07 Mei 2023

Cara Membuat Air Rukiah untuk Diminum, Cari Tahu, Yuk!

Rukiah harus dilakukan berdasarkan sunah Nabi Muhammad SAW

Salah satu cara rukiah dalam agama Islam ialah menggunakan air, lalu bagaimanakah cara membuat air rukiah untuk diminum?

Sebelum mengetahui cara membuat air rukiah untuk diminum, Moms perlu memahami apa itu rukiah.

Mengenal Praktik Rukiah

Menguti dari Universitas Islam Indonesia, menurut Ustadz Sholeh Kurniawan selaku Wakil Founder Rehab Hati Foundation, rukiah adalah metode penyembuhan dalam agama Islam yang dilakukan dengan cara membacakan ayat-ayat Alquran dan doa-doa sesuai ketentuan Alquran maupun sunah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan:

“Sesungguhnya merukiah termasuk amalan yang utama. Merukiah termasuk kebiasaan para nabi dan orang-orang saleh.

Para nabi dan orang shalih senantiasa menangkis setan-setan dari anak Adam dengan apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya”.

Selain untuk mengobati penyakit, rukiah juga menjadi media untuk membentengi diri dari gangguan sihir.

Praktik rukiah ini sejalan dengan ayat Alquran surat Al-Isro ayat 82 berikut yang menjelaskan bahwa Alquran diturunkan sebagai obat bagi manusia.

Allah SWT berfirman, "Dan Kami turunkan dari Alquran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman."

Dalam praktiknya, umat Muslim dianjurkan untuk selalu berpegangan pada ajaran Nabi Muhammad SAW agar terhindar dari perbuatan yang melenceng dari sunah.

Baca Juga: Mengenal 9 Wali Songo, Para Tokoh Penyebaran Ajaran Islam di Pulau Jawa

Keluhan yang Bisa Dibantu Diatasi dengan Rukiah

Dalam hadis-hadis yang membicarakan terapi rukiah, penyakit yang disinggung adalah pengaruh mata yang jahat (‘ain), penyebaran bisa racun (humah) dan penyakit namlah (humah).

Berkaitan dengan masalah ini, Imam An Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa rukiah bukan hanya dibolehkan pada tiga penyakit tersebut, tapi juga untuk keluhan lain.

Cara Membuat Air Rukiah untuk Diminum

Alquran
Foto: Alquran (Freepik.com/freepik)

Melansir laman Muslim.or.id, berikut cara membuat air rukiah untuk diminum adalah dengan membacakan ayat-ayat suci Alquran ke air dan kemudian meminumnya.

Moms bisa melakukannya dengan cara membaca ayat-ayat rukiah seraya mendekatkan segelas air bersih ke mulut.

Usai membaca ayat rukiah, air tersebut boleh untuk diminum.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui Tsabit bin Qais ketika sedang sakit.

Kemudian beliau berdoa, “Iksyifil ba’sa Rabban naas ‘an Tsabit bin Qais bin Syammas.” (Hilangkanlah penyakit dari Tsabit bin Qais bin Syammas, wahai Rabb seluruh manusia).

Kemudian beliau mengambil debu tanah dari Baththan dan memasukkannya ke dalam gelas, kemudian beliau menyemburkan air ke dalamnya, lalu menuangkan kepadanya.”

Hadits di atas diriwayatkan oleh Abu dawud (no. 3885); An-Nasa’i dalam ‘Amalul yaumi wal lailah (no. 1017); Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir (no. 1323) dan Ibnu Hibban dalam Al-Mawaarid (no. 1418), dari jalur Yusuf bin Muhammad bin Tsabit bin Qais, dari ayahnya, dari kakeknya secara marfu’ (bersambung sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).

Ibnu Hajar berkata tentang Yusuf bin Muhammad di dalam At-Taqriib, “Maqbuul” (diterima).

Yaitu, ketika riwayat yang disampaikan terdapat mutaba’ah-nya.

Dan hadis ini memiliki syawahid yang menguatkannya, di antaranya hadis rukiah dengan menggunakan air dan garam dan juga hadis tentang rukiah dengan tanah.

Meski meniupkan bacaan ayat-ayat suci Alquran diperbolehkan, tetapi sesungguhnya media yang paling baik ditiupkan bacaan rukiah adalah minyak zaitun.

Disebutkan dalam hadis Malik bin Rabi’ah, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Makanlah minyak zaitun, dan olesi tubuh dengannya. Sebab ia berasal dari tumbuhan yang penuh berkah.”

Baca Juga: 11+ Keutamaan Membaca Alquran, Salah Satunya Mendapat Kedudukan Tinggi di Surga!

Selain Diminum, Air Rukiah Boleh Digunakan untuk Mandi

Mandi
Foto: Mandi (Orami Photo Stocks)

Setelah mengetahui cara membuat air rukiah untuk diminum, Moms juga bisa menggunakan air rukiah yang sudah dibacakan ayat-ayat suci Alquran tersebut untuk mandi.

Jadi, bisa digunakan sebagai metode penyembuhan lain bagi orang yang terkena sihir atau terkena gangguan ‘ain.

Menggunakan air rukiah untuk mandi diperbolehkan karena air tersebut tidak terdapat ayat Alquran sama sekali di dalamnya sehingga tidak terdapat unsur perendahan atau penghinaan terhadap Alquran.

Adapun yang terkait dengan air tersebut hanyalah berupa tiupan.

Sedangkan ayat Alquran yang dibacakan perukiah itu berupa doa dan pujian kepada Allah SWT, berdoa dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Maka, tidak ada satu pun ayat Alquran yang masuk ke dalam air.

Baca Juga: 9+ Tips dan Ramuan Agar Cepat Hamil dalam Islam, Alami Tanpa Obat-obatan!

Wajib Meyakini Bahwa Kesembuhan Hanya Datang dari Allah SWT

Perlu diingat bahwa dalam melakukan rukiah, hendaknya setiap umat Islam memiliki keyakinan bahwa kesembuhan datang hanya dari Allah.

Rukiah juga harus dilakukan dengan berpegang teguh pada Alquran, hadis atau dengan nama dan sifat Allah, dengan bahasa Arab atau bahasa yang dapat dipahami.

Selain itu, mengikhlaskan niat dan menghadapkan diri kepada Allah SWT saat membaca dan berdoa.

Hal ini karena metode penyembuhan apa pun yang dilakukan oleh seorang Muslim, semua berujung pada kehendak Allah SWT.

Sebagaimana yang telah disebutkan dalam surat Asy Syuara Ayat 80, yang artinya, "Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku."

Itulah cara membuat air rukiah untuk diminum berdasarkan syariat agama Islam. Semoga bermanfaat ya, Moms!

  • https://www.uii.ac.id/ruqyah-syariyyah-terapi-al-quran-untuk-penyembuhan/
  • https://muslim.or.id/44001-bentuk-bentuk-ruqyah-dengan-menggunakan-air.html

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.