Program Hamil

17 Juni 2021

Cek Masa Subur Melalui 5 Jenis Lendir Serviks Berikut Ini!

Melakukan hubungan seksual di masa paling subur dapat memaksimalkan program kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Intan Aprilia

Selain memperhatikan jadwal menstruasi rutin, salah satu cara untuk mengecek masa subur adalah melalui lendir serviks.

“Lendir serviks diproduksi oleh kelenjar di leher rahim, yang merupakan pembukaan ke rahim. Adanya hormon, membuat itu (lendir serviks) berubah selama siklus,” ungkap dokter kandungan di St. Joseph’s Health Centre, Toronto dan Direktur Medis untuk ReproMed, The Toronto Institute for Reproductive Medicine, Alfonso del Valle, seperti dikutip dari todaysparent.com.

Sedangkan mengutip Healthline, lendir serviks adalah cairan seperti gel dari serviks. Sepanjang siklus menstruasi wanita, ketebalan dan jumlah lendir serviks berubah. Ini karena kadar hormon berfluktuasi sepanjang siklus perempuan. Hormon merangsang kelenjar di leher rahim untuk menghasilkan lendir.

Nah Moms, lendir serviks juga bisa jadi penanda masa kesuburan, lho. Simak informasi berikut, terutama Moms yang sedang mengikuti program hamil.

Baca Juga: Gejala Awal Kanker Serviks yang Sering Diabaikan dan Pengobatannya

Jenis Lendir Serviks untuk Mengecek Masa Subur

Tujuan utama dari perubahan lendir serviks adalah untuk membantu memelihara dan mendukung sperma saat perjalanannya menuju telur.

Bonus tambahan, lendir serviks juga dapat berfungsi sebagai pelumas yang membantu hubungan seksual menjadi lebih menyenangkan.

Untuk mengetahui perubahan pada lendir serviks guna mengecek masa subur, dikutip dari jurnal Fertility and Sterility, Moms tentu perlu melihat dan menyentuh konsistensinya. Berikut ini perubahan umum yang terjadi pada lendir serviks.

1. Sehari Setelah Menstruasi

1 Sehari Setelah Menstruasi.png

Foto: india.com

Lendir serviks tipe 1: paling tidak subur.

Moms akan menghasilkan jumlah lendir serviks yang sedikit setelah periode menstruasi selesai. Bahkan mungkin Moms akan merasa vagina agak kering dan tidak menghasilkan lendir serviks sama sekali.

“Kesempatan untuk hamil merupakan yang terendah ketika berada di fase lendir serviks tipe 1 di siklus ini,” ungkap Direktur Medis di Nevada Fertility Institute, Las Vegas, Cindy M.P. Duke, MD, PhD, seperti dikutip dari parents.com.

Baca Juga: Menstruasi Moms Tidak Normal? Kenali dan Pahami Dampaknya untuk Kesehatan

2. Seminggu Setelah Menstruasi

2 Seminggu Setelah Menstruasi.jpg

Foto: women-info.com

Lendir serviks tipe 2: kesuburan rendah.

Sekitar satu minggu setelah akhir periode menstruasi, Moms akan mulai melihat sedikit lendir serviks dengan warna putih terang.

“Celana dalam mungkin akan terasa sedikit basah karena mulai menghasilkan lendir serviks tipe 2,” ungkap Dr. Duke.

Jika mengecek masa subur, maka peluang kehamilan masih cukup rendah untuk melakukan hubungan seksual di fase ini.

3. Saat Telur Matang

3 Saat Telur Matang.jpg

Foto: thebump.com

Lendir serviks tipe 3: kesuburan tinggi.

Saat telur mulai matang, tubuh akan mulai menghasilkan lendir serviks tipe 3 ini.

Lendir serviks di fase ini akan memiliki tekstur lebih padat, terasa seperti krim, dan lengket jika dijauhkan di antara jari Moms.

“Lendir ini merupakan tanda bahwa Anda akan memasuki periode paling subur,” ungkap ahli obstetrik dan ginekolog, Sheryl A. Ross, MD, seperti dikutip dari parents.com.

Baca Juga: 5 Hal Yang Dapat Terjadi Di Dua Minggu Penantian Usai Ovulasi

4. Sebelum Ovulasi

4 Sebelum Ovulasi.jpg

Foto: healthline.com

Lendir serviks tipe 4: paling subur.

Ini merupakan saat paling tepat mengecek masa subur bagi Moms yang sedang merencanakan program hamil.

Karena pada fase ini, tubuh memproduksi lendir serviks terbaik untuk mempersiapkan fase ovulasi.

Pada fase ini, lendir serviks memiliki warna putih seperti putih telur dan konsistensi yang lebih lengket dari sebelumnya.

Peluang Moms untuk hamil saat melakukan hubungan seksual di fase ini adalah dua sampai tiga kali lebih tinggi.

5. Setelah Ovulasi

5 Setelah Ovulasi.png

Foto: fustany.com

Pada fase ini, Moms akan memproduksi lendir serviks lebih sedikit setelah ovulasi, yaitu menjelang awal periode Moms kembali.

Lendir serviks di fase ini akan sedikit lengket dan berwarna agak putih (namun tidak pekat). Biasanya saat akan menjelang jadwal menstruasi selanjutnya, vagina akan terasa lebih kering dan itu adalah hal yang normal.

Itulah lima tahap perubahan lendir serviks untuk membantu mengecek masa subur. Ini dapat menjadi pedoman Moms jika ingin menjalani kehamilan yang selama ini didambakan.

Baca Juga: Nyeri Saat Menstruasi? Konsumsi 5 Makanan yang Bisa Menenangkan Perut Ini!

Cara Mengecek Lendir Serviks

woman.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa cara untuk memeriksa perubahan lendir serviks. Pastikan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan salah satu metode berikut ini ya, Moms.

1. Secara manual

Cara mengecek lendir serviks setiap hari adalah, Moms bisa memasukkan satu atau dua jari bersih ke dalam vagina, di dekat serviks. Lepaskan jari dan perhatikan warna dan tekstur lendir serviks di jari.

2. Tisu toilet

Bersihkan lubang vagina dengan tisu toilet yang bersih dan lembut. Lakukan ini sebelum Moms buang air kecil atau menggunakan kamar kecil. Perhatikan warna dan konsistensi lendir atau keluarnya cairan pada tisu.

3. Periksa pakaian dalam atau panty liner

Cek perubahan lendir serviks pada pakaian dalam Moms setiap hari. Atau Moms juga bisa gunakan panty liner untuk melihat perubahan.

Tergantung pada warna pakaian dalam dan lamanya waktu yang dihabiskan, metode ini mungkin kurang dapat diandalkan dibandingkan metode lain.

4. Jangan memeriksa lendir serviks selama atau setelah berhubungan seks

Selain untuk mencegah merasa terangsang secara seksual, cairan gairah sama sekali berbeda dengan dengan lendir serviks yang subur walau Moms mungkin tidak akan dapat membedakannya.

Memeriksa setelah berhubungan seks juga merupakan ide yang buruk karena terlalu mudah untuk mengacaukan air mani dengan sekresi serviks.

Baca Juga: 10 Makanan Berserat Tinggi untuk Program Hamil

Kapan Seseorang Paling Subur?

pregnancy-test-showing-positive-result.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Lendir serviks yang muncul bisa jadi adalah sinyal yang baik untuk peningkatan kesuburan. Siapa pun yang mencoba untuk hamil harus melakukan hubungan intim pada saat mereka melihat lendir serviks yang subur. Biasanya, dokter menyebutnya dengan "jendela subur."

Melansir Medical News Today, sel telur hanya hidup 12-24 jam setelah ovulasi, tetapi sperma dapat hidup lebih lama, seringkali 3-5 hari dalam lendir serviks yang subur.

Artinya, bagi Moms yang ingin hamil, waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim adalah tepat sebelum ovulasi, karena sperma dapat hidup di saluran reproduksi selama beberapa hari.

Jika mereka sudah ada saat ovulasi terjadi, mereka bisa langsung membuahi sel telur.

Baca Juga: 10 Jenis Makanan Sehari-hari yang Mempengaruhi Kesuburan Wanita

Hal-hal Berikut Dapat Memengaruhi Lendir Serviks

mendeteksi kanker serviks-1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Aktivitas atau kondisi tertentu dapat mengubah lendir serviks alami, sehingga metode untuk mendeteksi masa subur ini menjadi kurang efektif dan sulit digunakan.

Hal-hal yang dapat memengaruhi lendir serviks antara lain:

  • Menyusui
  • Pembedahan pada serviks
  • Douching
  • Menopause dini
  • Menggunakan kontrasepsi hormonal baru-baru ini (termasuk pil pagi hari)
  • Infeksi seksual menular
  • Vaginitis

Metode lendir serviks juga tidak cocok untuk orang dengan tubuh yang tidak menghasilkan banyak cairan. Bicarakan dengan dokter jika Moms menggunakan metode ini untuk mencegah kehamilan dan memiliki kekhawatiran tentang lendir serviks.

  • https://www.healthline.com/health/womens-health/cervical-mucus#_noHeaderPrefixedContent
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3787999/
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/323503
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait