12 September 2022

Ini Kisah Nabi Syu'aib a.s yang Hidup Berdakwah untuk Kaum Madyan

Nabi Syu'aib diutus oleh Allah SWT untuk mengajak Kaum Madyan kembali ke jalan yang benar

Semua Nabi dan Rasul dalam agama Islam diutus oleh Allah SWT untuk berdakwah kepada suatu kaum agar mereka kembali menyembah-Nya. Tak terkecuali dengan Nabi Syu'aib. Kisah Nabi Syu'aib saat berusaha berdakwah kepada kaum Madyan pun terekam dalam Alquran.

Nabi Syu’aib a.s adalah cicit dari Nabi Ibrahim A.S. Umat muslim percaya atau meyakini bahwa Allah SWT mengutus Syu’aib untuk menjadi seorang nabi untuk penduduk Kaum Madyan.

Kaum Madyan ini tinggal di wilayah yang kini dikenal sebagai Suriah.

Dalam sejarahnya di kisah Nabi Syu'aib a.s., mereka dikenal akan sifat curang dalam melakukan jual beli barang alias tidak jujur.

Mereka pun menolak ajakan bertaubat dari Nabi Syu'aib a.s, sehingga mereka pada akhirnya mendapatkan azab dari Allah SWT.

Kisah Nabi Syu'aib ini perlu diceritakan kembali kepada Si Kecil. Dengan begini, mereka bisa memetik pelajaran untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Kisah Nabi Adam: Manusia dan Nabi Pertama yang Diciptakan oleh Allah SWT

Nabi Syu'aib A.S sebagai Nabi dari Kaum Madyan

kisah nabi syu'aib
Foto: kisah nabi syu'aib

Foto Illustrasi Nabi Syu'aib a.s (Orami Photo Stock)

Dari berbagai sumber, disebutkan bahwa Nabi Syu’aib A.S bisa dibilang sangat tampan. Oleh karena itu, banyak orang yang mengingat ketampanannya.

Tidak hanya itu saja, beliau juga sangat ramah pada setiap orang dan senang menyedekahkan rezekinya kepada mereka yang tidak mampu.

Berkat paras wajah yang tampan, ramah, dan menggunakan rezekinya di jalan Allah SWT, maka beliau sangat dikenal oleh kaum Madyan.

Selain itu, Nabi Syu’aib A.S juga merupakan keturunan asli kaum Madyan yang memiliki sifat dan perilaku yang mulia.

Kelahiran Nabi Syu’aib A.S diperkirakan terjadi pada abad pertengahan, yakni tahun 1600 SM.

Secara harfiah, Syu’aib sendiri memiliki arti sebagai orang yang memberikan petunjuk pada jalan kebenaran.

Oleh sebab itu, ketika masih kecil, Nabi Syu’aib A.S selalu berusaha untuk menjaga hatinya dan menahan dirinya supaya ia tidak melakukan perbuatan buruk dan sia-sia.

Sifat terpuji ini beliau bawa hingga beranjak remaja dan dewasa.

Baca Juga: Kisah Nabi Ilyasa, Nabi yang Membimbing Bani Israil untuk Percaya pada Allah SWT

Kisah Nabi Syu'aib A.S Vs Kaum Madyan

kisah nabi syu'aib
Foto: kisah nabi syu'aib

Foto Ilustrasi Pohon yang Disembah Kaum Madyan (Orami Photo Stock)

Kaum Madyan adalah bangsa Arab yang menetap di daerah yang berada di pinggiran negeri Syam, atau yang saat ini dikenal dengan Suriah.

Ini adalah tempat yang berbatasan langsung dengan Hijaz serta berdekatan dengan Danau Luth.

Dalam kisah Nabi Syu'aib a.s, tempat tinggal kaum Madyan ini sangat dikenal dengan kehidupan berdagang dan juga bercocok tanam.

Hal ini dikarenakan Allah SWT memberikan kondisi tanah yang subur, sehingga mudah ditanami berbagai macam jenis tumbuhan.

Namun, sebagian besar kaum Madyan lupa bahwa semua pemberian ini datangya dari Allah, sehingga mereka kerap tidak bersyukur atas kenikmatan yang telah diberikan oleh-Nya.

Bahkan, kaum Madyan juga terdiri dari orang-orang kafir yang tidak mengenal Allah dan lebih memilih untuk menyembah pohon dan pohon tersebut mereka kelilingi.

Sifat dan perilaku yang dimiliki oleh kaum Madyan juga sangat jauh dari kebaikan, seperti selalu bertingkah buruk, keji, hingga sering merugikan orang lain, tetapi menguntungkan diri sendiri.

Kecurangan yang dilakukan oleh kaum Madyan biasanya dilakukan oleh para penipu yang sudah dibutakan oleh kekayaan.

Akibatnya, para penipu itu seringkali menimbang suatu barang dengan berat yang tidak sesuai.

Hal seperti ini jelas sangat merugikan para petani dan pedagang-pedagang kecil yang ada di negeri Madyan.

Namun di sisi lain para pedagang besar dan penipu di negeri Madyan sangat diuntungkan dengan perbuatan buruk dan tidak terpuji itu.

Oleh karena itu, penduduk Madyan yang miskin akan bertambah miskin dan penduduk Madyan yang kaya akan bertambah kaya.

Mereka yang melakukan kecurangan ketika menimbang suatu barang, maka timbangannya akan diganjal dengan batu, sehingga pembeli merasa bahwa berat barang yang dibeli sudah sesuai.

Akibantnya, keuntungan pedagang pasar akan bertambah menjadi dua kali lipat setelah melakukan perbuatan tidak terpuji itu.

Allah SWT kemudian mengutus Nabi Syu’aib A.S kepada kaum Madyan dengan membawa suatu ajaran agama yang benar yang berasal dari Allah.

Tak hanya itu, Nabi Syu’aib A.S juga dipercaya untuk mengubah jalan kaum Madyan yang tadinya berjalan di jalan yang buruk dan gelap agar kembali ke jalan yang baik dan benar.

Dalam Al-Qur'an surah Hud ayat 84, Allah SWT berfirman:

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۚ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ وَلَا تَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ ۚ إِنِّي أَرَاكُمْ بِخَيْرٍ وَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ مُحِيطٍ

Artinya: "Dan kepada (penduduk) Mad-yan (Kami utus) saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tiada Tuhan bagimu selain Dia.

Dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan, sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik (mampu) dan sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan (kiamat)".

Meskipun sudah diperingatkan melalui utusan-Nya, yaitu Nabi Syu'aib a.s, penduduk Madyan tetap saja mengabaikannya, hingga azab pun datang.

Baca Juga: Kisah dan Doa Nabi Ayyub Saat Sakit

Azab untuk Kaum Madyan

kisah nabi syu'aib
Foto: kisah nabi syu'aib

Foto Ilustrasi Azab untuk Kaum Madyan (Orami Photo Stock)

Dalam kisah Nabi Syu'aib a.s, Setelah berusaha sekuat tenaga untuk selalu berdakwah dan mengajak Kaum Madyan untuk kembali ke jalan yang benar, mereka ternyata tetap ingin menjadi orang-orang kafir.

Oleh karena itu, Nabi Syu’aib berdoa kepada Allah agar penduduk Madyan diberikan azab.

Allah pun mendengar doa Nabi Syu’aib A.S kemudian mengabulkan doa itu, kemudian Allah S.W.T menyuruh Nabi Syu’aib beserta pengikutnya untuk keluar dari kota yang telah diduduki oleh kaum kafir itu.

Setelah Nabi Syu’aib dan pengikutnya meninggalkan kota itu, Allah SWT pun menurunkan cuaca yang sangat panas dan sangat kering yang membuat tumbuh-tumbuhan mati dan sulit untuk mendapatkan kesejukan.

Kemudian Allah SWT juga memberikan gempa bumi dengan suara halilintar yang membuat kaum penduduk Madyan yang kafir mati seketika

Azab yang diberikan oleh Allah itu datang seperti hari kiamat. Semua bencana itu pun terjadi karena kaum Madyan tidak ingin kembali ke jalan Allah SWT.

Baca Juga: 16 Inspirasi Nama Sahabat Nabi Perempuan, Penuh Makna Indah!

Itulah kisah Nabi Syu'aib a.s yang perlu Moms ketahui. Semoga ini menjadi pembelajaran untuk selalu mengingat kepada jalan yang benar ya, Moms!

  • https://tirto.id/kisah-nabi-syuaib-as-keteladanannya-sikap-jujur-dalam-berdagang-gbxc
  • https://www.gramedia.com/best-seller/nabi-syuaib/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.