14 April 2023

Tujuan Mengeluarkan Zakat Fitrah dan Keutamaannya, Catat!

Salah satunya bentuk syukur kepada Allah SWT

Istilah zakat fitrah cukup familier saat bulan Ramadan. Namun, apa tujuan mengeluarkan zakat fitrah yang sebenarnya?

Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah yang ditunaikan ketika bulan suci Ramadan.

Dapat dibayarkan dengan makanan pokok atau uang tunai, besaran zakat akan berbeda pada setiap individu maupun keluarga.

Lantas, apa tujuan mengeluarkan zakat fitrah? Apa saja keutamaan tindakan ini menurut pandangan Islam? Cari tahu lebih lanjut di bawah ini, Moms!

Baca Juga: 15 Manfaat Beras Hitam, Beras Rendah Kalori yang Cocok untuk Menurunkan Berat Badan!

Pengertian Zakat Fitrah

Ilustrasi Beras untuk Zakat Fitrah
Foto: Ilustrasi Beras untuk Zakat Fitrah (Orami Photo Stocks)

Pengertian zakat fitrah menurut Dompet Dhuafa Zakat adalah zakat yang wajib ditunaikan saat bulan Ramadan oleh setiap individu dengan syarat tertentu.

Menunaikan zakat pun telah tertulis dalam rukun Islam yang ke-4 sebagai kewajiban umat Muslim jika mampu.

Terdapat satu hadis dari Rasulullah SAW terkait tujuan mengeluarkan zakat yakni untuk membersihkan harta dan pelengkap ibadah.

Berikut bunyi hadis dan firman Allah SWT:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم    قَالَ : أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ، وَيُقِيْمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُوا الزَّكاَةَ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا  مِنِّي دِمَاءُهُمْ وَأَمْوَالُـهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالىَ

Artinya:

“Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan salat, menunaikan zakat.

Jika mereka melakukan hal itu, maka darah dan harta  mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah Subhanahu wata’ala.” (HR. Bukhari no. 25; Muslim no. 22)

Zakat fitrah pun telah diatur negara menurut Peraturan Menteri Agama No.52 Tahun 2014.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan, zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha yang dimiliki oleh orang Islam.

Baca Juga: Cerai saat Hamil, Bagaimana Hukumnya dalam Islam dan Negara?

Tujuan Mengeluarkan Zakat Fitrah

Zakat
Foto: Zakat (Orami Photo Stocks)

Seperti diterangkan sebelumnya, pengertian zakat fitrah adalah harta yang wajib ditunaikan dengan beberapa syarat tertentu.

Menurut Islam, tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah untuk memberdayakan golongan penerima zakat agar kualitas hidupnya membaik.

Golongan penerima zakat yang dimaksud yakni terdiri dari 8 golongan, di antaranya:

  • Fakir: golongan yang hampir tidak memiliki harta apapun, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidupnya.
  • Orang miskin: golongan yang memiliki harta namun tetap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup.
  • Amil zakat: orang yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
  • Mualaf: orang yang baru masuk islam.
  • Budak: hamba sahaya yang ingin memerdekakan dirinya.
  • Gharimin: golongan yang memiliki utang untuk kebutuhan hidup namun tidak sanggup membayarnya.
  • Orang-orang fii sabilillah: golongan yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah dan jihad.
  • Ibnu Sabil: orang-orang yang kehabisan biaya atau bekal dalam keadaan sedang safar (dalam perjalanan).

Sementara itu, mereka yang mengeluarkan zakat diharapkan dapat mendukung kehidupan semakin harmonis di tengah masyarakat yang membutuhkannya.

Hal ini sejalan dengan tujuan mengeluarkan zakat fitrah yakni untuk mensejahterakan kehidupan orang lain.

Baca Juga: Panduan Diet Golongan Darah B untuk Menurunkan Berat Badan

Keutamaan Berzakat Dalam Islam

Zakat Fitrah
Foto: Zakat Fitrah (Baznas.go.id)

Keutamaan dari mengeluarkan harta tidak jauh dengan tujuan mengeluarkan zakat fitrah dalam Islam.

Ada beberapa keutamaan berzakat dalam Islam, di antaranya:

1. Mendapatkan Ampunan dari Allah SWT

Keutamaan mengeluarkan zakat adalah mendapat ampunan dari Allah SWT.

Dengan mengeluarkan zakat, seseorang secara tidak langsung telah memberikan setengah rezeki yang dimilikinya untuk orang lain yang membutuhkan.

Karena hal ini, Allah SWT memberikan ampunan dosa kepada umatnya bagi mereka yang menunaikan zakat.

Keutamaan ini sesuai dengan hadis Rasulullah, yakni:

“Amal memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi dan An-Nasa’i).

2. Merasakan Ketenangan Hati

Seseorang yang mengeluarkan zakat fitrah sebagai kewajiban, diyakini bisa merasakan ketenangan hati.

Dengan melaksanakan kewajiban, seseorang akan merasakan hati yang lebih nyaman dan tenang.

Maka dengan itu, keluarkanlah zakat yang dimiliki dengan keikhlasan hati yang dalam.

Hati akan jadi lebih bersih dan merasakan ketenangan dengan mengeluarkan zakat.

3. Bentuk Rasa Syukur pada Allah SWT

Keutamaan dan tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah sebagai bentuk rasa syukur pada Allah SWT.

Memiliki rezeki atau nikmat dari Allah SWT patut disyukuri, baik dalam bentuk yang bisa dihitung ataupun tidak ternilai seperti kesehatan.

Mereka yang mengeluarkan zakat juga akan melengkapi ibadahnya di bulan Ramadan, seperti menunaikan salat tarawih dan berpuasa.

Baca Juga: 19 Manfaat Air Cucian Beras Untuk Wajah, Kulit, dan Rambut

Sekarang Moms sudah lebih paham dengan tujuan mengeluarkan zakat fitrah, bukan?

Yuk, segera tunaikan zakat sebelum terlambat, Moms!

  • https://zakat.or.id/pengertian-zakat-fitrah/#Apa_yang_Dimaksud_dengan_Zakat_Fitrah
  • https://baznaskotabandung.org/zakat-fitrah-ketentuan-zakat-mal/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb