23 Januari 2018

Berat Janin dalam Kandungan Kurang? Coba Cara Ini

Coba cek, apakah berat badan bayi di perut Moms sudah normal sesuai usia kehamilan?

Saat hamil, salah satu hal yang penting Moms perhatikan adalah perkembangan janin dalam kandungan. Apakah berat bayi sudah sesuai dengan usia kehamilan Moms?

Berat badan bayi yang tidak normal, misalnya di bawah rata-rata, dapat membuat bayi berisiko mengalami masalah kesehatan yang bisa mengancam nyawanya. Berat janin dalam kandungan di atas normal juga bisa mempersulit proses kelahiran jika Moms menginginkan persalinan normal.

Baca juga: Berat Bayi Baru Lahir Besar, Apa Risikonya?

Menurut dr. Boy Abidin, SpOG (K), ginekolog dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta, bayi dalam kandungan seharusnya memiliki kenaikan berat bertahap.

“Misalnya, janin usia 28 minggu seharusnya memiliki berat 800-1.000 gram. Lalu dua minggu kemudian beratnya harus 1.200-1.400 gram,” kata dr. Boy seperti dilansir Kompas.com. Jika berat bayi dalam kandungan tidak bertambah dalam dua minggu, perkembangan janin disebut lambat.

Berapakah Berat Janin yang Normal dalam Kandungan?

Berat bayi dalam kandungan memang bervariasi, tergantung kecukupan nutrisi dan faktor genetika orang tuanya. Misalnya Moms dan suami bertubuh besar, si anak bisa jadi bongsor pula. Pola hidup Moms juga berpengaruh pada perkembangannya, seperti kebiasaan makan, waktu tidur, dan lingkungan.

Namun, tabel berikut bisa jadi acuan saat Moms ingin mengetahui berapa berat bayi normal dalam kandungan:

Perkembangan Berat Janin
Kehamilan Minggu ke- Berat Janin Rata-Rata (gram)
8 1
9 2
10 4
11 7
12 14
13 23
14 43
15 70
16 100
17 140
18 190
19 240
20 300
21 360
22 430
23 501
24 600
25 660
26 760
27 875
28 1005
29 1153
30 1319
31 1502
32 1702
33 1918
34 2146
35 2383
36 2622
37 2859
38 3083
39 3288
40 3462
41 3597
42 3685

Apa yang Harus Dilakukan Jika Berat Janin Kurang?

Bila bayi dalam kandungan memiliki berat di bawah standar yang ada di tabel di atas, Moms bisa melakukan beberapa cara berikut untuk menambah berat bayi dalam kandungan:

  • Tambah asupan kalori

Tambah asupan kalori Moms secara perlahan melalui makanan dan minuman sehat seperti jus buah atau salad. Hindari menyantap makanan tinggi lemak karena hanya akan meningkatkan berat badan Moms, bukan janin yang dikandung. Selain itu, makanan yang tidak sehat juga akan memberikan pengaruh buruk terhadap perkembangan janin.

  • Konsumsi vitamin kehamilan

Moms membutuhkan suplemen vitamin ibu hamil dan mineral dua kali lipat lebih besar saat hamil. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen, pastikan Moms berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar mengetahui dosis yang tepat. Selain itu, imbangi konsumsi vitamin kehamilan dengan menyantap aneka buah kaya gizi seperti jeruk, jambu, dan pisang.

  • Susu

Moms juga bisa menambah konsumsi susu untuk meningkatkan berat badan janin dan mengoptimalkan pertumbuhannya. Namun, ingat, hindari meminum susu yang telah ditambah terlalu banyak gula dan pemanis buatan serta perasa berbahan kimia karena tidak baik untuk perkembangan janin.

  • Hindari kegiatan yang tidak sehat

Jika sebelum hamil Moms memiliki gaya hidup yang kurang baik, ubahlah sekarang juga. Hal-hal yang tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol dapat menghambat perkembangan janin dan membuat berat badannya di bawah normal. Biasakan melakukan pola hidup sehat dengan memperbanyak asupan sayur, buah, dan air putih serta rajin berolahraga setiap hari.

Baik atau tidaknya perkembangan janin sangat dipengaruhi pola hidup Moms. Selalu pantau berat badan janin dalam kandungan, ya, Moms, agar si kecil bisa terlahir normal nantinya.

(ARK/EMA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.