21 April 2024

Ini 7 Kelebihan Bayi Sungsang Menurut Medis dan Mitos

Bayi sungsang rupanya memiliki beberapa kelebihan!

Sekitar 3-4 persen dari semua kehamilan menunjukan kondisi bayi sungsang. Lalu, adakah kelebihan bayi sungsang?

Kehamilan sungsang terjadi ketika posisi kepala bayi ada di atas dan kaki diarahkan ke jalan lahir.

Ini jelas berbeda dengan kehamilan normal yang menunjukan posisi kepala ada di bawah atau dekat jalan lahir.

Hal ini membuat kehamilan bayi sungsang akan menunjukan beberapa tantangan yang berbeda untuk Moms dan Si Kecil.

Ketahui serba-serbi tentang kelebihan bayi sungsang berikut ini.

Baca Juga: 7 Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang, Yuk Coba!

Penyebab Bayi Sungsang

Bayi Sungsang
Foto: Bayi Sungsang (Herfamily.ie)

Sebelum Moms mengetahui kelebihan bayi sungsang, ketahui dulu penyebab kondisi tersebut.

Mengenai hal tersebut dr. M. Charnaen Ibrahim, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Pondok Indah - Bintaro Jaya pun menjelaskan alasannya pada Orami.

"Penyebab bayi sungsang dapat bersumber dari beberapa faktor, seperti plasenta yang menutupi jalan lahir, lilitan tali pusar, bayi kembar, jumlah air ketuban yang sedikit atau terlampau banyak, berat bayi kecil atau besar, adanya miom di tubuh ibu, dan sebagainya.

Wajar apabila ketika janin berusia di bawah 7 bulan posisinya masih berubah-ubah, biasanya saat usia 7 bulan kepala bayi sudah berada di bawah perut ibu, ke arah panggul.," jelas dr. M. Charnaen.

Lebih lanjut dr. M. Charnaen pun menjelaskan apabila saat usia 7 bulan kepala bayi masih berada di atas kemungkinan untuk berputar ke bawah masih sangat tinggi.

Ibu hamil disarankan melakukan posisi sujud, mendengarkan musik atau suara di daerah bawah perut untuk menarik perhatian bayi agar posisi kepala bayi dapat berpindah ke bawah.

Selain itu, apabila usaha secara natural tersebut belum berhasil, maka dapat dilakukan putar versi luar yang hanya dapat dilakukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Namun, teknik ini lebih berisiko.

Ketika hamil sungsang, mungkin sebenarnya Moms sudah mengetahuinya.

Kondisi bayi yang memiliki posisi sungsang ini bisa diketahui melalui pemeriksaan USG atau pemeriksaan vagina yang dilakukan oleh dokter kandungan.

Meski demikian, Moms juga sebenarnya bisa mengetahui posisi janin yang ada di dalam kandungan berada dalam posisi normal atau sungsang.

Ketika bayi berada dalam posisi sungsang, Moms kemungkinan akan mengalami sesak napas.

Tak hanya itu, Moms bisa juga merasakan bagian bahwa tulang rusuk yang terasa tidak nyaman.

Hal tersebut bisa terjadi dikarenakan kepala janin menekan bagian diafragma.

Selain itu, Moms juga mungkin bisa merasakan tendangan di area kandung kemih atau perut bagian bawah.

Nah, setelah mengetahui mengenai penyebab bayi sungsang, pastinya Moms sudah mengenal mengenai mitos yang beredar dan apa kelebihan dari bayi yang berada dalam kondisi ini.

Yuk, simak kelebihan bayi sungsang selengkapnya di sini!

Baca Juga: Mengenal Bicornuate Uterus, Kelainan Rahim Berbentuk Hati

Kelebihan Bayi Sungsang

Namun, dibandingkan fokus pada tantangan dan hal negatif, Moms juga dapat mengambil sisi positifnya dengan mencari tahu kelebihan bayi sungsang.

Mungkin kelebihan bayi sungsang tidak akan sebanyak bahayanya, tetapi setidaknya ini bisa membuat Moms lebih tenang.

Berikut adalah kelebihan bayi sungsang secara medis beserta kelebihan bayi sungsang secara mitos yang ada di masyarakat:

1. Pertanda Kelainan Uterus

Kesehatan Rahim
Foto: Kesehatan Rahim (Medicalnewstoday.com)

Kelebihan bayi sungsang yang pertama adalah sebagai pertanda kelainan uterus.

Ada beberapa kondisi yang jadi penyebab posisi bayi sungsang.

Jika Moms memiliki rahim yang berbentuk tidak normal atau memiliki komplikasi lain seperti fibroid di dalam rahim, maka posisi bayi akan sungsang atau tidak bisa normal.

Fibroid adalah tumor jinak yang tumbuh di uterus dan dapat mempengaruhi kesuburan dan peluang kehamilan. Fibroid uterus sangat umum terjadi pada wanita.

Dikutip dari Women's Health, fibroid uterus 20-80 persen terjadi pada wanita kisaran usia 50 tahun dan 30 persen terjadi pada wanita berusia antara 25 dan 44 tahun yang memang memiliki gejala fibroid.

Itu berarti fibroid rahim adalah hal yang umum terjadi selama wanita masih mengalami masa subur.

Karena fibroid uterus membuat kondisi bentuk rongga rahim yang tidak normal, bayi tidak dapat menyelaraskan dirinya selama di uterus dan berujung pada posisi sungsang.

Kondisi lain yang bisa jadi penyebab bayi berada dalam posisi sungsang adalah bicornuate uterus. Bicornuate uterus sering disebut uterus berbentuk hati.

Berbeda dari uterus normal, kondisi ini menyebabkan wanita memiliki dua rongga siam dengan dinding di bagian dalam dan sebagian terbelah di luar.

Wanita dengan uterus berbentuk hati biasanya tidak memiliki masalah dengan konsepsi atau kehamilan awal.

Namun, masalah bisa timbul di kemudian hari karena bayi memiliki lebih sedikit ruang untuk tumbuh...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.