Newborn

NEWBORN
21 Maret 2021

13 Obat Biang Keringat pada Bayi, Ampuh Lho Moms!

Hilangkan bintik merah dan gatal pada kulit bayi dengan langkah sederhana ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Biang keringat pada bayi bukanlah kondisi kulit yang mengkhawatirkan, namun tetap harus cepat ditangani.

Dengan tindakan dan perawatan kulit bayi yang tepat, biang keringat akan hilang 2-3 hari dari awal munculnya bintik merah di permukaan kulit.

Menurut studi pada Seattle Children, pada dasarnya, biang keringat memang disebabkan suhu ruangan yang panas, namun ada beberapa hal yang bisa memperparah kondisi tersebut.

Suhu panas ditambah bahan pakaian tak nyaman dan penggunaan produk perawatan kulit bayi yang tidak aman dapat menjadi pemicu lainnya.

Durasi tidur bayi yang panjang serta memiliki alergi terhadap obat tertentu juga dapat memperparah gangguan kesehatan kulit ini.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Kulit Gatal Bayi Akibat Digigit Nyamuk

Penyebab Biang Keringat pada Bayi

Penyebab biang keringat bayi dan obat untuk menghilangkan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun anak-anak yang sudah lebih besar dan orang dewasa bisa mengalami biang keringat juga (atau dikenal sebagai miliaria), Michele Ramien, profesor klinis di Alberta Children's Hospital di Calgary, mengatakan biang keringat ini paling umum terjadi pada bayi yang baru lahir karena kelenjar keringat mereka belum sepenuhnya matang.

Tak hanya itu, bayi lebih mungkin mengalami biang keringat karena beberapa alasan, seperti:

  • Bayi memiliki kendali yang kurang atas lingkungannya dan tidak bisa melepas pakaian atau menjauh dari sumber panas.
  • Tubuh bayi kurang bisa dalam mengatur suhu.
  • Bayi cenderung memiliki lebih banyak lipatan kulit, yang dapat memerangkap suhu panas dan keringat.

Mengutip jurnal American Academy of Family Physicians (AAFP), biang keringat pada bayi juga bisa terjadi karena ketidakmatangan pada struktur kulit.

Cuaca panas, terutama di samping kelembapan, bisa menjadi pemicu paling umum untuk biang keringat pada bayi juga. Tubuh kita membuat keringat untuk mendinginkan kulit.

Saat berkeringat lebih banyak dari biasanya, kelenjar bisa menjadi kewalahan.

Saluran keringat mungkin tersumbat, menjebak keringat jauh di bawah kulit kita. Atau keringat bisa bocor melalui lapisan kulit di dekat lapisan atas dan terjebak di sana.

Biang keringat pada bayi bisa terjadi kapan saja sepanjang tahun, tetapi paling umum terjadi pada bulan-bulan yang hangat.

Beberapa orang yang terbiasa dengan iklim yang lebih sejuk cenderung mengalami biang keringat saat mereka bepergian untuk mengunjungi tempat-tempat tropis yang suhunya jauh lebih tinggi.

Jenis Biang Keringat pada Bayi

Jenis biang keringat bayi dan obat biang keringat bayi.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Biang keringat pada bayi ini dikenal juga dengan nama miliaria. Ada beberapa jenis miliaria yang umum dan dapat dibedakan secara klinis, yaitu miliaria crystallina dan miliaria rubra. Berikut ini jenis biang keringat pada bayi.

  • Miliaria crystallina, disebabkan oleh penutupan saluran ekrin dengan ukuran 1-2 mm. Paling sering ada di kulit kepala, leher, dan badan. Biang keringat jenis ini bisa bertahan selama berjam-jam hingga berhari-hari.
  • Miliaria rubra, juga dikenal sebagai ruam panas yang disebabkan oleh tingkat obstruksi kelenjar keringat yang lebih dalam. Biasanya, terjadi pada bagian kulit yang tertutup.
  • Miliaria profunda, adalah jenis biang keringat yang paling parah, tetapi jarang terjadi pada bayi. Ketika keringat di dermis bocor ke dalam dermis, itu dapat menyebabkan pembilasan dan pembakaran yang intens. Bayi dengan miliaria profunda juga dapat mengalami tanda-tanda kelelahan panas. Ruam juga dapat mengalami infeksi.
  • Miliaria pustulosa, menyebabkan pustula teriritasi yang terlihat seperti lepuh yang menyakitkan. Mereka mungkin berkeropeng atau pecah dan berdarah.

Baik miliaria crystallina dan miliaria rubra, merupakan biang keringat pada bayi yang jinak.

Kedua jenis milaria ini bisa dicegah dengan menghindari overheating, tidak pakai pakaian berlebih, mandi air dingin, dan gunakan pendingin udara.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sabun Bayi untuk Kulit Sensitif, Aman!

Selain itu, jika Moms sudah mengetahui jenis dan penyebab biang keringat pada bayi, kondisi ini bisa diatasi dengan obat biang keringat seperti di bawah ini.

Gejala Biang Keringat pada Bayi

biang keringat bayi

Foto: medicalnewstoday.com

Satu-satunya gejala biang keringan pada bayi adalah ruam pada bagian tubuh yang terkena panas.

Bedong, pakaian hangat, ventilasi yang buruk, dan berada di dekat sumber panas seperti pemanas ruangan dapat meningkatkan risiko biang keringat pada bayi. Seorang pengasuh mungkin memperhatikan ruam di area tubuh yang sangat hangat.

Biang keringat juga lebih mungkin muncul di lipatan kulit, seperti di leher atau selangkangan.

Gejala biang keringat pada bayi meliputi:

Dalam kebanyakan kasus, biang keringat pada bayi hilang dengan cukup cepat dan tidak menyebabkan terlalu banyak ketidaknyamanan, jadi mungkin tidak memerlukan perjalanan ke dokter.

Tanda-tanda biang keringat pada bayi terlihat jelas, terutama pada cuaca panas. Jika pengasuh tidak yakin dengan ruam, dokter biasanya dapat mendiagnosis ruam berdasarkan penampilannya.

Obat Biang Keringat pada Bayi

Losion untuk obat biang keringat bayi.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Mengatasi biang keringat pada bayi, Moms dapat mengambil tindakan yang tepat dalam menanganinya.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, sebagian besar miliaria atau biang keringat pada bayi akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Namun untuk meredakan dan mencegah biang keringat semakin parah, ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk Si Kecil.

Coba obat biang keringat bayi di bawah ini yuk, Moms. Obat biang keringat bayi ini bisa diaplikasikan untuk bayi usia 1-6 bulan. Simak ya!

1. Menggunakan Losion

Memakai losion pada kulit bayi yang memiliki biang keringat, mampu meredakan rasa gatal dan bersisik.

Walaupun tak sepenuhnya menyembuhkan, losion menjadi pencegah biang keringat bayi melebar ke area kulit lain.

Cari losion dengan tingkat pH 5.5 yang sama tingkatnya dengan tingkat keasaman kulit bayi.

Tentunya ini membuat kulit bayi agar tetap lembap, tidak kering mengelupas, gatal-gatal dan iritasi.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Baby Cologne yang Aman dan Wangi untuk Si Kecil

2. Kandungan Calamine pada Losion

Untuk mengatasi biang keringat pada bayi, losion yang mengandung calamine efektif dalam meredakan rasa gatal di kulit akibat alergi, iritasi, dan gigitan serangga.

Cari lotion yang mengandung calamine, zinc oxide, dan diphenhydramine hydrochloride. Zat ini bermanfaat sebagai obat biang keringat bayi untuk usia 1-6 bulan.

Cukup oleskan obat biang keringat bayi 2-4 hari sekali. Sebelum itu, bersihkan area kulit atau biang keringat dan dalam keadaan kering. Sebaiknya digunakan setelah mandi atau sebelum tidur.

3. Obat Antihistamin

Untuk mengobati gejala biang keringat pada bayi usia 1 - 6 bulan, coba berikan obat yang mengandung antihistamin.

Antihistamin adalah kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi, akibat sengatan serangga, reaksi alergi makanan, biduran dan biang keringat.

Tidak hanya biang keringat, antihistamin juga kerap digunakan untuk mengatasi gejala mual atau muntah yang biasanya diakibatkan oleh mabuk kendaraan.

Namun Moms perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat biang keringat untuk bayi ini.

4. Jaga Tubuh Agar Tetap Sejuk

Selain itu, hal yang perlu Moms lakukan untuk mengatasi biang keringat pada bayi adalah menjaga kondisi bayi agar tetap sejuk, baik melalui suhu ruangan maupun kondisi kulitnya.

Obat biang keringat bayi alami ini dapat meredakan rasa gatal pada kulit bayi.

Baca Juga: Cegah Alergi Dengan Melembapkan Kulit Bayi

Untuk menciptakan suhu ruangan yang sejuk, Moms bisa membuat lubang ventilasi udara atau mengatur suhu pendingin di kamar buah hati.

Moms juga perlu membuat kulit bayi selalu segar dengan cara sering membasuh tubuh dan mengeringkannya dengan sempurna.

Hal ini merupakan bentuk perawatan kulit bayi paling sederhana yang bisa dilakukan sewaktu-waktu.

5. Jangan Sering Menggendong Bayi

Meski terdengar agak aneh, namun tidak terlalu sering menggendong bayi bisa membantu untuk obat biang keringat bayi.

Moms tidak usah menggendong Si Kecil jika benar-benar tidak diperlukan.

Kita bisa membayangkan, di tempat tidur saja bayi bisa berkeringat, apalagi jika didekap dalam gendongan terlalu lama.

Jika Moms perlu menggendong bayi untuk menyusui atau karena ia sedang rewel, bisa gunakan bantuan kipas angin atau pendingin ruangan.

Moms juga bisa memilih ruangan dengan udara bebas untuk mencegah bayi kegerahan.

6. Pakaikan Bayi Pakaian yang Nyaman

Gunakan pakaian bayi yang tepat dan nyaman. Pakaian yang terbuat dari bahan nilon, sintetis, dan polyester sangat mudah menyebabkan kulit bayi berkeringat, yang pada akhirnya membuat gerah dan menimbulkan biang keringat.

Lebih baik gunakan pakaian bayi yang terbuat dari kain katun yang memungkinkan sirkulasi udara berjalan dengan lancar.

Terlebih kain jenis ini lebih mudah menyerap keringat sehingga kulit bayi cepat kering kembali.

Popok bayi pun perlu sering diganti jika bayi Moms rentan terhadap keringat.

Baca Juga: 3 Hal yang Harus Moms Tahu Tentang Sunscreen untuk Bayi

7. Menggunakan Obat Khusus

Menyembuhkan bintik-bintik merah akibat biang keringat dengan cara yang tepat.

Ada beberapa obat yang diformulasikan khusus untuk mengatasi biang keringat pada bayi berupa salep, krim, atau bedak biang keringat untuk bayi.

Namun sebelum mengoleskannya pada bayi, sebaiknya Moms berkonsultasi dulu dengan dokter anak, agar tidak menimbulkan alergi dan iritasi kulit.

8. Mandi Air Hangat

Mandikanlah bayi Moms dengan air hangat. Jangan terlalu panas, namun harus "sejuk" dan tetap nyaman untuk anak Moms.

Dokter merekomendasikan untuk tidak menggunakan sabun dan hanya menggunakan air untuk menghindari menghalangi pori-pori tersumbat lebih jauh.

9. Lidah Buaya

Menggunakan lidah buaya untuk mengurangi rasa gatal yang timbul dari bintik merah tersebut juga bisa membantu anak.

Rasa dingin yang ditimbulkan dari lidah buaya bisa membantu meredakan rasa panas dan gatal pada kulit bayi. Sehingga kulit lebih tenang dan tanda kemerahan mereda.

Oleskan sedikit gel lidah buaya ke area kulit biang keringat dan biarkan hingga mengering. Kemudian, seka dengan handuk lembap dan rasa dingin akan terasa pada kulit bayi.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Aloe Vera Gel Lokal Terbaik di Bawah 50 Ribu

10. Es Batu

Jika Moms memiliki stok es batu di rumah, bisa digunakan juga sebagai obat biang keringat bayi.

Caranya dibungkus dengan kain tipis juga merupakan obat biang keringat bayi yang bisa dicoba ampuh untuk mengurangi rasa gatal dan iritasi.

Moms bisa menempelkannya di area sekitar biang keringat. Jadi jangan langsung aplikasikan biang keringat ya.

11. Kulit Semangka

Menggosok biang keringat pada bayi dengan bagian dalam kulit semangka juga merupakan salah satu perawatan kulit bayi secara tradisional. Selain itu, buahnya juga bisa dijadikan sebagai camilan untuk anak.

Melansir penelitian berjudul Local Fruit Wastes as a Potential Source of Natural Antioxidant, kulit semangka mengandung antioksidan dan citrulline.

Ini berfungsi untuk melindungi kulit dari gejala iritasi, kemerahan, gatal-gatal dan juga biang keringat.

Moms bisa mengoleskan kulit semangka ke area biang keringat sebagai obat biang keringat bayi.

12. Memberikan Asupan Vitamin C

Penting bagi Moms untuk secara teratur memberikan asupan vitamin C untuk anak. Hal ini bisa membantu bayi terhindar dari biang keringat.

Vitamin C mengandung antioksidan yang menangkal pengaruh jahat dari luar. Apalagi kulit bayi bisa dibilang sangat sensitif.

Moms bisa mengonsumsi nya dan bayi mendapatkan nutrisi dari ASI. Asupan vitamin C bisa menjadi salah satu obat biang keringat bayi.

13. Oleskan Timun

Timun tidak hanya bagus untuk kulit wajah dan jerawat. Moms juga bisa merawat kulit bayi dengan cara sederhana, yaitu menempelkan irisan mentimun atau teh chamomile ke kulit bayi.

Pada kulit yang terkena biang keringat, ini akan memberikan sensasi dingin dan sebagai obat biang keringat pada bayi.

Potong timun dalam beberapa bagian lalu tempelkan ke area kulit bayi. Lakukan dalam beberapa menit dan tunggu hingga meresap.

Baca Juga: Bayi Rewel Karena Kulit Gatal? Ini 6 Cara Mengatasinya!

Dengan perawatan yang tepat dan teratur, buah hati akan terbebas dari masalah biang keringat pada bayi.

Memberikan obat biang keringat bayi secara rutin akan meredakan gejala gatal dan kemerahan pada kulit.

Bayi bisa tidur dengan tenang dan beraktivitas dengan riang. Moms pasti akan jadi lega melihatnya.

Apakah Si Kecil pernah terkena biang keringat? Jika iya dengan berbagai penjelasan di atas, Moms tidak akan bingung lagi mencari tahu cara tepat menanganinya. Dicoba ya Moms!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait