03 April 2023

12 Manfaat Penting Vitamin K dan Sumber Makanannya!

Belum banyak yang tahu manfaat kesehatan vitamin K

Tahukah Moms bahwa vitamin K mempunyai banyak manfaat kesehatan untuk tubuh manusia?

Vitamin ini dikenal sebagai senyawa yang membekukan darah karena berperan penting dalam menyembuhkan luka.

Selain itu, vitamin ini juga memiliki khasiat dalam menjaga kesehatan tulang.

Sayangnya, vitamin ini kalah populer dibandingkan nutrisi lain, seperti kalsium, atau vitamin D.

Vitamin K lebih banyak dikenal, terlebih jika berbicara tentang kesehatan tulang, gigi, dan kinerja tubuh.

Yuk, kenali lebih lanjut fungsi vitamin K untuk tubuh.

Jangan lupa juga untuk mencatat makanan sumber vitamin tersebut di bawah ini, ya, Moms!

Baca Juga: Multivitamin Anak Sakatonik ABC, Ketahui Kandungan dan Manfaatnya di sini

Daftar Makanan yang Mengandung Vitamin K

Sayuran Brokoli dan Beta Karoten
Foto: Sayuran Brokoli dan Beta Karoten

Sebelum mengetahui manfaatnya, ada baiknya Moms untuk mengenal makanan yang mengandung vitamin K.

Faktanya, asupan vitamin K terbaik berasal dari makanan.

Cara terbaik untuk mendapatkan manfaat vitamin ini adalah dengan mengonsumsi sumber makanan tersebut.

Beberapa kelompok makanan sumber vitamin K, antara lain:

  • Sayuran hijau, seperti sayur kale, sayur bayam, lobak hijau, dan selada.
  • Kelompok sayuran lain, seperti brokoli, kubis, dan kembang kol.
  • Berbagai produk hewani, seperti ikan, hati, daging, dan telur.
  • Buah-buahan, seperti buah prem, anggur, kiwi, blueberry, alpukat, dan tomat

Rutin mengonsumsi seporsi sayuran hijau, seperti bayam, sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin K harian.

Namun, tak ada salahnya untuk mengombinasikannya dengan sedikit lemak, seperti kuning telur dan minyak zaitun, agar penyerapannya menjadi lebih optimal.

Moms tidak suka makanan yang mengandung vitamin K? Hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi suplemen vitamin K.

Namun, agar manfaatnya tepat sasaran, pastikan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen tersebut, ya, Moms!

Baca Juga: Resep Lobak Putih untuk Masakan Rumahan yang Lezat

Kebutuhan Vitamin K yang Ideal

Sumber Vitamin K
Foto: Sumber Vitamin K (Orami Photo Stocks)

Melansir National Health Services (NHS), jumlah vitamin K yang dibutuhkan tergantung pada berat badan.

Moms membutuhkan sekitar 1 mikrogram per kilogram berat badan per harinya.

Jika Moms memiliki berat badan 65 kilogram, Moms membutuhkan setidaknya 65 mikrogram vitamin K per harinya.

Beberapa kondisi medis dapat memengaruhi kemampuan Moms untuk menyerap nutrisi.

Untuk itu, apabila Moms kekurangan vitamin ini, maka diperlukan untuk mengonsumsi suplemen.

Namun, akan lebih baik jika berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang paling baik sesuai dengan kondisi saat itu.

Baca Juga: HI D 5000, Multivitamin Penunjang Kebutuhan Vitamin D Tubuh

Mengenal Manfaat Vitamin K untuk Kesehatan

Tidak hanya untuk kesehatan tulang, ada berbagai manfaat vitamin K yang luar biasa untuk kesehatan tubuh Moms, yaitu:

1. Membantu Proses Pembekuan Darah

Kesehatan Kulit Kaki
Foto: Kesehatan Kulit Kaki (Orami Photo Stocks)

Dalam proses pembekuan darah, tubuh memerlukan protein tertentu, yang melibatkan fungsi vitamin K.

Maka dari itu, vitamin ini juga dikenal sebagai vitamin pembekuan darah.

Dengan adanya vitamin tersebut, seseorang akan terhindar dari perdarahan berlebihan dan tidak terkontrol.

Ini menjadi salah satu manfaat vitamin K yang utama dan cukup populer.

Salah satu upaya untuk mempercepat proses pembekuan darah adalah dengan makan buah yang mengandung vitamin K.

Seperti halnya blueberry ataupun kiwi serta tomat dalam sehari-hari.

2. Cegah Defisiensi Vitamin K

Defisiensi vitamin K sebenarnya jarang terjadi pada orang dewasa.

Kondisi ini, biasanya dialami oleh orang yang menderita malnutrisi atau memiliki masalah dalam penyerapan nutrisi tubuh.

Selain itu, defisiensi vitamin ini juga mungkin dialami oleh pengguna obat warfarin, yang digunakan untuk mencegah penggumpalan darah.

Bayi baru lahir juga rentan mengalami kekurangan vitamin K.

Maka tak heran, bayi sering mendapatkan vitamin K injeksi untuk mencegah perdarahan berlebih.

Kondisi ini juga disebut sebagai haemorrhagic disease of the newborn (HDN).

Baca Juga: Alergi Daging Sapi: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

3. Dukung Kesehatan Bayi Baru Lahir

Aroma Bayi Baru Lahir
Foto: Aroma Bayi Baru Lahir (Orami Photo Stocks)

American Academy of Pediatrics (AAP) telah secara rutin merekomendasikan suntik atau injeksi vitamin K pada bayi baru lahir sejak 1961.

Hal ini karena vitamin tersebut tidak melewati plasenta bayi dengan baik selama kehamilan.

Suntikan ini akan memberi bayi vitamin K yang dibutuhkan dengan cukup untuk bertahan.

Melakukan injeksi vitamin K2 ini hingga mereka mendapatkan jumlah yang cukup melalui makanan yang dikonsumsi nantinya.

Bayi yang baru lahir akan memiliki kadar vitamin K yang cukup ketika mereka mencapai usia 6 bulan.

Dikenal juga ketika masa MPASI (makanan pendamping ASI) dimulai, lho.

Oleh karena itu, setiap newborn memerlukan injeksi vitamin K dosis tunggal yaitu 1 mg.

Moms bisa membicarakannya dengan dokter sebelum melakukan suntikan vitamin K ini, ya.

Baca Juga: Ini Dia Daftar Vitamin Ibu Hamil yang Paling Dibutuhkan

4. Pembentukan Protein di Hati

Masih berhubungan dengan manfaat vitamin K untuk pembekuan darah.

Ternyata vitamin ini diperlukan oleh ibu hamil hingga pasca melahirkan, lho.

Manfaat lain adalah untuk memastikan ibu dan janin mendapatkan vitamin K yang cukup dalam persalinan dan pemulihan sesudahnya.

Fungsi vitamin ini juga dibutuhkan untuk perkembangan tulang yang sehat dan pembentukan protein di hati.

Dengan begitu, ini memungkinkan luka sembuh dengan baik pasca melahirkan.

5. Percepat Pemulihan Pasca Melahirkan

Kontraksi Rahim Pasca Melahirkan
Foto: Kontraksi Rahim Pasca Melahirkan (Orami Photo Stocks)

Vitamin K dibutuhkan selama persalinan dan tepat pasca persalinan untuk memulihkan kondisi ibu hamil.

Saat sedang hamil, usahakan mendapatkan vitamin K yang cukup agar tidak menimbulkan risiko bagi ibu dan janin.

Kekurangan asupan vitamin tersebut selama kehamilan dapat menyebabkan perkembangan kolestasis kehamilan.

Kondisi ini menjadi salah satu gangguan kesehatan yang disebabkan berkurangnya cairan empedu yang terjadi pada saat trimester ketiga.

Dikutip dari Cleveland Clinic, ada beberapa gejala yang terjadi saat Moms mengalami kolestasis kehamilan.

Di antaranya adalah tubuh mudah merasa lelah, urine berwarna gelap, kehilangan nafsu makan, depresi, dan kulit serta mata menguning.

Baca Juga: 7 Makanan Sehat Untuk Jantung

6. Memelihara Kesehatan Tulang

Ternyata, manfaat vitamin K juga diperlukan untuk memelihara kesehatan tulang Moms, lho!

Beberapa ahli meyakini, vitamin tersebut juga mengaktifkan jenis protein yang dibutuhkan, untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang.

Melansir European Food Safety Authority, vitamin ini terlibat langsung dalam pemeliharaan tulang yang sehat dan normal.

Walau begitu, penelitian di masa mendatang masih diperlukan untuk melihat manfaat vitamin K ini dalam menjaga kesehatan tulang.

Selain vitamin K, tentunya ada nutrisi lainnya yang harus Moms lengkapi agar tulang sehat dan mencegah terjadinya osteoporosis.

7. Lengkapi Kebutuhan Nutrisi Tubuh

Defisiensi Nutrisi
Foto: Defisiensi Nutrisi (Orami Photo Stocks)

Moms perlu mendapatkan protein dan kalsium yang cukup penting untuk memelihara kesehatan tulang agar tetap sehat.

Faktanya, sekitar 50% tulang terbuat dari protein dan kalsium. Keduanya adalah mineral paling penting untuk kesehatan tulang.

Selain itu, Moms juga memerlukan magnesium dan zinc sebagai pelengkap lain dari vitamin K.

Magnesium berperan penting dalam mengubah vitamin D menjadi bentuk aktif yang meningkatkan penyerapan kalsium.

Sementara, zinc membantu membuat bagian mineral tulang dan membantu pembentukan sel pembangun tulang dan mencegah kerusakan tulang yang berlebihan.

Baca Juga: Ketahui 4 Fungsi Tulang Pergelangan Tangan untuk Edukasi Anak Mengenai Anatomi Tubuh

8. Menjaga Kesehatan Jantung

Selain berperan dalam proses pembekuan darah, manfaat vitamin K lainnya yang dipercaya ahli yakni menjaga kesehatan jantung.

Fungsi vitamin K untuk memelihara jantung tersebut disimpulkan karena vitamin ini mengaktifkan sejenis protein.

Protein inilah yang dapat mencegah penumpukan kalsium di pembuluh darah.

Apabila penumpukan plak dari kalsium tersebut tidak dicegah, Moms menjadi rentan untuk mengalami penyakit jantung.

Beberapa penelitian telah membuktikan, mengonsumsi suplemen vitamin K1 dan K2 dapat meningkatkan kesehatan organ ini.

Menjaga kesehatan jantung juga diperlukan dengan mengonsumsi makanan bernutrisi lainnya serta melakukan olahraga secara rutin.

9. Melatih Fungsi Motorik

Permainan Untuk Meningkatkan Daya Ingat
Foto: Permainan Untuk Meningkatkan Daya Ingat (Orami Photo Stocks)

Manfaat vitamin K berikutnya, yaitu mampu menjaga kesehatan kognitif yang berpengaruh di masa mendatang.

Kesehatan kognitif yang dimaksud adalah kemampuan untuk berpikir, belajar, dan mengingat dengan jelas.

Fungsi seperti keterampilan motorik, respons emosional, dan respons sensorik menunjukkan ketahanan terhadap kerusakan neuropatologis.

Faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup semuanya dianggap mempengaruhi kognisi dan kesehatan.

Baca Juga: Tubuh Kekurangan Vitamin dan Mineral? Waspadai 9+ Penyakit Ini!

10. Daya Ingat Lebih Tajam

Ternyata peningkatan kadar vitamin K dalam darah telah dikaitkan dengan peningkatan memori episodik pada orang dewasa yang lebih tua.

Adapun sebuah penelitian yang dilansir dari Neurobiology of Aging yang menjelaskan terkait penemuan tersebut.

Diketahui, individu sehat di atas usia 70 tahun dengan kadar vitamin K1 dalam darah tertinggi memiliki kinerja memori episodik verbal tertinggi.

Artinya, adanya peningkatan memori yang lebih baik dengan mengonsumsi vitamin K.

11. Mendukung Aktivitas Organ Tubuh

Organ Jantung
Foto: Organ Jantung (Freepik.com/kjpargeter)

Perlu dipahami, vitamin K adalah kelompok vitamin yang larut dalam lemak, dan memiliki struktur kimia serupa.

Vitamin ini dibagi menjadi K1 dan K2. Sama seperti lainnya, jenis vitamin tersebut juga punya sejumlah fungsi dan peran penting.

Bagian dan organ tubuh yang menjadi area fungsi vitamin K yakni darah, tulang, dan jantung.

Jadi, mulai sekarang coba rutin mengonsumsi buah yang mengandung vitamin K dan sejenisnya, ya

Baca Juga: 10 Keuntungan Belajar Online di Rumah, Nggak akan Rugi!

12. Cegah Penyakit Gigi

Para peneliti juga menilai bahwa vitamin K2 dapat mempengaruhi kesehatan gigi.

Namun, tidak ada penelitian pada manusia yang menguji ini secara langsung.

Berdasarkan penelitian pada hewan, peran vitamin K2 dalam metabolisme tulang cukup berperan penting.

Salah satu protein pengatur utama dalam kesehatan gigi adalah osteocalcin.

Protein yang sama yang sangat penting untuk metabolisme tulang dan diaktifkan oleh vitamin K2.

Itulah penjelasan tentang sumber vitamin K dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

Pastikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin tersebut setiap hari, ya, Moms!

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23850343/
  • https://pediatrics.aappublications.org/content/112/1/191.full
  • https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/vitamin-k/#:~:text=How%20much%20vitamin%20K%20do,need%2075%20micrograms%20a%20day.
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/219867#benefits
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17901-cholestasis-of-pregnancy

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb