Scroll untuk melanjutkan membaca

3-12 BULAN
05 Desember 2022

Sariawan pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan 14 Tips Mengatasinya

Jangan biarkan terlalu lama ya, Moms!
Sariawan pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan 14 Tips Mengatasinya

Sariawan adalah hal yang umum terjadi pada setiap orang, termasuk bayi. Ketika muncul, sariawan pada bayi dapat membuat Si Kecil menangis karena tidak nyaman.

Penyebabnya pun beragam mulai dari jamur Candida albicans, masalah pencernaan, dehidrasi, hingga trauma akibat terbentur sesuatu.

Hal ini bisa membuat Moms khawatir dan perlu dicari tindakan cara cepat menyembuhkan sariawan pada Si Kecil.

Yuk Moms, simak seperti apa saja penyebab, gejala, dan cara mengatasi sariawan pada bayi berikut ini!

Baca Juga: 5 Cara Cepat Menyembuhkan Sariawan pada Balita

Gejala Sariawan pada Bayi

Bayi Sariawan (Orami Photo Stocks)

Foto: Bayi Sariawan (Orami Photo Stocks)

Beberapa anak mengalami sariawan cukup sering setiap 3 bulan sekali. Meskipun begitu, ada juga yang mengalami sariawan cukup parah dan juga ringan.

"Tetapi karena gejala sering menyakitkan maka harus segera mendapatkan perawatan," jelas dokter Yasser Armanazi, dari Mentor Pediatric Dentistry di Mentor, Ohio.

Gejala sariawan pada bayi dapat muncul secara tiba-tiba.

Untuk mengetahui apakah bayi mengalami sariawan, Moms bisa memeriksa tanda-tanda seperti:

Sebelum berkonsultasi dengan dokter, perlu diingat bahwa lidah bayi bisa saja berwarna putih akibat sisa-sisa ASI.

Namun, sisa susu ini akan hilang dalam waktu satu jam setelah menyusui.

Moms juga bisa mengeceknya dengan mengusap kassa lembut ke lidah bayi. Jika hilang, tidak perlu khawatir, karena ini bukan gejala sariawan pada bayi, ya.

Namun, jika sebaliknya, Moms bisa segera melakukan tindakan untuk menyembuhkan sariawan pada bayi tersebut.

Baca Juga: Bahaya Kandungan Albothyl untuk Sariawan, Dapat Menyebabkan Kanker

Penyebab Sariawan pada Bayi

Bayi Menangis (Orami Photo Stocks)

Foto: Bayi Menangis (Orami Photo Stocks) (policygenius.com)

Ada beberapa faktor yang menyebabkan sariawan timbul pada bayi. Hal ini meliputi:

1. Infeksi Jamur

Mengutip National Health Service, sariawan pada bayi dan orang dewasa sering kali merupakan hasil dari infeksi jamur bernama Candida albicans.

Pada orang yang imunitasnya baik, jamur ini tidak akan menyebabkan permasalahan.

Namun terkadang, jamur dapat tumbuh secara banyak dan cepat, hingga menginfeksi area mulut.

Umumnya, sariawan yang disebabkan oleh infeksi jamur gejalanya seperti:

  • Adanya lapisan atau bercak putih pada lidah.
  • Bibir berubah menjadi putih.
  • Langit-langit mulut berwarna putih dan sulit dibersihkan.

Infeksi jamur ini biasanya terjadi tanpa gejala, namun terkadang dapat menyebabkan bayi enggan atau rewel saat menyusu.

2. Infeksi Virus

Virus

Foto: Virus (Freepik.com)

Pada bayi yang usianya lebih besar, sariawan dapat juga disebabkan oleh virus, misalnya virus Coxsackie.

Virus ini dapat menyebabkan penyakit seperti HFMD (hand, foot & mouth disease), dengan gejala timbulnya seperti:

  • Lenting-lenting di lidah.
  • Gusi berdarah atau luka.
  • Timbul beberapa bercak di anggota tubuh lain.

Selain itu, virus Coxsackie juga menyebabkan penyakit herpangina, yaitu sariawan yang terutama ditemukan di dekat tenggorokan dan langit-langit bagian belakang.

3. Imunitas Tubuh Rendah

Melansir Healthline, sariawan pada bayi juga sering muncul di mulut bayi selama beberapa minggu atau bulan pertama setelah kelahiran.

Hingga saat ini, belum diketahui mengapa sariawan pada bayi ini terjadi.

Tetapi kemungkinan, hal ini terjadi karena bayi baru lahir memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah dan belum dapat melawan infeksi dengan baik.

Baca Juga: Cari Tahu Gejala dan Penanganan Sariawan Pada Bayi

4. Sisa Susu

Ibu Menyusui

Foto: Ibu Menyusui (shutterstock.com)

Sariawan pada bayi paling sering terjadi pada anak yang baru lahir dan berusia di bawah 2 bulan.

Salah satu penyebab lainnya karena infeksi jamur yang berkembang apabila payudara ibu tidak dikeringkan dengan benar.

Hal ini membuat setelah menyusui Si Kecil mengalami sariawan.

Tak hanya itu, penggunaan dot atau botol susu juga dapat membuat bagian dalam mulut bayi terlalu lembap.

Di mana ini adalah lingkungan yang sempurna bagi jamur untuk berkembang.

5. Infeksi Anggota Tubuh Lain

Moms, penyebab sariawan pada bayi lainnya juga bisa karena infeksi pada anggota tubuh lain.

Candida adalah organisme yang biasanya ditemukan di mulut atau vagina.

Jika gejalanya mulai timbul atau mengalami perubahan hormon, hal ini bisa mempengaruhi imunitas tubuh Si Kecil.

Akhirnya, jamur ini tumbuh dan menyebabkan infeksi.

Baca Juga: Bintik Merah pada Pipi Bayi, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi

Cara cepat menyembuhkan sariawan bayi sangat mudah dilakukan dan bisa Moms atasi dari rumah.

Namun, proses penyembuhan ini tetap memerlukan waktu setidaknya satu minggu, sebelum benar-benar sembuh, ya.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan dalam mengatasi sariawan pada bayi:

1. Ketahui Penyebabnya

Sariawan pada Bayi (straitstimes.com)

Foto: Sariawan pada Bayi (straitstimes.com)

Penanganan sariawan pada bayi harus sesuai dengan penyebabnya.

"Apabila sariawan berbentuk thrush, diperlukan pemberian antijamur. Pastikan untuk mensterilisasi botol, empeng, dan teether setiap selesai dipakai secara teratur," jelas Dokter Spesialis Anak, Dr. Rosary, Sp.A, Rumah Sakit Pondok Indah - Pondok Indah.

Jadi, ketahui dulu apa pemicunya baru mengobati ya, Moms.

2. Menjaga Kebersihan Menyusui

Mengatasi Sariawan pada Bayi dengan Benar (Orami Photo Stocks)

Foto: Mengatasi Sariawan pada Bayi dengan Benar (Orami Photo Stocks)

Dokter Rosary menambahkan, pada bayi yang menyusui, jagalah kondisi payudara ibu tetap kering.

Tak lupa jaga pakaian dan peralatan menyusui bersih dan tidak lembap sehingga pertumbuhan jamur dapat dicegah.

Jadi, pastikan mulut anak selalu dalam keadaan bersih setelah menyusui, Moms.

3. Pemberian Antibiotik

Mengatasi Sariawan pada Bayi (Orami Photo Stocks)

Foto: Mengatasi Sariawan pada Bayi (Orami Photo Stocks)

Sementara untuk sariawan pada bayi yang diakibatkan oleh infeksi virus, dr. Rosari menyarankan untuk memberikan antibiotik pada bayi.

Hal ini jika Si Kecil mengalami demam atau terdapat rasa tidak nyaman.

"Berikan pula cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi sebagai pencegahan penularan," jelasnya

Moms juga harus terus menjaga kebersihan Si Kecil dengan mencuci tangan dan membersihkan barang-barang yang dipegangnya.

Misalnya seperti peralatan makan dan minuman, handuk, dan tempat bermain.

Baca Juga: 6+ Penyebab Mata Bayi Berair, Ketahui Cara Pengobatannya

4. Perbanyak Cairan

Bayi Minum (Orami Photo Stocks)

Foto: Bayi Minum (Orami Photo Stocks)

Mengutip Raising Children, cara cepat menyembuhkan sariawan pada bayi adalah dengan memperbanyak asupan cairan.

Hal senada juga dilontarkan oleh dr. Karen Davies, dokter anak di Royal Children’s Hospital, Melbourne.

Menurutnya, cara cepat menyembuhkan sariawan pada bayi yang aman adalah memperbanyak cairan, yaitu cairan untuk tubuh Si Kecil.

"Menjaga cairan tubuh sang buah hati membuat sariawannya cepat pulih," katanya seperti dikutip Raisingchildren.net.au

5. Berikan Minuman Segar

Buah Bit (Orami Photo Stocks)

Foto: Buah Bit (Orami Photo Stocks)

Moms bisa memberikan Si Kecil minuman dingin, seperti jus buah atau susu dingin.

Namun ingat Moms, hal ini hanya boleh dilakukan jika Si Kecil sudah berusia cukup, yaitu di atas 6 bulan.

Saat bayi sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI, Moms bisa memberikan cairan yang sesuai dengan usianya.

Sebaiknya hindari memberikan jus buah yang bisa memperparah sariawan, seperti jeruk.

Baca Juga: Yuk Kenali 7 Penyebab Sariawan

6. Memberikan ASI

Menggendong Bayi (abm.me.uk)

Foto: Menggendong Bayi (abm.me.uk)

Jika Si Kecil masih dalam masa menyusu ASI, jangan ragu untuk terus memberikan ASI sebagai cara cepat menyembuhkan sariawan.

Walau ini akan sedikit menyakitkan untuknya, ya.

Sebab, salah satu penyebab sariawan bayi adalah karena turunnya sistem imun yang ia miliki.

Mengatasi sariawan dengan ASI dapat meningkatkan kekebalan tubuh pada anak.

Memang ASI tidak secara langsung bisa diterapkan sebagai cara cepat menyembuhkan sariawan pada bayi.

Namun, dengan meningkatnya imunitas dalam tubuh bayi, maka semakin cepat pula ia sembuh.

7. Menjemur Bayi

Si Kecil Tidur Pulas (Orami Photo Stocks)

Foto: Si Kecil Tidur Pulas (Orami Photo Stocks)

Jamur diketahui suka hidup pada tempat yang lembap dan mulut merupakan salah satu area tubuh yang cukup lembap.

Oleh sebab itu, menjemur bayi di pagi hari secara rutin akan membuat jamur penyebab sariawan segera hilang.

Jemurlah bayi mulai dari pukul 07.00-08.00 pagi.

Selain baik untuk menghilangkan jamur dan menjadi cara cepat menyembuhkan sariawan, sinar matahari pagi juga baik untuk pembentukan vitamin D di dalam tubuh anak.

"Kebanyakan dokter merekomendasikan untuk menghabiskan sekitar 15 menit sehari di bawah sinar matahari tanpa tabir surya untuk memberi tubuh menghasilkan dosis vitamin D hariannya," Michael Holick, MD, profesor, dan direktur Laboratorium Riset Vitamin D, Kulit dan Tulang di Pusat Medis Universitas Boston.

Baca Juga: Cara Mengobati Sariawan di Lidah dengan 5 Bahan Alami

8. Madu

Madu Murni (dailymail.co.uk)

Foto: Madu Murni (dailymail.co.uk)

Jika Si Kecil sudah berusia di atas 1 tahun, Moms dapat menggunakan madu sebagai cara mengatasi sariawan pada bayi.

Cukup oleskan ke daerah yang luka beberapa kali sampai lukanya sembuh.

Madu memiliki sifat antimikroba yang dapat menyembuhkan luka dengan cepat. Hindari cara ini jika Si Kecil masih berusia di bawah satu tahun.

9. Buah Pisang

MPASI Bayi (happyfamilyorganics.com)

Foto: MPASI Bayi (happyfamilyorganics.com)

Untuk bayi yang sudah bisa menikmati MPASI, pisang adalah pilihan yang tepat sebagai cara cepat menyembuhkan sariawan pada bayi.

Buah pisang efektif karena mengandung kalium, magnesium, mangan, serat, vitamin B6 dan C yang tinggi, serta folat.

Selain itu, pisang juga memiliki enzim yang dapat membantu menghentikan pertumbuhan bakteri pada sariawan.

Baca Juga: Sering Sariawan? Mungkin ini Penyebabnya!

10. Air Kelapa

Air Kelapa (Orami Photo Stocks)

Foto: Air Kelapa (Orami Photo Stocks)

Menurut Ayuverda atau metode pengobatan tertua di dunia, hawa panas berlebih di dalam tubuh dapat menjadi penyebab sariawan pada bayi.

Jadi, memberikan air kelapa dapat digunakan sebagai cara cepat menyembuhkan sariawan pada bayi.

Air kelapa tidak hanya kaya nutrisi tetapi juga mengandung 94% air yang membantu mendinginkan tubuh.

Jadi, berikan air kelapa pada Si Kecil yang sudah berusia di atas enam bulan atau sudah bisa menikmati MPASI untuk meringankan rasa sakit di mulutnya.

11. Kunyit

Kunyit (Webmd.com)

Foto: Kunyit (Webmd.com)

Warna kuning cerah kunyit berasal dari curcumin. Curcumin merupakan senyawa kuat yang dianggap mempunyai kemampuan anti-inflamasi.

Menurut penelitian yang diterbitkan pada Bioscience Report pada 2010, curcumin mampu mengobati sariawan dan bisa diandalkan sebagai cara cepat menyembuhkan sariawan pada bayi.

Studi ini membuktikan bahwa curcumin sebagai antijamur terhadap spesies albicans dan non-albicans Candida, terutama saat dikombinasikan dengan piperine.

Piperine adalah senyawa yang ditemukan pada lada hitam dan membantu tubuh untuk menyerap kunyit.

Campurkan 1/4 hingga 1/2 sendok teh kunyit bubur dengan sedikit lada hitam dan cangkir air yang sudah disaring atau bisa juga menggunakan susu.

Lalu, panaskan dalam panci sampai hangat.

Baca Juga: Memangnya Gusi Bisa Sariawan? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

12. Yoghurt

Yoghurt (Verywellfit.com)

Foto: Yoghurt (Verywellfit.com)

Yoghurt alami penuh dengan kandungan bakteri sehat yang disebut probiotik, yang bisa menciptakan keseimbangan jamur di mulut bayi.

Makanan satu ini cukup efektif untuk menghentikan bakteri dari penyebaran.

Untuk melakukan cara cepat menyembuhkan sariawan ini, pastikan Moms memberikan yoghurt plain, bukan yang manis dengan berbagai rasa.

Ini bakteri yang menyebabkan infeksi jamur, cukup menyukai gula, lho.

Tak jarang, sejumlah bayi kesulitan menelan karena sariawan yang menyebabkan mulut dan tenggorokan terasa sakit.

Dengan teksturnya yang lembut, yoghurt juga merupakan makanan yang enak untuk dikonsumsi bayi.

Jika Si Kecil belum bisa makan atau mengonsumsi makanan, oleskan yoghurt pada daerah yang terkena sariawan menggunakan kapas.

13. Soda Kue

Soda Kue (Cleverest.com)

Foto: Soda Kue (Cleverest.com)

Soda kue yang dilarutkan (natrium bikarbonat) juga bisa memerangi gejala sariawan dan menjadi cara mengatasi sariawan selanjutnya.

Soda kue ini dapat menjadi obat rumahan dalam mengobati sariawan bayi dengan melarutkan setengah sendok teh soda kue ke dalam satu cangkir air hangat.

Kemudian, oleskan pada sariawan bayi dengan kapas.

Moms juga dapat membuat soda kue menjadi adonan pasta dan tempelkan pada puting sebelum menyusui.

Baca Juga: Yuk Kenali 7 Penyebab Sariawan

14. Minyak Kelapa

Minyak Kelapa (Hudabeauty.com)

Foto: Minyak Kelapa (Hudabeauty.com)

Berkat asam kaprilat yang terkandung di dalam minyak kelapa, bahan satu ini dapat menjadi obat rumahan untuk mengobati sariawan pada bayi.

Oleskan minyak kelapa menggunakan kapas pada bagian sariawan bayi.

Sebelum mencoba ini, pastikan Si Kecil tidak memiliki riwayat alergi terhadap kelapa, ya.

Itu dia beragam informasi mengenai sariawan pada bayi dan cara cepat menyembuhkannya.

Sebelum mencoba bahan-bahan tersebut, tak ada salahnya untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter, ya.

Lalu, jika dalam beberapa hari keluhan tidak kunjung membaik, segera ajak Si Kecil berobat ke dokter, ya, Moms!

  • https://www.healthline.com/health/baby/thrush-in-babies#symptoms
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/179069#diagnosis
  • https://www.nhs.uk/conditions/oral-thrush-mouth-thrush/