31 Maret 2020

5 Fakta Otak Bayi yang Belum Banyak Diketahui

Fakta otak bayi ini harus diketahui oleh Moms dan Dads ya

Di balik wajah bayi yang lucu dan menggemaskan, ternyata ada triliunan sel otak yang siap berkembang.

Misalnya saat janin berusia 4 minggu, otaknya membentuk neuron baru dengan kecepatan 250.000 setiap menit. Belum lagi saat bayi sudah terlahir ke dunia.

Saat seorang anak berusia tiga tahun, otak mereka akan mencapai 80 persen volume orang dewasa dan memproses hampir 1.000 triliun koneksi antar neuron.

Meski kecerdasan bayi belum bisa terlihat sejak dini, namun otaknya akan berkembang sangat pesat terutama dalam tiga tahun pertama.

Baca Juga: 4 Kebiasaan Agar Bayi Lahir Cerdas, Yuk Lakukan Moms!

Fakta Otak Bayi

Bukan hanya itu, banyak fakta otak bayi lainnya yang menarik untuk Moms ketahui. Ajak Dads cari tahu di sini ya!

1. Respons Orang Tua Terhubung ke Otak Bayi

Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -1.jpg
Foto: Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -1.jpg

Foto: today.com

Michael Goldstein, peneliti pengembangan bahasa di Cornell University mengatakan bahwa otak bayi telah berevolusi dengan melihat respons dari orang tua.

Seperti dilansir oleh Live Science, fakta otak bayi selanjutnya menunjukkan bahwa banyaknya respons yang bayi dapatkan, akan membantu otaknya berkembang.

“Bayi baru lahir akan belajar tentang rasa lapar, kesepian, ketidaknyamanan, dan kelelahan. Anda bisa membantu mereka memahaminya dengan memberikan respons. Misalnya dengan segera menanggapi kebutuhan bayi,” katanya.

Namun, hal ini juga bukan berarti bayi dapat dicegah menangis. Faktanya, tidak peduli seberapa responsifnya Moms, bayi memiliki masa puncak menangis di sekitar usia dua bulan pertama.

Baca Juga: 5 Makanan yang Bagus untuk Mendukung Perkembangan Otak Bayi

2. Wajah dan Suara Konyol Ternyata Penting

Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -2.jpg
Foto: Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -2.jpg

Foto: webmd.com

Fakta otak bayi selanjutnya adalah saat dia melihat ekspresi wajah lucu, emosi dalam diri Si Kecil juga akan terpicu.

Alison Gopnik, seorang dokter yang juga penulis dalam bukunya The Philosophical Baby menjelaskan, wajah dan suara konyol Moms saat mengajaknya bermain justru akan membantu bayi memahami perasaannya.

“Orang tua yang membuat wajah bahagia dan sedih secara ekspresif, akan cepat ditiru oleh bayi. Parentese atau baby talk, adalah respons naluriah lain yang sangat penting untuk perkembangan bayi,” kata Alison seperti dikutip dari Live Science.

Coba Moms perhatikan, bayi akan tertarik pada seseorang yang ekspresif saat mengajaknya bicara.

Tanpa disadari, bayi akan ikut tersenyum atau bahkan tertawa saat melihat wajah dan mendengar suara yang lucu.

3. Otak Bayi Bisa Kewalahan

Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -3.jpg
Foto: Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -3.jpg

Foto: boldsky.com

Fakta otak bayi yang ini sering Moms lewatkan, saking senangnya mengajak bayi mengobrol. “Bayi memiliki rentang perhatian yang pendek dan sebenarnya dapat dengan mudah distimulasi,” kata Alison.

Otak bayi ternyata bisa kewalahan juga Moms. Jadi kadang-kadang, interaksi yang dibutuhkan hanyalah bantuan agar bayi bisa menenangkan dirinya.

Caranya, Moms dapat menenangkannya dengan mengayun-ayun badannya. “Meredupkan lampu atau membedong juga bisa dilakukan,” tambahnya.

Baca Juga: Waspada! 5 Makanan Ini Ternyata Berbahaya Bagi Otak Bayi

4. Membutuhkan Keberadaan Orang Lain

Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -4.jpg
Foto: Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -4.jpg

Foto: sciencenews.org

Jika biasanya Moms mengetahui bahwa bayi membutuhkan ayah dan ibunya, hal tersebut kini telah berkembang.

Menurut penelitian dalam jurnal Monographs of Society for Research in Child Development pada 1995, anak-anak akan menunjukkan sisi terbaik ketika mereka memiliki setidaknya tiga orang dewasa yang ditemuinya secara konsisten dan benar-benar memahaminya.

Para peneliti seperti Sarah Hrdy, yang juga penulis buku Mothers and Others mengatakan, bayi yang menghabiskan waktu dengan orang lain selain orang tuanya, akan membuatnya belajar membaca ekspresi wajah yang berbeda.

“Bayi menggunakan proses mental orang dewasa untuk menguraikan emosi pada orang lain saat mereka berusia tujuh bulan,” kata Sarah yang juga terdapat dalam penelitian tersebut.

5. Maksimalkan Otak Bayi Bilingual

Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -5.jpg
Foto: Belum Banyak yang Tahu Ini 5 Fakta Tentang Otak Bayi -5.jpg

Foto: Washington.edu

Sebenarnya, sejak lahir bayi mampu mempelajari bahasa apapun. Para bayi yang diajak bicara secara teratur dalam dua atau lebih bahasa memiliki fungsi bahasa lebih baik di kemudian hari.

Termasuk memberi kemampuan untuk mengendalikan perhatian pada representasi dari suatu masalah.

Dengan kata lain, anak-anak bilingual akan memiliki perhatian atau fokus yang lebih baik yang menjadi pertanda baik sebagai pembawaan positif dalam kinerja mereka di sekolah dan pekerjaannya di kemudian hari.

Dilansir dari Pregnancy, Birth and Baby, Moms bisa meningkatkan kinerja otak bayi dengan cara:

  • Bernyanyi bersama
  • Membacakan buku
  • Mengobrol dengan bayi
  • Bermain dengan bayi

Baca Juga: Apa Pengaruh Bedong pada Perkembangan Otak Bayi?

Nah Moms, beberapa fakta menarik tentang otak bayi. Dengan mengetahuinya, Moms bisa lebih meningkatkan kemampuan Si Kecil juga lho.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.