05 Januari 2024

12 Fakta Anak Ketiga, Lebih Tenang, Santai, dan Ceria

Umumnya anak ketiga memiliki sifat manja

Fakta anak ketiga menarik untuk dicari tahu, Moms. Namun, tidak semuanya benar, ya karena tergantung dari banyak faktor.

Apalagi, setiap anak memiliki pribadi yang berbeda-beda. Sadar atau tidak, kepribadian anak akan berbeda sesuai dengan urutannya.

Moms pun sering dibuat heran dengan sifat yang dimiliki anak pertama, anak kedua, anak ketiga atau seterusnya.

Moms juga mungkin pernah mendengar fakta anak ketiga yang dianggap unik oleh sekitar.

Walaupun berbeda dengan yang lain, sifat yang dimiliki anak ketiga tidak jauh berbeda dibandingkan anak pertama atau anak kedua.

Nah, seunik apa sih sifat anak ketiga? Berikut sederet fakta anak ketiga yang perlu Moms ketahui.

Baca juga: 12 Ciri-Ciri Haid Terakhir sebelum Hamil, Moms Harus Tahu!

Fakta Anak Ketiga

Banyak sekali anggapan mengenai kepribadian anak ketiga yang unik, bahkan dianggap aneh.

Namun, seperti apa sebenarnya fakta anak ketiga?

1. Pintar Mengatur Emosi

Ilustrasi Fakta Anak Ketiga (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Fakta Anak Ketiga (Orami Photo Stock)

Fakta anak ketiga yang pertama adalah pintar dalam mengatur emosi.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalan jurnal Social Psychiatry and Psychiatric Epidemiology menunjukan bahwa anak-anak yang tinggal dengan kedua orang tua kecil kemungkinan mengalami gangguan emosional.

Penelitian tersebut juga menunjukkan, fakta anak ketiga memiliki kemungkinan ADHD yang lebih rendah dibandingkan saudara mereka.

Penelitian tersebut menjelaskan keberadaan keluarga yang utuh membuat anak-anak lebih mudah mengontrol emosi.

Para ahli juga percaya bahwa keluarga merupakan pendukung terbaik dalam membentuk emosi dan kepribadian seseorang.

2. Mudah Beradaptasi dan Bergaul

Mudah beradaptasi dan bisa bekerjasama dengan sebuah grup besar merupakan fakta anak ketiga lainnya.

Jika tergabung dalam sebuah tim olahraga, anak ketiga akan lebih mudah udah berbaur dengan yang lain.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Genetic Psychology menemukan bahwa fakta anak ketiga cenderung lebih baik dalam situasi kelompok.

Jadi, jika Moms ingin memutuskan antara pelajaran tenis dan sepak bola untuk Si Kecil, mereka akan jauh lebih cocok untuk memilih sepakbola.

Beri mereka beberapa teman dan aktivitas, dan mereka akan siap untuk pergi.

Baca juga: Berkepribadian Kuat, Ini 8 Fakta Ilmiah Anak Pertama

3. Rela Mengambil Risiko

Studi di jurnal Economic Inquiry, menemukan bahwa fakta anak ketiga lebih berisiko terlibat dengan hal negatif seperti alkohol dan seks.

Hal ini ini tentu bertentangan dengan anak pertama yang lebih lembut dalam tindakan mereka, tetapi anak sulung cenderung berhati-hati.

Hanya saja, semua hal tersebut tergantung pada pola pengasuhan Moms di rumah.

Para peneliti menjelaskan, jika ada anak ketiga terlibat dalam sesuatu yang negatif mungkin saja dikarenakan kurangnya perhatian dari ayah dan ibu mereka.

Karena rela mengambil risiko merupakan fakta anak ketiga lainnya. Sehingga, mereka tidak segan untuk mencoba sesuatu yang baru, walaupun dalam hal negatif.

Namun, Moms tidak perlu khawatir sifat rela mengambil risiko yang ada pada anak ketiha juga bisa untuk hal yang positif.

5. Manja Tapi Penuh Kasih Sayang

Melansir Parent Guide News, anak ketiga biasanya penuh kasih sayang.

Mereka juga mudah dipahami dan tidak rumit. Namun, mereka bisa jadi sangat pemberontak dan manja.

Manja ini sifat yang cukup umum ditemukan pada anak ketiga, apalagi jika anak ketiga tersebut adalah anak bungsu atau terakhir.

Baca juga: Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian?

6. Tidak Terlalu Pintar

anak ketiga tidak terlalu pintar
Foto: anak ketiga tidak terlalu pintar (Orami Photo Stocks)

Sebuah studi yang diterbitkan oleh American Psychological Association menemukan bahwa semakin banyak saudara kandung yang dimiliki seorang anak, semakin kurang kecerdasan mereka.

Fakta ini didapat karena orang tua secara alami dapat menghabiskan lebih sedikit waktu dengan setiap anak untuk membantu pembelajaran dan pemahaman.

Jadi fakta anak ketiga kurang cerdas dibandingkan kakaknya tapi lebih pintar dari adik laki-laki atau perempuannya adalah benar.

Baca juga: 15 Fakta Anak Kedua, Ambisius dan Cepat Belajar Hal Baru

7. Pintar Bernegosiasi

pintar negosiasi
Foto: pintar negosiasi (Orami Photo Stocks)

Anak ketiga sangat pintar bernegosiasi.

Hal ini dikarenakan anak ketiha mungkin harus bernegosiasi dengan saudara-saudaranya.

Anak ketiga juga dituntut untuk selalu pandai berbicara agar bisa didengar, mereka sangat baik dalam menyampaikan poin mereka dengan fasih.

Beberapa peneliti menjelaskan, tidak heran kalau banyak anak ketiga yang sukses sebagai politikus.

Karena mereka merupakan negosiator yang sangat baik. Karena memang sudah terlatih di keluarga.


8. Berteman dengan Sesama Anak Ketiga

Sadar atau tidak, anak ketiga biasanya akan berteman dengan sesama anak ketiga.

Bahkan, fakta anak ketiga lebih mudah jatuh cinta dengan sesama anak ketiga juga dijelaskan dalam sebuah penelitian.

Sebuah studi di Journal of Individual Psychology menunjukan bahwa urutan kelahiran dan hubungan romantis sangat erat kaitannya.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa anak ketiga cenderung jatuh cinta dan menumbuhkan hubungan romantis dengan anak ketiga lainnya.

Hal ini mungkin karena mereka merasa sesama anak ketiga dapat saling memahami. Namun, hal ini belum tentu terjadi kepada setiap anak ketiga ya Moms.

9. Memiliki Sifat Pemberontak

Fakta anak ketiga selanjutnya memiliki sifat pemberontak.

Anak ketiga sering dikaitkan dengan upaya mereka untuk menonjol dalam keluarga.

Sebagai anak ketiga, mereka mungkin merasa perlu untuk membedakan diri dari dua saudara yang lebih tua, yang sudah menetapkan standar atau ekspektasi tertentu dalam keluarga.

ni bisa mendorong mereka untuk menantang norma atau aturan yang ada.

Pemberontakan ini tidak selalu negatif, bisa berarti anak ketiga sering kali lebih terbuka untuk mencoba hal-hal baru, menantang ide-ide konvensional, atau mengambil risiko.

Namun, hal ini juga bisa menimbulkan konflik, terutama jika perilaku pemberontak mereka bertentangan dengan harapan orang tua atau saudara-saudara mereka.

10. Kerap Mencari Perhatian

Anak ketiga dalam keluarga seringkali dikaitkan dengan sifat pencari perhatian, yang muncul sebagai respons terhadap dinamika keluarga.

Anak ketiga mungkin merasa mereka harus bersaing untuk mendapatkan perhatian dan pengakuan di antara saudara-saudaranya yang lebih tua.

Hal ini bisa mendorong mereka untuk mengembangkan perilaku yang lebih mencolok atau berbeda agar bisa terlihat dan didengar.

Perilaku mencari perhatian ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti perilaku yang lebih ekspresif, ceria, atau bahkan perilaku menantang.

11. Rentan Merasa Diabaikan dan Dibandingkan

Anak ketiga dalam keluarga mungkin merasa diabaikan atau dibandingkan dengan kakak-kakak mereka.

Karena orang tua mungkin merasa sulit memberikan perhatian yang sama, maka anak ketiga mungkin akan merasa sedikit tersisih.

Apalagi jika mereka merasa tidak menerima perhatian, pengakuan, dan pujian yang sama seperti kakaknya.

12. Anak yang Tenang dan Santai

Anak ketiga hadir di keluarga dengan orang tua yang sudah berpengalaman lebih dulu dalam membesarkan anak.

Orang tua tentu lebih relaks menghadapi pengasuhan anak. Ini yang membuat anak ketiga juga jadi anak yang lebih tenang dan santai.

Mereka cenderung lebih mudah tersenyum dan ceria.

Baca juga: 15 Fakta Anak Pertama, Berjiwa Pemimpin Tapi Keras Kepala!

Moms, demikian penjelasan mengenai fakta anak ketiga menurut sains. Semoga bermanfaat ya Moms.

  • https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/00221325.1966.10533703#.VBG--6Ppx60
  • https://parentguidenews.com/articles/family-matters/the-impact-of-birth-order-on-your-family-dynamic/
  • https://parentguidenews.com/articles/family-matters/understanding-and-overcoming-third-child-syndrome/
  • https://www.psychologytoday.com/intl/blog/how-raise-happy-cooperative-child/201805/birth-order-and-the-third-child

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.