Fashion & Beauty

5 Maret 2021

Apa Itu Purging? Berikut Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya!

Purging adalah proses pembersihan kulit usai mencoba skincare berbahan aktif.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Adeline Wahyu

Moms, sudah pernah mendengar tentang purging? Secara umum, ini adalah kondisi penyesuaian kulit dengan produk skincare yang baru, dengan tujuan untuk kulit yang lebih bersih dan baik.

Kondisi ini ditandai dengan munculnya jerawat, yang merupakan proses pembersihan sel kulit mati dalam kulit.

Secara garis besar bisa dijelaskan bahwa setelah Moms mencoba produk skincare tertentu, maka kulit akan mulai mempercepat proses pembentukan sel yang baru.

Untuk itu, jerawat yang menyumbat pori-pori akan keluar. Ini adalah jerawat yang ada di bawah permukaan kulit, atau disebut mikrokomedo.

Purging adalah kondisi yang umum terjadi saat mencoba produk skincare yang baru. Namun, mungkin Moms masih bingung cara membedakan jerawat purging dengan breakout.

Keduanya bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Bahkan munculnya purging yang berbentuk jerawat ini sangat mengganggu penampilan, dan menurut The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, jerawat dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang.

Untuk itu, begini penjelasan tentang purging yang perlu dipahami.

Baca Juga: Bikin Bruntusan, Ini 11 Cara Menghilangkan Jerawat Pasir

Ciri-ciri Purging

Purging adalah kondisi yang berbeda dengan breakout, meskipun terlihat mirip.

Pemicunya juga bukan berasal dari fluktuasi hormon, pemakaian make up, atau pola makan yang salah.

Purging adalah proses membersihkan jerawat yang menjadi dampak dari pemakaian skincare dengan kandungan tertentu.

“Pembersihan kulit adalah proses di mana penyumbatan di dalam pori-pori dibawa ke permukaan sekaligus," ungkap dokter kulit bersertifikat Dr. Joshua Zeichner, menjelaskan.

Masih menurut Dr. Zeichner, kondisi ini rentan terjadi pada pemilik kulit normal hingga berminyak. Risiko akan lebih tinggi lagi apabila sudah banyak terdapat penyumbatan di dalam pori-pori.

Ada beberapa ciri-ciri munculnya kondisi ini yang bisa Moms perhatikan, seperti di bawah ini.

1. Menggunakan Skincare Berbahan Dasar Retinoid atau Asam Hidroksi

Menggunakan Skincare Berbahan Dasar Retinoid atau Asam Hidroksi.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms baru menggunakan produk skincare dengan kandungan retinoid, alternatif retinol, atau asam hidroksi (AHA/BHA), maka siap-siap saja untuk mengalaminya.

Purging adalah kondisi yang terjadi karena produk-produk ini mendorong terjadi pengelupasan dan pergantian sel kulit.

Kondisi ini paling sering terjadi setelah penggunaan retinoid topikal. Untuk itu, penting memahami seberapa banyak kandungan retinoid atau AHA/BHA di dalam skincare yang Moms pakai.

Tujuannya untuk menyesuaikan dengan kemampuan kulit agar tidak berlangsung terlalu parah.

2. Dapat Berbentuk Komedo Putih

Dapat Berbentuk Komedo Putih.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Purging adalah kondisi yang sering ditandai dengan munculnya jerawat. Namun, ini juga dapat berupa munculnya komedo putih (whiteheads).

Terlepas dari jerawat atau komedo putih yang muncul, semua itu berasal dari kelenjar sebaceous di kulit yang menghasilkan terlalu banyak minyak atau sebum.

Kemudian, kelenjar tersebut bercampur dengan sel-sel kulit mati dan terperangkap di pori-pori. Itulah sebabnya, masalah kulit ini dapat berupa komedo putih.

Baca Juga: Jerawat di Bibir Menyakitkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

3. Waktu Terjadinya Purging

Kapan Waktu Terjadinya Purging?.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Biasanya, kondisi ini terjadi dalam dua minggu setelah menggunakan produk skincare tertentu.

Purging adalah kondisi yang akan membaik selama Moms masih terus menggunakan produk yang sama.

Nah, setelah selesai, maka kulit akan semakin bersih. Namun, apabila Moms menggunakan suatu produk selama sebulan atau lebih, dan kemudian mengalami breakout, maka ini bisa menjadi masalah yang lain.

4. Apakah Semua Orang akan Mengalaminya?

Apakah Semua Orang akan Mengalami Purging?

Foto: Orami Photo Stock

Purging adalah kondisi pembersihan dan pengelupasan kulit yang umum terjadi. Namun, ternyata tidak semuanya akan mengalami hal ini ketika mencoba satu jenis produk skincare tertentu.

Sebab, semua pengalaman kulit orang tidak sama. Purging adalah kondisi yang sering terjadi pada mereka pemilik kulit berjerawat atau sedang melakukan perubahan drastis terhadap gaya hidup dan pola makan.

Selain itu, umumnya ini bukan kondisi yang benar-benar bisa dicegah. Semua kondisi kulit berbeda-beda, dan ketika terjadi banyak penyumbatan di pori-pori wajah, maka proses sebenarnya sangat baik untuk menghasilkan kulit lebih sehat dan bersih.

Jika Moms memang tidak ingin mengalami purging, maka gunakan skincare berbahan aktif dalam jangka waktu yang lama. Misalnya, gunakan skincare berbahan dasar retinol hanya 1-2 kali seminggu untuk memperlambat terjadinya masalah kulit ini

5. Area Terjadinya Purging

Area Terjadinya Purging.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Penting sekali bagi Moms untuk mengetahui area wajah yang rentan terjadi purging.

Biasanya, purging terjadi pada bagian kulit yang berminyak di wajah. Apabila Moms memiliki area T-zone yang mengilap, maka kemungkinan besar bisa terjadi purging di area tersebut. Sebab, pori-pori wajah lebih banyak tersumbat di area tersebut.

Namun, apabila Moms mengalami banyak jerawat di area wajah yang lain, seperti di sekitar garis-garis rambut, maka kemungkinan bukan proses dari purging.

Bisa saja, kondisi tersebut menjadi reaksi alergi atau iritasi terhadap jenis produk tertentu.

Moms tidak perlu khawatir, karena purging adalah proses yang alamiah dan akan membaik setelah proses pembersihan kulit selesai. Hanya saja, proses pergantian sel pada kulit juga membutuhkan waktu, yaitu sekitar 28 hari atau lebih.

Jadi, tetap lakukan perawatan wajah dengan konsisten, ya!

Baca Juga: 6 Kiat Memakai Makeup saat Kulit Sedang Berjerawat

Perbedaan Purging dan Breakout

Perbedaan Purging dan Breakout.jpg

Foto: freepik.com

Purging adalah kondisi yang umum terjadi, namun tidak semua orang bisa mengalaminya.

Saat Moms mencoba produk skincare yang baru, tidak semua mengalami purging. Namun, terkadang produk yang digunakan dapat membuat kulit iritasi, seperti pori-pori tersumbat yang dapat menyebabkan jerawat, memicu reaksi alergi, dan mengakibatkan iritasi.

Nah, mungkin Moms bingung cara membedakan purging dan breakout. Ada beberapa hal penting yang bisa dilihat dari perbedaan keduanya, berdasarkan hal di bawah ini.

1. Durasi

Purging adalah proses pembersihan kulit yang akan lebih cepat membaik dibandingkan dengan breakout.

Jika Moms baru memulai menggunakan produk skincare dan muncul jerawat, perhatikan berapa lama proses penyembuhannya.

Jika jerawatnya bertahan lebih lama dari 4-6 minggu, maka mungkin Moms tidak mengalami purging melainkan breakout.

2. Lokasi

Lokasi terjadinya purging dan breakout juga berbeda, ya, Moms.

Purging biasanya muncul pada area wajah yang sebelumnya sudah pernah atau sering muncul jerawat.

Sementara itu, breakout biasanya muncul pada bagian wajah yang mungkin sebelumnya tidak pernah berjerawat.

3. Bahan Aktif

Hal yang perlu diingat untuk membedakan antara purging dan breakout adalah kandungan bahan aktif dalam skincare yang Moms pakai.

Purging adalah kondisi yang terjadi karena bahan aktif skincare, seperti retinol, asam alfa, dan beta hidroksi.

Selain itu, purging juga biasanya terjadi pada kandungan bahan aktif untuk melawan jerawat, seperti asam salisilat dan benzoil peroksida.

Jadi, apabila Moms muncul jerawat karena skincare seperti pelembap, sunscreen, atau produk lainnya yang dapat menyumbat pori-pori, maka kemungkinan besar mengalami breakout.

Baca Juga: Kulit Kering? Coba 5 Bahan Skincare yang Melembapkan Ini!

Cara Mengatasi Purging yang Harus Dipahami

Cara Mengatasi Purging yang Harus Dipahami

Foto: Orami Photo Stock

Purging adalah kondisi yang berbeda dengan breakout. Lantas, bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi purging?

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, purging adalah proses pengelupasan dan pembersihan kulit, dengan ciri-ciri munculnya jerawat atau komedo putih, dan dapat membaik dengan sendirinya.

Jadi, sebenarnya tidak ada cara pasti untuk benar-benar mengatasi purging. Moms hanya perlu menunggu proses purging berlangsung sampai kulit benar-benar bersih.

Waktu yang Moms butuhkan kira-kira 2-3 minggu, paling lama adalah 1 bulan. Nah, kesabaran sangat dibutuhkan selama proses purging berlangsung, ya, Moms.

Baca Juga: Kenapa Sih Kulit Sering Berjerawat? Ketahui 5 Penyebabnya

Namun, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar proses purging tidak terlalu menyakitkan. Moms tetap harus merawat kulit dengan baik, caranya adalah sebagai berikut:

  • Tetap rutin mencuci muka dan gunakan produk skincare yang sama.
  • Jangan lakukan eksfoliasi kulit, karena kulit sedang mengalami pembersihan dari dalam.
  • Jaga kebersihan sarung bantal, karena bakteri yang menempel pada seprai yang tidak kunjung diganti bisa mengiritasi kulit.
  • Hindari memencet jerawat karena justru akan menyebabkan peradangan semakin menjadi.
  • Hindari beraktivitas terlalu lama di bawah sinar matahari karena kulit masih sangat sensitif.
  • Tetap gunakan pelindung kulit saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Gunakan pelindung kulit yang berbahan dasar, seperti ceramide dan hyaluronic acid dalam formulasi non-komedogenik. Tujuannya untuk mencegah terjadinya iritasi saat purging.

Itulah beberapa penjelasan tentang purging yang perlu Moms pahami.

Purging adalah kondisi kulit yang umum terjadi dan dapat membaik dengan sendirinya, sehingga berbeda dengan breakout. Nah, pahami kondisi kulit yang Moms alami, ya!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait