23 Juni 2022

Obat Nyeri Sendi Danasone, Amankah untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Atasi nyeri sendi dan inflamasi dengan Danasone. Cek kandungannya disini yuk, Moms!

Pernahkah Moms mengalami nyeri sendi pada lutut? Moms bisa mengonsumsi Danasone yang berkhasiat mengurangi nyeri sendi dan inflamasi lainnya.

Nyeri sendi pada umumnya memang lebih sering terjadi pada wanita daripada pria, anak-anak, maupun remaja.

Gejala-gejala awal biasanya muncul ketika Moms menginjak usia 30-40 tahun.

Mengalami nyeri sendi ketika melakukan aktivitas fisik tentu membuat Moms tidak nyaman, bukan?

Maka dari itu, Moms perlu obat yang mampu membantu mengurangi rasa nyeri tersebut.

Baca Juga: 8+ Manfaat Minum Jahe untuk Kesehatan, Bisa Atasi Perut Kembung, Nyeri Sendi, Hingga untuk Diet, Lho!

Salah satunya yaitu Danasone yang kandungannya dikenal mampu mengurangi nyeri sendi dan beberapa jenis inflamasi lainnya. Simak ulasan lengkapnya berikut ini, yuk!

Apa Itu Danasone?

danasone
Foto: danasone (https://www.hexpharmjaya.com/danasone)

Foto: www.hexpharmjaya.com/danasone

Danasone merupakan obat yang mengandung dexamethasone 0,5 mg. Kandungan ini berfungsi untuk mengurangi proses peradangan (inflamasi) dan alergi pada tubuh.

Pada dasarnya, dexamethasone mirip seperti hormon yang diproduksi secara alami oleh kelenjar adrenal. Kelenjar ini ada 2 buah dan terletak di atas ginjal.

Meskipun hormon ini diproduksi secara alami, namun jumlahnya bisa saja berkurang tergantung kondisi kesehatan tiap orang.

Sehingga muncul berbagai macam penyakit seperti inflamasi, nyeri sendi (arthritis), alergi, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, kandungan dexamethasone digunakan untuk meningkatkan jumlah hormon, mengurangi inflamasi, dan kondisi lain yang berhubungan dengan sistem imun.

Moms membutuhkan setidaknya 333 mcg – 5 mg dexamethasone untuk meredakan inflamasi pada sendi seperti nyeri sendi.

Kadar ini juga harus disesuaikan dengan lokasi sendi dan seberapa parah inflamasinya.

Manfaat Danasone

Cara Menghentikan Nyeri Sendi pada Anak-anak.jpg
Foto: Cara Menghentikan Nyeri Sendi pada Anak-anak.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selain bisa membantu mengurangi nyeri sendi, ada beberapa manfaat lain Danasone yang bisa Moms dapatkan, antara lain:

  • Mengurangi alergi seperti gatal, dermatitis, asma bronkial, hay vefer (alergi serbuk bunga), urtikaria (kulit melepuh atau biduran), dan psoriasis
  • Menekan inflamasi seperti reumatik arthritis (nyeri sendi), demam rematik, lupus, dan skleroderma (penyakit autoimun dimana sel-sel kekebalan tubuh justru menyerang sel-sel tubuh yang sehat)
  • Membantu meredakan inflamasi seperti bengkak, panas, kemerahan, dan rasa sakit
  • Membantu mengatasi berbagai peradangan pada kulit, darah, ginjal, mata, tiroid, dan intestinal disorder (kelainan pada sistem pencernaan)
  • Membantu meningkatkan kesempatan hidup pasien COVID-19 yang membutuhkan bantuan pernapasan

Baca Juga: Wasapada Rematik, Penyebab Nyeri Sendi yang Menganggu Aktivitas

Manfaat dexamethasone untuk pasien COVID-19 diperoleh dengan menggunakan dexamethasone dalam dosis rendah, seperti dilansir dari Medical News Today.

Kandungan ini diketahui mampu mengurangi angka kematian pasien COVID-19 hingga 1/3 orang dengan bantuan ventilator dan 1/5 orang dengan bantuan tabung oksigen.

Kendati begitu, kandungan dexamethasone tidak memberikan manfaat apapun untuk pasien COVID-19 yang tidak memerlukan bantuan pernapasan.

Jadi, sebisa mungkin hindari penggunaan obat ini tanpa anjuran dari dokter ya, Moms.

Dosis dan Aturan Pemakaian

minum obat
Foto: minum obat (Shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Danasone dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak. Namun dosisnya berbeda sesuai kondisi dan rentang usia.

Apabila Moms ingin mengonsumsi Danasone, pastikan untuk mengonsumsinya sesuai dosis yang dianjurkan. Berikut ini rinciannya:

  • Dewasa : 0,5-10 mg dalam dosis terbagi
  • Anak usia 0-1 tahun : 0,1-0,25 mg, 2 kali sehari
  • Anak usia 1-5 tahun : 0,25-1 mg, 2 kali sehari
  • Anak usia 6-12 tahun : 0,25-2 mg, 2 kali sehari

Aturan pemakaian obat ini harus diminum setelah makan dan pastikan obat ini tidak dikonsumsi oleh pasien yang sedang diberi vaksin.

Dosis obat ini bisa saja berubah sesuai arahan dari dokter, mengingat kondisi dan kebutuhan tiap orang yang berbeda-beda.

Selain itu, Moms juga perlu memperhatikan pemakaiannya supaya tidak sampai overdosis. Overdosis kandungan dexamethasone berisiko terkena berbagai gangguan kesehatan seperti:

  • Reaksi anafilaksi, yaitu reaksi alergi parah yang berpotensi mengancam nyawa
  • Reaksi hipersensitivitas, yaitu kondisi dimana sistem imun bereaksi secara berlebihan terhadap benda/zat tertentu
  • Meningkatkan risiko osteoporosis apabila dikonsumsi dalam jangka panjang

Efek Samping

jerawat
Foto: jerawat

Foto: Orami Photo Stock

Penggunaan obat tertentu untuk mengatasi penyakit terkadang bisa menimbulkan efek samping.

Berikut ini efek samping yang mungkin timbul setelah Moms mengonsumsi Danasone, antara lain:

  • Gangguan saluran penceranaan seperti sakit perut, iritasi perut, muntah-muntah
  • Edema (pembengkakan)
  • Diabetes militus lanen
  • Hipertensi (tekanan darah rendah)
  • Supresi sistem imun
  • Sakit kepala dan pusing
  • Insomnia (sulit tidur)
  • Depresi dan kegelisahan
  • Munculnya jerawat
  • Kulit jadi mudah memar
  • Meningkatnya pertumbuhan rambut
  • Siklus menstruasi yang tidak lancar

Apabila Moms mengalami gejala-gejala tersebut, segera hubungi dokter dan sampaikan kondisi terkini yang Moms rasakan.

Baca Juga: 4 Penyebab Nyeri Sendi Pada Anak Dan Cara Mengatasinya

Penggunaan Danasone untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Ketahui Mengenai Kelainan Psikis Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan 5.jpg
Foto: Ketahui Mengenai Kelainan Psikis Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan 5.jpg (https://www.irishexaminer.com/)

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun Danasone masuk kategori obat yang dijual bebas, namun penggunaannya pada ibu hamil dan menyusui juga perlu diperhatikan.

Danasone merupakan obat kategori C, yakni jenis obat yang penelitiannya dilakukan pada hewan yang sedang hamil dan menunjukkan efek buruk pada janin.

Kendati begitu, efek sampingnya pada wanita hamil dan menyusui belum dapat dipastikan hingga sekarang.

Obat kategori C pada dasarnya berisiko, namun tetap bisa digunakan apabila perlu.

Penggunaan obat jenis ini dilakukan hanya jika manfaatnya lebih besar daripada risikonya untuk ibu hamil maupun janinnya.

Oleh sebab itu, Moms perlu melakukan konsultasi kepada dokter kandungan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi Danasone.

  • https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682792.html#side-effects
  • https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1027-5021/dexamethasone-oral/dexamethasone-oral/details
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/322409#overview
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/dexamethasone?mtype=generic
  • https://rsudza.acehprov.go.id/tabloid/2019/05/07/pemberian-obat-pada-ibu-hamil-dan-menyusui/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.