27 April 2023

Penggunaan Deodorant untuk Anak dan 5 Rekomendasinya!

Moms bisa menggunakan deodorant atau antiperspirant

Mungkin penggunaan deodorant untuk anak lebih jarang dibanding untuk dewasa.

Padahal, fungsinya untuk mengatasi bau badan juga diperlukan Si Kecil lho, Moms.

Sebagai orang tua, kita selalu memiliki naluri untuk menjaga Si Kecil tetap aman selamanya.

Namun tidak bisa dipungkiri, anak-anak pasti akan tumbuh semakin dewasa setiap hari.

Mulai dari bagaimana pertama kali kita mengajarinya naik sepeda, lalu ia menginjak bangku sekolah, dan akhirnya mengalami apa yang dinamakan masa puber.

Karena masa puber ini biasa berbagai perubahan pun terjadi pada tubuh Si Kecil.

Nah, dari sini lah, Moms harus mulai cermat dalam mengawasi anak dan memberikan perawatan-perawatan tubuh yang dibutuhkan, salah satunya deodorant untuk anak.

Lalu diusia berapa tepatnya Si Kecil boleh mulai memakai deodorant untuk anak?

Simak penjelasan di bawah ini ya, Moms.

Baca Juga: 12 Manfaat Penting Vitamin K dan Sumber Makanannya!

Perhatikan Tanda-Tanda Awal Pubertas

Anak Puber
Foto: Anak Puber (momjunction.com)

Seperti dilansir dari Nemours Foundation, setiap anak mulai memasuki masa pubertas pada usia yang berbeda-beda.

Anak perempuan biasanya mengalami masa puber lebih awal yaitu mulai usia 8 tahun, sedangkan anak laki-laki mulai mengalami masa puber pada usia 9 tahun.

Pubertas pada anak menyebabkan perubahan fisik yang tak terbantahkan.

Anak-anak tumbuh menjadi lebih tinggi, anak perempuan mulai terlihat payudaranya yang mulai tumbuh, dan suara si anak laki-laki bisa menjadi lebih dalam.

Pubertas juga ditandai dengan tumbuhnya rambut pada bagian-bagian tertentu seperti ketiak.

Saat rambut pada ketiak anak tumbuh, mungkin kita akan mulai mencium bau tidak sedap akibat rambut yang bercampur dengan keringat.

Kita sebagai orang tua juga pasti melalui fase memilih deodorant untuk anak yang digunakan akibat rambut ketiak yang mulai tumbuh.

Bau badan anak bisa langsung muncul saat ia mengalami pubertas, atau bahkan sebelum masa pubertas.

Jadi jangan heran jika banyak anak yang mulai menggunakan deodorant pada usia 8, 9, atau 10 tahun.

Moms bisa saja merasa usia tersebut masa terlalu muda bagi Si Kecil untuk menggunakan deodorant.

Kenyataannya, tidak ada usia tertentu bagi anak untuk mulai menggunakan deodorant untuk anak.

Setiap orang tua pasti memiliki pertimbangan tersendiri, apa yang terbaik untuk si buah hati.

Baca Juga: 9 Cara Merawat Kuku agar Cantik, Bisa dengan Bahan Alami!

Apakah Deodorant untuk Anak Aman Digunakan?

Deodorant
Foto: Deodorant (Istockphoto.com)

Deodorant untuk anak memiliki fungsi yang sama dengan deodorant pada umumnya, yaitu untuk mengurangi keringat terutama di area ketiak.

Karena keringat menyebabkan bau, kebanyakan deodoratn mengandung wewangian dan penghilang bau.

Anak-anak umumnya memasuki masa pubertas antara usia 9 dan 14 tahun.

Sekitar waktu ini, mereka menjadi lebih sadar akan tubuh mereka dan mungkin mulai memiliki bau badan.

Inilah awal dimana anak-anak merasa sadar diri tentang berkeringat dan berbau.

Tidak ada usia khusus kapan anak-anak dapat mulai menggunakan deodoran, tetapi Moms harus membaca dan mengikuti petunjuk pemakaiannya.

Beberapa deodorant untuk anak bekerja lebih baik jika digunakan di malam hari, sementara yang lain merekomendasikan penggunaan di pagi hari.

Deodorant untuk anak aman untuk digunakan Si Kecil saat mereka siap.

Bahkan, banyak merek membuat deodorant yang diformulasikan khusus untuk pemakai yang lebih muda.

Baca Juga: 18 Manfaat Jeruk Nipis untuk Diet, Bisa Turunkan Berat Badan

Deodorant Vs Antiperspirant

Anak Menggunakan Deodorant
Foto: Anak Menggunakan Deodorant (deodorantadvisor.com)

Jika memutuskan bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk Si Kecil mengatasi bau badannya, Moms bisa memilih antara deodorant atau antiperspirant.

Meski kedua produk ini mirip, ada perbedaan yang jelas diantara keduanya.

Antiperspirant adalah produk yang mengontrol produksi keringat berlebih dalam tubuh, sedangkan deodorant untuk anak adalah produk yang menghilangkan bau badan yang disebabkan oleh keringat.

Jika merasa mengontrol produksi keringat pada anak bisa menghentikan bau badannya, Moms bisa memilih produk yang aman.

Namun jika hanya ingin menghilangkan bau badannya saja, bisa menggunakan deodorant.

Hal ini kembali lagi pada pandangan ibu.

Menggunakan deodorant atau antiperspirant sebernarnya sama saja.

Namun yang perlu diperhatikan, Moms harus memiliki produk yang benar-benar aman untuk diaplikasikan pada kulit anak.

Kemudian sebelum anak menggunakan deodoran, sebaiknya Moms baca dulu aturan pakai yang tertera pada kemasan.

Lalu, ajari anak cara pemakaiannya dan tunjukkan di mana sebaiknya deodoran disimpan. Bila deodoran untuk anak menyebabkan reaksi alergi, segera hentikan pemakaian.

“Ketika kita mengoleskan sesuatu di kulit, ada saatnya ketika hal tersebut bisa masuk ke dalam aliran darah tanpa dimetabolisme terlebih dahulu," kata Heather Patisaul, seorang profesor biologi di North Carolina State University.

Selain itu Philip Harvey, pemimpin redaksi Journal of Applied Toxicology, juga menyarankan tidak memilih produk yang mengandung:

  • Paraben
  • Aluminium
  • Phthalates
  • Pengharum yang berbahaya untuk kulit

Alternatif lain yang lebih aman adalah dengan meracik deodorant alami sendiri di rumah.

Yang perlu Moms lakukan adalah mencampurkan 1/4 cangkir baking soda dan bubuk garut dengan 4 sendok makan minyak kelapa, serta 1/4 sendok teh minyak esensial (seperti tea tree oil atau minyak lavender).

Kemudian aduk sampai rata sambil dipanaskan kemudian tempatkan ke dalam wadah dan tutup rapat.

Baca Juga: Keluar Flek, Ragu Darah Haid atau Bukan? Ini Penjelasannya!

Rekomendasi Deodorant untuk Anak

Berikut ini adalah rekomendasi deodorant untuk anak.

Walau memiliki formulasi yang hampir sama dengan deodorant pada ummnya, namun deodorant berikut tidak lengket dan kandungannya aman.

1. Enchanteur Deodorant

Produk deodoran dari Enchanteur memiliki beragam varian, yaitu Romantic, Charming, Alluring dengan aroma yang menyegarkan tahan lama. 

Si Kecil yang beranjak dewasa pun dapat memilih varian yang sesuai dengan kebutuhannya.

Jadi, mereka bebas dari bau badan dan siap tampil percaya diri sepanjang hari.

Setiap varian deodorant untuk anakini dapat membantu mencerahkan kulit serta memperkecil pori-pori kulit ketiak. Formulanya juga cepat kering.

2. Rexona Dreamy White

Produk yang ditujukan khusus untuk remaja putri ini mengandung whitening sehingga dapat meratakan warna ketiak.

Dengan penggunaan teratur, warna kulit ketiak akan berangsur membaik dalam tujuh hari, lho!

Deodorant untuk anak ini memiliki aroma kesegaran dari bunga lili yang mampu menambah semangat si kecil saat beraktivitas seharian.

Meski memiliki banyak kelebihan, produk ini dijual dengan harga termurah di pasaran.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Permainan Anak Usia 2 Tahun, Menyenangkan!

3. Zwitsal Deodorant

Deo Fresh Zwitsal adalah produk deodorant yang dirancang khusus untuk anak-anak.

Produk ini diformulasikan dengan bahan-bahan yang lembut dan aman bagi kulit anak-anak, serta dapat membantu mengurangi bau badan pada anak.

Deo Fresh Zwitsal mengandung zinc ricinoleate, yang berfungsi untuk menyerap bau tak sedap pada tubuh, sehingga memberikan efek segar dan terjaga kebersihan tubuh anak.

Selain itu, produk ini juga mengandung ekstrak chamomile yang membantu melembutkan dan menenangkan kulit.

Deo Fresh Zwitsal hadir dalam bentuk spray, sehingga mudah dan praktis digunakan oleh anak-anak.

Produk ini juga memiliki aroma yang lembut dan menyenangkan, sehingga dapat memberikan kepercayaan diri dan rasa nyaman pada anak saat beraktivitas.

4. Sebamed Fresh Deodorant Active Roll-On

Sebamed Fresh Deodorant Active Roll-On adalah produk deodorant yang dirancang untuk digunakan oleh anak-anak.

Produk ini diformulasikan dengan pH 5,5 yang sesuai dengan pH alami kulit manusia, sehingga tidak akan merusak atau mengganggu keseimbangan alami kulit anak-anak.

Deodorant ini juga mengandung bahan aktif yang mampu menghilangkan bau badan yang tidak sedap dan memberikan perlindungan anti-perspirant selama 24 jam.

Selain itu, formula yang digunakan pada Sebamed Fresh Deodorant Active Roll-On juga tidak mengandung alkohol dan parfum.

Dengan begitu, aman untuk digunakan oleh anak-anak yang memiliki kulit yang sensitif.

5. Tom’s of Maine Kids Deodorant

Tom's of Maine Kids Deodorant memiliki formula yang lembut dan bebas bahan kimia yang berbahaya seperti aluminium, paraben, dan ftalat.

Deodorant ini mengandung bahan-bahan alami seperti minyak kelapa, ekstrak daun teh hijau, dan pati jagung yang membantu mengurangi bau badan pada anak-anak yang sudah mulai aktif.

Tom's of Maine Kids Deodorant tersedia dalam beberapa varian aroma seperti ungu, hijau, dan kuning dengan wangi yang lembut dan segar.

Produk ini juga mudah digunakan dan cocok untuk kulit anak-anak yang sensitif.

Baca Juga: 5 Jenis Susu Pelancar ASI dan Rekomendasi Merek Susu untuk Ibu Menyusui

Itu dia Moms penjelasan mengenai deodorant untuk anak serta rekomendasinya.

Jadi, Moms tidak perlu bingung lagi dalam menentukan kapan anak bisa menggunakan deodoran.

Jika bau badan Si Kecil semakin mengganggu, lebih baik berkonsultasi dengan dokter.

  • https://www.healthline.com/health/parenting/deodorant-for-kids
  • https://www.webmd.com/children/is-it-safe-for-kids-to-wear-deodorant
  • https://kidshealth.org/en/parents/deodorant.html
  • https://www.verywellfamily.com/starting-to-use-deodorant-2634486

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.