Program Hamil

7 Juni 2021

Ibu Hamil Makan Sate, Bolehkah?

Ketahuilah bahaya makan sate saat hamil!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Karla Farhana

Sate adalah salah satu metode memasak tertua dan paling klasik. Terlihat lezat dan enak, namun bolehkah ibu hamil makan sate?

Sebab, banyak dari wanita mengidam sate di tengah kehamilannya. Komposisi daging ayam dan tusukan yang sudah dibakar lalu diolesi sambal kacang yang disajikan di atas piring memang menggugah selera.

Pembeli tidak perlu waktu lama menunggu pesanan bisa dinikmati.

Namun kondisi tersebut justru membuat ibu hamil ragu akan kematangan dan kebersihan daging sate.

Yuk cari tahu penjelasan dari ibu hamil makan sate berikut ini.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Sate?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Sate.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Bolehkah ibu hamil makan sate? Tentu ini menjadi perdebatan yang tak ada habisnya bukan, Moms?

Sebenarnya ibu hamil boleh mengonsumsi sate, hanya jika sudah dapat dipastikan daging yang dibakar pada sate tersebut benar-benar matang dengan suhu pemanasan minimal 75 derajat Celcius.

Memanaskan daging dengan suhu yang tepat dapat membunuh bakteri yang terdapat pada daging sehingga dapat meminimalkan infeksi pada ibu hamil dan janinnya.

Olahan daging bakar mengandung protein penting selama kehamilan karena merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk membangun sel-sel baru, menjaga jaringan tubuh dalam kondisi baik, dan menyintesis protein baru untuk kelancaran fungsi tubuh.

Sate cenderung mempertahankan semua mineral dan vitamin yang penting bagi kesehatan serta pertumbuhan dan perkembangan janin.

Baca Juga: Bagaimana Cara Tepat Diet Bagi Ibu Hamil?

Risiko Ibu Hamil Makan Sate

Laporan American Pregnancy Association bahkan mengungkap, ibu hamil 20 kali lebih rentan terpapar infeksi bakteri (listeriosis) dibandingkan ibu pada umumnya.

Untuk ibu hamil makan sate, mungkin lebih disarankan membeli sate yang dijual di rumah daripada dari gerobak yang lewat di depan rumah atau angkringan yang lebih aman.

Lantas, jika daging tak dimasak dengan sempurna, ada risiko yang berbahaya bagi ibu hamil makan sate.

1. Bakteri E. Coli

ibu hamil makan sate efek.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

E. Coli, merupakan salah satu bakteri yang biasanya hidup di usus dan organ tubuh manusia lainnya. Hal ini dipicu dari daging yang tidak dimasak matang, salah satunya daging sate.

Bakteri E. Coli adalah patogen paling umum yang mengidap wanita hamil.

Umumnya bakteri ini tidak berbahaya. Namun pada beberapa kasus, E. coli bisa menyebabkan kram perut, demam, dan diare berdarah.

Bakteri ini bahkan bisa berpindah ke janin. Ibu hamil makan sate berisiko berpotensi menyebabkan keguguran dan kelahiran prematur akibat bakteri E. Coli.

Dalam National Library of Medicine, infeksi saluran kemih sangat umum terjadi selama kehamilan.

2. Toksoplasmosis

Dampak ibu hamil makan sate seterusnya adalah terkena bakteri toksoplasmosis.

Kehadiran bakteri ini selama kehamilan juga bisa berpindah ke janin. Bahayanya, janin yang terinfeksi bekteri biasanya tidak menimbulkan gejala apapun.

Jika cara pengolahan daging atau ikan tidak tepat, akan menyebabkan bakteri dan mikroorganisme lainnya termasuk toksoplasma berkembang biak.

Ini sangat berbahaya bagi pertumbuhan fisik janin dan terkadang dapat menyebabkan masalah mata dan bahkan kerusakan otak.

Dalam beberapa kasus, toksoplasma bisa menyebabkan keguguran atau kematian bayi saat lahir.

Parasit toksoplasma berkembang biak awalnya dari kotoran kucing yang kemudian terpapar ke tumbuh-tumbuhan dan rerumputan yang merupakan makanan hewan ternak, seperti sapi, kambing, atau ayam. Dari situlah hewan ternak tersebut dapat terinfeksi toksoplasma.

Jika ibu hamil makan sate daging yang terinfeksi virus ini, ia juga serta-merta akan terjangkit toksoplasma. Parasit tersebut lalu berkembang biak hingga kemudian mengganggu pertumbuhan janin yang dikandungnya.

Baca juga: 6 Kesalahan Ini Tak Boleh Dilakukan Ibu Hamil

3. Salmonella

ibu-hamil-makan-sate-resiko.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Dalam March of Dimes, salmonella adalah resiko bahaya ibu hamil makan sate seterusnya.

Infeksi bakteri ini merupakan salah satu keracunan makanan yang paling berbahaya, karena dapat menimbulkan gejala seperti diare, kram perut, mual, muntah, sakit kepala hingga menggigil.

Terinfeksi bakteri tersebut dapat membahayakan ibu hamil dan janinnya.

Infeksi yang mengancam pada bayi, termasuk bakteri dalam darah (disebut bakteremia) dan meningitis.

Meningitis adalah infeksi yang menyebabkan pembengkakan di otak dan sumsum tulang belakang. Bayi yang terinfeksi dapat mengalami masalah kesehatan setelah lahir, termasuk kejang, kebutaan, dan masalah dengan otak, jantung, dan ginjal.

4. Listeria

Meski bakteri ini lebih banyak ditemukan di air dan padatan yang terkontaminasi, bakteri ini juga dapat ditemukan pada daging yang belum matang sepenuhnya.

Infeksi bakteri pada ibu hamil makan sate ini dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan janin juga ditemukan terinfeksi.

Ibu hamil makan sate dapat menyebabkan parasit dan mikroorganisme lain yang terkandung di dalamnya tidak akan mati karena melewati pemanasan yang tidak sempurna.

Jadi, ingatlah agar Moms perlu memanggang daging atau ikan lebih lama dengan suhu tinggi dari biasanya.

Baca Juga: Bolehkah Makan Steak Saat Hamil? Perhatikan Hal Berikut Ini

5. Alergi Kacang

kenali-gejala-gejala-alergi-kacang-pada-anak-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Bumbu kacang sehat untuk dimakan selama kehamilan karena bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Manfaat selai kacang (dan minyak kacang) dalam hal menurunkan kolesterol jahat LDL dan menjaga kolesterol HDL yang baik sebanding dengan manfaat minyak zaitun.

Namun, bagi ibu hamil makan sate, ini dapat memicu alergi pada kacang-kacangan.

Gejala alergi kacang biasanya berkembang dengan cepat setelah seseorang makan atau terpapar kacang-kacangan.

Gejala dapat berkisar dari pilek ringan hingga gejala anafilaksis yang mengancam jiwa, yang meliputi tenggorokan bengkak, dan sesak napas.

Baca Juga: Ibu Hamil Minum Es, Boleh atau Tidak?

Tips Ibu Hamil Makan Sate

tips ibu hamil makan sate.jpeg

Foto: Orami Photo Stocks

Meskipun tetap aman ibu hamil makan sate, Moms perlu berhati-hati saat membakar dan memakannya.

Berikut adalah beberapa tips aman yang berguna untuk mencegah risiko bahaya makan sate saat hamil.

  • Hindari makan daging mentah.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat setiap kali selesai menyentuh daging mentah.
  • Simpanlah daging matang maupun mentah dalam wadah terpisah dan kedap udara.
  • Gunakan alat masak yang berbeda untuk daging mentah maupun matang.
  • Cairkan daging beku dengan tepat sebelum memasaknya.
  • Masaklah daging sampai matang seluruhnya.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Udang? Ketahui Faktanya!

Nah jadi itulah penjelasan bolehkah ibu hamil makan sate, Moms!

Apakah Moms senang makan sate saat hamil dan memiliki resep sate khusus untuk ibu hamil? Bagikan kepada kami, ya!

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11148747/#:~:text=Urinary%20tract%20infections%20are%20very,to%20both%20mother%20and%20fetus.

https://www.marchofdimes.org/complications/food-poisoning-during-pregnancy.aspx

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait