23 Agustus 2022

Surat Ali Imran 110 Tentang Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Moms Sudah Tahu?

Mari amalkan dalam kehidupan sehari-hari

Surat Ali Imran 110 menjelaskan tentang perintah kepada umat Islam untuk berbuat kebaikan (ma’ruf) dan menjauhi perbuatan yang tercela (munkar).

Menurut beberapa ahli tafsir, amar ma’ruf nahi munkar bukan hanya ditujukan kepada manusia saja, melainkan hewan juga.

Bukan tanpa alasan, penafsiran ini rupanya berdasarkan salah satu ayat yang ada di Alquran.

Yuk, simak penafsiran lengkapnya surat Ali Imran 110 berikut ini!

Baca Juga: Tafsir Surat Ali Imran 134, Ini 4 Sifat Orang Bertaqwa Menurut Alquran

Mengenal Surat Ali Imran 110

Mengenal surat ali imran 110
Foto: Mengenal surat ali imran 110 (Orami Photo Stocks)

Foto Ilustrasi Membaca Surat Ali Imran 110 (Orami Photo Stock)

Surat Ali Imran berasal dari kata “Al ‘Imran” yang berarti “keluarga ‘Imran”.

Dinamakan Ali Imran karena surat ini membahas tentang keluarga Imran, termasuk kisah kelahiran Nabi Isa AS.

Surat ketiga dalam Alquran ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk golongan surat Madaniyah yang diturunkan di Kota Madinah.

Surat Ali Imran adalah surat terpanjang keempat setelah surat Al-Baqarah (286 ayat), Asy-Syu’ara (227 ayat), dan Al-A’raf (206 ayat).

Selain dikenal dengan sebutan Al-Thayyibah (Yang Suci), surat ini juga punya nama lain, yaitu Az-Zahrawan (Dua yang Cemerlang).

Artinya, surat Ali Imran dianggap sebagai surat yang mengungkapkan banyak kisah-kisah yang menurut Alquran kerap disembunyikan oleh para ahli kitab.

Baca Juga: Bacaan dan Arti Surat An Nisa Ayat 59 tentang Ulil Amri, Moms Sudah Tahu?

Bukan hanya membahas soal keluarga Imran, surat ini juga berisi perintah Allah SWT kepada umat untuk mengamalkan amar ma’ruf nahi munkar.

Perintah ini tertulis dalam surat Ali Imran 110.

Dalam ayat tersebut, dijelaskan tentang umat Islam sebagai umat terbaik yang hendaknya menyuruh berbuat kebaikan (ma’ruf) dan menjauhi keburukan (munkar).

Menurut ahli tafsir, arti kata “umat” tidak hanya ditujukan pada manusia saja, melainkan hewan seperti semut dan burung.

Ada pula yang berpendapat bahwa maksud “umat” adalah mereka yang mengamalkan tiga hal, yaitu amar ma’ruf, nahi munkar, dan yang beriman kepada Allah SWT.

Bacaan Surat Ali Imran 100 dan Artinya

Bacaan surat ali imran 110 dan artinya
Foto: Bacaan surat ali imran 110 dan artinya (News.iium.edu.my)

Foto Ilustrasi Bacaan Surat Ali Imran 110 (Orami Photo Stock)

Berikut ini bacaan surat Ali Imran 110 dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

Kuntum khaira ummatin ukhrijat li-nnaasi ta’muruuna bil ma’ruufi watanhauna ‘anil munkari watu’minuuna billahi walau aamana ahlul kitaabi lakaana khairan lahum minhumul mu’minuuna wa-aktsaruhumul faasiquun(a)

Artinya: “Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang ma'ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.” (QS. Ali Imran: 110)

Baca Juga: Tafsir Surat Ali Imran 134, Ini 4 Sifat Orang Bertaqwa Menurut Alquran

Tafsir Surat Ali Imran 110

Tafsir Surat Ali Imran 110
Foto: Tafsir Surat Ali Imran 110 (Orami Photo Stocks)

Foto Ilustrasi Membaca Alquran (Orami Photo Stock)

Terdapat beberapa penafsiran mengenai surat Ali Imran ayat 110.

Menurut Kementerian Agama RI (Kemenag), ayat ini mendorong umat Islam untuk senantiasa menjaga sifat-sifat utama (amar ma’ruf nahi munkar).

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memiliki semangat yang tinggi.

Menurutnya, umat terbaik adalah umat memiliki 2 sifat, yaitu mengajak berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran, serta beriman kepada Allah SWT.

Umat Islam sejak masa Nabi dinilai sudah memiliki kedua sifat tersebut.

Maka, tidak heran jika dalam waktu yang singkat mereka berhasil menyebarkan ajaran Islam di tanah Arab.

Alhasil, kehidupan pada zaman Nabi dan Rasulullah menjadi lebih tenteram, aman, dan adil dibandingkan dengan zaman jahiliyah sebelum masuknya Islam.

Sementara itu, Imam Ahmad dalam kitab musnadnya menerangkan bahwa umat yang dimaksud ialah orang-orang yang berhijrah dari Mekah ke Madinah.

Hal ini seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.

Ada pula riwayat Abu Hurairah dan Mujahid yang mengatakan bahwa umat yang dimaksud adalah siapa pun yang memenuhi 3 kriteria.

Ketiga kriteria tersebut antara lain amar ma’ruf, nahi munkar, dan beriman kepada Allah SWT.

Baca Juga: Surah Al Baqarah 2 Ayat Terakhir, Ini Bacaan Lengkap dan Keistimewaannya, Yuk Amalkan!

Pemaknaan umat dalam ayat ini juga tidak hanya ditujukan kepada manusia saja, melainkan juga hewan.

Menurut ahli tafsir Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah, umat tidak terbatas pada manusia saja

Burung (berdasarkan surat Al-An’am ayat 38) dan semut juga disebut sebagai umat.

Ibnu Katsir menafsirkan orang-orang yang memiliki sifat amar ma’ruf nahi munkar adalah orang-orang yang terpuji.

Sedangkan orang yang tidak punya sifat ini dinilai mirip seperti Ahli Kitab yang dicela oleh Allah SWT.

Pada akhir penggalan ayat ini disebutkan bahwa “…diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”.

Maksudnya, sedikit sekali di antara mereka yang beriman kepada Allah SWT, Alquran, dan apa yang diturunkan kepada mereka sendiri.

Kebanyakan dari mereka bergelimang di dalam kesesatan, kekufuran, kefasikan, dan kedurhakaan.

Perintah untuk menjalankan dalil amar ma’ruf nahi munkar tidak hanya tercantum dalam surat Ali Imran 110 saja, lho Moms.

Beberapa hadis shahih juga meriwayatkan hal ini, antara lain:

Barang siapa yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka ubahlah dengan lisannya. Jika tidak mampu, maka ubahlah dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim)

Baca Juga: Kandungan Surat Al Maidah Ayat 48, Salah Satunya Mengingatkan Manusia untuk Berbuat Baik

Salah satu bentuk amar ma’ruf nahi munkar dalam keluarga yaitu mengajarkan nilai-nilai agama, menjalankan apa yang wajib, dan meninggalkan apa yang dilarang (haram).

Hal ini disebutkan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Riyadhus Shalihin yang berbunyi:

Bab wajib (bagi seorang suami) untuk memerintahkan istrinya dan anak-anaknya yang sudah mumayyiz serta semua orang yang ada dalam tanggung jawabnya untuk mengerjakan ketaatan kepada Allah SWT dan melarang mereka dari semua penyimpangan serta wajib menegur mereka serta mencegah mereka terhadap hal-hal yang dilarang agama.

Nah, itu dia informasi lengkap mengenai surat Ali Imran 110. Mari kita amalkan untuk terus berbuat kebaikan dan menjauhi keburukan setiap saat, Moms!

  • https://tafsirq.com/3-ali-imran/ayat-110
  • https://tafsiralquran.id/surat-ali-imran-ayat-110-syarat-menjadi-umat-terbaik/amp/
  • https://risalahmuslim.id/quran/ali-imran/3-110/
  • https://muslim.or.id/21287-amar-maruf-nahi-munkar-dalam-keluarga.html

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.