04 Januari 2024

Pusar Gatal, Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya Yuk!

Apa sih penyebab pusar gatal?

Moms mungkin pernah mengalami pusar gatal dan juga bau saat digaruk. Hal ini mungkin disebankan oleh kotoran yang menumpuk dan kurang menjadi perhatian sehari-hari.

Jika kotoran di dalam pusar tidak terlalu banyak, hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, saat pusar gatal disertai dengan rasa sakit dan keluarga cairan, Moms sebaiknya segera menemui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: 9 Cara Merawat Tali Pusar Bayi yang Sudah Puput dan Belum, Wajib Tahu!

Penyebab Pusar Gatal

Penyebab Pusar Gatal (Orami Photo Stock)
Foto: Penyebab Pusar Gatal (Orami Photo Stock)

Biasanya, rasa gatal disebabkan oleh ruam di sekitar pusar atau infeksi di pusar.

Hanya saja, ada beberapa penyebab spesifik pusar yang gatal seperti berikut yang perlu Moms diketahui Moms lebih dalam ya.

Apa saja sih? Simak selengkapnya dalam artikel ini ya.

1. Eksim

Eksim atau eczema juga dikenal sebagai dermatitis atopic.

Eksim adalah suatu kondisi yang dapat membuat kulit di dalam dan sekitar pusar gatal dan merah.

Institute for Quality and Efficiency in Health Care gejala utama eksim adalah ruam yang sangat gatal. Kondisi ini sering dialami oleh anak-anak.

Namun, dalam banyak kasus, eksim membaik seiring berjalannya waktu, dan mungkin hilang untuk sementara atau hilang sama sekali.

2. Dermatitis Kontak

Kondisi ini terjadi ketika kulit Moms bersentuhan dengan zat yang menyebabkan reaksi alergi atau iritan.

Dermatitis kontak biasanya gatal dan muncul sebagai ruam merah yang terkadang melepuh.

3. Infeksi Jamur

Candida adalah jenis ragi yang biasanya tumbuh di daerah yang lembab dan gelap di tubuh.

Jurnal Biomed Research International menyebut infeksi candida dapat bersifat superfisial atau invasive.

Infeksi karena jenis jamur ini dikenal sebagai kandidiasis. Biasanya, kandidiasis dapat menutupi pusar dengan ruam merah yang gatal.

4. Infeksi Bakteri

Pertumbuhan bakteri karena keringat juga bisa menjadi penyebab pusar gatal.

Hal ini merupakan tanda bahwa terjadi infeksi bakteri karena keringat dan juga penumpukan kulit mati.

Terkadang infeksi di pusar dapat menyebabkan keluarnya cairan berwarna kecoklatan atau kekuningan.

5. Infeksi Karena Tindik

Proses tindik yang tidak steril juga bisa menyebabkan infeksi.

Jika hal ini terjadi, Moms mungkin akan mengalami pusar gatal. Jadi, penting untuk Moms melakukan prosedur tindik di tempat yang aman dan steril ya.

6. Gigitan Serangga

Pusar gatal juga bisa disebabkan oleh gigitan serangga.

Biasanya, gigitan nyamuk, laba-laba, kutu busuk, dan kutu akan terlihat seperti benjolan kecil berwarna merah. Hal ini biasanya juga akan menimbulkan rasa nyeri.

Baca juga: Pusar Berair dan Berbau Tak Sedap, Kenali 7 Penyebabnya!

Cara Mengatasi Pusar Gatal sesuai Penyebabnya

Cara Mengatasi Pusar Gatal (Orami Photo Stock)
Foto: Cara Mengatasi Pusar Gatal (Orami Photo Stock)

Cara mengatasi pusat gatal dapat dilakukan dengan berbagai cara tergantung dari penyebabnya.

Jadi, penting untuk Moms mengetahui penyebab dari pusar gatal sebelum mengobatinya.

1. Pusar Gatal Karena Eksim

Saat ini belum ada obat untuk eksim. Moms hanya perlu mencuci dengan sabun lembut, lalu bilas dan keringkan pusar secara menyeluruh.

Jika Momsmemiliki pusar "outie", melembabkannya dua kali sehari. Jangan melembabkan pusar "innie" — jaga agar tetap kering.

2. Pusar Gatal Karena Dermatitis Kontak

Cara mengatasi gatal di pusar karena dermatitis kontak adalah menghindari alereh atau iritan.

Selain itu, menggunakan krim anti-gatal yang dijual bebas (OTC) topikal dengan minimal 1 persen hidrokortison, atau minum antihistamin oral OTC seperti, cetirizine (Zyrtec), klorfeniramin (Chlor-Trimeton) dan difenhidramin (Benadryl).

3. Pusar Gatal Karena Jamur

Jika gatal di pusart disebabkan oleh jamur bisa mneggunakan krim atau salep antijamur, seperti miconazole nitrate (Micatin, Monistat-Derm) atau clotrimazole (Lotrimin, Mycelex).

Selama pengobatan, Moms juga harus menjaga pusar agar tetap bersih dan kering. Hal ini dapat mencegah jamur tumbuh di sekitaran pusar.

4. Pusar Gatal Karena Infeksi Bakteri

Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik jika Moms mengalami gatal di daerah pusar.

Biasanya, dokter akan meresepkan obat seperti penicillin atau cephalosporin (Keflex) untuk pengobatan. Namun, perlu diingat, selalu menjaga pusr agar selalu kering.

5. Pusar Gatal Karena Infeksi Tindikan

Biarkan tindik masuk dan jaga agar area tetap bersih dan kering.

Gunakan antibiotik topikal seperti Neosporin atau Duospora. Dokter mungkin juga meresepkan antibiotik oral.

6. Pusar Gatal Karena Gigitan Serangga

Gunakan krim anti-gatal topikal OTC yang mengandung setidaknya 1 persen hidrokortison, atau minum antihistamin oral OTC seperti, bromfeniramin (Dimetane), fexofenadine (Allegra) dan Ioratadin (Alavert, Claritin) untuk pengobatan.

Baca juga: 15 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi, Yuk Coba!

Obat Rumahan untuk Mengatasi Pusar Gatal

Obat Rumahan untuk Mengatasi Pusar Gatal (Orami Photo Stock)
Foto: Obat Rumahan untuk Mengatasi Pusar Gatal (Orami Photo Stock)

Meskipun pengobatan ini belum didukung oleh studi klinis, beberapa Moms mungkin percaya jika obat rumahan ini bisa mengatasi pusar yang gatal.

1. Pasta Kunyit

Kunyit merupakan antibiotik alami yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk gatal-gatal.

Jika Moms mengalami gatal di pusat, coba buat pasta kunyit kemudian oleskan langsung ke area yang gatal.

Setelah pasta benar-benar kering, bersihkan secara menyeluruh.

2. Tea Tree Oil

Sudah bukan rahasia lagi kalau tea tree oil memiliki banyak manfaat untuk kulit.

Selain menghilangkan gatal karena jerawat, tea tree juga bisa membantu menghilangkan gatal di pusar lho, Moms.

Campurkan tea tree dengan minyak kelapa, kemudian oleskan ke area gatal setiap hari hingga sembuh ya Moms.

3. Teh Calendula

Moms juga bisa mengatasi gatal pada pusar dengan teh calendula. Caranya juga cukup mudah lho Moms.

Celupkan bola kapas ke dalam teh calendula hangat, lalu tekan ke pusar selama 12 menit. Lakukan hal ini hingga rasa gatal hilang.

Baca juga: Sakit Kepala pada Anak, Kenali Gejala dan Jenisnya

Cara Mencegah Pusar Gatal

Cara Mencegah Pusar Gatal (Orami Photo Stock)
Foto: Cara Mencegah Pusar Gatal (Orami Photo Stock)

Salah satu penyebab timbulnya rasa gatal di pusar adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri.

Jadi penting untuk Moms menjaga area ini agar selalu bersih sebagai salah satu cara mencegah timbulnya rasa gatal di pusar.

Nah, beriku cara mencegah timbulnya rasa gatal di pusar.

1. Cuci dengan Sabun Antibakteri

Langkan penting untuk mencegah pusar gatal adalah cuci setiap hari dengan sabun antibakteri ringan dan air.

Gunakan waslap atau spons untuk masuk ke dalam pusar dan bersihkan kotoran yang ada di dalamnya.

Moms juga bisa menggunakan larutan air asin untuk membersihkan pusar.

2. Jaga agar Selalu Kering

Setelah mandi, keringkan bagian dalam pusar secara penuh.

Ingat Moms, jamur sangat suka di daerah yang lembab termasuk di area pusar. Jadi, selalu jaga area ini agar selalu kering agar terhindar dari jamur dan bakteri ya.

3. Jangan Masukan Krim atau Pelembap

Jangan memasukkan krim atau pelembab apa pun ke dalam pusar.

Krim dapat menyumbat lubang dan mendorong bakteri atau ragi untuk tumbuh.

4. Hindari Pakaian Ketat

Hindari pakaian ketat, yang dapat mengiritasi bagian pusar Moms.

Sebaliknya, kenakan pakaian longgar dan nyaman yang terbuat dari serat alami seperti katun dan sutra.

5. Hindari Tindikan

Menindik pusar merupakan hal yang biasa untuk beberapa kalangan. Namun, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko timbulnya rasa gatal di pusar.

Jadi, hindari menusuk pusar. Jika harus melakukan tindikan, jaga kebersihan area tersebut untuk membantu mencegah infeksi.

Baca juga: Bayi Terlilit Tali Pusar, Kenali Penyebab dan Cara Mendeteksinya

Demikian penjelasan mengenai penyebab pusar gatal, cara mengatasi dan juga mencegahnya. Semoga artikelnya bermanfaat ya Moms.

  • https://www.healthline.com/health/belly-button-discharge#prevention
  • https://www.healthline.com/health/itchy-belly-button
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22909-belly-button-yeast-infection
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279399/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.