31 Mei 2022

Sindrom Penglihatan Komputer: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Batasi penggunaan gadget agar tak terkena sindrom ini ya, Moms

Sindrom penglihatan komputer juga dikenal sebagai Computer Vision Syndrom (CVS). Biasanya sindrom ini pun kerap disebut sebagai visual fatigue serta digital eye strain.

Sindrom penglihatan komputer pun sendiri adalah sebuah istilah bagi kelompok gejala yang memiliki hubungan dengan gangguan kesehatan mata.

Biasanya gangguan tersebut diakibatkan oleh penggunaan perangkat elektronik seperti komputer, laptop, smartphone, serta tablet.

Dilansir dari sebuah jurnal yang berjudul Understanding and Preventing Computer Vision Syndrome, sindrom penglihatan komputer sendiri adalah masalah mata yang kompleks.

Masalah kesehatan ini sangat berkaitan erat dengan aktivitas penggunaan komputer.

Sindrom penglihatan komputer sendiri tentu memiliki gejala tersendiri.

Tak hanya itu, kita pun perlu mengetahui cara pencegahan agar jangan sampai diri kita atau anggota keluarga lain mengalami sindrom penglihatan komputer.

Yuk, cari tahu lebih dalam di sini!

Baca Juga: Gangguan Penglihatan pada Anak, Yuk Cari Tahu Lebih Jauh!

Gejala Sindrom Penglihatan Komputer

Sindrom Penglihatan Mata
Foto: Sindrom Penglihatan Mata

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa gejala sindrom penglihatan komputer yang patut diperhatikan. Berikut gejalanya.

Gejala di atas pun bisa disebabkan oleh beberapa hal, yakni;

  • Cahaya yang redup
  • Terlalu sering melihat layar elektronik
  • Melihat yang terlalu jauh atau terlalu dekat
  • Postur duduk yang salah
  • Masalah penglihatan
  • Kombinasi dari faktor di atas

Baca Juga: 7+ Manfaat Sinar Matahari untuk Kesehatan, Bisa Mencegah Rabun Jauh Lho!

Penyebab dan Faktor Risiko Sindrom Penglihatan Mata

Sindrom Penglihatan Mata
Foto: Sindrom Penglihatan Mata

Foto: Orami Photo Stock

Banyak orang merasakan ketidaknyamanan di area mata atau masalah penglihatan ketika sering melihat layar pada perangkat elektronik mereka dalam kurun waktu yang panjang.

Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab sindrom penglihatan mata.

Dilansir dari American Optometric Association melihat layar komputer atau layar digital dalam kurun waktu yang sering bisa membuat mata kita bekerja lebih keras.

Dengan menggunakan mata untuk aktivitas yang memakan wakti panjang, hal ini bisa menyebabkan gejala yang tak baik terkait penglihatan.

Ketika memiliki gangguan penglihatan, hal ini bisa meningkatkan kemungkinan kita untuk terkena sindrom penglihatan komputer atau gejala mata kelelahan lainnya.

Baca Juga: 15+ Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Kenikmatan Seksual!

Melihat layar digital berbeda dengan membaca buku atau koran. Seringnya, kalimat dalam layar digital tidak memiliki ukuran yang sama satu dengan yang lainnya.

Tak hanya itu, cahaya yang dimiliki oleh perangkat kita pun bisa membuat mata menjadi lebih sulit untuk melihat dan membuatnya bekerja lebih keras dari biasanya.

Jadi, gangguan penglihatan komputer bisa disebabkan karena beberapa hal yakni;

  • Ketika menatap layar, mata akan bergerak untuk membaca tulisan atau mungkin gerakan pada video. Hal ini membutuhkan kerja keras dari otot mata
  • Huruf yang ada di layar digital tak setajam media yang dicetak. Hal ini membutuhkan fokus lebih pada mata
  • Silau cahaya bisa membuat mata kita bekerja lebih keras
  • Mata cenderung tak sering berkedip ketika menatap layar ponsel. Hal ini bisa menyebabkan mata kering

Usai mengetahui gejala yang dirasakan dan penyebab sindrom penglihatan komputer, rasanya tak lengkap tanpa membahas cara mencegahnya.

Berikut cara mencegah kondisi ini agar kita dan keluarga tak menerima dampaknya!

Baca Juga: 17+ Manfaat Bayam untuk Kesehatan, Baik untuk Mata!

Cara Mencegah Sindrom Penglihatan Mata

Sindrom Penglihatan Mata
Foto: Sindrom Penglihatan Mata

Foto: Orami Photo Stock

Tahukah Moms kalau 50% - 90% orang yang bekerja menggunakan komputer dilaporkan mengalami gejala ini. Namun, Moms tak perlu khawatir lagi.

Ini dia beberapa cara agar kita terhindar dari masalah penglihatan mata!

1. Sesuaikan Jarak Komputer

Dilansir dari Healthline, jarak bisa membuat mata menjadi kering. Posisikan komputer atau layar 50 - 70 cm dari mata.

Dengan duduk terlalu dekat dengan layar digital, hal itu bisa meningkatkan risiko mata menjadi cepat lelah.

Letakkan layar di bawah jarak pandang mata sebanyak 8 - 10 cm. Pastikan Moms tidak terlalu menunduk atau bahkan melihat ke atas ketika melihat layar.

Moms juga bisa membuat tulisan atau gambar lebih terlihat demi memudahkan mata dengan meningkatkan kontras, pencahayaan, dan besar tulisan di perangkat elektronik milik Moms.

Jangan lupa juga perhatikan posisi duduk Moms saat menatap layar.

Baca Juga: 9 Penyebab Munculnya Sakit Kepala Belakang

2. Sering Berkedip

Mengedipkan mata bisa membantu agar mata kita tidak cepat kering. Jika Moms tidak terlalu sering mengedipkan mata, hal tersebut bisa meningkatkan risiko mata lelah, kering, dan iritasi.

Dalam sebuah penelitian dari University of Iowa Hospital & Clinics, menyebutkan bahwa 66% orang mengedipkan mata lebih jarang ketika sedang menggunakan komputer atau layar digital.

3. Batasi Waktu Penggunaan Gadget

Membatasi waktu penggunaan gadget juga bisa menjadi salah satu cara mencegah agar tak terkena sindrom penglihatan komputer.

Cobalah untuk tidak menggunakan komputer atau layar digital dengan kurun waktu yang sangat panjang.

Selain mengedipkan mata seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Moms juga bisa menggunakan kiat 20-20-20.

Aturan 20-20-20 adalah mengalihkan pandangan setiap 20 menit ketika menggunakan layar digital.

Cobalah untuk menatap objek yang berjarak jauh yakni 20 kaki atau 6 meter ketika mengalihkan pandangan.

Tatap objek tersebut selama 20 detik. 20 detik adalah waktu yang dibutuhkan oleh otot mata dalam melakukan relaksasinya.

Dengan begini otot mata pun terhindar dari rasa lelah dan juga kekeringan.

Baca Juga: Sakit Kepala saat Hamil, Apakah Berbahaya? Simak Penjelasannya!

4. Sesuaikan Pengaturan di Layar Digital

Salah satu cara lain agar mata kita selalu sehat adalah dengan melakukan penyesuaian pada pengaturan di layar digital.

Seperti yang sudah diketahui, kita bisa mengatur sendiri tingkat terang atau redup pada layar digital kita.

Tak hanya itu, Moms juga bisa mengatur ukuran huruf sesuai dengan tingkat kenyamanan Moms.

Penggunaan screen filter pun bisa menjadi pilihan agar bisa mengurangi cahaya yang terlalu terang dari layar.

5. Penggunaan Obat Tetes Mata

Jika memang melihat layar digital secara terus menerus tak dapat dihindari, Moms bisa menggunakan obat tetes mata buatan untuk membuat mata tetap lembap.

Obat tetes mata sendiri bisa dibeli di apotek atau toko obat manapun tanpa memerlukan resep dari dokter.

Kendati demikian, Moms perlu memastikan obat itu tak mengandung bahan pengawet atau bahan aktif yang membahayakan, ya!

Bahan pengawet atau bahan aktif obat bisa menyebabkan efek samping pada mata. Jadi Moms juga perlu berhati-hati dalam memilih obat tetes air mata buatan.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mata Anak agar Tetap Cemerlang

Nah, itu dia informasi mendalam mengenai sindrom penglihatan mata yang perlu Moms ketahui.

Perlu diketahui bahwa gejala ini bersifat sementara dan tidak berbahaya.

Namun, jika Moms atau Si Kecil merasa tidak nyaman serta menyebabkan aktivitas terhambat, segera periksakan ke dokter mata, ya!

Yuk, jaga kesehatan mata kita dan keluarga bersama-sama!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4170366/
  • https://www.aoa.org/healthy-eyes/eye-and-vision-conditions/computer-vision-syndrome?sso=y
  • https://www.healthline.com/health/eye-health/computer-vision-syndrome#solutions
  • https://uihc.org/health-topics/computer-vision-syndrome

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.