Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Feb 4, 2018

Awas, Mengguncang Tubuh Bayi Bisa Sebabkan Shaken Baby Syndrome!

Bagikan


Bayi merupakan sosok yang lemah sehingga ia memerlukan perhatian khusus bahkan ketika disentuh atau digendong. Bayi yang baru saja lahir memang membuat semua orang yang bertemu dengannya ingin sekali memegang, memeluk, atau menggendong karena si kecil sangat menggemaskan.

Namun terkadang orang tua atau kerabat sering sekali menimang si kecil dengan cara yang sedikit kasar yaitu mengguncangnya. Cara menggendong yang seperti ini ternyata berdampak buruk untuk kesehatan anak, terutama perkembangan otaknya. 

Kesehatan anak dipengaruhi oleh baik tidaknya keadaan otak semasa hidupnya; jika otak telah mengalami kerusakan sejak dini maka tidak akan ada cara untuk menyembuhkannya bahkan ketika ia dewasa.

Shaken Baby Syndrome

Guncangan pada tubuh si kecil yang belum terlalu kuat tidak hanya merusak kesehatan otak saja. Seluruh organ tubuh yang belum kuat juga bisa mengalami kemungkinan untuk berpindah tempat.

Guncangan pada tubuh anak yang memengaruhi kesehatan otak disebut juga Shaken Baby Syndrome (SBS). Sindrom ini dikenal sebagai trauma kepala yang terjadi pada batita atau balita.

Guncangan pada bayi merusak sel otak dan menghalangi oksigen untuk masuk ke dalamnya. Shaken baby syndrome merupakan salah satu bentuk perilaku kasar pada anak yang mengakibatkan hilangnya tingkat kesehatan dan fungsi otak hingga kematian.

Dampak dari Guncangan

SBS sering terjadi ketika orang tua merasa kesal dan marah pada buah hati. Perilaku ini juga bisa terjadi ketika Anda sedang merasa frustasi dan depresi sehingga anak-anaklah yang menjadi sasarannya.

Ketika kepala bayi diguncang ke depan dan belakang, otak mereka terguncang dan membentuk tulang tengkorak, pembusukan pada bagian otak terjadi sehingga muncul bengkak dan pendarahan disana.

Keadaan otak yang memburuk ini bisa terjadi pada kali pertama kepala anak diguncang dengan keras. Efek dari kerusakan otak tersebut adalah pendarahan pada retina dan menurunnya tingkat kesehatan mata sehingga sangat sensitif terhadap sinar.

Anak yang telah mengalami SBS tidak hanya mengalami gangguan kesehatan pada otak saja namun juga tulang leher sehingga mengalami pembengkokan. Buruk tidaknya pembengkokan tulang leher ini tergantung separah apa anak tersebut terguncang.

Tingkat guncangan yang cukup parah bisa menyebabkan menurunnya kesehatan anak dari segi fungsi pendengaran, berbicara, tidak mampu belajar dengan normal, masalah tingkah laku, kekurangan mental dan masih banyak lagi. Hal ini terjadi karena otak merupakan pusat dari semua organ tubuh agar berfungsi dengan baik.

Apakah guncangan seperti ketika sedang bermain akan merusakan kesehatan otak anak? Bisa jadi. Orang tua juga sering mengguncang tubuh bayi ketika bermain bersama untuk menggodanya.

Kemungkinan kerusakan otak saat bermain memang kecil. Namun ada baiknya ketika Anda sedang bermain dengan buah hati, kurangi aktivitas mengguncang, mengayunkan badan si kecil apalagi jika ia masih berusia kurang dari 5 tahun. Perhatikan cara Anda bercengkrama dengan putra tercinta karena kesehatan anak jauh lebih penting dari apapun, kan?

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.