30 April 2021

Kiano Tiger Wong Positif Flu Singapura, Apa Pengobatan dan Pencegahannya?

Diduga tertular dari sebuah kolam
Kiano Tiger Wong Positif Flu Singapura, Apa Pengobatan dan Pencegahannya?

Foto: Instagram.com/kianotigerwong

Kiano Tiger Wong, anak dari pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven, dinyatakan positif flu Singapura.

Dalam beberapa hari terakhir, Kiano memang sudah mengalami gejala seperti demam. Paula pun bahkan merasa kebingungan lantaran muncul bintik-bintik merah di sekujur tubuh Kiano.

"Lihat tuh pahanya merah-merah, tangannya juga, telapak kakinya juga," ucap Paula seperti dikutip dari video kanal YouTube Baim-Paula.

Paula Verhoeven lalu meminta dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan anaknya. Dari hasil diagnosis dokter, Kiano tertular flu Singapura dari sebuah kolam.

Selain diminta untuk menjaga Kiano, Paula juga diharapkan bisa menjaga agar tidak ada lagi yang tertular setelah Kiano.

Flu Singapura sendiri merupakan penyakit yang memang biasa terjadi pada anak-anak. Lalu, seperti apa pengobatan dan pencegahan agar Si Kecil tak terinfeksi flu Singapura?

Simak penjelasannya lebih lanjut berikut ini!

Baca Juga: Simak 9 Potret Kiano Tiger Wong yang Bakal Jadi Kakak, Bikin Gemas!

Pengertian Flu Singapura

pengertian flu Singapura
Foto: pengertian flu Singapura (https://www.unilab.com.ph/articles/what-are-the-different-types-of-fever-in-children/)

Foto: Orami Photo Stock

Flu Singapura sendiri, merupakan infeksi yang sangat menular pada bayi. Penyakit ini disebabkan oleh virus dari genus Enterovirus, yang paling umum adalah coxsackievirus.

Dalam Centers for Disease Control and Prevention (CDC), flu Singapura termasuk dalam kategori penyakit umum yang disebabkan oleh virus dan bisa terjadi di seluruh dunia, kapan saja, tetapi lebih sering di musim panas.

Flu Singapura ditandai dengan lecet atau luka pada mulut dan ruam yang muncul di tangan dan kaki.

Infeksi bisa menyerang orang-orang dari berbagai usia, tapi biasanya terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun. Biasanya, kondisi ringan akan hilang sendiri dalam beberapa hari.

Lalu, seperti apa pengobatan dan pencegahan flu Singapura? Simak informasinya berikut ini, Moms.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Anak Tertular Flu Singapura

Pengobatan Flu Singapura

Terkena Flu Singapura Saat Hamil, Amankah bagi Ibu dan Janin.jpg
Foto: Terkena Flu Singapura Saat Hamil, Amankah bagi Ibu dan Janin.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sayangnya, tidak ada terapi khusus untuk menyembuhkan penyakit ini, karena penyebabnya adalah infeksi virus. Tetapi, Si Kecil tidak membutuhkan antibiotik dan penyakitnya bisa sembuh sendiri dalam 7-10 hari.

Meski begitu, dokter bisa memberikan obat untuk meredakan gejala agar Si Kecil merasa lebih nyaman dan mau makan.

Mengutip Healthline.com, perawatan diri yang bisa dilakukan di rumah antara lain:

  • Memberikan makanan lunak atau sup agar Si Kecil dapat menelannya dengan mudah
  • Berikan tambahan nutrisi cair yang mengandung nukleotida dan laktoferin
  • Memberikan obat penurun panas untuk meredakan demam atau nyeri
  • Memastikan Si Kecil mengonsumsi banyak cairan
  • Pastikan Si Kecil istirahat dengan cukup
  • Oleskan krim antigatal pada ruam, jika perlu
  • Untuk Si Kecil yang sudah bisa berkumur, minta dia untuk berkumur dengan air garam beberapa kali sehari. Ini bisa membantu mengurangi sariawan

Baca Juga: Waspada Flu Singapura Pada Bayi, Begini Cara Mencegah Penularannya

Pencegahan Flu Singapura

pencegahan flu Singapura
Foto: pencegahan flu Singapura

Foto: Orami Photo Stock

Cegah penyebaran flu Singapura dengan menerapkan beberapa kebiasaan sehat, seperti mencuci tangan sebelum makan, setelah ke toilet, dan setelah batuk atau bersin.

Ajari Si Kecil untuk menutupi mulut dan hidungnya saat batuk dan bersin dengan menggunakan tisu sekali pakai atau siku bagian dalam.

Meski gejalanya ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya, penyakit ini menjadi momok tersendiri bagi karena membuat Si Kecil malas makan.

Oleh karena itu, jagalah kesehatan Si Kecil dengan memberinya makanan bergizi seimbang yang lengkap dan tidur yang cukup.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.