19 Agustus 2022

Mengenal Kista Ateroma yang Sering Dianggap Bisul dan Cara Mengobatinya

Sekilas ia mirip bisul. Lantas, bagaimana cara menangani kista ateroma?

Kista ateroma sering juga disebut kista sebasea. Ini adalah jenis kista yang tidak berpotensi berkembang menjadi kanker.

“Sangat umum kista muncul di kulit. Ini dianggap tidak berbahaya tetapi ukurannya bisa membesar atau tiba-tiba menjadi meradang dan terinfeksi dari waktu ke waktu,” ucap dr Stephanie Ho, ahli dermatologist.

Meski tidak begitu berbahaya, kista yang satu ini sebaiknya segera diobati karena bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan dalam jangka waktu yang lama.

Bisa jadi benjolan semakin membesar dan menyebabkan rasa nyeri yang muncul kadang-kadang.

Risiko lebih besar untuk mengalami kista ateroma terjadi bagi Moms yang sering mengalami jerawat.

Yuk, ketahui lebih lanjut penjelasan tentang kista ateroma di bawah ini!

Baca juga: 11 Sayuran yang Mengandung Asam Folat, Bisa Cegah Berbagai Penyakit!

Pengertian Kista Ateroma

kista.jpg
Foto: kista.jpg (skinkraft.com)

Foto: Kista di Leher (skinkraft.com)

Kista kulit atau juga dikenal sebagai kista ateroma adalah benjolan berisi cairan yang sedikit mengeras di dalam kulit.

Melansir Journal StatPearls, kista jenis ini bersifat jinak atau non-kanker, dan biasanya tidak menimbulkan masalah.

Ukuran kista ateroma dapat berkisar dari beberapa milimeter hingga 5 sentimeter.

Kista ateroma dianggap berbahaya apabila diameternya lebih dari 5 cm, kembali tumbuh setelah diangkat atau dioperasi, atau ketika ada infeksi seperti keluar nanah, kemerahan, atau rasa nyeri berlebihan.

Sebagian besar kista kulit tidak memerlukan perawatan dan tindakan terbaik biasanya dengan menjaganya tetap bersih.

Namun, dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan pengangkatan jika kista menyebabkan ketidaknyamanan.

Baca Juga: Ini Kelebihan dan Kekurangan Balancing Bike dan Sepeda dengan Roda Bantu, Pilih Mana?

Perbedaan Kista Ateroma dengan Bisul

bisulan
Foto: bisulan

Foto: Bisul (Orami Photo Stocks)

Munculnya kista ateroma sering diartikan bahwa benjolan tersebut bisul. Sebab, keduanya sama-sama berupa benjolan di bawah kulit.

Namun, ada satu hal yang dapat membedakan antara ksta ateroma dengan bisul, adalah adanya infeksi bakteri atau jamur pada bisul.

Apabila terkena kontak langsung, bukan tidak mungkin bisul dapat menular atau menyebar ke bagian tubuh lain.

Di sisi lain, kista ateroma sama sekali tidak menular. Bahkan jika Moms mengalami kista ateroma, bisa saja gejalanya tidak terasa nyeri.

Sementara bisul terasa nyeri dan berkembang sangat cepat.

Baca Juga: Moms Perlu Tahu, 8 Jenis Sakit Kepala Berdasarkan Penyebab dan Gejalanya

Gejala Kista Ateroma

Kista Ateroma.jpg
Foto: Kista Ateroma.jpg (medicalnewstoday.com)

Foto: Benjolan di Telinga (medicalnewstoday.com)

Gejala utama kista ateroma adalah benjolan kecil di bawah kulit.

Benjolan tersebut biasanya tidak terasa nyeri dan dapat tubuh di mana saja, seperti telinga, wajah, leher, punggung, atau kulit kepala.

Kista jenis ini biasanya diisi dengan serpihan putih keratin yang membentuk benjolan di kulit dan kebanyakan berbentuk lunak saat disentuh.

Namun, dalam beberapa kasus seseorang yang mengalami kista ini menunjukkan beberapa gejala, seperti:

  • Rasa nyeri apabila terjadi peradangan.
  • Muncul benjolan di bawah lapisan kulit.
  • Area kulit yang mengalami kista ini berwarna kemarahan.
  • Cairan yang keluar dari kista ateroma berwarna putih atau keabuan.

Kista ateroma bisa disebut berbahaya jika menunjukkan gejala-gejala, berikut ini:

  • Diameter yang lebih besar dari 5 sentimeter
  • Benjolan muncul kembali meskipun sudah dioperasi.
  • Tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan, nyeri, atau keluarnya nanah.

Baca Juga: Mengenal 9 Wali Songo, Para Tokoh Penyebaran Ajaran Islam di Pulau Jawa

Penyebab Kista Ateroma

Kista Ateroma
Foto: Kista Ateroma

Foto: Benjolan di Tangan (pixabay.com)

Sebuah penelitian ilmiah European Journal of Radiology Open menunjukkan bahwa, penyebab umum kista ateroma adalah terjadi penyumbatan atau kerusakan pada kelenjar atau saluran minyak dari kelenjar sebasea.

Ini adalah alasan utama kenapa seseorang sering menyebut jenis kista ateoroma sebagai kista sebasea.

Kelenjar yang sering mengeluarkan suatu minyak bernamakan sebum adalah kelenjar sebasea yang memiliki fungsi untuk melapisi rambut dan kulit.

Riwayat cedera layaknya bekasi operasi, jerawat, dan goresan pada area kista ateroma menjadi penyebab utama dari penyumbatan yang terjadi.

Sehingga, kista ateroma sendiri bisa tumbuh dengan lambat.

Hal ini seringkali membuat seseorang yang menderita tidak sadar memiliki kista ini sejak trauma yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu.

Selain terjadi karena kelenjar sebasea yang tersumbat, berikut ini penyebab lain kista ateroma:

  • Kerusakan pada sel-sel kulit yang terjadi karena efek samping dari prosedur-prosedur operasi.
  • Faktor genetik seperti sindrom Gardner atau sindrom nevus sel basal.
  • Kerusakan pada saluran kelenjar sebasea.

Baca Juga: Serba-serbi Diet Keto yang Dianggap Ampuh Turunkan Berat Badan

Diagnosis Kista Ateroma

ct-scan.jpg
Foto: ct-scan.jpg

Foto: Pemeriksaan Dokter (Orami Photo Stocks)

Dokter sering mendiagnosis kista ateroma setelah pemeriksaan fisik sederhana.

Jika kista Moms tidak biasa, dokter mungkin memesan tes tambahan untuk menyingkirkan kemungkinan terjadinya kanker.

Moms mungkin juga memerlukan tes ini jika ingin kista diangkat melalui pembedahan.

Tes umum yang digunakan untuk mengobati kista jenis ini, meliputi:

  • CT scan, yang membantu dokter menemukan pilihan terbaik untuk operasi dan menemukan kelainan.
  • USG, yang mengidentifikasi isi kista.
  • Punch biopsi, yang melibatkan pengangkatan sejumlah kecil jaringan dari kista untuk diperiksa di laboratorium untuk mencari tanda-tanda kanker.

Baca Juga: Mengenal Diet GM, Benarkah Mampu Turunkan Berat Badan dalam 1 Minggu?

Cara Mengobati Kista Ateroma

Operasi kista ateroma
Foto: Operasi kista ateroma

Foto: Pembedahan (rd.com)

Umumnya, kista ateroma tidak memerlukan perawatan medis khusus karena tidak menimbulkan berbagai masalah lainnya.

Namun, hal ini bisa Moms cegah karena dapat terjadinya infeksi dan bekas luka.

Kista ini juga disarankan jangan dipencet layaknya jerawat.

Untuk mengatasinya di rumah, Moms bisa melakukan pengobatan sederhana.

Caranya, gunakan handuk yang telah dibasahi air hangat dan kompres hingga cairan kista keluar sedikit demi sedikit.

Namun, jika jenis kista ini mengalami pembesaaran dan peradangan yang akhirnya menyebabkan keluhan hingga mengganggu, Moms bisa berobat ke dokter spesialis.

“Ketika kista ateroma meradang, ia menciptakan respons peradangan tubuh asing yang kuat. Kulit ini menjadi hangat, lembut, nyeri, dan membengkak, menyebabkan abses dan kadang-kadang berbau, “ ucap dr. Sandra Lee, dermatologist

Dokter akan memberikan beberapa hal dibawah ini untuk mengobati kista ateroma:

1. Injeksi

Injeksi akan dilakukan dokter pada bagian kista ateroma sehingga dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan yang sedang terjadi.

2. Insisi dan Penyedotan

Sayatan kecil akan dibuat oleh dokter di bagian kista ateroma yang nantinya perlahan akan dikeluarkan isinya oleh dokter.

Kista masih bisa tumbuh kembali jika melakukan metode ini meskipun mudah untuk dilakukan.

3. Laser

Laser bisa digunakan oleh para dokter untuk membuat lubang pada bagian kista dan mengeluarkan isi dalam dari kista tersebut.

Nantinya kulit kista tersebut akan dihilangkan sekitar satu bulan dari proses dilakukannya laser.

4. Operasi Minor

Seluruh kista ateroma akan dibuang oleh dokter dengan cara melakukan pembedahan kecil atau operasi minor.

Jenis ini telah dinyatakan aman dan efektif dalam pencegahan kista ateroma untuk tumbuh kembali nantinya dikemudian hari.

Setelah kista diangkat, dokter mungkin memberi Moms salep antibiotik untuk mencegah infeksi.

Moms harus menggunakan ini sampai proses penyembuhan selesai dan mungkin juga akan diberikan krim bekas luka untuk mengurangi munculnya bekas luka operasi.

Baca Juga: Mengenal Angiogenesis pada Kanker dan Tumor, serta Cara Mengatasinya!

Nah, itu dia Moms penjelasan mengenai kista ateroma. Jika Moms memiliki gejala di atas dan benjolan semakin parah, segera periksa ke dokter ya!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK499974/
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2352047719300401
  • https://www.verywellhealth.com/sebaceous-cysts-3520634
  • https://www.healthline.com/health/sebaceous-cyst#treatment
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14165-sebaceous-cysts

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.