Kehamilan

KEHAMILAN
25 Mei 2020

4 Alasan Mengapa Ibu Hamil Diminta Bedrest

Ibu hamil bedrest biasanya diresepkan dokter kandungan untuk mengurangi komplikasi kehamilan tertentu.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms, bila kehamilan tumbuh secara sehat dan normal tanpa komplikasi, tentu akan disarankan untuk tetap aktif dan bugar.

Akan tetapi, bila Moms memiliki kehamilan yang berisiko tinggi, ada kemungkinan akan diresepkan bedrest.

Hal ini berarti pembatasan aktivitas selama beberapa waktu oleh permintaan dokter. Bahkan, ada juga ibu hamil bedrest hingga waktu persalinan.

Namun, menurut American Pregnancy Association, tak perlu khawatir ibu hamil bed rest adalah hal yang biasa.

Alasan Ibu Hamil Bedrest

Ibu hamil dengan kondisi tertentu akan mengalami bedrest. Termasuk mereka yang memiliki kondisi kronis, lalu apa alasan ibu hamil bedrest?

1. Preeklamsia

Preeklamsia

Foto: Orami Photo Stocks

Dilansir March of Dimes, preeklamsia atau dikenal sebagai hipertensi yang diinduksi kehamilan (tekanan darah tinggi), preeklamsia terjadi pada hingga 8 persen kehamilan.

Nah, karena satu-satunya obat yang pasti adalah persalinan, maka alasan ibu hamil bedrest hanyalah memperpanjang kehamilan untuk bertahan lama guna memastikan waktu persalinan yang aman.

2. Persalinan Prematur

Persalinan prematur

Foto: Orami Photo Stocks

Alasan ibu hamil bedrest lainnya adalah kontraksi yang teratur sebelum minggu ke-37 kehamilan atau menunjukkan tanda-tanda persalinan dini lainnya.

Alasan ibu hamil bedrest ketika menghadapi hal ini adalah menunda persalinan setidaknya 48 jam sehingga steroid yang mempercepat perkembangan paru-paru Si Kecil dalam kandungan dapat diberikan.

3. Perubahan Serviks

Dokter kandungan akan memantau panjang serviks Moms selama pemeriksaan rutin dengan USG transvaginal secara rutin bila Moms memiliki riwayat serviks yang tidak kompeten.

Bila serviks memendek lebih awal ada kemungkinan menjadi alasan ibu hamil bedrest.

4. Kehamilan Kembar

Ibu Hamil Kembar

Foto: Orami Photo Stocks

Tentunya, Moms yang memiliki bayi kembar dua, tiga, atau banyak akan diminta bedrest hanya karena kehamilan cenderung lebih menantang.

Berdasarkan jurnal keluaran Cochrane Database of Systematic Reviews, bila Moms berakhir di rumah sakit, Moms akan diposisikan sedikit miring (kaki lebih tinggi dari kepala) sehingga gravitasi dapat membatnu menjaga Si Kecil tumbuh dalam rahim selama mungkin.

Baca Juga:Kenali Kondisi Apa Saja yang Menyebabkan Ibu Hamil Trimester 3 Harus Bedrest

Ibu hamil bedrest dalam jangka waktu yang lama pun memiliki kekurangan sehingga banyak dokter kandungan cenderung berhati-hati dalam memberitahukan hal tersebut.

Ketidakaktifan yang berkepanjangan dapat menyebabkan nyeri pinggul dan punggung, atrofi otot sehingga membuat sulit bangkit setelah persalinan, iritasi kulit, keropos tulang, hingga pembekuan darah di kaki.

Selain itu, penelitian Biological Research for Nursing telah membangun hubungan antara penurunan nafsu makan (yang dapat terjadi ketika ibu hamil bedrest), sehingga terjadi pula penurunan berat badan ibu dan bayi berat lahir rendah.

Dengan kata lain, jika Moms tidak memiliki nafsu makan dan karenanya tidak mendapatkan cukup makan, ada kemungkinan Si Kecil dalam kandungan pun tidak.

Sebuah publikasi dari Society for Maternal Fetal Medicine juga telah memperingatkan bahwa ibu hamil bedrest yang berkepanjangan dapat menyebabkan depresi dan bahwa depresi kadang terjadi setelah bayi lahir. Waspadai tanda-tanda:

  • Perasaan sedih yang tak tergoyahkan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Perubahan suasana hati yang besar.

Baca Juga:Balita Harus Bed Rest, Hibur dengan 4 Aktivitas Ringan Ini

Setiap wanita hamil dapat mengalami masing-masing gejala ini pada berbagai waktu, tetapi berbicara dengan dokter kandungan jika gejala ini terasa sulit untuk dikelola.

Jika dokter kandungan meminta Moms untuk bedrest, minta dia untuk membahas alasannya. Sementara itu, fokuslah untuk tetap sehat hingga hari Moms dapat menggendong Si Kecil.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait