Bayi

BAYI
6 Maret 2020

Vaksin Prevenar Untuk Bayi, Apa Fungsinya?

Disimak dengan baik ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pemberian vaksin untuk bayi menjadi salah satu cara yang dapat membantu melindungi mereka terhadap serangan berbagai macam penyakit berbahaya.

Dari sekian banyaknya vaksin, mungkin Moms masih cukup asing dengan istilah vaksin prevenar.

Padahal ini termasuk vaksin yang juga diberikan kepada bayi. Lalu, apa itu vaksin prevenar? Apa tujuan pemberian vaksin prevenar untuk bayi?

Upaya Untuk Melindungi Bayi Dari Ancaman Penyakit Pneumokokus

vaksin prevenar untuk bayi

Foto: healthline.com

Dalam lamanHealthy Children dijelaskan bahwa vaksin prevenar dapat melindungi bayi, anak-anak dan orang dewasa dari penyakit pneumokokus. Di mana penyakit pneumokokus dapat menyebabkan infeksi telinga dan juga menyebabkan infeksi serius lainnya seperti pneumonia, bakteremia hingga meningitis.

Siapa pun dapat terkena penyakit pneumokokus, tetapi anak-anak di bawah 2 tahun, orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun, orang-orang dengan kondisi medis tertentu, dan perokok memiliki risiko yang paling tinggi.

Baca Juga: Kapan Harus Memberikan Imunisasi Vaksin Pentabio untuk Bayi?

“Anak-anak sering menjadi pembawa pneumokokus,” kata William Schaffner, MD., direktur medis dari National Foundation for Infdectious Diseases dan profesor pencegahan dan penularan penyakit di Vanderbit University Medical Center di Nashville, Tenn, serta anggota panel ACIP, seperti dikutip dari American Association of Retired Persons (AARP).

“Vaksinasi (Prevenar 13) untuk anak-anak berhasil menghentikan penyebaran bakteri, termasuk ke kelompok usia yang lebih tua.”

Adapun jenis vaksin prevenar untuk bayi dan anak-anak di bawah 2 tahun adalah vaksin konjugasi pneumokokus (PCV) yang saat ini lebih dikenal sebagai PCV 13 atau Prevenar 13. Vaksin ini membantu melindungi terhadap 13 jenis bakteri pneumokokus yang paling umum menyebabkan infeksi serius pada bayi.

Pada Usia Berapa Saja Bayi Menerima Vaksin Prevenar?

vaksin prevenar untuk bayi

Foto: theapopkavoice.com

Vaksin prevenar untuk bayi diberikan pada usia 2, 4, 6, dan 12 hingga 15 bulan. Selain pada usia tersebut, vaksin ini juga dapat diberikan pada balita yang berusia 2 tahun dengan kondisi kesehatan khusus.

Dosis ekstra vaksin prevenar 13 umumnya diberikan pada bayi usia 6 bulan dengan kondisi kesehatan seperti:

  • Tidak memiliki limpa atau limpa yang tidak berfungsi dengan baik
  • Menderita penyakit sel sabit
  • Sistem kekebalan melemah akibat penyakit atau perawatan medis
  • Memiliki penyakit hati kronis, termasuk sirosis, hepatitis B kronis atau hepatitis C
  • Menderita ginjal kronis, penyakit jantung atau paru-paru
  • Melakukan transplantasi sel induk
  • Kondisi neurologis kronis yang membuat bayi sulit membersihkan cairan dari mulut atau tenggorokan
  • Menderita diabetes, fibrosis kistik atau kebocoran cairan serebrospinal kronis
  • Menunggu proses transplantasi organ padat atau implan koklea (telinga bagian dalam)

Baca Juga: Vaksin Bayi, Perlu atau Tidak?

Tidak Semua Bayi Boleh Menerima Vaksin Prevenar Pada Usia yang Ditentukan

vaksin prevenar untuk bayi

Foto: takingcarababies.com

Menurut Medline Plus, bayi yang pernah mengalami reaksi alergi terhadap dosis vaksin ini, vaksin prevenar untuk bayi yang sebelumnya (PCV 7), atau vaksin apa pun yang mengandung toksoid difteri (misalnya DTap), tidak boleh menerima PCV 13.

Selain itu, bayi dengan alergi parah terhadap komponen PCV 13 juga tidak boleh mendapatkan vaksin. Bayi yang sedang kurang sehat ketika jadwal pemberian vaksin tiba umumnya diharuskan untuk menjadwal ulang pada hari lainnya untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Vaksin prevenar untuk bayi bukanlah imunisasi atau pemberian vaksin yang diwajibkan di Indonesia.

Baca Juga: Vaksin MMR Kembali Hadir di Indonesia, Kenali Manfaatnya untuk Bayi

Jadi, konsultasikan dengan dokter jika Moms ingin memberikan vaksin ini pada Si Kecil.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait