Program Hamil

PROGRAM HAMIL
3 Desember 2020

Terapi Jeruk Nipis untuk Hamil ala Dewi Yull, Benarkan Efektif?

Jeruk nipis juga memiliki banyak manfaat untuk kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Banyak wanita yang percaya bahwa jeruk nipis merupakan salah satu buah yang dapat membantu mengatasi masalah infertilitas dan meningkatkan peluang hamil, termasuk penyanyi legendaris Dewi Yull.

Bahkan penyanyi berusia 58 tahun ini sampai mengunggah video panduan terapi jeruk nipis ala Dewi Yull melalui channel YouTube pribadinya.

Namun, benarkah terapi menggunakan air perasan jeruk nipis dapat mengatasi infertilitas dan membuat Moms cepat hamil? Benarkan terapi jeruk nipis untuk hamil efektif? Simak ulasannya.

Baca Juga: Tak Hanya Menyegarkan, Ini Dia Manfaat Jeruk Nipis!

Terapi Jeruk Nipis untuk Hamil Ala Dewi Yull

Terapi Jeruk Nipis Ala Dewi Yull, Benarkah Bisa Tingkatkan Peluang Hamil? 1

Foto: pixabay.com

Melalui video berjudul “Mandul? Sulit Punya Anak? Segera Minum Buah Ajaib Ini !!!” di channel YouTube pribadinya, Dewi Yull mengungkapkan bahwa terapi jeruk nipis untuk hamil harus dilakukan secara rutin selama 14 hari penuh. Di mana setiap harinya harus meminum air perasan jeruk nipis dengan jumlah kelipatan 4.

Air perasan jeruk nipis, menurut Dewi Yull haruslah dikonsumsi saat pagi hari, tepat setelah bangun tidur, sebelum mengonsumsi apa pun (termasuk air minum), dan tanpa dicampur dengan bahan lainnya.

Penyanyi kelahiran Cirebon ini mengklaim bahwa miom yang bersemayam di dalam tubuhnya berhasil keluar dengan sendirinya setelah menjalani terapi jeruk nipis selama 10 hari.

Bukan hanya itu, Dewi Yull juga mengatakan bahwa dirinya dinyatakan hamil kembali setelah menjalani terapi jeruk nipis selama 14 hari.

Meski begitu, situs kesehatan Healthline menyebutkan bahwa jeruk nipis merupakan buah yang kaya akan vitamin C dan antioksidan yang dapat membantu meningkatkan imunitas, meningkatkan kesehatan kulit, menurunkan risiko penyakit jantung, mencegah batu ginjal, meningkatkan penyerapan zat besi, dan menurunkan risiko kanker tertentu.

Bahkan sebuah penelitian yang diterbitkan di International Journal of Humanities and Social Science menemukan bahwa jeruk nipis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Meskipun demikian, hingga saat ini masih belum ada penelitian yang membuktikan bahwa terapi atau mengonsumsi air perasan jeruk nipis secara rutin dapat mengatasi infertilitas dan meningkatkan peluang hamil.

Memang belum ada penelitian yang mendukung keberhasilan terapi jeruk nipis ala Dewi Yull, namun Moms tetap dapat mengonsumsinya secara rutin untuk membantu meningkatkan kesehatan tubuh.

“Air perasan dari dua jeruk nipis per hari cukup untuk membuat Anda terhidrasi. Selain itu, sangat sehat untuk minum air perasan jeruk nipis setiap hari,” kata ahli gizi Dr. Rupali Datta, seperti dikutip dari Food NDTV.

“Anda dapat menambahkan garam atau gula (jika bukan penderita diabetes), dan bubuk jintan atau madu ke air perasan jeruk nipis untuk membuat tubuh lebih segar sepanjang hari.”

Selain itu, sebuah studi berjudul “Antioxidant, nutrition, and fertility” menemukan bahwa konsumsi sumber antioksidan secara rutin dapat melindungi struktur sel dari bahaya radikal bebas dan mendukung konsepsi yang sehat.

Baca Juga: Ketahui Perbedaan 5 Jenis Jeruk untuk Masakan

Manfaat Terapi Jeruk Nipis untuk Hamil

terapi jeruk nipis untuk hamil

Foto: Orami Photo Stock

Saat Moms hamil, tentu perlu menjaga kehidupan untuk dua orang, kita dan calon bayi di dalam kandungan. Tubuh wanita berubah selama kehamilan, dan itu membutuhkan vitamin dan elemen yang berguna untuk merasa baik.

Berikut manfaat yang bisa Moms dapatkan dari terapi jeruk nipis untuk hamil.

1. Mengendalikan Mual saat Hamil

Manfaat terapi jeruk nipis untuk hamil yang pertama adalah mengendalikan mual saat hamil. Banyak ibu hamil beralih ke pengobatan herbal untuk mengendalikan mual saat hamil, karena kekhawatiran tentang keamanan obat semakin meningkat.

Minyak esensial lemon adalah obat herbal yang populer untuk mual dan muntah selama kehamilan dan cenderung aman. Namun, orang tidak boleh mengonsumsi minyak esensial. Mereka harus menghirupnya selama aromaterapi.

Sebagai gantinya, mengonsumsi jus lemon atau lemon secara oral dapat membantu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lemon lebih efektif daripada plasebo untuk meredakan mual dan muntah selama kehamilan ketika seorang wanita meminumnya secara oral.

Penelitian dalam Iranian Red Crescent Medical Journal melaporkan bahwa terapi inhalasi lemon dapat membantu mengurangi mual dan muntah selama kehamilan. Para peneliti merekrut 100 wanita hamil, pada usia kehamilan 6-16 minggu, dengan rasa mual ringan sampai sedang dengan atau tanpa muntah.

Mereka diminta menghirup minyak esensial lemon atau plasebo. Para peneliti menginstruksikan para peserta untuk menghirup minyak lemon saat mual muncul. Para peneliti mencatat intensitas mual, muntah, dan muntah dalam 24 jam sebelum menghirup dan selama 4 hari setelah aromaterapi.

Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa aroma lemon efektif dalam mengendalikan mual dan muntah selama kehamilan.

2. Menghidrasi Tubuh

Manfaat terapi jeruk nipis untuk hamil yang selanjutnya adalah menghidrasi tubuh. Dokter biasanya merekomendasikan agar ibu hamil dan menyusui meningkatkan asupan harian mereka sebanyak 300 kalori selama trimester kedua.

Dokter juga merekomendasikan tambahan 300 mililiter cairan, atau lebih dari satu cangkir, per hari.

Jika Moms menyukai rasa minuman lemon, hal tersebut dapat memberikan motivasi untuk minum lebih banyak dan tetap terhidrasi.

Baca Juga: Resep Es Jeruk Nipis Manis

3. Mengandung Folat

Manfaat terapi jeruk nipis untuk hamil yang selanjutnya adalah mengandung folat. Lemon mengandung folat. Satu lemon berukuran rata-rata rendah kalori dan mengandung sekitar 6,38 mikrogram (mcg) folat.

Selama kehamilan, wanita membutuhkan lebih banyak folat karena merupakan nutrisi penting untuk perkembangan saraf pada janin yang sedang tumbuh.

Food and Nutrition Board merekomendasikan agar wanita hamil memperoleh 600 mcg folat dari makanan dan suplemen. Sebagian besar wanita di Amerika Serikat perlu mengonsumsi ini sebagai suplemen selama kehamilan.

Ibu tidak boleh hanya mengandalkan lemon untuk folat, karena kandungannya tidak cukup tinggi, dan sebagian besar mungkin tidak suka makan lemon mentah. Beberapa sumber folat lainnya meliputi:

  • bayam
  • sereal sarapan
  • alpukat
  • bibit gandum
  • roti putih

Sejak Januari 1998, Food and Drug Administration (FDA) telah mewajibkan produsen roti, tepung, sereal, pasta, beras, dan biji-bijian yang diperkaya untuk memperkuat produk mereka dengan 140 mcg folat.

Bersamaan dengan makanan lain yang kaya folat, lemon dapat membantu wanita hamil memenuhi kebutuhan folat harian mereka.

4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Manfaat terapi jeruk nipis untuk hamil yang selanjutnya adalah menjaga kesehatan pencernaan. Jus jeruk nipis merangsang hati dan meningkatkan pencernaan, mencegah sembelit, dan mengendalikan diare. Ini berguna selama kehamilan karena banyak ibu hamil mengeluhkan gangguan pencernaan dan sembelit selama fase kehidupan mereka ini.

5. Menjaga Tekanan Darah

Manfaat terapi jeruk nipis untuk hamil yang selanjutnya adalah mencegah tekanan darah. Mengkonsumsi air jeruk nipis selama kehamilan membantu menjaga tekanan darah selama kehamilan dan melindunginya dari preeklamsia, yang menyebabkan kelahiran bayi prematur.

6. Mempermudah Persalinan

Manfaat terapi jeruk nipis untuk hamil yang selanjutnya adalah mempermudah persalinan. Campuran air jeruk nipis dengan madu sejak bulan kelima kehamilan hingga persalinan diyakini akan memudahkan proses persalinan bagi ibu hamil.

Memiliki Efek Samping Yang Perlu Diperhatikan

Terapi Jeruk Nipis Ala Dewi Yull, Benarkah Bisa Tingkatkan Peluang Hamil? 4

Foto: pixabay.com

Kendati memiliki banyak manfaat kesehatan, terapi jeruk nipis untuk hamil juga memiliki beberapa efek samping jika dikonsumsi berlebihan atau dalam kondisi tertentu.

Baca Juga: 7 Manfaat Jeruk Bali Merah (Pomelo) Untuk Anak

Healthline mengungkapkan bahwa jeruk nipis sebaiknya tidak dikonsumsi oleh wanita yang memiliki alergi terhadap buah sitrus karena sangat mungkin menyebabkan gejala alergi seperti pembengkakan, gatal-gatal, dan kesulitan bernapas.

Selain itu, beberapa wanita mungkin dapat mengalami asam lambung setelah minum air perasan jeruk nipis karena keasamannya. Sementara efek samping pencernaan lainnya dapat termasuk mual, sakit perut, muntah, dan kesulitan menelan.

Tingkat keasaman jeruk nipis juga dapat meningkatkan risiko gigi berlubang, karena asam dalam jeruk nipis dan buah sitrus lainnya dapat mengikis enamel gigi.

Jadi, terapi jeruk nipis untuk hamil ala Dewi Yull belum bisa dikatakan valid ya, Moms. Oleh karena itu, untuk menghindari efek sampingnya, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengikuti terapi jeruk nipis untuk hamil atau program hamil alami lainnya.

Apalagi masing-masing orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda dalam menerima sebuah terapi.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait