Obat-obatan

21 Desember 2021

Candistin untuk Sariawan Anak, Ketahui Dosis dan Efek Sampingnya

Tidak boleh digunakan sembarangan ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Nydia
Disunting oleh Karla Farhana

Banyak orang menggunakan Candistin untuk sariawan anak. Ini adalah obat anti jamur dengan kandungan bahan aktif bernama nystatin.

Pada dasarnya, nystatin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur.

Terutama infeksi jamur candida penyebab candidiasis pada rongga mulut, tenggorokan, usus, dan vagina.

Untuk anak-anak, nystatin yang terkandung dalam Candistin sering diresepkan dokter untuk mengatasi sariawan.

Obat ini tersedia dalam bentuk suspensi drop (tetes) 12ml dan 21ml. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang penggunaan Candistin untuk sariawan anak!

Baca juga: Sariawan pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan 14 Tips Mengatasinya!

Manfaat dan Cara Kerja Candistin untuk Sariawan Anak

Obat Sariawan untuk Anak

Foto: Orami Photo Stock

Candistin adalah merek obat yang digunakan untuk mengobati sariawan di mulut akibat infeksi jamur. Obat ini bisa digunakan oleh bayi, anak-anak, hingga orang dewasa.

Kandungan aktif dalam Candistin untuk sariawan anak adalah nystatin, yaitu sejenis obat antijamur.

Selain untuk sariawan, Candistin juga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi jamur Candida pada:

  • Rongga mulut
  • Tenggorokan
  • Usus
  • Vagina

Kandungan nystatin dalam Candistin bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan jamur.

Ini dilakukan dengan membuat lubang di dinding sel jamur, yang mengganggu jamur dan menyebabkan isi esensialnya bocor. Jadi, zat ini dapat membunuh jamur dan mengobati infeksi.

Menurut studi pada 2016 di jurnal Drug Design, Development and Therapy, nystatin juga dapat menghancurkan jamur segera setelah mulai tumbuh berlebihan.

Hal ini jika nystatin digunakan untuk mencegah infeksi.

Meski siapa pun dapat mengembangkan kandidiasis (atau sariawan), ini adalah infeksi umum bagi orang dengan sistem kekebalan yang lebih lemah.

Misalnya bayi, lansia, dan orang yang menderita HIV.

Dosis dan Cara Menggunakan Candistin untuk Anak

candistin untuk sariawan anak

Foto: medicalnewstoday.com

Candistin adalah obat yang penggunaannya harus dengan resep dokter. Dosis dan lama penggunaan obat akan ditentukan dokter, berdasarkan kondisi yang dialami.

Namun, secara umum, dosis Candistin untuk sariawan anak dan bayi adalah:

  • Bayi: 4 x 1-2ml sehari
  • Anak-anak: 4 x 1-6ml sehari, pengobatan dapat dilanjutkan 48 jam setelah gejala menghilang

Candistin juga bisa digunakan oleh orang dewasa. Dosisnya sama dengan dosis untuk anak-anak, yaitu 4 x 1-6 ml sehari, atau sesuai anjuran dokter.

Baca juga: Diare pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Sebelum menggunakan Candistin untuk sariawan anak, pastikan untuk membaca petunjuk yang tertera pada label kemasan obat.

Ikuti anjuran dari dokter atau apoteker yang melayani ya, Moms.

Gunakan Candistin sesuai dosis yang sudah ditentukan. Hindari menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Karena bentuknya cair, Moms perlu mengocok botol obat terlebih dahulu sebelum digunakan pada anak.

Untuk menggunakannya, teteskan cairan obat ke dalam mulut, dengan menggunakan pipet yang sudah disediakan.

Usahakan agar cairan obat mengenai bagian mulut yang terdapat sariawan atau terinfeksi selama mungkin.

Bila memungkinkan, Moms bisa memandu anak untuk berkumur dengan air yang dicampur beberapa tetes Candistin, baru kemudian ditelan.

Menurut studi pada 2016 di jurnal Clinical Infectious Diseases, penggunaan pada bayi bisa dilakukan.

Caranya, dengan mengoleskan cairan obat dari pipet atau dengan bantuan kapas, langsung ke area sariawan.

Peringatan sebelum Menggunakan Candistin

Waktu Tepat Mengunjungi Dokter Anak

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum menggunakan Candistin untuk sariawan anak, sangat penting untuk menginformasikan pada dokter tentang riwayat kesehatan yang dimiliki Si Kecil.

Selain itu, pastikan Moms juga menyampaikan kepada dokter obat-obatan yang sedang atau akan dikonsumsi.

Pada orang dewasa, sangat penting juga untuk memberi tahu dokter jika menderita penyakit tertentu, seperti HIV/AIDS, diabetes, atau penyakit ginjal.

Sebab, bisa jadi kondisi ini memerlukan pengobatan yang berbeda.

Selain itu, orang dewasa yang ingin menggunakan Candistin juga perlu memberi tahu jika sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui.

Sebab, efek nistatin pada janin dalam kandungan dan bayi yang disusui masih belum diketahui dengan jelas.

Meski risiko interaksi yang tinggi dari penggunaan Candistin dengan obat lain tidak ada, tetap penting untuk memberi tahu dokter tentang semua obat yang sedang dikonsumsi.

Ini termasuk produk vitamin dan suplemen, serta obat herbal.

Baca juga: Enak Dimasak, Ini 10 Manfaat Kacang Kapri untuk Kesehatan Anak

Cara Penyimpanan Candistin

candistin untuk sariawan anak

Foto: healthxchange.sg

Cara menyimpan Candistin untuk sariawan anak cukup mudah. Moms bisa menyimpan obat ini di dalam lemari es, tepatnya di bagian chiller.

Hindari menaruhnya di dalam freezer atau membekukannya. Jangan pula menyimpan Candistin di kamar mandi atau tempat yang lembap.

Lebih mudahnya, Moms bisa mencermati instruksi penyimpanan yang tertulis di label kemasan obat, atau tanyakan pada apoteker yang melayani.

Jauhkan Candistin dari paparan sinar matahari langsung, dan jangkauan anak-anak ataupun hewan peliharaan.

Jika tanggal kedaluwarsa obat sudah terlewat atau obat tidak lagi digunakan, sebaiknya segera buang obat.

Namun, jangan buang cairan obat ke dalam toilet atau saluran pembuangan air, kecuali jika diinstruksikan.

Untuk tahu cara membuang obat yang tepat dan aman, Moms bisa tanyakan pada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal.

Efek Samping Candistin yang Perlu Diketahui

Kenali 6 Tanda Sakit Perut Anak Butuh Penanganan Serius 2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sama seperti obat-obatan lainnya, Candistin untuk sariawan anak juga memiliki risiko efek samping.

Beberapa efek samping yang umum terjadi setelah menggunakan Candistin adalah:

Namun, tidak semua mengalami efek samping tersebut. Selama digunakan dengan dosis dan aturan pakai yang sesuai, Candistin adalah obat yang aman bagi anak-anak dan bayi.

Jika mengalami efek samping tersebut setelah menggunakan Candistin dan terus berlanjut, segera bawa Si Kecil ke dokter.

Segera temui dokter juga jika mengalami reaksi alergi obat setelah menggunakan Candistin.

Gejala reaksi obat yang dapat terjadi adalah berupa:

  • Ruam kulit
  • Pembengkakan di bibir atau kelopak mata
  • Sulit bernapas

Selain itu, ada juga risiko efek samping serius yang perlu diwaspadai.

Baca juga: 10 Rekomendasi Vitamin untuk Badan Lemas, Catat!

Misalnya detak jantung yang terasa lebih cepat, mengi atau napas bunyi, dan nyeri otot. Namun, berbagai efek samping serius tersebut sangat jarang terjadi.

Interaksi Obat Candistin

obat COVID-19 yang disetujui BPOM

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah obat bisa berinteraksi jika dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan lain.

Interaksi obat ini dapat berisiko mengubah cara kerja obat, atau meningkatkan risiko efek samping serius dari obat yang dikonsumsi.

Namun, hingga saat ini, tidak diketahui pasti obat yang terbukti dapat menimbulkan interaksi dengan Candistin.

Jadi, secara umum, Candistin aman jika digunakan bersamaan dengan obat lainnya, selama dalam pengawasan dokter.

Pada beberapa kasus, Candistin dapat menyebabkan interaksi ringan jika digunakan bersamaan dengan produk ragi yang dihasilkan oleh Saccharomyces cerevisiae.

Baca juga: Kenali Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Apialys, Vitamin Penambah Nafsu Makan Anak

Jadi, hindari penggunaan Candistin untuk sariawan anak dengan produk ragi tersebut.

Jika Si Kecil sedang menggunakan obat, suplemen, atau produk herbal apa pun, pastikan untuk membicarakannya pada dokter, guna menghindari interaksi obat.

Itulah pembahasan mengenai Candistin untuk sariawan anak, manfaat, dosis, efek samping, hingga risiko interaksi obatnya.

Dapat diketahui bahwa obat ini aman digunakan untuk semua kalangan, termasuk bayi dan anak-anak.

Namun, tetap ada hal-hal yang perlu diperhatikan selama penggunaannya.

  • https://doi.org/10.2147/DDDT.S100795
  • https://doi.org/10.1093/cid/civ933
  • https://www.verywellhealth.com/what-is-nystatin-used-for-5116234
  • https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/candistin-drops-12-ml
  • https://www.drugs.com/mtm/nystatin.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait