Trimester 1

18 Mei 2021

Moms Wajib Tahu, Ini Dia Ciri Hamil Anak Kembar

Kabar kehamilan saja sudah membahagiakan ya Moms, apalagi jika kehamilan tersebut ternyata kembar
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Adeline Wahyu

Secara umum, faktor genetika adalah salah satu faktor atau ciri hamil anak kembar, lho, Moms.

Ada banyak alasan beberapa orang tua yang menginginkan anak kembar, salah satunya agar anak memiliki teman atau ingin memiliki keluarga besar.

Untuk mengamatinya, Moms dapat mempelajari ciri hamil anak kembar berikut ini dilansir dari American Pregnancy Association.

Ciri Hamil Anak Kembar

Terdapat beberapa ciri hamil anak kembar yang secara umum dapat dilihat atau dirasakan. Berikut di antaranya:

1. Mual yang Berlebihan di Pagi Hari

7 Ciri Moms Hamil Bayi Kembar.jpg

Foto: freepik.com

Sebagian ibu hamil pasti mengalami beberapa jenis mual di pagi hari selama kehamilan. Perkara mual ini menjadi salah satu ciri hamil anak kembar.

Pasalnya sebagian besar wanita yang hamil kembar mengalami peningkatan mual parah di pagi hari, dan sebagian lainnya tidak mengalami mual.

Jadi, Moms juga perlu mengetahui bahwa wanita yang sedang hamil anak kembar akan mengalami dosis dua kali lipat morning sickness.

Baca Juga: 7 Manfaat Minum Jahe, Bisa Atasi Mual saat Hamil

2. Kelelahan Ekstrim

Pada kondisi kehamilan anak satu saja dapat membuat Moms mudah merasa lelah, apalagi dengan kondisi hamil anak kembar.

Energi seorang ibu yang tengah hamil anak kembar akan mudah terkuras. Kelelahan yang mengalami peningkatan dapat menjadi ciri hamil anak kembar.

Hal ini juga terkait tubuh ibu yang berusaha memberikan nutrisi untuk lebih dari satu bayi serta merawat tumbuh kembang janin kembar di rahimnya.

Baca Juga: Tak Hanya Kadek Devi-Dewa Yoga, 5 Pasangan Selebriti Ini Juga Dikaruniai Bayi Kembar

3. Ukuran Perut saat Hamil Muda

7 Ciri Moms Hamil Bayi Kembar 2.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Selama kehamilan, biasanya dokter atau bidan akan memonitor tinggi fundus wanita atau jarak antara bagian atas tulang kemaluan ke bagian atas rahim yang dapat membantu menunjukkan usia kehamilan.

Perut yang membesar saat usia kehamilan masih muda dapat menjadi ciri hamil anak kembar.

Baca Juga: Ukuran Perut Ibu Hamil Bisa Berbeda-beda, Mengapa Demikian?

4. Berat Badan

Berat badan naik saat hamil ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu yang sering banyak terjadi adalah kebiasaan makan yang buruk.

Kenaikan berat badan juga menjadi salah satu ciri hamil anak kembar. Biasanya wanita hamil anak kembar akan mengalami peningkatan sekitar 10 pon lebih banyak daripada mereka yang mengandung bayi tunggal.

Jika Moms mengalami kenaikan hingga 5 kilogram di trimester pertama, bisa jadi Moms mengandung anak kembar.

Hal tersebut disebabkan ukuran rahim dan volume darah yang meningkat lebih besar daripada wanita yang mengandung bayi tunggal.

Moms juga akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 7 hingga 12 kilogram pada trimester kedua.

Baca Juga: Ini Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil yang Normal, Moms Wajib Tahu!

5. Gerakan Janin Dini dan Sering Terjadi

7 Ciri Moms Hamil Bayi Kembar 3.jpg

Foto: twiniversity.com

Gerakan janin dini ini menjadi kontroversial dalam komunitas medis. Beberapa ibu hamil mengungkapkan bahwa mereka yang memiliki anak kembar merasakan gerakan janin lebih awal dan gerakan ini sering terjadi.

Meskipun menjadi kontroversial, beberapa di antaranya meyakini hal ini menjadi ciri hamil anak kembar.

Baca Juga: Wujudkan Mimpi Punya Anak Kembar Dengan Cara Ini

6. Peningkatan Level hCG

hCG atau human chorionic gonadotropin adalah hormon yang diproduksi oleh plasenta setelah implantasi terjadi.

Meningkatnya level hCG ini menjadi salah satu ciri hamil anak kembar. Pasalnya wanita yang mengandung anak kembar kemungkinannya akan mengalami peningkatan hCG.

Namun, Moms juga perlu melakukan investigasi lebih lanjut untuk memverifikasi penyebab meningkatnya hCG.

Baca Juga: Mengenal Tes Urine HCG dalam Kehamilan dan Risikonya

7. Dua Detak Jantung

7 Ciri Moms Hamil Bayi Kembar 4.jpg

Foto: kcbi.org

Ciri hamil anak kembar lainnya dapat diketahui saat Moms memeriksa kehamilan. Dokter akan memeriksa detak jantung janin. Hal ini dapat terdeteksi di akhir trimester pertama.

Dilansir dari Verywell Family beberapa dokter atau bidan yang berpengalaman biasanya akan mendeteksi beberapa detak jantung yang berbeda.

Baca Juga: Benarkah Jenis Kelamin Bayi Bisa Diketahui dari Detak Jantung Dalam Kandungan?

8. Sakit Punggung dan Nyeri Panggul

Ciri hamil anak kembar berikutnya yang mungkin dapat Moms rasakan ialah sakit punggung dan nyeri panggul. Hal ini karena seiring berkembangnya kehamilan dan berat badan bayi yang meningkat, tubuh Moms akan lebih mudah untuk merasakan sakit.

Sakit punggung dan nyeri panggul berlebihan bisa saja menjadi tanda adanya dua janin di dalam kandungan.

Baca Juga: Sakit Pinggang Saat Hamil Muda Umum Terjadi, Ketahui Penyebab dan Penanganannya

9. Sering Buang Air Kecil

buang air kecil

Foto: Orami Photo Stock

Perlu Moms ketahui bahwa seringnya buang air kecil juga dapat menjadi ciri hamil anak kembar. Hal ini terjadi karena tekanan ekstra pada kandung kemih dan retensi air yang lebih tinggi.

Biasanya, ibu hamil dengan anak kembar memiliki intensitas buang air kecil yang lebih besar dengan ibu hamil yang hanya mengandung satu janin.

10. Mulas dan Gangguan Pencernaan

Munculnya rasa mulas dan gangguan pencernaan lainnya dalam waktu yang cukup sering mungkin juga menjadi salah satu ciri hamil anak kembar. Hal ini biasanya disebabkan oleh tekanan ekstra pada perut saat rahim menekannya.

Untuk lebih memastikan apakah Moms benar-benar memiliki anak kembar, Moms dapat melakukan pemeriksaan USG yang akan menunjukkan adanya lebih dari satu janin dalam kandungan.

Baca Juga: Mengenal Penyebab dan Cara Mencegah Bayi Kembar Siam

Penyebab Hamil Anak Kembar

Penyebab Hamil Anak Kembar.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Setelah memahami ciri hamil anak kembar, Moms mungkin memiliki rasa penasaran mengenai apa penyebab yang mendasari kehamilan anak kembar. Salah satu faktor utama hamil anak kembar yang seringkali dikaitkan ialah genetika.

Jadi, apabila Moms memiliki riwayat keluarga yang mengalami kehamilan anak kembar, Moms juga mungkin akan hamil anak kembar.

Namun, faktor ini perlu penelitian lebih lanjut karena menurut National Health Service, setiap orang memiliki peluang untuk mengalami kehamilan anak kembar.

Penyebab lain yang mungkin mendasari kehamilan kembar, yaitu karena kehamilan terjadi ketika Moms telah memasuki usia lebih dari dari 35 tahun. Hal ini karena wanita pada usia tersebut cenderung melepaskan lebih dari 1 sel telur selama ovulasi.

Kehamilan yang terjadi karena metode IVF atau disebut sebagai bayi tabung juga memungkinkan Moms untuk hamil anak kembar, karena embrio yang ditransfer dapat lebih dari satu.

Risiko Hamil Anak Kembar

Risiko Hamil Kembar.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Layaknya kehamilan pada umumnya, hamil anak kembar juga memiliki risiko, bahkan risikonya menjadi lebih besar, Moms. Mengutip WebMD, berikut risiko hamil anak kembar yang perlu Moms ketahui:

  • Keguguran

Menurut Abdulla Al-Khan, MD, direktur dan kepala kedokteran dan bedah ibu dan janin di Hackensack University Medical Center di New Jersey, kehamilan anak kembar lebih berisiko mengalami keguguran.

Umumnya, keguguran ini ditandai dengan keluarnya bercak dari vagina. Apabila Moms mengalami banyak bercak di trimester pertama, dengan disertai kram perut, mengeluarkan gumpalan, dan secara aktif mengeluarkan darah, sebaiknya segera periksa ke dokter karena bisa saja pertanda keguguran.

Namun, jika bercak yang keluar tanpa disertai gejala lain, Moms tidak perlu panik karena ibu hamil dengan bayi kembar memang lebih banyak mengalami bercak dibanding kehamilan dengan satu janin saja.

  • Diabetes Gestasional

Manju Monga, MD, Profesor Berel Held dan direktur divisi kedokteran ibu-janin di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di Houston menyampaikan bahwa ibu hamil anak kembar lebih berisiko mengalami diabetes gestasional. Meski begitu, risiko terbesar diabetes gestasional adalah memiliki bayi yang lebih besar dan membutuhkan persalinan Caesar.

"Sementara diabetes gestasional lebih umum, morbiditas yang terkait dengannya lebih jarang karena bayi kembar bukanlah bayi besar," jelasnya.

Baca Juga: Jangan Salah Kaprah, Pahami 10 Fakta dan Mitos Diabetes Ini

Selain itu, ibu yang mengalami diabetes gestasional selama kehamilan lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari.

  • Preeklamsia

Preeklamsia biasanya terjadi secara tiba-tiba dan berakibat fatal, kondisi ini bisa menimpa siapa saja selama kehamilan. Namun, preeklamsia terjadi lebih sering pada kehamilan kembar.

Preeklamsia ditandai dengan tekanan darah tinggi, protein dalam urin, dan terkadang bengkak di kaki, tungkai, dan tangan.

  • Kelahiran Prematur

Sebagian besar ibu yang mengandung anak kembar akan melahirkan pada usia 36 hingga 37 minggu, dibandingkan dengan usia 40 dalam satu kehamilan.

Bayi kembar juga berisiko lebih tinggi lahir prematur atau kelahiran terjadi pada usia 34 minggu kehamilan atau sebelum usia 36 minggu.

Akibat lahir terlalu dini, bayi kembar mungkin lahir dengan berat badan lahir rendah, dan memiliki tingkat masalah pernapasan yang lebih tinggi.

  • Anemia

Ibu hamil dengan anak kembar juga memiliki risiko lebih tinggi menderita anemia, gejala kekurangan zat besi antara lain kelelahan, sesak napas, jantung berdebar-debar, dan kulit pucat.

  • Twin to Twin Syndrome

Kondisi ini dapat memengaruhi beberapa kembar identik yang berbagi satu plasenta. Ibu hamil anak kembar dengan sindrom ini, terjadi karena ketidakseimbangan aliran darah dan salah satu bayi mendapatkan volume darah yang terlalu banyak sedangkan yang lainnya tidak mendapatkan cukup darah.

Baca Juga: Mengenal Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS), Salah Satu Risiko Komplikasi pada Kehamilan Kembar

Persalinan Anak Kembar

Dalam banyak kasus kehamilan anak kembar, ibu hamil biasanya akan melahirkan dengan cara operasi caesar.

Hal ini karena bayi kembar sering kali mengalami posisi sungsang sehingga perlu operasi.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa Moms dengan bayi kembar juga bisa melahirkan secara normal.

Itulah ciri hamil anak kembar serta risiko komplikasi dan persalinannya. Semoga bermanfaat, Moms.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait