Scroll untuk melanjutkan membaca

3-12 BULAN
06 Juni 2023

4 Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar dan Tepat

Sudah yakin botol susu Si Kecil bebas bakteri?
4 Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar dan Tepat

Salah satu hal yang bisa Moms lakukan untuk melindungi Si Kecil dari serangan infeksi adalah dengan mensterilkan botol susunya. Oleh karena itu, yuk ketahui cara membersihkan botol susu bayi di sini!.

Hal ini penting untuk Moms lakukan karena selama setahun pertama kehidupan, sistem kekebalan tubuh Si Kecil masih berkembang.

Kondisi tersebut tentunya bisa menyebabkan Si Kecil rentan terkena infeksi.

Bukan tanpa sebab, botol susu yang kotor bisa menghasilkan banyak bakteri membandel, lho Moms.

Meski terdengar sepele, namun hal ini mutlak dilakukan Moms agar botol susu dan dot Si Kecil bebas dari bakteri.

Untuk itu, yuk Moms cari tahu cara membersihkan botol susu bayi di bawah ini!

Baca Juga: Review 5 Sabun Cuci Botol Bayi, Mana yang Jadi Andalan Moms?

Bagaimana Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar?

Perlu diperhatikan, bahwa sebelum Moms mensterilkan peralatan apa pun, cuci semuanya dalam air panas dan sabun.

Sikat juga seluruh permukaan botol dan dot Si Kecil untuk mengeluarkan sisa susu.

Sebaiknya, Moms harus segera membersihkan botol susu karena membiarkan susu mengental di dalam botol bisa membuat pencucian lebih sulit.

Pastikan Moms telah membersihkan semua bagian botol serta dot dan sendok susu formula.

Jadi, Moms perlu membongkar bagian botol susu untuk mempermudah proses mencuci.

Bersihkan menggunakan sikat khusus botol dan dot.

Selain itu, hanya gunakan sikat untuk membersihkan peralatan makan, bukan untuk mencuci tangan.

Lebih lanjut, berikut cara membersihkan botol susu bayi yang bisa Moms terapkan agar kebersihan dan kesehatannya terjaga.

1. Rebus Botol Susu Si Kecil hingga Mendidih

Ilustrasi Merebus Botol Susu
Foto: Ilustrasi Merebus Botol Susu (shutterstock.com)

Cara membersihkan botol susu bayi yang pertama ialah dengan merebusnya di air mendidih.

Dalam hal ini, Moms harus merendam semua botol, dot, dan peralatan lainnya dalam panci berisi air mendidih selama 5–10 menit.

Pastikan semua gelembung udara keluar dari botol dan terendam seluruhnya di bawah air.

Setelah itu, biarkan botol susu dan dot bayi dingin di dalam panci sebelum mengeluarkannya dari air mendidih.

Tempatkan semua botol susu dan dot bayi dalam wadah bersih dan masukkan ke dalam lemari es.

Namun, pastikan wadah penyimpanan tertutup rapat dengan penutup.

Moms dapat menyimpan semuanya di dalam lemari es hingga 24 jam sebelum digunakan.

Perlu diketahui bahwa dot bayi lebih rentan terhadap kerusakan menggunakan metode ini.

Jadi, sebaiknya lakukan dengan hati-hati saat membersihkan peralatan menyusui Si Kecil.

Baca Juga: Review 3 Dot Bayi Baru Lahir Favorit Moms Orami, Mana yang Paling Pas untuk Si Kecil?

2. Cuci Tiap Bagian Botol dengan Cermat

Ilustrasi Mencuci Botol Susu (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Mencuci Botol Susu (Orami Photo Stock)

Moms juga bisa membersihkan botol susu dan dot Si Kecil dengan tangan atau manual.

Langkah pertama yang harus dilakukan sebagai cara membersihkan botol susu bayi adalah dengan mencuci tangan, dengan sabun dan air selama 20 detik.

Menurut jurnal dari Cambridge University, mencuci tangan merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam membersihkan dot bayi, botol susu, dan peralatan makan Si Kecil.

Kemudian, pisahkan semua bagian botol (misalnya, botol, dot, tutup, cincin, katup). Lalu, bilas botol dan dot dengan menahannya di bawah air mengalir.

Air yang digunakan bisa air hangat atau air dingin.

Tempatkan semua barang di baskom atau wadah bersih yang hanya digunakan untuk membersihkan peralatan makan bayi.

Jangan meletakkannya langsung di wastafel ya, Moms.

Hal ini karena wastafel bisa saja mengandung bakteri yang bisa mencemari barang-barang tersebut.

Isi wadah tersebut dengan air panas dan tambahkan sabun.

Gosok barang-barang dengan menggunakan sikat bersih yang hanya digunakan untuk membersihkan alat makan bayi.

Peras air melalui lubang puting untuk memastikannya bersih. Bilas lagi dan biarkan mengering.

Moms bisa meletakkan bagian-bagian botol, baskom, dan sikat botol di atas serbet bersih yang tidak digunakan atau serbet kertas di tempat yang terlindung dari kotoran dan debu. Biarkan udara kering secara menyeluruh.

Jangan gunakan lap piring untuk menggosok atau mengeringkan dot bayi dan botol susu karena hal itu dapat memindahkan bakteri ke barang-barang tersebut.

Baca Juga: 5+ Rekomendasi Peralatan Makan Bayi saat Mulai MPASI, Wajib Punya!

3. Cara Membersihkan Empeng Karet Botol Susu

Meskipun kecil kemungkinan bayi akan sakit parah karena empeng yang kotor, tetapi menjaga kebersihan botol susu adalah hal yang penting untuk Moms lakukan.

Terlebih ketika dot menyentuh lantai, meja atau permukaan lain yang kurang bersih ini dapat membawa kuman.

Kuman tersebut bisa berupa virus atau bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.

Sehingga dot yang kotor juga dapat menyebarkan sariawan, infeksi jamur umum yang menyebabkan bercak putih dan luka tidak nyaman di mulut bayi.

Gunakan air panas dan sabun khusus pencuci dot untuk menghilangkan kerak pada empeng karet botol susu.

Selain harus dibersihkan ketika empeng jatuh ke permukaan, empeng juga harus dibersihkan setelah digunakan untuk menghindari pengumpulan kuman.

4. Botol Susu Bebas Bakteri dengan Sterilisasi Uap

Strelisasi Botol Susu
Foto: Strelisasi Botol Susu (thebabysbrew.com)

Menurut laman Pregnancy Birth& Baby, Moms dapat melakukannya menggunakan microwave atau steriliser listrik sebagai cara membersihkan botol susu bayi.

Hal ini bisa menjadi cara cepat untuk mensterilkan semua peralatan Moms dalam sekali jalan dengan sebagian besar steriliser dapat mengambil hingga 6 botol.

Namun, ketahuilah bahwa lateks akan rusak jika suhunya melebihi 100°C / 212°F. Oleh karena itu, sangat tidak merekomendasikan sterilisasi menggunakan microwave untuk lateks karet alami.

Moms dapat menggunakan sterilisasi gelombang mikro untuk dot silikon.

Namun, pastikan suhunya tidak melebihi 110°C / 230°F.

Pelindung empeng terbuat dari PP ini akan mudah pecah jika suhu melebihi 110°C / 230°F.

Selain itu, memaparkan empeng berulang kali pada suhu di atas 100°C dapat berdampak buruk bagi dot, dan akan mempersingkat daya tahan dan masa pakai dot seiring waktu.

Baca Juga: Review Jujur Botol Susu Pigeon Peristaltic Plus oleh Moms Orami, Botol Lebih Awet!

Tips Menyimpan Botol Susu dan Dot Bayi

Ilustrasi Botol Susu (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Botol Susu (Orami Photo Stock)

Setelah mengetahui cara membersihkan botol susu bayi, memahami cara penyimpanan yang baik juga tak kalah penting, lho.

Melansir laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Moms harus membiarkan dot bayi, botol susu, dan peralatan makan yang bersih hingga benar-benar kering sebelum disimpan.

Hal ini bertujuan untuk membantu mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur pada barang-barang milik Si Kecil.

Setelah barang benar-benar kering, kumpulkan kembali dan simpan di tempat yang bersih dan terlindungi untuk mencegah kontaminasi.

Caranya, cuci tangan terlebih dahulu. Kemudian kumpulkan dan pasang kembali bagian-bagian botol yang bersih dan kering.

Lalu, tempatkan botol susu yang telah dipasang kembali dan perlengkapan makan bayi lainnya di tempat yang bersih dan terlindung, seperti di dalam lemari dapur tertutup yang hanya digunakan untuk menyimpan piring bersih.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Botol Susu yang Aman untuk Bayi, Bisa Dicoba!

Tips Menggunakan Dot dengan Aman

Botol Susu Bayi
Foto: Botol Susu Bayi (Orami Photo Stocks)

Selain mengetahui cara membersihkan botol susu bayi yang benar, ada beberapa hal lain yang perlu diketahui tentang keamanan dot, seperti:

  • Periksa retakan atau robekan sebelum memberikan dot kepada bayi.
  • Jangan berikan dot bayi segera setelah memberinya obat, karena beberapa obat dapat menyebabkan dotnya rusak.
  • Ganti dot bayi setiap dua bulan.
  • Jangan mencelupkan dot ke dalam gula atau madu, karena ini tidak baik untuk gigi bayi dan anak kecil yang mengonsumsi madu mungkin berisiko terkena botulisme.
  • Jangan mengikat dot di leher bayi.
  • Jangan gunakan empeng buatan sendiri.
  • Jangan biarkan bayi mengunyah dot, karena ini membuatnya tersedak.

Baca Juga: Review 7 Sterilizer Botol Susu Terbaik oleh Moms Orami, Mana yang Paling Favorit?

Cukup mudah ya Moms untuk menjadikan botol susu Si Kecil bebas bakteri? Selamat Mencoba!

  • https://www.cdc.gov/healthywater/hygiene/healthychildcare/infantfeeding/cleansanitize.html
  • https://www.pregnancybirthbaby.org.au/cleaning-and-sterilising-baby-bottles
  • https://www.cambridge.org/core/journals/public-health-nutrition/article/cleaning-and-sterilisation-of-infant-feeding-equipment-a-systematic-review/
  • https://www.webmd.com/parenting/baby/how-to-clean-your-babys-pacifier-with-pacifier-wipes
  • https://bibsworld.com/blogs/guides/how-to-clean-my-pacifier-the-right-way

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.