Rupa-rupa

25 Agustus 2021

4 Jenis Kepribadian Manusia, Moms Termasuk yang Mana?

Kenali empat jenis kepribadian manusia berikut ini, yuk!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Widya Citra Andini

Jenis kepribadian manusia dapat berbeda-beda satu sama lain, itulah yang menjadi keunikan setiap orang. Selain itu, seseorang mungkin saja memiliki kepribadian yang berbeda seiring berjalannya waktu.

Dilansir dari studi yang diulas dalam International Conference on Robotics and Smart Manufacturing, karakter manusia dapat menyesuaikan sesuai dengan situasi, sehingga waktu dan lingkungan akan sangat berpengaruh.

Jadi, kita tidak akan bisa memimpikan untuk memiliki suatu karakter tertentu, melainkan karakter itu terbentuk dan ditempa seiring sesuai dengan kondisi masing-masing orang.

Berdasarkan buku The Four Temperaments, ada empat jenis kepribadian manusia, yaitu sanguinis, melankolis, plegmatis, dan koleris.

Pembelajaran mengenai empat karakter ini berasal dari era Mesir Kuno atau Mesopotamia yang kemudian dikembangkan oleh Hippocrates menjadi salah satu teori medis.

Bagaimana penjelasannya dari empat jenis kepribadian manusia tersebut? Simak ulasan berikut ini.

Empat Jenis Kepribadian Manusia

Dikembangkan dalam teori proto-psikologis, simak penjelasan tentang empat jenis kepribadian manusia berikut ini, yaitu:

1. Sanguinis

Sanguinis

Foto: Orami Photo Stock

Jenis kepribadian sanguinis identik dengan sifat yang ekstrovert. Para sanguinis adalah orang-orang yang memiliki jiwa terbuka, mudah bergaul, ceria, tegas, aktif, dan suka bersosialisasi.

Ada dua kualitas dasar dalam karakter sanguinis, yaitu keterlibatan antar individu dan antusiasme.

Jenis kepribadian sanguinis juga memiliki optimisme yang tinggi.

Mereka lebih suka melihat berbagai sisi positif kehidupan dan ingin menjalani hidup dengan sepenuh hati.

Mereka percaya bahwa hidup adalah pengalaman yang menyenangkan dan harus dinikmati sebaik-baiknya.

Itulah sebabnya, mereka mudah tertawa lepas, mudah tersenyum, dan memiliki selera humor yang baik.

Meski ada masalah, mereka juga dapat menertawakan diri sendiri.

Mereka yang memiliki karakter sanguinis menjadi sosok yang populer, dan terbukti mampu menyesuaikan diri lebih cepat di lingkungannya.

Dari berbagai kekuatan karakter sanguinis, mereka tetap memiliki kelemahan.

Bersifat impulsif, menjadi salah satu kelemahan para sanguinis. Mereka kurang baik dalam hal organisir agenda atau kegiatan pada kesehariannya.

Selain itu, mereka juga tidak pandai mengatur waktu.

Ketika mengalami suatu permasalahan, sering kali sanguinis melarikan diri dan mencari kesenangan lain.

Meski motto hidupnya adalah optimisme tinggi, seringnya mereka sulit untuk mencari solusi dari masalah yang tengah dihadapi.

Baca Juga: Beda dengan Optimis, Ini Bahaya Terlalu Percaya Diri

2. Melankolis

Melankolis

Foto: Orami Photo Stock

Jenis kepribadian berikutnya, yaitu melankolis. Berbeda dengan sanguinis, mereka dengan karakter melankolis biasanya adalah orang-orang introvert.

Mereka dengan karakter melankolis merasa lebih nyaman menyampaikan isi hati melalui kata-kata.

Orang dengan karakter ini mungkin terlihat selalu serius, tertutup, berhati-hati atau bahkan penuh curiga.

Mereka bisa menjadi terlalu sibuk dengan tragedi dan kekejaman di dunia sehingga rentan terhadap depresi dan kemurungan.

Saat menunjukkan cinta dan kasih sayang kepada orang lain, mereka akan berusaha untuk menjadi yang dapat diandalkan.

Kekuatan lainnya dari jenis kepribadian melankolis, yaitu teliti dan detail dalam menghadapi segala hal.

Dilansir dari jurnal The Analysis of Temperament Types Influence on Managers, mereka dengan karakter melankolis mampu melihat permasalahan dari semua sisi dan melihat kemungkinan dari hasil yang akan dicapai.

Kekuatan inilah yang membuat mereka menjadi sosok yang efektif sebagai pemecah solusi dan perencana yang sangat terorganisir.

Para melankolis juga dikenal kreatif, setia, dan perfeksionis.

Namun, para melankolis juga memiliki kelemahan, yaitu sifat pesimisnya yang tinggi.

Mereka sering kali merasa pesimis dalam menghadapi tantangan dan kesulitan hidup.

Selain itu, emosi yang tidak stabil juga menjadi kelemahan dari melankolis.

Jika sudah emosi, melankolis akan merasa stres dan hal ini malah akan menghambat kemajuan dirinya sendiri.

Baca Juga: Kenali Berbagai Tipe Karakter Anak

3. Plegmatis

Plegmatis

Foto: Orami Photo Stock

Mari mengenal jenis kepribadian yang sering disebut-sebut sebagai pecinta damai, yaitu plegmatis.

Mereka dengan karakter plegmatis lebih suka mengobservasi.

Mereka akan merasa lebih nyaman apabila berkomunikasi dengan memerhatikan sekelilingnya.

Para plegmatis dikenal sebagai sosok yang introvert dan tidak suka dengan keramaian.

Hal ini membuat mereka cenderung memiliki pembawaan yang tenang dan emosi yang stabil.

Meski mereka lebih senang menyendiri, para plegmatis suka berada di sekitar orang-orang yang mereka percaya dan sayangi.

Kekuatan lainnya dari jenis kepribadian plegmatis, yaitu mereka tidak suka menghakimi orang lain.

Untuk itu, mereka dapat menyelesaikan masalah dengan netral, tidak bersikap subyektif, dan tidak memihak siapa pun.

Dilansir dari jurnal Biomolecular and Health Science, mereka dengan karakter plegmatis juga dikenal sebagai pendengar yang baik.

Mereka memiliki karakteristik penyayang, dikenal suka membantu orang lain, dan selalu berusaha menepati janji.

Namun, kelemahan dari karakter ini, yaitu dikenal kurang antusias dan tidak suka untuk dikritik.

Kecenderungan mereka adalah memahami orang lain melalui imajinasinya sendiri.

Hal ini membuat para plegmatis cenderung memaksakan orang lain untuk sepemikiran dengan mereka.

Baca Juga: DNA Siapa yang Lebih Dominan pada Anak?

4. Koleris

Koleris

Foto: Orami Photo Stock

Jenis kepribadian yang terakhir, yaitu koleris. Kepribadian satu ini identik dengan seseorang yang menggebu-gebu dan ambisius.

Hal ini yang menjadi kekuatan para koleris dan membuat mereka menjadi sosok yang dominan.

Para koleris mampu memengaruhi orang lain dengan kemampuan komunikasi yang dimiliki.

Kekuatan mereka lainnya, yaitu memiliki sifat yang mandiri dan percaya diri yang tinggi.

Para koleris umumnya memiliki sifat mandiri, kompetitif, dan percaya diri. Maka tak heran jika si koleris adalah sosok yang paling menonjol atau dominan di antara orang-orang sekitarnya.

Kekuatan dari para koleris ini membuat mereka memiliki sifat kepimpinan yang tinggi, dilansir dari jurnal Comparative Analysis On Choleric Students and Melancholic Students.

Baca Juga: Gemas, Inilah 4 Tipe Kepribadian Balita dan Cara Menghadapinya dengan Benar

Para koleris juga dikenal memiliki sifat optimisme yang tinggi serta selalu melihat peluang dalam segala situasi dan permasalahan yang sedang dihadapi. Meski demikian, koleris juga memiliki kelemahan.

Sifat egois, keras kepala, dan suka mengatur orang lain menjadi kelemahan dari para koleris.

Ketika berhadapan dengan orang lain yang tidak sependapat, ia tidak akan segan untuk mempermalukan orang tersebut. Tujuannya agar terlihat unggul dari orang lain.

Itulah penjelasan tentang empat jenis kepribadian manusia. Tidak ada kepribadian yang lebih baik dari yang lain, karena semua memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing, ya, Moms.

  • https://psychologia.co/melancholic-personality/
  • https://core.ac.uk/download/pdf/324265045.pdf
  • https://www.e-journal.unair.ac.id/BHSJ/article/viewFile/9579/5886#
  • http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/3369/1/NADIYAH-FITK.pdf
  • https://www.betterhelp.com/advice/temperament/15-benefits-and-traits-of-sanguine-temperament/
  • https://www.psychologytoday.com/us/blog/talking-apes/202005/what-melancholy-teaches-us-about-ourselves
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877050918309578/pdf?md5=8b8304a47717a69c584b47d6e2d82d82&pid=1-s2.0-S1877050918309578-main.pdf
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait