11 Januari 2024

13 Ciri-Ciri Posisi Kepala Bayi Sudah di Bawah, Perhatikan!

Merasakan tekanan di bagian panggul adalah hal yang biasa
13 Ciri-Ciri Posisi Kepala Bayi Sudah di Bawah, Perhatikan!

Seperti apa ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah?

Mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL), Moms biasanya akan mengalami beberapa tanda-tanda bayi akan segera lahir. Salah satunya posisi kepala bayi sudah di bawah.

Ada yang namanya baby dropping, yaitu kondisi ketika kepala bayi bergerak ke bawah ke dalam panggul siap untuk persalinan.

Hal ini biasanya terjadi menjelang akhir trimester ketiga kehamilan.

Sebelum jatuh ke panggul, biasanya posisi bayi akan berputar sehingga bagian belakang kepalanya mengarah ke depan perut, kepala menghadap ke bawah.

Barulah calon bayi bisa jatuh ke panggul.

Ketika bayi sudah jatuh ke panggul, hal inilah yang biasa dokter katakan sebagai keadaan di mana Moms sudah siap melahirkan si buah hati.

Ingin tahu apa saja ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah? Simak artikel ini hingga akhir, ya Moms.

Baca Juga: 9 Keluhan Ibu Hamil Trimester 3, Waspada Kontraksi Palsu

Ciri-Ciri Posisi Kepala Bayi sudah di Bawah

Apa saja ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah dan masuk panggul? Yuk, kita simak!

1. Kontraksi yang Lebih Kuat

Ilustrasi Tanda Bayi Sudah Masuk Panggul
Foto: Ilustrasi Tanda Bayi Sudah Masuk Panggul (romper.com)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang pertama adalah kontraksi yang lebih kuat.

Dilansir dari laman Ask Dr.Sears, tanda bayi masuk panggul yang pertama adalah kontraksi yang berubah menjadi lebih tidak nyaman dan terasa agak menyakitkan seperti kram saat menstruasi.

Kontraksi ini akan menjadi lebih kuat sesaat sebelum persalinan, kontraksi dapat berlanjut terus-menerus, selama satu atau dua minggu sebelum persalinan dimulai.

Namun, akan menjadi kurang intens saat Moms mengubah posisi atau mulai berjalan.

2. Tekanan di Bagian Panggul

Kehamilan Trimester Ketiga (parents.com)
Foto: Kehamilan Trimester Ketiga (parents.com)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah ada tekanan di bagian panggul.

Dari Healthline diketahui bahwa tanda bayi sudah masuk panggul lainnya adalah panggul akan terasa lebih ditekan dan terasa lebih berat dari sebelumnya.

Saat berjalan Moms akan merasa seperti membawa sebuah bola bowling di dalam perut.

Cara berjalan Moms pun akan beda, seperti cara berjalan penguin dengan dua kaki agak terbuka.

Baca Juga: 15+ Makanan yang Mengandung Asam Folat, Menyehatkan Janin!

3. Mengalami Diare

Ilustrasi Mengalami Diare (medicalnewstoday.com)
Foto: Ilustrasi Mengalami Diare (medicalnewstoday.com)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah Moms mengalami diare.

Umumnya, hormon-hormon kelahiran akan memberi Moms tanda-tanda bahwa persalinan sudah dekat melalui usus kita.

Oleh karena itu, ibu hamil biasa akan merasakan kram perut, dan usus yang seperti bergerak.

Hormon-hormon yang sama juga akan membuat Moms merasa sedikit lebih mual, saat tanda bayi sudah masuk panggul mulai muncul.

4. Lebih Sering Buang Air Kecil

Ingin Buang Air Kecil (healthline.com)
Foto: Ingin Buang Air Kecil (healthline.com)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah Moms lebih sering buang air kecil.

Mengutip dari Medical News Today, kepala bayi berada lebih rendah di kandung kemih, berbarengan dengan bayi yang bertambah satu pon setiap minggunya.

Hal ini sama saja dengan Moms akan lebih sering mampir ke kamar kecil dari biasanya.

Bisa saja setiap 10 detik sekali. Selamat datang di akhir kehamilan Moms, pasti sudah tidak sabar bertemu si calon bayi, kan?

Baca Juga: Keputihan saat Hamil Trimester 2: Penyebab dan Cara Mencegahnya

5. Panggul Terasa Sakit

Panggul Terasa Sakit (Orami Photo Stock)
Foto: Panggul Terasa Sakit (Orami Photo Stock)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah Moms akan merasakan sakit di bagian panggul.

Hal ini disebabkan karena tekanan dari kepala calon bayi ke ligamen panggul. Moms sadar bahwa hal ini terjadi di waktu tertentu saat bergerak.

Tetapi jika Moms mengalami rasa sakit terus-menerus dan konstan, langsung berkonsultasi dengan dokter ya, Moms.

6. Leher Rahim Mengembang

Suami Mencium Baby Bump (Orami Photo Stock)
Foto: Suami Mencium Baby Bump (Orami Photo Stock)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah leher rahim mengembang.

Leher rahim juga mulai mempersiapkan kelahiran, mulai membesar (membuka) dan mengecil (menipis) pada hari-hari atau minggu sebelum melahirkan.

Pada pemeriksaan mingguan, mintalah dokter atau bidan mengukur pelebaran dan penipisan melalui tes internal.

Dalam jurnal U.S. National Library of Medicine menyatakan bahwa leher rahim kaya dengan ujung saraf, dan ketika ia mulai membesar, akan menimbulkan rasa sakit khas persalinan.

7. Lebih Banyak Lendir

Ibu Hamil Trimester Ketiga
Foto: Ibu Hamil Trimester Ketiga (Orami Photo Stock)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah meningkatnya produksi lendir.

Jatuhnya bayi ke panggul akan meningkatkan tekanan pada serviks.

Ini menyebabkannya kehilangan sumbat lendir yang berada di bagian atas serviks hingga akhir kehamilan. Itu ada untuk menghentikan bakteri memasuki rahim.

Setelah bayi turun, sumbat lendir bisa keluar dari vagina sebagai cairan seperti jeli atau kuning telur.

Baca Juga: 9 Bahaya Hamil dengan Kondisi Plasenta Previa dan Gejalanya


8. Napas Jadi Lebih Lega

Ilustrasi Persiapan Melahirkan (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Persiapan Melahirkan (Orami Photo Stock)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah napas jadi lebih lega.

Tekanan di diafragma akan berkurang begitu bayi turun ke arah panggul.

Hal ini secara otomatis bisa membuat Moms bernapas lebih mudah karena tekanan yang berkurang.

9. Bloody Show

Ilustrasi Pembalut dan Darah (shutterstock.com)
Foto: Ilustrasi Pembalut dan Darah (shutterstock.com)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah bloody show.

Kombinasi dari kepala bayi yang sudah turun ke bawa dan kontraksi pra-persalinan yang menipiskan serviks dapat “membuka sumbat” yang sebelumnya menutup serviks.

Konsistensi lendir ini bervariasi dari berserabut, hingga kental dan lengket.

Beberapa wanita mengalami keluarnya sumbat lendir yang jelas; yang lain hanya melihat peningkatan keputihan yang diwarnai dengan darah.

Di saat ini, beberapa pembuluh darah kecil di leher rahim kita akan pecah saat leher rahim menipis.

Jadi Moms mungkin melihat warna merah muda hingga lendir berdarah merah kecoklatan.

Jika keputihan menunjukkan lebih banyak darah daripada lendir, atau banyak darah merah cerah, Moms harus konsultasikan hal ini dengan dokter segera.

Begitu melihat pertanda berdarah, kemungkinan besar Moms akan mulai melahirkan dalam waktu tiga hari, tetapi beberapa ibu bisa lebih lama, antara satu atau dua minggu lagi.

Baca Juga: 10 Judul Novel yang Dijadikan Film, Sudah Nonton, Moms?

10. Air Ketuban Pecah

Ilustrasi Ketuban Hendak Pecah
Foto: Ilustrasi Ketuban Hendak Pecah (healthline.com)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah air ketuban pecah.

Hanya 1 dari 10 ibu yang mengalami air ketuban pecah sebelum melahirkan.

Bagi kebanyakan ibu, hal ini tidak akan terjadi sampai mereka memasuki masa persalinan.

Jika air ketuban Moms pecah sebelum persalinan dimulai, mulailah rencanakan persalinan secara intens dalam beberapa menit atau jam berikutnya, atau setidaknya dalam hari berikutnya.

11. Lebih Banyak Makan

Nafsu Makan Ibu Hamil
Foto: Nafsu Makan Ibu Hamil (Babycentre.co.uk)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah Moms lebih banyak makan.

Mengutip Baby Center, ketika bayi Moms mulai turun ke panggul, Moms akan memiliki lebih banyak ruang di perut.

Dan saat hal ini terjadi, saat perut Moms tidak lagi diisi oleh Si Kecil, maka bisa diisi dengan lebih banyak makanan.

Jadi jangan heran jika nafsu makan Moms lebih besar, ya.

12. Bentuk Perut Terlihat Berbeda

Bentuk Perut Ibu Hamil (Orami Photo Stock)
Foto: Bentuk Perut Ibu Hamil (Orami Photo Stock)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah bentuk perut terlihat berbeda.

Selain gejala fisik atau tubuh yang terasa ringan, Moms juga akan melihat perbedaan visual pada bentuk perut ibu hamil.

Ciri lainnya yang menunjukkan bahwa bayi sudah masuk panggul adalah perut kita akan terlihat berbeda saat bayi turun.

Karena ketika hamil, perut akan lebih besar di bagian atas, sedangkan saat masuk panggul menjadi sangat rendah.

13. Wasir

Ilustrasi Wasir (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Wasir (Orami Photo Stock)

Ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah yang selanjutnya adalah wasir.

Saat bayi sudah masuk ke panggul, Moms mungkin akan mengalami wasir.

Mengapa? Sebab kepala janin bisa menekan saraf di panggul dan dubur Moms. Hal inilah yang akhirnya bisa menyebabkan wasir.

Tapi semua orang mengalami tanda-tanda mau melahirkan yang berbeda, jadi Moms jangan berkecil hati jika tanda ini muncul perlahan atau bahkan sama sekali belum terlihat.

Baca Juga: Penasaran dengan Posisi Janin 6 Bulan? Ternyata Seperti Ini Lho, Moms!

Merangsang Posisi Kepala Bayi Sudah di Bawah

Ibu Hamil Sedang Yoga (Orami Photo Stock)
Foto: Ibu Hamil Sedang Yoga (Orami Photo Stock)

Jika hari kelahiran sudah semakin dekat, namun Si Kecil belum juga masuk ke panggul, beberapa hal ini dapat Moms lakukan untuk membantu posisi kepala bayi sudah di bawah dan berada di posisi yang tepat.

Merangsang posisi kepala bayi sudah di bawah dalam persiapan untuk persalinan adalah hal yang penting.

Ini dapat membantu memastikan persalinan yang lebih lancar dan mengurangi risiko komplikasi.

Berikut ini beberapa caranya:

  • Tetap aktif secara fisik dengan melakukan olahraga kecil seperti berjalan kaki, berenang, olahraga ringan, atau ikut prenatal yoga.
  • Duduk di bola persalinan (tanyakan pada tenaga medis tentang tips untuk menemukan gerakan yang mendorong kepala bayi ke panggul)
  • Mengunjungi chiropractor (konsultasikan dengan dokter kandungan Moms terlebih dahulu) untuk mengatasi nyeri panggul dan bisa lebih bersantai menunggu kelahiran.
  • Perlahan-lahan regangkan tubuh setiap hari. Tidak perlu terlalu lama, 10-15 menit saja sudah cukup.
  • Duduk dalam tailor style position yang sesuai beberapa kali sehari. Tailor style position adalah seperti duduk bersila di lantai, tetapi Moms tidak menyilangkan kaki, sebaliknya letakkan bagian telapak bawah kaki kita bersama-sama.
  • Mempertahankan postur yang baik setiap kali Moms duduk. Cobalah duduk tegak atau sedikit condong ke depan, daripada bersandar
  • Lakukan gerakan jongkok-berdiri secara rutin setiap pagi dan sore hari, dengan berpegangan pada penyangga yang kuat, seperti tempat tidur atau lemari untuk menanah beban berat badan kita. Lakukan gerakan ini sebanyak 5-8 hitungan.
  • Ajak janin di dalam kandungan Moms untuk berbicara. Hal ini bisa membantu membangun keintiman hubungan kita dan anak, serta ikatan batin. Minta Si Kecil untuk segera keluar, karena kita sudah tidak sabar melihatnya. Hal ini diyakini bisa membantu bayi turun ke panggul.

Baca Juga: 9 Doa Meminta Keturunan agar Cepat Hamil dan Punya Anak

Itu dia Moms beberapa ciri-ciri posisi kepala bayi sudah di bawah atau sudah masuk ke panggul.

Dengan begitu, waktu kelahiran anak pun sudah semakin dekat. Siap-siap ya Moms bertemu Si Kecil!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1115220/
  • https://www.askdrsears.com/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb