01 Februari 2022

Kenali Tanda-Tanda Wasir yang Perlu Moms Ketahui

BAB dengan mengeluarkan darah segar. apakah itu gejala penyakit wasir?

Moms pernah alami wasir sebelumnya? Jika belum, tanda-tanda wasir berikut ini perlu diwaspadai, lho!

Jika sudah pernah mengalami wasir atau hemoroid, pasti sudah tidak asing lagi dengan rasa gatal, nyeri, hingga pendarahan yang terjadi pada anus. Terdengar sangat tidak nyaman ya Moms.

Wasir merupakan kondisi di mana adanya pembengkakan pembuluh darah di rektum dan anus, yang disebabkan oleh tekanan yang kuat pada pembuluh darah di area tersebut.

Biasanya wasir disebabkan oleh beberapa hal, seperti mengejan kuat saat BAB, mengalami diare atau sembelit kronis, hamil, melakukan seks anal, serta kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat.

Selain itu, kondisi ini dapat terjadi pada wanita maupun pria, dan sebagian orang mungkin akan mengalami kondisi ini saat mencapai usia 50 tahun.

Baca Juga: Pantangan Wasir yang Harus Dihindari, Mulai dari Makanan hingga Kebiasaan Tertentu

Apa Saja Tanda-Tanda Wasir?

bolehkah-penderita-wasir-makan-mie-instan.jpg
Foto: bolehkah-penderita-wasir-makan-mie-instan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Gejala-gejala yang timbul pada penderita wasir dapat dibedakan berdasarkan tipenya.

Pada dasarnya, ada dua tipe wasir yang ditentukan berdasarkan lokasinya, yaitu wasir internal dan wasir eksternal.

Namun, ada juga tipe wasir yang terbentuk karena tingkat keparahannya, yaitu wasir trombosis.

Yuk simak ulasan tentang gejala atau tanda-tanda wasir di bawah ini.

Baca Juga: Segala Hal Tentang Penyakit Wasir, Mulai dari Penyebab Hingga Pencegahannya

1. Wasir Internal

Umumnya, wasir internal tidak menimbulkan rasa nyeri bagi penderitanya.

Hal tersebut disebabkan karena kondisi ini terjadi pada bagian terdalam rektum di mana indra perasa sangat sedikit di sana.

Dengan begitu, penderitanya tidak dapat merasakan nyeri atau bahkan melihatnya.

Namun Moms tidak perlu khawatir, untuk mengantisipasinya, berikut tanda-tanda wasir internal yang bisa Moms jumpai.

  • Mengalami BAB berdarah namun tidak merasakan nyeri
  • Adanya benjolan yang keluar dari lubang anus. Benjolan disebut ambeien prolaps, dan seringkali akan masuk kembali ke dalam lubang anus dengan sendirinya
  • Rasa gatal pada anus (pruritus ani)

2. Wasir Eksternal

Berbeda dengan wasir internal, wasir eksternal terjadi di area sekitar lubang anus.

Hal ini dapat menimbulkan rasa nyeri, karena di area tersebut terdapat banyak saraf perasa yang dapat mengirimkan sinyal ke otak.

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa tanda wasir eksternal, meliputi:

  • Anus terasa gatal dan iritasi
  • Rasa tidak nyaman hingga nyeri
  • Terjadi pembengkakan
  • Perdarahan

3. Wasir Trombosis

Pada tahap ini, kondisi penderitanya akan merasakan nyeri yang lumayan parah.

Wasir trombosis terjadi dikarenakan wasir eksternal yang tidak ditangani dengan tepat, yang mengakibatkan darah yang menggumpal, dan menghambat aliran darah ke anus.

Wasir jenis ini cenderung berwarna kebiru-biruan karena terbentuknya gumpalan darah .

Kondisi ini memiliki tanda-tanda sebagai berikut.

  • Rasa gatal
  • Rasa sakit luar biasa
  • Peradangan dan pembengkakan
  • Terdapat benjolan keras di sekitar anus
  • Berdarah

Jika wasir trombosis telah terjadi lebih dari dua hari, rasa nyerinya akan semakin parah, sehingga perlu untuk melakukan serangkaian perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: Obat Wasir Superhoid, Ketahui Manfaat dan Risiko Efek Sampingnya

Diagnosis Wasir

jenis wasir
Foto: jenis wasir

Foto: Orami Photo Stock

Jika kondisi wasir berada pada tahap yang mengkhawatirkan, misal pendarahan pada rektum atau anus, atau bahkan tinja berdarah, maka perlu segera melakukan penanganan yang tepat ke ahlinya.

Pada awal pemeriksaan, dokter mungkin akan menanyakan riwayat kesehatan pasien, serta menjelaskan gejala-gejala yang dialami.

Selain itu, pertanyaan seputar makanan atau minuman apa saja yang dikonsumsi, juga sering kali ditanyakan.

Pada tahap selanjutnya, dilakukan pemeriksaan fisik guna mengetahui lokasi pembengkakan atau benjolan.

Untuk mendiagnosis wasir internal, dokter akan melakukan digital rectal examination, atau pemeriksaan colok dubur.

Selanjutnya, terdapat serangkaian pemeriksaan tambahan yang direkomendasikan untuk dilakukan, meliputi:

1. Kolonoskopi

Kolonoskopi merupakan pemeriksaan yang dilakukan guna mendeteksi kelainan pada usus besar (kolon) dan rektum.

Tes ini dilakukan dengan memasukkan kolonoskop atau tabung panjang dan fleksibel, dengan ujungnya yang terdapat sebuah kamera kecil, dan dimasukkan ke dalam rektum pasien.

2. Sigmoidoskopi

Sigmoidoskopi dilakukan dengan menggunakan tabung tipis yang fleksibel yang disebut sigmoidoskop.

Tabung tersebut dilengkapi dengan lampu kecil dan kamera, yang akan dimasukkan ke dalam anus pasien, dan bergerak perlahan melalui rektum menuju bagian dalam rektum, dan kolon sigmoid.

Pemeriksaan sigmoidoskopi bertujuan untuk mengetahui penyebab sakit perut, pendarahan dubur, perubahan intensitas buang air besar, diare kronis, dan masalah usus lainnya yang diderita oleh pasien.

Baca Juga: 5 Pose Yoga untuk Meringankan Wasir

3. Barium Enema X-Ray

Barium enema merupakan pemeriksaan yang dapat mendeteksi adanya kelainan, atau perubahan pada kolon (usus besar).

Umumnya, prosedur ini disebut dengan rontgen usus besar.

Barium enema dapat membantu mendiagnosis perubahan pada usus besar dan rektum.

Dokter yang merekomendasikan barium enema umumnya bertujuan untuk mencari adanya peradangan, polip, atau kanker di usus besar.

Barium enema merupakan proses penuangan bubuk putih yang dicampurkan dengan air, dan dimasukkan ke dalam rektum.

Cairan barium yang berwarna putih dapat nampak jelas jika disinari oleh sinar X, sehingga pada foto rontgen akan tampak pola usus besar berwarna putih.

Injeksi barium yang membentuk pola di dalam usus besar, membantu menunjukkan bentuk dan fitur usus besar secara akurat.

Baca Juga: 10 Cara Aman untuk Atasi Wasir saat Hamil!

Itulah tanda-tanda wasir serta diagnosis wasir yang wajib Moms ketahui. Jika mengalaminya, segera lakukan penanganan yang tepat ya Moms!

  • https://www.webmd.com/digestive-disorders/understanding-hemorrhoids-basics
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/hemorrhoids
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268
  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/colonoscopy/about/pac-20393569#:~:text=A%20colonoscopy%20(koe%2Dlun%2D,inside%20of%20the%20entire%20colon.
  • https://www.everydayhealth.com/hemorrhoids/guide/symptoms/
  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/flexible-sigmoidoscopy/about/pac-20394189
  • https://www.cancer.net/navigating-cancer-care/diagnosing-cancer/tests-and-procedures/barium-enema

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.