Bayi

31 Juli 2020

13 Gejala ISK pada Bayi, Jangan Remehkan ya Moms!

gejala infeksi saluran kemih pada bayi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh sera
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bayi hanya bisa menangis ketika merasakan sakit. Sehingga Moms yang memiliki anak yang masih bayi terkadang kesulitan memahami sakit apa yang diderita sang buah hati.

Bayi yang rewel mungkin memiliki sejumlah masalah kesehatan. Beberapa penyakit bayi bisa diidentifikasi gejalanya secara fisik, seperti ruam, demam, dan pilek.

Akan tetapi, ada beberapa masalah kesehatan yang lebih sulit diidentifikasi gejalanya. Salah satu masalah kesehatan yang bisa terjadi pada bayi, tetapi susah diidentifikasi adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK).

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi yang sering dialami oleh bayi dan anak-anak, dengan frekuensi perempuan lebih banyak daripada laki-laki.

Menurut The Asian Parent, pada usia 5 tahun, 8 persen anak perempuan dan 2 persen anak laki-laki pernah mengalami ISK setidaknya satu kali.

Baca Juga: 3 Penyebab Infeksi Saluran Kemih Pada Balita, Kenali di Sini!

Sistem saluran kemih pada manusia berfungsi untuk menyaring dan membuang zat limbah dan cairan berlebih melalui urin. Sistem saluran kemih terdiri dari ginjal, kandung kemih, ureter, dan juga uretra (saluran kencing).

Melalui saluran ini, urin dibuang ke luar tubuh. Bagian-bagian pada sistem saluran kemih memiliki fungsi dan peranannya masing-masing.

ISK disebabkan oleh bakteri yang masuk lewat uretra di mana seharusnya dikeluarkan bersama dengan air seni. Bakteri yang berkembang biak ini yang mengakibatkan infeksi.

Infeksi umumnya terjadi di uretra dan kandung kemih, namun jika tidak segera diobati infeksi dapat naik ke ureter dan ginjal dimana jika kasus sudah sampai disini berarti kondisi sudah lebih serius.

Infeksi saluran kemih biasanya mudah diatasi, tapi jika dibiarkan tanpa diobati bisa menyebabkan kerusakan ginjal permanen atau bahkan gagal ginjal.

Anak usia di bawah dua tahun lebih rentan menderita kondisi yang serius dibandingkan anak yang lebih besar, jadi langkah penanganan yang dilakukan sesegera mungkin menjadi sangat penting.

Baca Juga: Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Balita, Simak Caranya di Sini

Tanda dan Gejala Infeksi Saluran Kemih pada bayi

freepik12.jpg

foto: freepik.com

Pada kebanyakan bayi, gejala yang paling sering muncul ketika mengalami ISK adalah demam tanpa sebab yang spesifik. Sekitar 5 persen bayi dan batita yang mengalami demam tanpa gejala tertentu menderita infeksi saluran kemih.

Karena kurangnya gejala-gejala spesifik inilah, banyak kasus ISK yang tidak tertangani karena ibu-ibu merasa Si Kecil hanya mengalami demam biasa.

Pada bayi dan balita, gejala infeksi saluran kemih (ISK) dapat terlihat seperti gejala dari banyak masalah kesehatan lainnya. Akan tetapi, pada bayi penderita ISK, beberapa gejala tambahan juga nampak.

Hal ini bisa menjadi acuan bagi Moms untuk mengetahui apakah sang buah hati mengalami demam biasa atau merupakan efek dari Infeksi Saluran Kemih yang diderita.

Dikutip dari Nationwide Children's, gejala-gejala infeksi saluran kemih pada bayi yang juga mungkin nampak, antara lain:

Baca Juga: Anak Tya Ariestya kena ISK, Yuk Kenali ISK pada Bayi

1. Urin Bercampur Darah

Saat Si Kecil buang air kecil, perhatikan urinnya. Urin yang keluar bercampur dengan darah adalah salah satu gejala Si Kecil mengalami ISK. Ini juga bisa jadi tanda Si kecil mengalami infeksi ginjal yang jika tidak segera ditangani bisa menimbulkan kerusakan ginjal yang lebih parah.

2. Urin Berbau

Moms juga perlu memerhatikan aroma dari urin Si Kecil. Urin memiliki bau yang tidak wajar dan tajam menjadi salah satu tanda ISK pada bayi.

3. Mudah Menangis

Karena rasa sakit akibat infeksi, Si Kecil jadi mudah sekali menangis, terutama saat buang air kecil. Jika Si Kecil jadi mudah menangis dan menunjukkan gejala ISK pada bayi lainnya, segera bawa ke dokter untuk penanganan ya Moms.

4. Berat Badan Susah Naik

Dengan kondisi tubuh yang serba tidak enak, Si Kecil pun tidak punya nafsu makan. Dampaknya, ia jadi susah naik berat badan.

5. Muntah

Muntah-muntah juga jadi salah satu gejala ISK pada bayi yang perlu dapat perhatian khusus. Jika ini terjadi, Moms juga harus memastikan Si Kecil tidak sampai dehidrasi dengan selalu memebrikan asupan cairan yang cukup. Meskipun memang dampaknya Si Kecil akan lebih sering buang air dan semakin sering merasakan sakit.

Jika sudah demikian, segeralah bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: ISK Pada Bayi, Ketahui 7 Fakta Ini

6. Rewel Tanpa Alasan

Saat sakit, Si Kecil memang jadi lebih rewel dari biasanya, bahkan tidak ada alasan khusus untuk rewelnya itu.

7. Mudah Mengantuk

Siap sangka bahwa mudah mengantuk merupakan gejala ISK pada bayi.

8. Demam Mencapai Lebih dari 37,8 Derajat Celsius

Demam bukan merupakan gejala umum dari infeksi kandung kemih. Demam lebih khas diakibatkan oleh infeksi saluran kemih yang telah menyebar ke ginjal atau aliran darah.

9. Sakit saat Buang Air Kecil

Jika saat buang air kecil bayi Moms tiba-tiba merasa kesakitan, bisa jadi ia mengalami ISK. Moms harus segera membawanya ke dokter ya.

10. Lebih Sering Buang Air Kecil

Moms bertanya-tanya mengapa popok Si Kecil lebih cepat basah dari biasanya. Moms juga bertanya-tanya mengapa jumlahnya tidak sebanyak biasanya. Bisa jadi ia mengalami ISK. Waspada ya Moms.

Baca Juga: Begini Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Bayi

11. Ngompol

Untuk anak yang lebih besar, mengompol bisa jadi gejala Si Kecil mengalami ISK. Meskipun sudah lulus toilet training, saat mengalami ISK, mereka jadi kehilangan kontrol untuk menahan buang air kecil.

12. Sakit Perut

Siapa sangka sakit perut merupakan gejala ISK pada bayi. Ternyata, sakit perut di area kandung kemih menjadi salah satu gejala ISK pada bayi yang perlu Moms waspadai.

13. Diare

Jika Si Kecil menunjukkan gejala ISK lain ditambah diare, bisa jadi ia memang mengalami ISK pada bayi. Jadi, janan tunda lagi untuk berkonsultasi dengan dokter ya Moms. Semakin cepat diobati, semakin cepat pula Si Kecil bisa sembuh.

Baca Juga: Bayi Menangis Saat Buang Air Kecil? Waspadai Infeksi Saluran Kemih

Gejala-gejala infeksi saluran kemih pada bayi di atas bisa membantu Moms untuk mengetahui apakah Si Kecil mengalami Infeksi Saluran Kemih. Jika Moms merasa Si Kecil mengalami gejala-gejala menderita ISK, lebih baik secepatnya dibawa ke dokter.

Untuk bayi di bawah tiga bulan, pengobatan Infeksi Saluran Kemih biasanya dilakukan dengan memberikan antibiotik langsung ke dalam pembuluh darah melalui infus. Untuk itu, bayi yang berusia kurang dari 3 bulan perlu dirawat di rumah sakit.

Untuk bayi yang berusia lebih dari tiga bulan, terkadang perawatan Infeksi Saluran Kemih tidak perlu dilakukan di rumah sakit. Perawatan di rumah dapat dilakukan dengan memberikan antibiotik melalui mulut.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait