Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING ISLAMI
11 April 2022

Memahami Tata Cara dan Manfaat Puasa Sebelum Menikah

Puasa sebelum menikah sangat dianjurkan bagi para calon pengantin wanita
Memahami Tata Cara dan Manfaat Puasa Sebelum Menikah

Tahukah Moms mengenai tradisi puasa sebelum menikah yang harus dilakukan oleh calon pengantin?

Bagi calon pengantin, khususnya mereka yang hendak menggelar pernikahan menggunakan adat Jawa, biasanya disarankan untuk melewati beberapa ritual menjelang pernikahan.

Selain midodareni, calon pengantin juga harus melewati tradisi puasa sebelum menikah.

Beberapa orang mungkin sudah tidak asing dengan tradisi puasa sebelum menikah. Umumnya, puasa ini dikenal dengan sebutan puasa mutih.

Puasa mutih sendiri merupakan puasa yang diyakini menjadi salah satu tradisi Jawa Kuno. Sesuai dengan namanya, calon pengantin tidak boleh makan dan minum selain yang berwarna putih.

Jadi, selama menjalankan puasa mutih, calon pengantin hanya boleh mengonsumsi makanan dan minuman berwarna putih.

Beberapa menu yang dapat disantap dalam puasa mutih meliput, nasi putih, air putih, susu putih, gula pasir yang putih, putih telur dan garam.

Meski kerap dilakukan oleh sebagian besar calon pengantin, masih banyak yang tak tidak mengetahui tata cara melakukan puasa mutih.

Untuk itu, bagi Moms yang hendak melakukan puasa sebelum menikah dapat melihat informasi mengenai puasa mutih selengkapnya di sini!

Baca Juga: Cara Menghitung Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa, Catat!

Niat Puasa Sebelum Menikah

3+ Hadis tentang Niat dan Maknanya, Wajib Tahu!

Foto: 3+ Hadis tentang Niat dan Maknanya, Wajib Tahu!

Foto: Orami Photo Stock

Sama halnya seperti ibadah puasa pada umumnya, puasa mutih juga mengharuskan seseorang untuk melafalkan niat sebelum menjalankan puasa.

Namun, berbedanya niat puasa mutih ini harus dilafalkan menggunakan Bahasa Jawa, yang berbunyi:

"Niat ingsun puasa mutih supados putih batin kulo, putih awak kulo, putih kaya dining banyu suci karena Allah Ta’ala."

Artinya:

"Saya berniat puasa mutih supaya putih batin saya, putih badan saya, putih seperti air suci karena Allah Ta'ala."

Niat ini harus dilafalkan oleh calon pengantin pada saat setelah selesai mengerjakan Salat Isya.

Baca Juga: 8 Ide Dekorasi Pernikahan Simpel tapi Elegan

Tata Cara Puasa Sebelum Menikah

tips makan nasi putih saat diet.jpg

Foto: tips makan nasi putih saat diet.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum melakukan puasa sebelum menikah, Moms pelru mengetahui tata cara puasa mutih dengan benar.

Seperti ibadah puasa pada umumnya, puasa mutih harus diawali dengan membaca niat puasa mutih.

Dikutip dari penelitian tentangTradisi Puasa Mutih Bagi Calon Pengantin dalam Perspektif Hukum Islam, puasa mutih tidak berfokus pada aturan makan saja tetapi waktu pelaksaannya.

Jadi, pelaksaan waktu puasa sebelum menikah perlu dipehatikan, ya.

Puasa mutih disarankan untuk dilakukan minimal 40 hari atau maksimal 3 hari sebelum hari pernikahan. Idealnya puasa mutih juga harus dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

Kemudian, puasa mutih dilakukan dari waktu Subuh hingga Maghrib, layaknya puasa pada umumnya.

Akan tetapi, bedanya bagi calon pengantin yang menjalankan puasa mutih ini dapat berbuka hanya dengan menu-menu yang berwarna putih, seperti nasi putih, putih telur serta air putih.

Namun, ada juga pendapat yang memperbolehkan calon pengantin untuk makan sesuai waktu makan pada umumnya, tetapi harus tetap mengonsumsi menu serba putih.

Selain mengatur makan dan minum, selama menjalankan puasa mutih, calon pengantin juga disarankan untuk menjalankan ibadah lainnya.

Beberapa ibadah yang disarankan adalah Salat Hajat dua rakaat setiap malamnya selama puasa serta memperbanyak membaca zikir.

Zikir yang bisa Moms amalkan saat puasa mutih adalah:

"Subhanallah, wal hamdulillah wa laailaaha illallahu allahu akbar."

Baca Juga: 8 Tips Mewujudkan Pernikahan Impian dengan Budget Terbatas

Manfaat Puasa Sebelum Menikah

manfaat-energi-matahari.jpg

Foto: manfaat-energi-matahari.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Masih berasal dari riset Tradisi Puasa Mutih Bagi Calon Pengantin dalam Perspektif Hukum Islam, puasa mutih memiliki manfaat yang dipercaya.

Salah satunya adalah dengan menerapkan puasa mutih, calon pengantin baik pria mauapun wanita dipercaya akan menampilakan aura terbaiknya di hari pernikahan.

Kemudian, puasa mutih juga dipercaya menjadi salah satu tradisi yang dilakukan calon pengantin untuk memohon kelancaran dalam rangkaian pernikahan hingga rumah tangganya.

Selain itu, manfaat tersebut ternyata puasa mutih juga memiliki manfaat bagi kesehatan, lho, seperti:

  • Membantu membuang racun di dalam tubuh
  • Menurunkan kadar gula darah tubuh
  • Mengurangi asupan lemak
  • Serta membuang energi negatif dalam tubuh

Jadi, sebenarnya puasa mutih ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan Moms.

Baca Juga: 7 Tahap Proses Taaruf, Perkenalan Menuju Jenjang Pernikahan dalam Aturan Islam

Bagaimana Puasa Sebelum Menikah dalam Padangan Islam?

daftar-surat-alquran.jpg

Foto: daftar-surat-alquran.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ini menjadi salah satu pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh calon pengantin. Kira-kira bagaimana hukum puasa mutih dalam pandangan islam?

Puasa mutih merupakan sebuah puasa yang hanya terdapat pada aliran Jawa. Jika dilihat dari pandangan Islam, puasa mutih tidak termasuk dalam puasa sunnah.

Sehingga, dalam Islam, puasa mutih tidak ada, ini hanyalah sebuah tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun saja khususnya pada masyarakat Jawa.

Kemudian dalamBahtsul Masail LBM NU Surabaya pada tahun 2009 juga dijelaskan bahwa setiap puasa yang dilakukan sesuai dengan hukum syara’ dan tidak ada tuntunan pelaksaannya, masuk dalam kategori puasa sunah mutlak

Dengan begitu, pelaksanaan puasa mutih tersebut tidak mengandung hal yang dilarang oleh agama.

Namun, tidak masalah jika Moms ingin menjalankan puasa sebelum menikah menjelang hari bahagia.

Tanamkan di dalam diri bahwa ketika menjalankan puasa sebelum menikah ini bertujuan untuk meminta diredam hawa nafsu serta dilancarkan dan dijauhkan dari marabahaya kepada Allah.

Baca Juga: 10+ Benda yang Jadi Inspirasi Hantaran Pernikahan

Itulah informasi mengenai puasa sebelum menikah yang dapat Moms ketahui.

Meski bukan menjadi salah satu puasa sunah menurut islam, Moms tetap bisa menjalankan puasa sebelum menikah, ya.

Karena ini bertujuan untuk memohon dilancarkan serta dijauhkan dari hal-hal negatif pada Allah SWT.

  • https://www.bridestory.com/id/blog/puasa-mutih-sebelum-menikah-tradisi-pengantin-jawa-dan-hukumnya-secara-islam
  • http://repository.iainkudus.ac.id/2204/
  • https://www.laduni.id/post/read/58894/hukum-menjalankan-puasa-mutih

Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.