Kesehatan

15 Juli 2021

5 Manfaat dan Kegunaan Serat untuk Tubuh, Moms Wajib Tahu!

Serat merupakan salah satu nutrisi penting untuk tubuh.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Adeline Wahyu

Saat mengalami kesulitan buang air besar, Moms mungkin akan disarakankan untuk konsumsi serat. Zat gizi satu ini sangat mudah Moms dapatkan dari sayuran atau buah-buahan.

Baca juga: Ini 5 Khasiat Minum Jus Buah dan Sayur Setiap Pagi

Apa itu Serat?

Serat adalah...

Foto: Orami Photo Stock

Sudah bukan rahasia lagi, kalau serat adalah zat gizi yang baik untuk kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Secara sederhana, serat adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Zat gizi satu ini dibagi menjadi dua jenis, larut dan tidak larut.

Sesuai dengan namanya, serat larut dapat larut di dalam air serta dapat dimetabolisme oleh bakteri "baik" di usus. Sementara, yang tidak larut adalah yang larut di dalam air.

Selain itu, zat gizi satu ini juga bisa dikategorikan menjadi dapat difermentasi dan tidak difermentasi. Hal ini mengacu pada apakah bakteri usus yang bersahabat dapat menggunakannya atau tidak.

Penting untuk diingat nutrisi ssatu ini terdiri dari beberapa jenis . Beberapa di antaranya penting dan bermanfaat untuk kesehatan dan sebagian lagi tidak.

Beberapa yang tidak larut dapat dicerna oleh bakteri baik di usus, dan sebagian besar makanan mengandung serat larut dan tidak larut.

Lembaga kesehatan merekomendasikan agar pria dan wanita masing-masing mengonsumsi 38 dan 25 gram nutrisi ini per hari.

Baca juga: GERD, Gangguan Pencernaan yang Mirip Serangan Jantung

Kegunaan Serat di Dalam Tubuh

Kegunaan Serat

Foto: Orami Photo Stock

Sekitar 500 spesies bakteri berbeda hidup di usus, dengan total sekitar 100 triliun sel. Bakteri usus ini juga dikenal sebagai flora usus.

Namun, hal ini bukanlah sesuatu yang buruk. Faktanya, banyak bakteri yang ada di dalam usus memiliki manfaat untuk tubuh terutama sistem pencernaan.

Tubuh menyediakan makanan, tempat hidup dan habitat yang aman bagi bakteri. Sebagai gantinya, mereka mengurus beberapa hal yang tidak dapat dilakukan oleh tubuh manusia sendiri.

Jurnal Nature menjelaskan dari sekian banyak jenis bakteri, beberapa sangat penting untuk kesehatan, termasuk berat badan, kontrol gula darah, fungsi kekebalan, dan bahkan fungsi otak.

Sama seperti organisme lain, bakteri perlu makan untuk mendapatkan energi agar bisa bertahan dan berfungsi. Sayangnya, sebagian besar karbohidrat, protein, dan lemak diserap ke dalam aliran darah sebelum masuk ke usus besar dan hanya menyisakan sedikit untuk flora usus.

Salah satu alasan nutrisi ini dianggap penting untuk tubuh, karena mereka memberi makan bakteri "baik" di usus, berfungsi sebagai prebiotik, seperti yang dijelaskan dalam jurnal gut bacteria.

Fungsi ini dapat mendorong pertumbuhan bakteri usus "baik", yang dapat memiliki berbagai manfaat penting untuk kesehatan.

Bakteri ramah menghasilkan nutrisi bagi tubuh, termasuk asam lemak rantai pendek seperti asetat, propionat dan butirat, di mana butirat tampaknya menjadi yang paling penting.

Asam lemak rantai pendek ini dapat memberi makan sel-sel di usus besar. Hal ini menyebabkan berkurangnya peradangan usus dan perbaikan gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar dan penyakit Crohn.

Ketika bakteri memfermentasi serat, mereka juga menghasilkan gas. Inilah alasan diet tinggi serat dapat menyebabkan perut kembung dan ketidaknyamanan perut pada beberapa orang. Efek samping ini biasanya hilang seiring berjalannya waktu seiring dengan penyesuaian tubuh.

Baca juga: 8 Bakteri Penyebab Keracunan Makanan pada Anak, Waspada!

Manfaat Serat Untuk Kesehatan

Selain memberikan makanan terhadap bakteri masih banyak manfaat nutrisi ini untuk kesehatan. Enggak percaya? Berikut manfaat serat untuk kesehatan yang perlu Moms ketahui.

1. Menurunkan Berat Badan

manfaat serat untuk menurunkan berat badan

Foto: Orami Photo Stock

Konsumsi makanan kaya serat tidak hanya membuat kenyang lebih lama, tetapi juga menjaga tubuh menyerap sebagian kalori dari makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Ahli mengatakan, nutrisi satu ini dapat mengikat molekul lemak dan gula saat berjalan melalui saluran pencernaan. Proses ini membantu mengurangi kalori dari makanan yang Moms konsumsi.

Sebuah studi menunjukan, bahwa orang yang menggandakan asupan nutrisi ini sesuai dengan jumlah yang disarankan menghasilkan antara 90 dan 130 kalori dari asupan harian mereka. Jumlah tersebut sama dengan penurunan berat badan 4 hingga 5 kilogram setahun.

2. Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

menurunkan risiko diabetes tipe-2

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah studi menunjukan, bahwa konsumsi serat lebih dari 26 gram perhari dapat menurunkan 18% risiko penyakit diabetes tipe 2. Para peneliti percaya, nutrisi ini dapat menjaga kadar gula dalam tubuh tetap stabil. Selain menjaga berat badan, nutrisi sati ini juga membantu mencegah perkembangan diabetes dalam tubuh.

Baca juga: 6 Gejala Diabetes pada Wanita yang Mudah Dikenali

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

menurunkan risiko penyakit jantung

Foto: Orami Photo Stock

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ menunjukan, konsumsi 7 gram serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 9 persen.

Pasalnya, nutrisi satu ini dapat menyedot kelebihan kolesterol dalam sistem dan mengeluarkannya sebelum menyumbat di arteri.

4. Mengurangi Risiko Kanker Tertentu

Menurunkan risiko kanker

Foto: Orami Photo Stock

Jurnal Annals of Oncology menjelaskan, konsumsi 10 gram serat secara rutin dapat menurunkan 10 persen kanker kolorektal dan 5 persen penurunan risiko kanker payudara.

Selain itu kandungan antioksidan fitokimia dalam buah dan sayuran yang kaya nutrisi ini juga membantu tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh. Jadi, penting untuk Moms selalu mengkonsumsi makanan kaya nutrisi ini setiap hari.

Baca juga: Ketahui Penyebab Kanker Darah pada Anak dan Cara Mengatasinya

5. Detoksifikasi Alami

Detoksifikasi alami

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat lain dari serat yang bisa dirasakan tubuh adalah bahan detoksifikasi alami. Karena zat gizi ini dapat menggosok dan mendorong pembuangan racun dari sistem gastrointestinal.

Serat larut menyerap senyawa yang berpotensi berbahaya, seperti kelebihan estrogen dan lemak tidak sehat, sebelum diserap oleh tubuh. Kemampuan yang tidak larut mempercepat pergerakan di saluran pencernaan juga membuat bahan kimia berbahaya seperti BPA, merkuri dan pestisida tidak dapat bertahan di dalam tubuh.

Semakin cepat pergerakan di dalam saluran pencernaan, semakin kecil kemungkinan racun atau bahan berbahaya bertahan di dalam tubuh. Moms bisa mendapatkan manfaat nutrisi ini dengan mengkonsumsi makanan seperti sayuran, buah, gandung dan kacang-kacangan.

Baca juga: Coba Praktekkan 5 Cara Simpel Ini Untuk Mendetoks Rumah

Demikian penjelasan mengenai kegunaan serat dan juga manfaatnya untuk tubuh. Semoga bermanfaat ya Moms.

  • https://www.healthline.com/nutrition/why-is-fiber-good-for-you
  • https://www.eatingwell.com/article/287742/10-amazing-health-benefits-of-eating-more-fiber/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait