14 Agustus 2017

Bayi Baru Lahir Wajib Mendapat Suntik Vitamin K?

Suntik vitamin K pada bayi turunkan risiko perdarahan defisiensi vitamin K

Vitamin K membantu proses pembekuan darah dan mencegah pendarahan serius. Pada bayi baru lahir, suntik vitamin K dapat mencegah kelainan pendarahan langka berpotensi fatal yang dikenal dengan pendarahan akibat defisiensi vitamin K (PDVK) atau penyakit perdarahan pada bayi baru lahir. Menurut dr. Desiana Dharmayani SpA dari RSIA Evasari, Jakarta, gejala kekurangan vitamin K tidak selalu terlihat dengan jelas. Itulah sebabnya penting untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya pendarahan pada bayi baru lahir.

Bayi baru lahir bisa diberi suntikan vitamin K di rumah sakit beberapa saat setelah dilahirkan. Pemberian suntik vitamin K untuk bayi di rumah sakit umum/daerah, umumnya diberikan secara gratis. Namun, di rumah sakit swasta, pastikan Mama bertanya mengenai jadwal pemberian suntikan vitamin K sekaligus menanyakan biaya yang perlu dikeluarkan.

Cara Memberikan Vitamin K Tambahan Pada Bayi Baru Lahir

Cara termudah dan paling dapat diandalkan untuk memberikan vitamin K tambahan pada bayi baru lahir adalah melalui suntikan tepat setelah kelahiran. Sejak sekitar tahun 1980, kebanyakan bayi baru lahir di Australia sudah mendapatkan suntikan vitamin K. Vitamin K juga bisa diberikan secara oral. Namun, jika diberikan secara oral manfaat vitamin K tidak seefektif suntikan.

Jika memilih memberikan vitamin K secara oral, umumnya dosis yang digunakan adalah:

  • Dosis 1 saat lahir.
  • Dosis 2 biasanya diberikan lima hari setelah kelahiran.
  • Dosis 3 diberikan pada minggu keempat kelahiran, setelah bayi mendapatkan ASI total. Bayi yang mengonsumsi susu formula tidak membutuhkan dosis ketiga.

Jika bayi muntah satu jam setelah menelan vitamin K oral, bayi perlu diberi dosis lain.

Apakah Semua Bayi Baru Lahir Boleh Diberikan Suntik Vitamin K?

vitamin k
Foto: vitamin k

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memberikan vitamin K. Bayi yang terlahir prematur atau sangat kecil kemungkinan juga membutuhkan dosis vitamin K yang lebih kecil. Konsultasikan pada dokter untuk mengetahui dosis yang tepat.

Perlu diketahui bahwa vitamin K yang diberikan secara oral tidak cocok untuk beberapa bayi dengan kondisi:

  • Bayi prematur atau sakit perlu mendapatkan vitamin K yang diberikan melalui suntikan. Karena dosis yang sangat kecil untuk diberikan kepada bayi prematur sulit ditakar melalui oral. Selain itu, bayi prematur atau sakit cenderung memiliki kesulitan menelan.
  • Jika selama Mama hamil pernah mengonsumsi obat epilepsi, pembekuan darah atau TBC, maka Mama perlu melakukan konsultasi pada dokter atau bidan terlebih dahulu. Bayi mungkin dapat menyerap vitamin K oral atau justru perlu mendapatkannya melalui suntikan.

Dampak Pemberian Suntik dan Oral Vitamin K Pada Bayi Baru Lahir

Selama 30 tahun vitamin K sudah diberikan kepada bayi baru lahir di Australia dan tidak menimbulkan efek samping buruk apa pun. Beberapa tahun yang lalu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa suntik vitamin K mungkin berhubungan dengan kanker anak-anak. Namun, The National Health and Medical and Medical Research Council sudah melakukan penelitian terhadap hasil penelitian tersebut, termasuk beberapa bukti lainnya dan menyimpulkan bahwa pemberian vitamin K secara oral maupun melalui suntikan tidak terkait dengan kanker masa anak-anak.

Apakah anak Mama sudah mendapatkan suntik vitamin K pada saat lahir?

<RGW>

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.