Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN MENTAL
25 Oktober 2022

9 Jenis Kepribadian Manusia dan Manfaat Mengetahuinya, Wajib Tahu Moms!

Dengen mengenal jenis kepribadian, Moms dapat lebih mengenali kondisi tubuh
9 Jenis Kepribadian Manusia dan Manfaat Mengetahuinya, Wajib Tahu Moms!

Jenis kepribadian manusia sangat bervariasi.

Hal tersebutlah yang membuat setiap orang memiliki keunikan.

Selain itu, kepribadian seseorang mungkin saja berubah seiring berjalannya waktu.

Dilansir dalam International Conference on Robotics and Smart Manufacturing, karakter manusia dapat menyesuaikan situasi.

Karenanya, waktu dan lingkungan akan sangat berpengaruh terhadap hal tersebut.

Jadi, Moms tidak akan bisa memimpikan untuk memiliki suatu karakter tertentu.

Melainkan, karakter itu terbentuk dan 'ditempa' seiring sesuai dengan kondisi Moms.

Nah, agar Moms tidak bingung lagi, ketahui jenis-jenis kepribadian manusia lewat ulasan di bawah ini, yuk!

Baca Juga: 8 Ciri Kekurangan Asam Folat saat Hamil, Waspada!

Jenis-Jenis Kepribadian Manusia

Berdasarkan The Four Temperaments, kepribadian manusia dibagi menjadi empat, yaitu sanguinis, melankolis, plegmatis, dan koleris.

Pembelajaran mengenai empat karakter ini berasal dari era Mesir Kuno atau Mesopotamia, yang kemudian dikembangkan oleh Hippocrates.

Namun, menurut VeryWell Mind, ada pula jenis kepribadian lain yang disebut opennes, extraversion, conscientiousness, agreeableness, dan neuroticisme.

Bagaimana penjelasannya dari setiap jenis kepribadian manusia tersebut?

Simak penjelasan di bawah ini, ya, Moms!

1. Sanguinis

Sanguinis (Orami Photo Stock)

Foto: Sanguinis (Orami Photo Stock)

Jenis kepribadian sanguinis identik dengan sifat yang ekstrovert.

Para sanguinis adalah orang-orang yang memiliki jiwa terbuka, mudah bergaul, ceria, tegas, aktif, dan suka bersosialisasi.

Ada dua kualitas dasar dalam karakter sanguinis, yaitu keterlibatan antar individu dan antusiasme.

Jenis kepribadian sanguinis juga memiliki optimisme yang tinggi.

Mereka lebih suka melihat berbagai sisi positif kehidupan dan ingin menjalani hidup dengan sepenuh hati.

Mereka percaya bahwa hidup adalah pengalaman yang menyenangkan dan harus dinikmati sebaik-baiknya.

Itulah sebabnya, para sanguinis mudah tertawa lepas, tersenyum, dan memiliki selera humor yang baik.

Baca Juga: Karakter ENTJ, Kepribadian Pemimpin yang Ambisius

Meski ada masalah, mereka pun dapat menertawakan diri sendiri.

Moms dengan karakter sanguinis juga cenderung menjadi sosok yang populer.

Selain itu, Moms juga mampu menyesuaikan diri lebih cepat di lingkungannya.

Di balik kekuatan karakter sanguinis, mereka tetap memiliki beberapa kelemahan.

Bersifat impulsif menjadi salah satu kelemahan para sanguinis.

Mereka kurang baik dalam hal organisasi agenda atau kegiatan pada kesehariannya.

Selain itu, para sanguinis juga tidak pandai mengatur waktu.

Ketika mengalami suatu permasalahan, sanguinis sering melarikan diri dan mencari kesenangan lain.

Meski motto hidupnya adalah optimisme tinggi, seringnya mereka sulit untuk mencari solusi dari masalah yang tengah dihadapi.

Baca Juga: Beda dengan Optimis, Ini Bahaya Terlalu Percaya Diri

2. Melankolis

Melankolis

Foto: Melankolis (Orami Photo Stocks)

Jenis kepribadian berikutnya, yaitu melankolis.

Berbeda dengan sanguinis, Moms dengan karakter melankolis biasanya adalah orang-orang introvert.

Melankolis merasa lebih nyaman menyampaikan isi hati melalui kata-kata.

Orang dengan karakter ini mungkin terlihat selalu serius, tertutup, berhati-hati, atau bahkan penuh curiga.

Mereka bisa menjadi terlalu sibuk dengan tragedi dan kekejaman di dunia, sehingga rentan terhadap depresi maupun kemurungan.

Saat menunjukkan cinta dan kasih sayang kepada orang lain, mereka akan berusaha untuk menjadi yang dapat diandalkan.

Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Galau agar Tidak Larut dalam Kesedihan

Kekuatan lain dari kepribadian melankolis, yaitu teliti dan detail dalam menghadapi segala hal.

Dilansir dari The Analysis of Temperament Types Influence on Managers, seorang melankolis mampu melihat permasalahan dari semua sisi.

Mereka pun mampu melihat kemungkinan dari hasil yang akan dicapai.

Kekuatan inilah yang membuat melankolis menjadi sosok pemberi dan perencana yang sangat terorganisasi.

Para melankolis juga dikenal kreatif, setia, dan perfeksionis.

Di sisi lain, para melankolis juga memiliki kelemahan, yaitu sifat pesimisnya yang tinggi.

Mereka sering merasa pesimis dalam menghadapi tantangan dan kesulitan dalam hidup.

Selain itu, emosi yang tidak stabil juga menjadi kelemahan dari melankolis.

Jika sudah emosi, melankolis akan merasa stres. Hal ini malah akan menghambat kemajuan dirinya sendiri.

Baca Juga: Kenali Berbagai Tipe Karakter Anak

3. Plegmatis

Plegmatis

Foto: Plegmatis (unsplash.com)

Mari mengenal jenis kepribadian yang sering disebut-sebut sebagai pecinta damai, yaitu plegmatis.

Mereka dengan karakter plegmatis lebih suka mengobservasi dan merasa lebih nyaman apabila berkomunikasi dengan memperhatikan sekelilingnya.

Para plegmatis dikenal sebagai sosok yang introvert dan tidak suka dengan keramaian.

Hal ini membuat mereka cenderung memiliki pembawaan tenang dan emosi yang stabil.

Meski senang menyendiri, para plegmatis tetap suka berada di sekitar orang-orang yang dipercaya dan disayangi.

Baca Juga: 13 Cara Memuaskan Pasangan dari Jarak Jauh untuk Pasangan LDR

Kekuatan lain dari jenis kepribadian plegmatis, yaitu tidak suka menghakimi orang lain.

Untuk itu, mereka dapat menyelesaikan masalah dengan netral, tidak bersikap subjektif, dan tidak memihak siapa pun.

Dilansir dari Biomolecular and Health Science, plegmatis juga dikenal sebagai pendengar yang baik.

Mereka memiliki karakteristik penyayang, suka membantu orang lain, dan selalu berusaha menepati janji.

Namun, kelemahan dari karakter ini, yaitu dikenal kurang antusias dan tidak suka dikritik.

Kecenderungan plegmatis adalah memahami orang lain melalui imajinasinya sendiri.

Hal ini membuat para plegmatis cenderung memaksakan orang lain untuk sepemikiran dengannya.

Baca Juga: DNA Siapa yang Lebih Dominan pada Anak?

4. Koleris

Koleris (Orami Photo Stock)

Foto: Koleris (Orami Photo Stock)

Jenis kepribadian yang terakhir, yaitu koleris.

Kepribadian yang satu ini identik dengan seseorang yang menggebu-gebu dan ambisius.

Hal ini yang menjadi kekuatan para koleris dan membuat mereka menjadi sosok dominan.

Para koleris mampu memberikan pengaruh kepada orang lain dengan kemampuan komunikasi yang dimiliki.

Kekuatan lainnya, yaitu memiliki sifat yang mandiri dan percaya diri tinggi.

Para koleris juga umumnya memiliki sifat kompetitif.

Maka, tak heran jika si koleris adalah sosok yang paling menonjol atau dominan di antara orang-orang sekitarnya.

Baca Juga: Gemas, Inilah 4 Tipe Kepribadian Balita dan Cara Menghadapinya dengan Benar

Mengutip Comparative Analysis On Choleric Students and Melancholic Students, koleris juga cenderung memiliki sifat kepemimpinan yang tinggi.

Para koleris juga dikenal memiliki sifat optimisme tinggi, serta selalu melihat peluang dalam segala situasi.

Meski demikian, koleris juga memiliki kelemahan, lho, Moms.

Sifat egois, keras kepala, dan suka mengatur orang lain menjadi kelemahan dari para koleris.

Ketika berhadapan dengan orang lain yang tidak sependapat, koleris tidak akan segan untuk mempermalukan orang tersebut.

Tujuannya adalah agar koleris terlihat lebih unggul daripada orang lain.

Menyambut bulan Oktober 2022, jangan sampai melewati promo 10.10 hanya di Orami Shopping, Moms!

Ada banyak penawaran spesial dan gratis voucher s.d Rp 1 juta untuk kebutuhan Moms dan Si Kecil, lho.

5. Extraversion

Extraversion

Foto: Extraversion (Orami Photo Stocks)

Extraversion atau ekstroversi adalah jenis kepribadian yang dicirikan dengan sesuatu yang positif.

Ciri-cirinya melibatkan gembiraan, kemampuan bersosialisasi, banyak bicara, ketegasan, dan ekspresi emosional yang tinggi.

Moms yang punya karakter ekstraversi tinggi cenderung ramah dan mendapatkan energi dalam situasi bersosialisasi.

Berada di sekitar orang lain membantu extroversi merasa berenergi dan bersemangat.

Jenis kepribadian ekstoversi ini tentu akan lebih terlihat mudah bergaul dan sering dikaitkan dengan social butterfly.

Baca Juga: Fatigon, Multivitamin untuk Penuhi Kekurangan Nutrisi Harian

6. Openness

Keterbukaan dengan Pasangan

Foto: Keterbukaan dengan Pasangan (Floridamarriage.com)

Ciri kepribadian ini menampilkan karakteristik, seperti imajinasi dan wawasan yang luas.

Orang yang memiliki keterbukaan tinggi cenderung memiliki berbagai kepentingan.

Mereka ingin tahu tentang dunia dan orang lain, serta ingin mempelajari hal-hal baru dan menikmati pengalaman baru.

Orang yang memiliki sifat kepribadian ini juga cenderung lebih suka berpetualang dan kreatif.

Sebaliknya, orang yang tidak memiliki sifat kepribadian ini sering kali jauh lebih tradisional dan mungkin berjuang dengan pemikiran abstrak.

Keterbukaan dengan pasangan pun juga menjadi yang perlu disoroti ketika tidak mempunyai karakter ini.

Tak heran, ini bisa berdampak pada kualitas hubungan di masa akan datangnnya.

7. Conscientiousness

Rasa Khawatir

Foto: Rasa Khawatir (Orami Photo Stocks)

Jenis kepribadian ini juga perlu dikenali, yakni conscientiousness.

Sejumlah ciri-ciri dari sifat kepribadian ini termasuk:

  • Tingkat perhatian yang tinggi
  • Kontrol impuls yang baik
  • Perilaku yang diarahkan pada tujuan

Orang yang sangat teliti cenderung terorganisir dan memperhatikan detail.

Mereka merencanakan ke depan, memikirkan bagaimana perilaku mereka memengaruhi orang lain, dan memperhatikan tenggat waktu.

Seseorang yang tidak mempunyai kepribadian primer ini kurang terstruktur dan kurang terorganisir.

Mereka mungkin menunda-nunda untuk menyelesaikan sesuatu, terkadang melewatkan tenggat waktu sepenuhnya.

Akibatnya, beberapa pekerjaan pun banyak yang dilewatkan.

Baca Juga: 3 Makeup Karakter Unik ala Jharna Bhagwhani

8. Agreeableness

Sifat Kepribadian Manusia

Foto: Sifat Kepribadian Manusia (Orami Photo Stocks)

Pernahkah mendengar tentang perasaan yang suka menerima akan apapun kejadian?

Sifat kepribadian ini mencakup beberapa karakteristik seperti kepercayaan, altruisme, kebaikan, kasih sayang, dan perilaku prososial lainnya.

Orang yang memiliki kepribadian ini cenderung lebih kooperatif.

Berikut sejumlah kelebihan dari sikap kepribadian ini pada seseorang:

  • Memiliki minat pada orang lain
  • Peduli dengan orang lain
  • Merasakan empati dan kepedulian terhadap orang lain
  • Senang membantu dan berkontribusi pada kebahagiaan orang lain
  • Membantu orang lain yang membutuhkan bantuan

Sementara mereka yang tidak mempunyainya cenderung lebih kompetitif dan kadang-kadang bahkan manipulatif.

9. Neurocisisme

Kesedihan dan Keterpurukan

Foto: Kesedihan dan Keterpurukan (Orami Photo Stocks)

Neurocisisme adalah sifat kepribadian yang ditandai dengan kesedihan, kemurungan, dan ketidakstabilan emosional

Mereka yang mengalami neurocisisme cenderung mengalami perubahan suasana hati, kecemasan, lekas marah, dan kesedihan.

Sebaliknya, mereka yang tidak mempunyai sifat kepribadian ini cenderung lebih stabil dan tangguh secara emosional.

Sejumlah kelebihan dari mereka yang tidak memiliki sifat kepribadian ini antara lain:

Baca Juga: Arti Emoji Wajah Mabuk, Banyak Makna Sesuai Kondisi

Manfaat Mengetahui Kepribadian Diri

Self Love (Orami Photo Stock)

Foto: Self Love (Orami Photo Stock) (deepinmummymatters.com)

Mengetahui jenis kepribadian diri ternyata memiliki sejumlah manfaat, lho Moms.

Salah satu manfaatnya adalah dapat mengenal sosok diri lebih dalam.

Berikut ini beberapa manfaat mengetahui kepribadian diri lainnya yang bisa Moms ketahui.

1. Mengenali Kondisi Tubuh

Salah satu manfaat dari mengenali kepribadian diri adalah dapat mengenali kondisi tubuh yang Moms miliki.

Dengan begitu, Moms mampu bekerja atau berkegiatan dengan tidak mengorbankan fisik.

Mengenal tubuh sama pentingnya dengan mengenal seluk-beluk pikiran.

Karena tanpa disadari, Moms terlalu sering memperlakukan tubuh sebagai musuh dengan memforsir kerja tubuh sendiri.

Dengan mengetahui kepribadian diri, Moms dapat menetapkan tujuan yang realistis dan mengetahui batasan tubuh sendiri.

Selain merefleksikan kemampuan fisik, Moms juga bisa untuk mencoba hal-hal baru yang sekiranya cocok dengan tubuh dan kepribadian Moms.

2. Mampu Mengidentifikasi Kekuatan dan Kelemahan

Mengenal diri sendiri adalah tentang mengembangkan gambaran nyata tentang siapa diri Moms.

Jadi, dengan mengenal kepribadian diri dapat membuat Moms mengetahui kekuatan dan kelemahan yang Moms miliki.

Lakukan penelitian pada diri sendiri dengan menulis jurnal hal-hal yang Moms banggakan dan Moms resahkan.

Ketika Moms sudah mengetahui kepribadian diri, Moms dapat menemukan solusi atau jawaban yang tepat untuk mendekati masalah atau mengatur kelebihan yang Moms miliki.

3. Mampu Membantu Menentukan Pilihan

Manfaat mengetahui kepribadian diri yang selanjutnya adalah mampu membantu menentukan pilihan yang tepat.

Karena dengan mengetahui jenis kepribadian, dapat membuat Moms menjadi lebih tegas.

Ketegasan yang Moms miliki terjadi akibat Moms telah mengetahui hal-hal yang cocok dan tidak cocok untuk Moms dan Dads.

Baca Juga: Moms, Kenali Kepribadian Berdasarkan Bentuk Wajah, Yuk!

Itulah penjelasan tentang jenis-jenis kepribadian manusia dan manfaatnya.

Ingin tahu apa kepribadian yang Moms miliki?

Jika ya, tidak ada salahnya untuk mengikuti tes kepribadian MBTI.

Namun, Moms mesti ingat, tidak ada kepribadian yang lebih baik dari yang lainnya.

Sebab, setiap jenis kepribadian manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Menyambut bulan Oktober 2022, jangan sampai melewati promo 10.10 hanya di Orami Shopping, Moms!

Ada banyak penawaran spesial dan gratis voucher s.d Rp 1 juta untuk kebutuhan Moms dan Si Kecil, lho.

  • https://psychologia.co/melancholic-personality/
  • https://core.ac.uk/download/pdf/324265045.pdf
  • https://www.e-journal.unair.ac.id/BHSJ/article/viewFile/9579/5886#
  • http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/3369/1/NADIYAH-FITK.pdf
  • https://www.betterhelp.com/advice/temperament/15-benefits-and-traits-of-sanguine-temperament/
  • https://www.psychologytoday.com/us/blog/talking-apes/202005/what-melancholy-teaches-us-about-ourselves
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877050918309578/pdf?md5=8b8304a47717a69c584b47d6e2d82d82&pid=1-s2.0-S1877050918309578-main.pdf
  • https://www.verywellmind.com/the-big-five-personality-dimensions-2795422
  • https://thelawofattraction.com/ways-know-yourself-7-steps/