Home & Living

20 Agustus 2021

Cari Tahu 7 Jenis Rumput Liar Beserta Manfaatnya

Jangan langsung dibuang, rumput liar berikut ini punya segudang manfaat!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Daftar isi artikel

Rumput liar atau gulma memang sering kali dibuang karena dianggap mengganggu keindahan taman. Ini karena daya tumbuhnya yang cepat, serta mengganggu ruang tumbuh tanaman lainnya.

Tapi, tahukah Moms kalau beberapa jenis rumput liar memiliki manfaat untuk kesehatan?

Melansir South African Journal of Botany, rumput liar telah lama digunakan suku-suku Afrika dalam pengobatan tradisional untuk pengobatan sebagai anti-muntah, parasit usus, gangguan pencernaan, menstruasi yang banyak, pilek dan memar.

Pengobat tradisional biasanya menggunakan akar, yang biasanya ditumbuk dan direbus untuk menghasilkan obat-obatan herbal. Penggunaannya banyak untuk mengatasi penyakit dasar atau sebagai campuran dengan ramuan lainnya.

Nah Moms, penasaran dengan manfaat beberapa jenis rumput liar lainnya? Simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Ingin Lebih Sehat? Yuk Coba Konsumsi 5 Jenis Teh Herbal Ini!

Manfaat Rumput Liar

Spesies rumput liar tertentu digunakan sebagai obat tradisional terhadap penyakit dan sebagai makanan bergizi bagi manusia dan ternak.

Rumput liar yang sering dianggap sebagi gulma seperti putri malu, rumput mutiara, dan bayam duri ternyata memiliki khasiat obat yang sangat beragam.

1. Putri Malu

rumput liar.jpg

Foto: pinterest.com

Salah satu jenis rumput liar yang dalam bahasa latin bernama mimosa pudica ini ternyata memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan manusia.

Tumbuh liar dan mudah ditemukan, namun masih banyak orang mengabaikannya karena tidak tahu khasiat yang dikandungnya.

Mengutip Pharmacognosy Review Journal, rumput liar yang daunnya mengatup saat disentuh ini bermanfaat untuk menyembuhkan batuk, pilek, masalah pernapasan atas, dan insomnia.

Batangnya juga sering digunakan untuk membersihkan gigi dan menghilangkan bau mulut. Selain itu, tumbuhan ini juga berguna untuk meningkatkan stamina pria dewasa, melancarkan saluran kemih, dan meningkatkan imunitas.

Cara mengolahnya pun cukup mudah. Rebus sekira 10-15 gram daun putri malu dengan tiga gelas air, tunggu matang dan menyisakan sekitar satu gelas air saja. Saring kemudian minum air rebusan tersebut.

2. Anting-Anting

rumput liar

Foto: djurnaljawa.com

Anting-anting (Acalypha australis linn) merupakan jenis rumput liar yang kerap dijumpai di tanah lembap, pinggir jalan, atau selokan. Bunganya berbentuk seperti untaian mutiara berwarna hijau. Sementara tanamannya sendiri seperti perdu.

Dilansir Jurnal Farmasetika, anting-anting bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal. Rumput liar ini berkhasiat mengatasi pendarahan pada luka, menghentikan darah mimisan, membantu mempercepat penyembuhan luka, peluruh kencing (diuretik), mengobati gatal-gatal, mengatasi radang, meredakan diare, dan mengatasi batuk berdarah. Selain itu, anting-anting juga memiliki sifat antioksian.

Baca Juga: Manfaat Daun Stevia, Pemanis Alami yang Rendah Kalori dan Aman Dikonsumsi

3. Wheatgrass

rumput liar

Foto: freepik.com

Mungkin di Indonesia, jenis rumput liar satu ini termasuk dalam tanaman hias. Sayangnya, di negara-negara Eropa wheatgrass dianggap sebagai gulma dan sering dikesampingkan.

Namun siapa sangka, banyak penggemar makanan kesehatan telah memanfaatkan wheatgrass sebagai obat herbal.

Melansir WebMD, wheatgrass rendah kalori tetapi tinggi nutrisi, termasuk antioksidan seperti glutathione, vitamin C, dan vitamin E. Antioksidan melawan radikal bebas dalam tubuh, mengurangi stres oksidatif dan melindungi terhadap kondisi kesehatan seperti radang sendi, kanker, dan penyakit neurodegeneratif.

Manfaat kesehatan dari wheatgrass meliputi:

Pencegahan Kanker

Dengan sifat antioksidannya, wheatgrass dapat membantu mencegah kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa itu dapat membantu membunuh sel kanker. Sebagian besar studi ini adalah studi tabung reaksi. Penelitian tambahan diperlukan untuk membuktikan efek anti-kanker dari rumput gandum.

Satu studi menunjukkan bahwa wheatgrass dapat membantu mengurangi efek samping negatif dari perawatan kanker konvensional. Sekali lagi, diperlukan lebih banyak penelitian.

Melawan Infeksi

Klorofil dalam wheatgrass memiliki sifat antibakteri. Diterapkan pada kulit, ini dapat membantu mengobati luka bakar dan lesi dengan mencegah infeksi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minum jus wheatgrass dapat membantu mengobati infeksi yang kebal antibiotik.

Dapat Menurunkan Tingkat Kolesterol

Beberapa penelitian menunjukkan potensi wheatgrass untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, yang kemudian dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Satu-satunya penelitian yang tersedia sekarang, bagaimanapun, adalah penelitian pada hewan. Satu studi menunjukkan bahwa wheatgrass dapat menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida mirip dengan atorvastatin, obat penurun kolesterol yang umum.

Sementara hasilnya menjanjikan, penelitian pada manusia diperlukan untuk menentukan apakah wheatgrass benar-benar berdampak pada kadar kolesterol.

Baca Juga: Nah, Ini 4 Cara Mengolah Rumput Laut yang Benar!

4. Daun Kentut

rumput liar

Foto: freepik.com

Biasanya tumbuhan yang dicap sebagai rumput liar ini tumbuh merambat di permukaan tanah, pagar, atau di pohon inang. Dinamakan daun kentut karena jika diremas daun ini akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Bagi masyarakat yang mengonsumsinya, daun kentut berkhasiat untuk mengobati perut kembung, gangguan usus, sakit lambung, disentri, dan obat herpes, anti-inflamasi, anti-kanker, dan obat cacingan.

Biasanya daun kentut diolah menjadi makanan, seperti dijadikan lalapan atau sayur.

5. Bayam Duri

rumput liar

Foto: tanamankebun.com

Bayam duri (Amaranthus spinosios) memang jarang dikonsumsi karena daunnya keras, tidak seperti bayam daun dan bayam raja. Batang rumput liar ini pun liat serta berduri.

Bayam duri dianggap sebagai gulma di ladang dan sawah, namun sebenarnya ia memiliki khasiat obat.

Dilansir situs Kabartani, akar bayam duri berkhasiat untuk mengobati bisul, wasir (hemoroid), eczema, gusi berdarah, gusi bengkak, melancarkan ASI, meringankan demam, mengobati kutil, serta obat luka bakar.

Baca Juga: Ingin Lebih Sehat? Yuk Coba Konsumsi 5 Jenis Teh Herbal Ini!

6. Meniran

rumput liar

Foto: freepik.com

Tumbuhan ini seringkali diabaikan karena dianggap rumput liar. Padahal, meniran memiliki banyak sekali zat yang baik untuk tubuh manusia. Ada dua jenis yang kerap dimanfaatkan untuk ramuan kesehatan, yakni meniran hijau dan Meniran merah.

Meniran punya banyak sekali manfaat, seperti melancarkan saluran kemih, meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan demam, mengobati maag, meredakan nyeri haid, menyembuhkan malaria, mengobati epilepsi, luka bakar,.sakit gigi, dan menurunkan berat badan.

Selain itu, tumbuhan ini juga bisa digunakan sebagai obat diare, pelindung hati, dan menurunkan kada glukosa dalam darah. Seluruh bagian tumbuhan ini terbukti ampuh mengobati berbagai penyakit.

Konsumsi Meniran dengan kadar yang tepat, sebab jika berlebihan dapat mengakibatkan impotensi.

7. Alang-alang / Ilalang

rumput liar

Foto: agortek.com

Alang-alang, ilalang atau lalang adalah rumput liar yang sering dianggap gulma pada lahan pertanian. Daun ilalang memiliki ujung runcing dan panjang, banyak tumbuh dimana-mana karena ilalang memiliki daya tahan yang kuat terhadap cekaman lingkungan. Bahasa ilmiah alang-alang adalah Imperata cylindrica dari keluarga Poaceae.

Meskipun rumput ilalang sering dianggap gulma dan menganggu tanaman budidaya namun ternyata tanaman liar ini memiliki beberapa khasiat dan manfaat untuk kesehatan.

Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat adalah akar atau rimpangnya yang berwarna putih beruas-ruas. Akar ilalang diketahui berkhasiat untuk mengobati panas dalam, sariawan, meluruhkan kencing (diuretika), mengobati demam, obat sakit ginjal, mengatasi mimisan, mengatasi kencing darah dan lain-lain.

Baca Juga: Hati-hati, Tidak Semua Pengobatan Tradisional Cocok Untuk Anak

Itu dia Moms beragam jenis rumput liar serta manfaatnya bagi kesehatan. Semoga dapat menambah wawasan, ya!

  • https://steemkr.com/paragis/@nisiryan0522/health-benefits-of-paragis-goose-grass-wild-grass-or-dog-s-tail
  • https://www.webmd.com/diet/health-benefits-wheatgrass#1
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3459453/
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0254629918314595
  • https://jurnal.unpad.ac.id/farmasetika/article/view/16791
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait