak dari mereka yang mengira ini adalah darah menstruasi dan tidak mengalami gejala bahwa mereka sedang hamil.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Sunscreen untuk Bayi yang Kandungannya Aman

3. Hormon Kehamilan Terbentuk

Proses Kehamilan (Orami Photo Stocks)
Foto: Proses Kehamilan (Orami Photo Stocks)

Setelah mengalami darah implantasi pada proses kehamilan ini, lapisan rahim menjadi lebih tebal dan leher rahim diselimuti oleh lendir serviks.

Ini merupakan tempat janin akan berkembang hingga waktunya dilahirkan.

Dalam waku 3 minggu, sel-sel tersebut mulai tumbuh sebagai gumpalan dan sel saraf pertama bayi akan...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.