Trimester 1

6 Mei 2021

Kapan Sebaiknya Minum Susu Ibu Hamil? Ini Jawabannya

Inilah waktu serta manfaat susu untuk ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Menjaga tubuh agar tetap sehat adalah kewajiban ibu hamil. Moms juga harus mengonsumsi susu khusus ibu hamil. Namun, kapan sebaiknya minum susu ibu hamil?

Masa kehamilan merupakan masa emas dimana semua asupan nutrisi harus dikontrol. Jika Moms malas memperhatikan pola makan dan gaya hidup, akibatnya bisa fatal.

Saat hamil tubuh membutuhkan nutrisi hampir lima kali lipat. Dengan mengonsumsi makanan bergizi baik serta minum susu khusus ibu hamil membantu pertumbuhan janin dalam kandungan pun akan maksimal.

Dalam kasus ini, beberapa ibu hamil terkadang merasa mual karena bau susu yang tidak sedap sehingga memicu muntah.

Namun, mual dan muntah di awal kehamilan merupakan hal yang wajar. Sebab sesering apapun muntah, Moms perlu minum susu hamil agar janin tidak kekurangan gizi.

Membahas tentang susu ibu hamil, kira-kira kapan sebaiknya minum susu ibu hamil ya?

Yuk simak jawabannya kapan sebaiknya minum susu ibu hamil di bawah ini.

Baca Juga: Jenis Susu Ibu Hamil Apa yang Bagus Dikonsumsi? Simak 12 Jenisnya!

Kapan Sebaiknya Minum Susu Ibu Hamil?

susu untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Menunjang asupan gizi yang cukup selama hamil, kandungan susu sangat membantu.

Dalam segelas susu terdapat kandungan asam folat yang akan membantu mengoptimalkan pertumbuhan otak dan kondisi fisik bayi agar tidak lahir cacat.

Selain itu, mengonsumsi susu secara rutin akan membantu Moms memiliki lebih banyak tenaga untuk beraktivitas sehari-hari.

Jadi, kapan sebaiknya minum susu ibu hamil? Mengingat susu hamil penting untuk nutrisi ibu dan janin, Moms disarankan untuk mulai mengonsumsi susu hamil saat usia kehamilan trimester 1.

Ketika usia kehamilan trimester 1, janin mulai berkembang sehingga membutuhkan asupan gizi yang cukup.

Selain itu, susu ibu hamil juga baik dikonsumsi saat usia kehamilan memasuki trimester 2 hingga 3.

Melansir National Center for Biotechnology Information, merekomendasikan ibu hamil untuk mengonsumsi setidaknya 3 cangkir susu atau produk olahan susu lainnya setiap hari.

Hal ini membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu serta janin yang sedang berkembang.

Susu ibu hamil memiliki zat besi yang tinggi. Ibu hamil yang memiliki zat besi rendah, lebih cenderung mengalami persalinan prematur.

Jika Moms mengalami alergi susu sapi, bisa mengonsumsi susu kedelai sebagai alternatif rendah lemak yang bagus untuk susu sapi. Pastikan untuk memilih merek yang mengandung kalsium.

Baca Juga: Berbagai Minuman Bernutrisi Untuk Ibu Hamil

Jenis Susu Ibu Hamil

susu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui kapan sebaiknya minum susu ibu hamil, Moms juga perlu tahu jenis-jenis susu ibu hamil agar tidak salah memilih.

Secara umum susu itu bermacam-macam jenisnya. Namun, dua tipe dasar tersebut adalah susu full fat dan low fat atau skim.

Melansir U.S. Department of Health & Human Services, merekomendasikan wanita hamil menghindari mengonsumsi yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi.

Di bawah ini terdaftar berbagai jenis susu yang dapat Moms pilih:

1. Susu rendah lemak atau skim

Susu skim rendah lemak dan salah satu pilihan terbaik untuk membuat Moms tetap bugar dan sehat kehamilan.

Susu ini juga mengandung nutrisi penting yang membantu pertumbuhan dan struktur tulang bayi.

Satu gelas (250 ml) susu rendah lemak mengandung 309 mg kalsium, yang penting bagi ibu dan janin yang sedang berkembang.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi 2-3 gelas susu rendah lemak adalah pilihan yang baik selama kehamilan.

2. Susu murni atau susu full-cream

Susu murni mengandung lemak dan nutrisi berlebih. Satu gelas susu mengandung 150 kalori, sedangkan susu skim hanya memiliki 83 kalori .

Selain itu, total lemak jenuh per 100 gram susu murni adalah 1,6 gram dan 0,056 gram susu skim.

Moms berhati-hatilah memilih susu yang memiliki lemak, karena jumlah lemak yang tinggi selama kehamilan dapat menyebabkan penambahan berat badan berlebih.

Baca Juga: Manfaat Minum Susu Ibu Hamil dari Awal Kehamilan Hingga Jelang Persalinan

Manfaat Susu untuk Ibu Hamil

Moms setelah mengetahui kapan sebaiknya minum susu ibu hamil, dan jenis-jenisnya. Mari kita bahas manfaat susu untuk ibu hamil.

Pastikan Moms memilih asupan makanan dan minuman yang sehat, bernutrisi, dan tentu bergizi.

Ibu hamil membutuhkan asupan kalori tambahan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi demi pertumbuhan dan perkembangan janin.

Susu merupakan salah satu minuman pelengkap yang bisa menjadi jawabannya.

Untuk itu, Moms sangat disarankan mengonsumsi susu ibu hamil. Kalau belum yakin akan manfaat dari susu ibu hamil, cek manfaatnya di bawah ini!

1. Memenuhi Asupan Protein

pregnant-woman-drinking-milk_53876-18.jpg

Foto: rawpixel.com

Susu ibu hamil adalah bermanfaat memenuhi asupan gizi dan protein yang dibutuhkan oleh janin. Protein merupakan salah nutrisi yang sangat penting di setiap kehidupan manusia, apalagi untuk janin.

Si Kecil di dalam tubuh Moms sedang berkembang dan sangat bergantung pada protein untuk membangun sel-sel baru yang sehat. Karena janin tumbuh cukup cepat terutama di trimester kedua dan ketiga, kebutuhan protein paling tinggi berada di tahap terakhir kehamilan.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Journal of Health, Population and Nutrition pada tahun 2013, asupan protein yang tidak tercukupi selama kehamilan bisa memengaruhi pertumbuhan janin dan menghasilkan berat badan lahir yang lebih rendah.

2. Kaya akan Kalsium

glass-jar-full-milk_23-2148211461.jpg

Foto: freepik.com

Selain protein, kalsium merupakan asupan penting yang harus dipenuhi selama kehamilan. Moms bisa mendapatkan asupan ini di dalam segelas susu ibu hamil. Kalsium digunakan tubuh untuk membantu membangun tulang, gigi, jantung, otot, dan saraf.

Selama kehamilan kebutuhan kalsium Moms melonjak hingga 1.000 miligram per hari. Satu cangkir susu ibu hamil memiliki sekitar 275 miligram, atau lebih dari 25 persen dari kebutuhan sehari Moms. Sisanya bisa Moms dapatkan dari asupan makanan lainnya.

3. Memiliki Kandungan Vitamin D

milk-healthy-dairy-products-table_1150-17635.jpg

Foto: freepik.com

Vitamin D berjalan bersamaan dengan asupan kalsium, karena tanpa kalsium tubuh tidak akan bisa menyerap mineral dalam jumlah yang mencukupi. Kedua nutrisi ini berfungsi untuk menjaga tulang kuat selama kehamilan.

Tidak hanya itu, vitamin D juga memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh, seperti membantu menangkal infeksi dan menjaga janin di dalam kandungan aman. Vitamin D bisa didapatkan dengan mengonsumsi susu sesuai kebutuhan selama kehamilan.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Susu Beruang?

4. Meredakan Maag

maag saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Sakit maag dan masalah lambung lainnya sering terjadi selama kehamilan. Minum susu tanpa lemak atau rendah lemak dapat meredakan gejala mulas sampai batas tertentu.

5. Menjaga Tetap Terhidrasi

susuibuhamilhero

Foto: Orami Photo Stock

Banyak gangguan yang dialami ibu hamil, salah satunya dehidrasi. Dehidrasi atau kekurangan cairan saat hamil sangat berbahaya.

Melansir National Center For Biotechnology Information, minum segelas susu ibu hamil dapat membantu mengatasi dehidrasi.

Itu dia Moms penjelasan kapan sebaiknya minum susu ibu hamil sekaligus jenis dan manfaatnya.

Jadi jawaban kapan sebaiknya minum susu ibu hamil adalah mulai trimester 1 ya Moms. Jika Moms masih ragu, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan ya!

  • https://www.nal.usda.gov/fnic/nutrition-during-pregnancy
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3905637/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3929375/
  • https://www.foodsafety.gov/people-at-risk/pregnant-women
  • https://food.ndtv.com/food-drinks/why-pregnant-women-should-consume-less-milk-696064
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait