Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
19 Februari 2022

Cara Mengecek Lendir Serviks untuk Tahu Kapan Masa Paling Subur agar Bisa Cepat Hamil

Melakukan hubungan seksual di masa paling subur dapat memaksimalkan program kehamilan
Cara Mengecek Lendir Serviks untuk Tahu Kapan Masa Paling Subur agar Bisa Cepat Hamil

Foto: Orami Photo Stocks

Selain memperhatikan jadwal menstruasi rutin, salah satu cara untuk mengecek masa subur adalah melalui lendir serviks.

Lendir serviks adalah cairan seperti gel yang diproduksi oleh kelenjar di leher rahim.

Sepanjang siklus menstruasi wanita, ketebalan dan jumlah cairan ini berubah karena naik-turunnya hormon.

Perubahan hormon yang terjadi merangsang kelenjar di leher rahim untuk menghasilkan lendir.

Lendir ini juga bisa jadi penanda masa kesuburan, lho.

Simak informasi berikut, terutama Moms yang sedang mengikuti program hamil.

Baca Juga: Gejala Awal Kanker Serviks yang Sering Diabaikan dan Pengobatannya

Tahapan Kondisi Lendir Serviks untuk Mengecek Masa Subur

Adanya lendir serviks dapat membantu perjalanan sperma menuju telur.

Cairan ini juga dapat berfungsi sebagai pelumas yang membantu hubungan seksual menjadi lebih nyaman.

Untuk mengecek masa subur melalui lendir serviks, Moms bisa mengecek perubahan kondisinya.

Berikut ini perubahannya yang perlu diketahui guna mengecek masa subur, dikutip dari jurnal Fertility and Sterility:

1. Sehari Setelah Menstruasi

1 Sehari Setelah Menstruasi.png

Foto: 1 Sehari Setelah Menstruasi.png

Foto: india.com

Tipe 1: paling tidak subur.

Moms akan menghasilkan jumlah lendir serviks yang sedikit setelah periode menstruasi selesai.

Bahkan, mungkin Moms akan merasa vagina agak kering dan tidak menghasilkan cairan sama sekali.

“Kesempatan untuk hamil merupakan yang terendah ketika berada di fase lendir serviks tipe 1 di siklus ini,” ungkap Cindy M.P. Duke, MD, PhD, Direktur Medis di Nevada Fertility Institute, Las Vegas, seperti dikutip dari Parents.com.

Baca Juga: Menstruasi Moms Tidak Normal? Kenali dan Pahami Dampaknya untuk Kesehatan

2. Seminggu Setelah Menstruasi

2 Seminggu Setelah Menstruasi.jpg

Foto: 2 Seminggu Setelah Menstruasi.jpg

Foto: women-info.com

Tipe 2: kesuburan rendah.

Sekitar satu minggu setelah akhir periode menstruasi, Moms akan mulai melihat sedikit lendir serviks dengan warna putih terang.

“Celana dalam mungkin akan terasa sedikit basah karena mulai menghasilkan lendir serviks tipe 2,” ungkap Dr. Duke.

Peluang kehamilan masih cukup rendah untuk melakukan hubungan seksual di fase ini.

3. Saat Telur Matang

3 Saat Telur Matang.jpg

Foto: 3 Saat Telur Matang.jpg

Foto: thebump.com

Tipe 3: kesuburan tinggi.

Saat telur mulai matang, tubuh akan mulai menghasilkan lendir serviks tipe 3 ini.

Di fase ini, cairan tersebut bertekstur lebih padat, terasa seperti krim, dan lengket jika disentuh.

Lendir ini merupakan tanda bahwa perempuan akan memasuki periode paling subur.

Baca Juga: 5 Hal Yang Dapat Terjadi Di Dua Minggu Penantian Usai Ovulasi

4. Sebelum Ovulasi

4 Sebelum Ovulasi.jpg

Foto: 4 Sebelum Ovulasi.jpg

Foto: healthline.com

Tipe 4: paling subur.

Ini merupakan saat paling tepat bagi Moms yang sedang merencanakan program hamil.

Karena pada fase ini, tubuh memproduksi lendir serviks terbaik untuk mempersiapkan fase ovulasi.

Pada fase ini, cairan tersebut akan berwarna putih seperti putih telur dengan tekstur yang lebih lengket dari sebelumnya.

Peluang Moms untuk hamil saat melakukan hubungan seksual di fase ini adalah 2 - 3 kali lebih tinggi.

5. Setelah Ovulasi

5 Setelah Ovulasi.png

Foto: 5 Setelah Ovulasi.png

Foto: fustany.com

Pada fase ini Moms akan memproduksi lendir serviks lebih sedikit.

Tekstur cairan tersebut akan sedikit lengket dan berwarna agak putih (namun tidak pekat).

Biasanya saat akan menjelang jadwal menstruasi selanjutnya, vagina akan terasa lebih kering dan itu adalah hal yang normal.

Itulah lima tahap perubahan lendir serviks untuk membantu mengecek masa subur.

Ini dapat menjadi pedoman Moms jika ingin menjalani kehamilan yang selama ini didambakan.

Baca Juga: Nyeri Saat Menstruasi? Konsumsi 5 Makanan yang Bisa Menenangkan Perut Ini!

Cara Mengecek Lendir Serviks

woman.jpg

Foto: woman.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa cara untuk memeriksa perubahan lendir serviks.

Pastikan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan salah satu metode berikut ini ya, Moms.

1. Secara manual

Moms bisa mengeceknya dengan memasukkan satu atau dua jari bersih ke dalam vagina, di dekat serviks.

Perhatikan warna dan tekstur lendir serviks di jari.

2. Tisu toilet

Bersihkan lubang vagina dengan tisu toilet yang bersih dan lembut.

Lakukan ini sebelum Moms buang air kecil atau menggunakan kamar kecil.

Perhatikan warna dan konsistensi lendir atau keluarnya cairan yang menempel pada tisu.

3. Periksa pakaian dalam atau panty liner

Moms juga bisa cek cairan ini pada pakaian dalam Moms atau panty liner yang Moms gunakan.

Namun, cara ini kurang dapat diandalkan karena cairan mungkin tidak terlihat terlalu jelas pada pakaian dalam yang berwarna.

4. Jangan memeriksa lendir serviks setelah berhubungan seks

Cairan yang keluar saat sedang merasakan gairah seksual sama sekali berbeda dengan dengan lendir serviks.

Memang, keduanya cukup sulit untuk dibedakan.

Karena itu, sebaiknya tidak memeriksanya saat setelah berhubungan seksual.

Baca Juga: 10 Makanan Berserat Tinggi untuk Program Hamil

Kapan Perempuan Berada pada Kondisi Paling Subur?

pregnancy-test-showing-positive-result.jpg

Foto: pregnancy-test-showing-positive-result.jpg (medicalnewstoday.com)

Foto: Orami Photo Stock

Lendir serviks yang muncul bisa jadi adalah sinyal yang baik untuk mengetahui kondisi masa subur paling tinggi.

Melansir Medical News Today, sel telur hanya hidup 12 - 24 jam setelah ovulasi.

Tetapi, sperma dapat hidup lebih lama, seringkali 3 - 5 hari dalam lendir serviks yang subur.

Artinya, bagi Moms yang ingin hamil, waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim adalah ketika sebelum ovulasi.

Karena sperma dapat hidup di saluran reproduksi selama beberapa hari dan dapat langsung membuahi sel telur.

Baca Juga: 10 Jenis Makanan Sehari-hari yang Mempengaruhi Kesuburan Wanita

Apa Saja yang Dapat Memengaruhi Lendir Serviks

mendeteksi kanker serviks-1.jpg

Foto: mendeteksi kanker serviks-1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Aktivitas atau kondisi tertentu dapat mengubah produksi lendir serviks secara alami.

Sehingga metode pengecekannya untuk mendeteksi masa subur ini menjadi kurang efektif.

Hal-hal yang dapat memengaruhi lendir serviks antara lain:

  • Menyusui
  • Pembedahan pada serviks
  • Douching
  • Menopause dini
  • Menggunakan kontrasepsi hormonal baru-baru ini (termasuk pil pagi hari)
  • Infeksi seksual menular
  • Vaginitis

Metode cek lendir serviks sebagai patokan program hamil juga tidak cocok untuk orang dengan tubuh yang tidak menghasilkan banyak cairan.

Bicarakan dengan dokter jika Moms ingin menjalani program hamil atau memiliki kecemasan mengenai kondisi lendir serviks.

  • https://www.healthline.com/health/womens-health/cervical-mucus#_noHeaderPrefixedContent
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3787999/
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/323503