Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Keamanan Anak | Mar 29, 2018

5 Cara Agar Youtube Aman Diakses Anak di Ponsel Maupun Laptop

Bagikan


5 Cara Agar Youtube Aman Diakses Anak di Ponsel Maupun Laptop

Kebanyakan anak-anak kini sudah melek teknologi serta terampil menggunakan gadget untuk menjelajah berbagai aplikasi yang tersedia di dalamnya.

Padahal, tidak semuanya aman untuk diakses oleh anak karena mengandung konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.

Salah satunya adalah ketika anak menggunakan YouTube, yang mereka gunakan sebagai sarana belajar dan hiburan. 

YouTube menyediakan banyak jenis konten video di dalamnya, baik untuk anak mau pun orang tua.

Baca juga: Singkirkan Gadget! Ini 7 Manfaat Permainan Tradisional untuk Anak-anak

Namun, karena luasnya konten video yang bisa dijelajahi, ini tidak menutup kemungkinan bahwa anak akan secara tidak sengaja membuka konten video yang tidak sesuai buat mereka.

Melarang anak untuk mengakses YouTube bukanlah cara yang tepat, karena anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Mereka akan mencari cara lain untuk tetap bisa mengaksesnya.

Oleh sebab itu, Moms perlu melakukan bentuk proteksi lain tanpa melarang mereka untuk membuka YouTube.

Nah, di bawah ini ada beberapa cara aman bermain YouTube yang bisa dipraktikkan di rumah.

Baca Juga : Miris, Rekaman Bocah Perempuan Tonton Video Porno di Smartphone, Begini Cara Bijak Sikapi Penggunaan Gadget untuk Anak

1. Membuat Akun Keluarga

Agar lebih mudah memantau aktivitas anak dalam mengakses YouTube, pertama Moms perlu membuat akun keluarga. Caranya adalah dengan mendaftarkan email baru pada akun Google kemudian masuklah ke halaman YouTube.

Setelah itu, Mama bisa rutin memantau video apa saja yang sudah ditonton oleh anak lewat fitur history atau riwayat tontonan. 

2. Membuat Playlist Anak

Moms sebaiknya membuat playlist (daftar putar) anak, di mana isinya adalah konten video yang aman untuk diakses oleh anak.

Misalnya playlist bermain, belajar, lagu anak, dan playlist anak lainnya. Ini guna menghindari anak membuka konten YouTube yang tidak sesuai dengan usia mereka.

Baca Juga : Duh! 70 Persen Orang Tua Memilih Gadget Dibanding Ngobrol dengan Anak

3. Berlangganan Akun Anak

Moms juga bisa mengatur akun keluarga tadi untuk berlangganan (subscribe) akun youtube anak.

Sehingga daftar video yang muncul pada halaman depan YouTube adalah video-video yang berasal dari akun YouTube anak yang telah di-subscribe tadi.

Anak pun menjadi lebih mudah untuk melihat video-video terbaru tanpa harus mencari video lainnya di kolom pencarian.

4. Nyalakan Mode Aman

YouTube pada dasarnya dibuat hanya untuk remaja yang berusia 13 tahun ke atas. Oleh sebab itu, belum tentu aman untuk anak usia di bawah 13 tahun.

Namun, jangan khawatir, YouTube menawarkan fitur yang disebut mode aman untuk melindungi dan membatasi konten video yang kemungkinan akan diakses anak.

Caranya adalah klik pengaturan atau setting, kemudian carilah tulisan “Restricted Mode” di bagian bawah halaman YouTube lalu aktifkan dengan klik tombol “on”.

Baca Juga : Mengatur Penggunaan Gadget Sesuai Usia Anak

5. Pantau Kolom Rekomendasi Video

Video-video yang dimunculkan dalam kolom rekomendasi biasanya sejenis dengan video yang sering ditonton anak.

Oleh karena itu Mama perlu memantau tontonan anak apakah sudah sesuai dengan usianya atau tidak melalui rekomendasi video yang tersedia.

(OMI)

Sumber : commonsensemedia.org, tubularinsights.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.