28 Januari 2020

Suntik Vitamin K pada Bayi Baru Lahir, Apa Manfaatnya?

Penting untuk mencegah pendarahan

Semua bayi bisa kekurangan vitamin K saat lahir, hal ini bisa menempatkan bayi pada risiko pendarahan hebat di otak atau usus hingga mereka mendapatkan vitamin dengan makan makanan padat, biasanya sekitar 6 bulan.

Vitamin K untuk bayi ini penting dalam pembekuan darah, dan injeksi vitamin K setelah lahir akan menghilangkan risiko pendarahan ini.

Baca Juga: Seberapa Penting Pemberian Vitamin Bayi?

Banyak orang bahkan tidak menyadari bahwa bayi yang baru lahir menerima suntikan vitamin K saat lahir meskipun direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics sejak tahun 1961.

Namun ada saja sebagian kecil orang tua yang tetap menolak untuk memberikan suntikan vitamin K pada anaknya, dan angka ini semakin meningkat.

Suntik Vitamin K pada Bayi Baru Lahir Memang Direkomendasikan

suntik vitamin k
Foto: suntik vitamin k

Foto: Orami Photo Stock

American Academy of Pediatrics (AAP) telah secara rutin merekomendasikan suntik vitamin K pada bayi baru lahir sejak 1961, dikarenakan vitamin tersebut tidak melewati plasenta bayi dengan baik selama kehamilan.

Suntikan ini akan memberi bayi vitamin K yang dibutuhkan dengan cukup untuk bertahan hingga mereka mendapatkan jumlah yang cukup melalui makanan yang dikonsumsi nantinya.

Pendarahan akibat kekurangan vitamin K selalu terjadi tetapi selama bertahun-tahun kondisinya ini tidak menyebabkan kematian pada bayi.

Baca Juga: Pendarahan Implantasi di Awal Kehamilan, Berbahayakan?

"Orang-orang jauh lebih khawatir tentang bayi yang meninggal karena penyakit campak, batuk rejan, dan meningitis," kata Clay Jones, dokter anak yang mengkhususkan diri pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Newton-Wellesley di Massachusetts.

Manfaat Lain Pemberikan Vitamin K untuk Bayi Baru Lahir

suntik vitamin k
Foto: suntik vitamin k

Foto: thevaccinereaction.org

Manfaat yang paling utama dari suntik vitamin K pada bayi baru lahir adalah mencegah terjadinya pendarahan akibat defisiensi vitamin K atau hemorrhagic disease of the newborn, yang bisa terjadi hingga bayi berusia enam bulan.

“Kondisi ini dapat berakibat fatal, terutama bila terjadi perdarahan di otak,” jelas dr. Liza Fitria, Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Menurut dr. Liza, vitamin K membantu proses pembekuan darah dan sangat dibutuhkan untuk mencegah perdarahan yang berat. Bayi baru lahir memiliki kadar vitamin K dalam darah yang rendah akibat tidak cukupnya penyimpanan vitamin K sebelum lahir atau yang disebut insufficient prenatal storage dan kandungan vitamin K dalam ASI yang rendah.

Baca Juga: Manfaat Tes Glukosa Pada Bayi Baru Lahir

Bayi yang baru lahir akan memiliki kadar vitamin K yang cukup ketika mereka mencapai usia enam bulan, ketika masa MPASI (makanan pendamping ASI) dimulai.

Oleh karena itu, setiap bayi baru lahir perlu mendapatkan injeksi vitamin K dosis tunggal, yaitu 1 mg yang diberikan secara intra muskular yaitu dengan injeksi.

Nah, ternyata suntik vitamin K pada bayi baru lahir memang sudah lama direkomendasikan. Jadi, sebaiknya Moms juga minta dokter untuk memberikan suntik vitamin K pada bayi baru lahir Moms ya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.